Xi Ingatkan Asia-Pasifik Tidak Kembali ke Masa Perang Dingin
Presiden Tiongkok Xi Jinping mengingatkan pada Kamis (11/11) agar Asia Pasifik tidak kembali ke masa perpecahan Perang Dingin. Hal ini disampaikan menyusul meningkatnya ketegangan atas keamanan Taiwan. Menjelang pertemuan puncak virtual dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada awal pekan depan, Xi mengungkapkan bahwa negara-negara di kawasan harus bekerja sama dalam menghadapi tantangan bersama.
"Upaya untuk menarik garis ideologi atau membentuk lingkaran kecil dengan alasan geopolitik pasti akan gagal. Alasan Asia-pasifik tidak dapat dan tidak boleh terulang kembali kedalam konfrontasi dan perpecahan era Perancis Dingin." Ujarnya dalam konferensi bisnis virtual. "KIta semua dapat memulai jalur pembangunan berkelanjutan yang hijau dan rendah karbon. Bersama-sama kita, mengantarkan masa depan pembangunan hijau," katanya tanpa menyebutkan kesepakatan AS secara langsung.
Disisi lain, kendati pemerintah Biden telah mengidentifikasikan iklim sebagai bidang utama untuk potensi kerja sama dengan Tiongkok, tetapi ada lonjakan ketegangan akibat visi rival mereka dikawasan Asia-Pasifik, terutama Taiwan-sebuah negara demokrasi yang memiliki pemerintahan sendiri, namun masih di klaim sebagai bagian dari Tiongkok. Bahkan Republik Rakyat Tiongkok telah meningkatkan kegiatan militer di dekat Taiwan, dengan memerintahkan pesawat menyeberang ke zona identifikasi pertahanan udara pulau itu pada awal Oktober. (Yetede)
Postingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
China Meminta Dukungan Lebih Besar dari AIIB
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023