Bank BUMN Memastikan Tata Kelola Terjaga
Beberapa bankir menanggapi isu yang mencuat di media sosial terkait gerakan tarik dana dari bank BUMN. Mereka memastikan tata kelola perseroan terjaga dengan baik di tengah keraguan publik terhadap kelanjutan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara. Sepekan terakhir, jagat maya diramaikan ”imbauan” netizen yang menyerukan aksi tarik dana dari bank BUMN. Hal ini utamanya terkait dengan kepastian berjalannya Danantara. Menanggapi hal itu, Sekretaris Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Jimmy Ardianto memastikan, semua bank yang resmi beroperasi di Indonesia, baik bank BUMN, bank swasta, bank daerah, maupun semua bank perekonomian rakyat (BPR)/BPR syariah, diawasi OJK sekaligus menjadi peserta penjaminan LPS.
”LPS bersama regulator lainnya, yaitu OJK, BI dan pemerintah, senantiasa menjaga stabilitas sistem perbankan untuk mendukung pertumbuhan perekonomian nasional. Program penjaminan simpanan adalah amanat dari undang-undang yang dilaksanakan oleh LPS untuk memberikan rasa aman kepada semua nasabah bank di Indonesia,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas, Sabtu (22/2). Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Okki Rushartomo mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu yang berkembang dengan banyaknya komentar yang kontra produktif di media sosial terkait seruan menarik dana massal dari bank BUMN. ”Kami berkomitmen untuk mengedepankan prinsip tata kelola yang baik atau good corporate governance. Operasi bisnis BNI diawasi ketat oleh regulator, yakni Bank Indonesia dan OJK, juga BNI merupakan peserta LPS,” kata Okki dalam siaran pers, Sabtu. (Yoga)
Tiket Kereta Api Tambahan Disediakan PT KAI
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI kembali membuka pemesanan tiket KA tambahan Lebaran mulai Minggu (23/2 pukul 00.00 WIB. Jumlah perjalanan dan tiket yang tersedia pada masa Lebaran 2025 lebih tinggi 6% ketimbang tahun lalu dalam periode yang sama. Selama masa angkutan Lebaran 2025 yang berlangsung 22 hari, mulai 21 Maret hingga 11 April 2025, PT KAI mengoperasikan 9.572 perjalanan KA. Secara rinci, sebanyak 8.492 perjalanan merupakan KA reguler, sedangkan 1.080 perjalanan lainnya merupakan KA tambahan.
”PT KAI membuka pemesanan tiket KA tambahan Lebaran mulai Minggu, 23 Februari 2025, pukul 00.00 WIB. Antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk mendapatkan tiket mudik. Ini terlihat dari angka penjualan yang sudah mencapai 1,1 juta tiket dengan tanggal keberangkatan KA terbanyak dipesan pada 29 Maret 2025 atau H-2 yang mencapai 85.973 tiket,” kata Vice President Public Relations PT KAI Anne Purba dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (23/2).
PT KAI menambah kapasitas hingga 538.280 kursi sehingga total kapasitas yang tersedia selama periode Lebaran mencapai 4,57 juta kursi, naik 6% disbanding periode Lebaran tahun lalu. KA tambahan tersedia, baik jarak jauh maupun lokal, dengan kelas komersial. Masyarakat dapat mulai memesan tiket untuk keberangkatan sembilan hari setelah Lebaran atau H+9. Tiket tersedia mulai Senin (24/2) pukul 00.00 WIB. Pola yang sama berlaku untuk keberangkatan 11 April 2025 yang dapat diakses sejak Selasa (25/2) dan seterusnya. (Yoga)
Pemprov Jakarta Gelar Bazar Mulai Hari Senin
Menjelang Ramadhan, bazar pangan murah digelar di ratusan lokasi di Jakarta mulai Senin (24/2). Langkah ini diambil Pemprov Jakarta untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau. Dalam kunjungannya di Pasar Induk Beras Cipinang dan gudang Food Station Cipinang, Jaktim, Sabtu (22/2), Wagub Jakarta Rano Karno mengatakan, dari hasil pantauannya, stok beras diklaim mencukupi. Di sana, stok beras tercatat sebanyak 60.275 ton. Angka ini terdiri dari 49.951 ton beras yang ada di Pasar Induk Beras Cipinang, serta 10.684 ton beras yang disimpan oleh PT Food Station Tjipinang Jaya, Jaktim, sebagai pengelola pasar. Jumlah tersebut tidak termasuk beras-beras yang disimpan di gudang-gudang lainnya.
Untuk daging ayam dan sapi, stok di gudang pendingin milik Perumda Dharma Jaya tercatat 545 ton. Gula pasir 345 ton, minyak goring 47.000 liter, dan cabai keriting 28 ton. ”Saya tidak katakan stok yang kita simpan itu melebihi, tetapi untuk menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri, masih mencukupi,” ucapnya di area gudang beras Food Station Tjipinang Jaya, Sabtu (22/2). Selain menjamin ketersediaan stok, Pemprov Jakarta menggelar bazar pangan murah untuk memastikan penyaluran dengan harga terjangkau. Rano menyebut, mulai Senin (24/2), pemda akan membuka bazar pangan murah di Balai Kota Jakarta. Selanjutnya, program ini akan diteruskan di 193 titik lain yang tersebar di Jakarta. (Yoga)
Rencana Pengalihan Pembayaran Pensiun PNS dan TNI-Polri
Kehadiran BPI Danantara Harus Dipastikan Tidak Menciptakan Distorsi Pasar
Bahaya Bagi Masyarakat Luas Penarikan Simpanan di Bank BUMN
Mengapa Lagu Bayar Bayar Bayar Band Sukatani Tak Bisa Dipidanakan
459 Pekerja PT Sanken Indonesia Masih Nego Pesangon PHK
Trend Anak Muda, #KaburAjaDulu
Tahun lalu, ada wacana pejabat negara agar penerima beasiswa Indonesia yang selesai studi di luar negeri tidak wajib segera pulang. Para mahasiswa di Melbourne, bagian dari warga bangsa yang sudah akrab dengan pelesetan ”Indonesia Emas 2045” jadi ”Indonesia Cemas”. Banyak yang dikecewakan proses atau hasil Pemilu 2024. Mereka akrab dengan ikon bergambar ”Peringatan Darurat” yang bersambung dengan ikon ”Indonesia Gelap”. Sebulan terakhir, #KaburAjaDulu jadi tagar paling viral di berbagai media oleh kaum muda. Banyak yang menafsirkan tagar itu sebagai ungkapan putus asa warga terhadap kondisi ekonomi, hukum, dan sosial di Tanah Air. Elite politik dianggap tidak peduli terhadap kesulitan hidup sehari-hari masyarakat luas.
Kaum elite terlalu sibuk dengan sesamanya berebut dan tawar-menawar jatah kuasa serta harta dalam aneka bentuk perselingkuhan. Kas negara menipis sehingga anggaran belanja dipangkas. Meninggalkan Tanah Air demi perbaikan ekonomi bukan gejala baru. Sudah lebih dari setengah abad terjadi gelombang besar tenaga kerja migran (TKI/TKW) Indonesia ke mancanegara. Migrasi itu masih berlanjut. Akan tetapi, dulu tidak ada gegap gempita semboyan semacam #KaburAjaDulu. Apakah #Kabur- AjaDulu hanya gairah baru melanjutkan migrasi lama kaum TKI? Bedanya, kini pelakunya kelas menengah yang suaranya nyaring di ruang publik? Mereka sama-sama mengejar karier lebih baik di negeri asing karena kurang dihargai di Tanah Air.
Mungkin #KaburAjaDulu menandakan bangkitnya cita-cita dan selera kelas menengah terdidik. Mereka sadar kesejahteraan rekan-rekan mereka seprofesi di negara-negara lain lebih baik. Mereka merasa berhak setara. Mereka yakin mampu berprestasi kerja dengan standar internasional. Jika demikian, #KaburAjaDulu menandakan suksesnya pendidikan yang mereka tempuh. Ini kabar baik, yakni bangkitnya kesadaran potensi dan kepercayaan pada diri sendiri di lingkup global. Sayang, meningkatnya pendidikan warga ini tidak diimbangi dengan meningkatnya kualitas pelayanan negara. Bakat, dedikasi, dan kebutuhan mereka tidak tertampung. Aspirasi global warga bangsa ini tidak disertai kekuatan paspor Indonesia di tingkat global. Ada yang ingin berganti kewarganegaraan. (Yoga)
Harga Emas Terus Melonjak, Investor Makin Tertarik
Harga emas telah mencatatkan rekor tertinggi, melampaui kinerja instrumen investasi lainnya, dengan harga mencapai US$2.938,98 per ounce pada Februari 2025, mengalami kenaikan 12% sepanjang tahun. Kenaikan ini didorong oleh ketidakpastian ekonomi global, aksi belanja bank sentral dunia, dan kebijakan ekonomi Presiden AS, Donald Trump. Emas, sebagai aset safe haven, semakin diminati oleh investor karena ketegangan geopolitik, seperti konflik Rusia-Ukraina, serta dampak kebijakan tarif impor AS. Bank sentral, yang membeli lebih dari 1.000 ton emas pada 2024, berperan besar dalam permintaan logam mulia ini.
Proyeksi harga emas juga menunjukkan potensi kenaikan lebih lanjut, dengan Goldman Sachs memperkirakan harga emas bisa mencapai US$3.100 per ounce pada akhir tahun dan bahkan bisa mencapai US$3.300 per ounce jika ketidakpastian terus berlanjut. Beberapa analis, seperti Andy Nugraha dari PT Dupoin Futures Indonesia, juga mengungkapkan potensi harga emas mencapai US$3.000 pada 2025, didorong oleh kekhawatiran perang dagang dan keinginan bank sentral dunia, terutama dari negara-negara BRICS, untuk mendiversifikasi cadangan devisanya ke emas.
Selain itu, meskipun pasar saham Indonesia dan aset kripto seperti Bitcoin mengalami tekanan, harga emas tetap menunjukkan performa yang solid, menjadikannya pilihan investasi yang menarik di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pemerintah Indonesia juga merencanakan untuk meresmikan PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. sebagai Bullion Bank pada Februari 2025, untuk memanfaatkan momentum kenaikan harga emas.









