;

Salah Kaprah tentang Robot Trading

Salah Kaprah tentang Robot Trading

Dua tahun belakangan ini penawaran robot trading, khususnya untuknya forex trading, gencar dilakukan melalui media sosial maupun televisi, bahkan menggunakan jasa influencer artis terkenal. Penawarannya seringkali menggunakan kata-kata bombastis walaupun tidak masuk akal, seperti "Anda tidak perlu trading, biarkan robot yang bekerja", atau "Kalau beli robot  ini, Anda pasti untung," atau "Pakai robot ini, profit Anda akan konsisten," Bahkan ada penawaran  robot dengan embel-embel "bergaransi.", dalam arti  kalau pembeli tidak dapat untung, pembeli boleh mengembalikan robot tersebut dan meminta uangnya kembali.

Cara-cara pemasaran yang tidak masuk akal  itu membuat sebagian masyarakat percaya bahwa robot  tranding memang pintar mencari uang. Padahal berdasarkan logika sederhana, kalau robot tranding memang pintar mencari uang, pasti si pembuat tidak akan menjual robot buatannya kepada pihak lain. Lebih baik robot itu diberdayakan sendiri untuk mencari uang sebanyak-banyaknya. Seorang rekan berkelakar, kalau memang ada robot yang pintar mencari uang, bolehlah disarankan kepada Menteri  Keuangan untuk membeli robot tersebut dan mengkaryakannya untuk mencari uang guna menutup defisit anggaran.

Lalu apa sesungguhnya robot trading? Robot trading pada dasarnya hanyalah perangkat lunak atau program yang dibuat menggunakan algoritma matematika  untuk mengeluarkan sinyal buy/sel atau membantu eksekusi order, baik cut loss maupun take profit, sehingga sering disebut expert advisor (EA). Agar bisa mengeluarkan sinyal, pengguna robot atau dalam hal ini trader, harus memasukkan parameter sesuai strategi trading yang dipilih. Penyusunan algoritma didasarkan pada hasil analisis teknikal masa lalu. yang dipercaya mempunyai sifat berulang. (Yetede)

Tags :
#Berita
Download Aplikasi Labirin :