;

BI Ingatkan Risiko di Tengah Peningkatan Digitalisasi

Ekonomi Yuniati Turjandini 12 Nov 2021 Investor Daily
BI Ingatkan Risiko di Tengah Peningkatan Digitalisasi

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, digitalisasi menjadi kunci pemulihan ekonomi serta mendorong peningkatan inklusi ekonomi dan keuangan. Namun BI mengingatkan ada sejumlah risiko yang harus diwaspadai. "Kita bersyukur ditengah pandemi keuangan digital meningkat sangat cepat, baik dari sisi layanan perbankan digital, digital banking oleh perusahaan-perusahaan  jasa sistem pembayaran tapi mencegah risiko-risiko yang kemungkinan terjadi dan terus bervariasi untuk negeri," kata Gubernur BI Perry Warjiyo.

"Ekonomi sistem digital perlu kita perkuat untuk negeri kita. Di sisi lain, tentu kita harus sadar digitalisasi ada sejumlah risiko, seperti perlindungan data, serangan siber, atau bahkan pinjaman online ilegal, yang tentu saja risiko ini harus kita  mitigasi, agar kita menaikkan manfaat digitalisasi tapi mencegah risiko-risiko yang kemungkinan terjadi dan terus berinovasi untuk negeri," kata dia.

Adapun melalui BSPI 2025, Bank Indonesia menempuh tiga kebijakan digitalisasi sistem pembayaran. Pertama membangun industri sistem pembayaran yang sehat, kompetitif, dan inovatif. Kedua membangun infrastruktur sistem pembayaran yang integrasi, interkoneksi, dan interoperasibilitas secara aman dan andal. Ketiga, membangun praktik pasar yang sehat, efisien dan wajar, tertata kelola. (Yetede)

Tags :
#Perbankan
Download Aplikasi Labirin :