Tahan Suku Bunga, BI Diminta Risiko Eksternal
Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 3,5% untuk ke-17 kali berturut-turut. Ini dilakukan saat sejumlah bank sentral lain, termasuk The Federal Reserve, agresif pengetatan kebijakan moneternya dengan menaikkan suku bunga acuan. Terkait itu, BI diingatkan agar mewaspadai risiko eksternal yang mulai tergambar pada arus modal keluar yang deras dan diikuti dengan rupiah yang terdepresiasi. "Keputusan ini konsisten dengan perkiraan inflasi inti yang masih terjaga di tengah risiko dampak perlambatan ekonomi global terhadap pertumbuhan ekonomi dalam negeri," kata Perry saat konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RGD) BI bulan Juli lalu 2022 dengan cakupan kuartalan yang dilakukan secara daring di Jakarta, Kamis (21/7). Untuk itu Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, BI mengukuhkan bauran kebijakan yang meliputi pertama, memperkuat operasi moneter sebagai langkah pre-emptive dan forward looking untuk memitigasi risiko kenaikan ekspektasi inflasi dan inflasi inti melalui kenaikan struktur suku bunga di pasar uang dan penjualan Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. (Yetede)
Adi Sarana Optimistis Pendapatan 2022 Tumbuh 30%
Emiten mobilitas dan logistik, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) optimistis dapat mencapai target pertumbuhan pendapatan sebesar 30% sepanjang tahun 2022. Untuk mencapai target tersebut, salah satunya dengan mendorong pertumbuhan anak usaha yang bergerak disektor logistik, Anteraja. "Bicara proyeksi, sampai saat ini target pertumbuhan top line dan bottom line kita itu di 30% tahun 2022 ini," kata Direktur Utama ASSA Prodjo Sunarjanto dalam paparan publik, Kamis (21/7) Pertumbuhan pendapatan yang tertinggi akan disumbang dari kinerja anak usaha yang bergerak di sektor logistik, Anteraja, karena volumenya merupakan bus. Selain Anteraja, Prodjo memperkirakan segmen-segmen bisnis rental juga akan tumbuh. "Kami berharap di kuartal IV-2022 akan ada pertumbuhan. Kalau kita hitung rata-rata dari Januari sampai Desember, ia berharap sekitar volume pengiriman tumbuh sekitar 1 juta atau 1,1 juta. Artinya pertumbuhan dua kali dibandingkan tahun lalu," ucap Suyanto. (Yetede)
Edwin Soeryadjaya dan Winato Tender Offer Tower Bersama Rp 7,9 Triliun
Bersama Digital Infrastucture Asia Pte Ltd (BDIA) berencana melakukan penawaran tender sukarela sebanyak 2,4 miliar saham PT Tower Bersama Infrastucture Tbk (TBIG) atau mewakili 10,97% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh. Edwin Soeryadjaya dan Winanto Kartono, selaku pengendali akhir TBIG melalui kepemilikan di BDIA, mematok harga penawaran ini sebesar Rp 3.200 per saham. Dengan demikian, total nilai penawaran tender sukarela ini sebanyak Rp 7,9 triliun. "BDIA pun berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan kegiatan usaha TBIG di masa mendatang serta meyakini BDIA dapat membantu perusahaan sasaran untuk mencapai pertumbuhan yang diharapkan dengan berbagai kesepakatan jaringan dan pengalaman dari BDIA," jelas manajemen manajemen dalam keterbukaan informasi, Kamis. Saat ini BDIA memiliki sebanyak 62,38% dari total saham TBIG, Sedangkan Edwin Soeryadjaya dan Winanto Kartono menggenggam sebanyak 67,04% saham BDIA. Tidak ada perubahan ultimate beneficial owner dari perusahaan sasaran setelah penawaran tender sukarela. (Yetede)
Inaplas Optimistis Industri Plastik Bisa Tumbuh 5,2% Tahun Ini
Asosiasi Industri Olefin Aromatik Plastik Indonesia (Inaplas) optimis pertumbuhan industri plastik bisa mencapai 5,2% pada tahun ini, naik dibandingkan tahun lalu yang mencapai 3,70%. Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,01% dan diiringi dengan meningkatnya utilitas baik di hulu dan hilir industri plastik, menjadi landasan optimisme itu. Sekjen Insplas Fajar Budiono menerangkan utilitas industri plastik di sektor hulu sebesar 80-85%. Peningkatan utilitas di hulu dikarenakan produsen Propylen PT Pertamina (persero) Refinery Unit (RU) VI Balongan selesai maintenance shutdown pada April 2022. Sementara untuk hilir, terang dia, disebabkan pandemi Covid yang mulai ke arah normal. Meskipun minggu-minggu ini DKI kembali ke level 3, tetapi setelah dilihat dengan kasus harian yang di 5 ribu dampaknya tidak separah waktu Covid varian delta maupun varian yang lain. Dia berharap semua masih taat pada protokol kesehatan, sehingga diharapkan pada Agustus kasusnya sudah mulai turun dan bisa kembali ke normal. (Yetede)
Bulog Optimistis Kuasai Pasar Beras Nasional
Perum Bulog optimistis mampu menguasai pasar beras nasional melalui pembangunan infrastruktur pengolahan beras modern (modern rice milling plant/MRMP) di berbagai daerah sentra produksi padi Indonesia. Saat ini, Bulog telah membangun 10 unit MRMP dan siap menambah tiga unit lagi. "Bulog akan menjadi king of rice atau raja perberasan nasional. Kami sedang fokus terhadap infrastruktur penggilingan dan pengolahan gabah beras. Sekarang sudah dibangun sebanyak 10 unit, kemudian nanti akan ditambah tiga unit lagi," ujar Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso saat mengunjungi MRMP. Saat ini, lokasi MRMP berlokasi di Kendal dan Sragen di Jawa Tengah, lalu Bojonegoro, Magetan, Jember, dan Banyuwangi di Jawa Timur, kemudian Subang dan Karawang di Jawa Barat, serta Bandar Lampung di Lampung, juga Sumbawa di NTB. Sementara itu, tiga tambahan MRMP yang akan dibangun selanjutnya terketak di Dompu di NTB dan dua unit lainnya di Sulawesi Selatan yang akan memasuki studi kelayakan. (Yetede)
Inflasi Inti Terkendali, Suku Bunga Ditahan
Di tengah inflasi yang terus meningkat dan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap USD, BI memutuskan tetap mempertahankan suku bunga acuan. BI menilai inflasi inti masih terkendali sehingga belum perlu menaikkan suku bunga. Selain itu, BI akan memaksimalkan bauran kebijakan dan operasi moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Rapat Dewan Gubernur BI pada 20 Juli-21 Juli memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,5 %, suku bunga deposit facility sebesar 2,75 %, dan suku bunga lending facility sebesar 4,25 %.
Dalam jumpa pers hasil Rapat Dewan Gubernur, Kamis (21/7), Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, kendati inflasi dalam negeri terus meningkat, sejatinya itu merupakan inflasi umum, bukan inflasi inti. Inflasi inti merupakan indikator untuk melihat konsumsi masyarakat yang sesungguhnya, bukan inflasi umum yang sudah memasukkan unsur harga-harga bergejolak. Mengutip data BPS, inflasi umum Juni 2022 sebesar 0,61 %, meningkat dibandingkan inflasi umum Mei 2022 sebesar 0,40 %. Adapun inflasi umum tahun berjalan (Januari-Juni 2022) 3,19 % dan inflasi umum tahunan (Juni 2022 dibandingkan pada Juni 2021) mencapai 4,35 %. Sementara, inflasi inti Juni sebesar 0,19 %. Nilai itu terus menurun sejak April dan Mei yang sebesar 0,36 % dan 0,23 %. Inflasi inti tahun berjalan 2022 mencapai 1,82 % dan inflasi umum tahunan 2,63 %. (Yoga)
Kreator Konten yang Mewarnai Kota
Hari sudah malam, tetapi hiruk-pikuk aktivitas masyarakat belum surut di halaman Istana Maimun, Medan, Sumut, Selasa (19/7). Di sebuah kafe, Ibrahim Umar (47) yang di medsos akrab dipanggil ”Ketua Limpol” asyik mengobrol dengan sejumlah kreator konten medsos yang belakangan tumbuh pesat di Kota Medan. Malam itu, para kreator konten di Medan membahas berbagai hal, mulai dari sejarah Kota Medan, pengalaman mendapat konten promosi atau endorse, ketemu pejabat, hingga harga-harga bahan pokok yang mencekik leher rakyat kecil. Di sela-sela obrolan, ide membuat konten di medsos pun muncul dan langsung dieksekusi dengan shooting di tempat. Konten-konten itu memotret langsung realitas warga kota.
Berangkat dari profesi sebagai penyanyi dan MC pesta pernikahan, ia boleh dibilang menjadi artis medsos yang sangat digandrungi belakangan ini. Konten-kontennya mengangkat realitas kehidupan dengan menggunakan bahasa Indonesia dialek ”Medan” dengan ribuan istilah yang unik. Ibrahim alias Ketua Limpol, yang juga dipanggil Jack India itu, meraup penggemar yang banyak dari konten yang dibungkus cerita humor. Tidak hanya dari Kota Medan, tetapi juga dari sejumlah daerah hingga luar negeri. Di akun Tiktok @jackindia75, Ibrahim mempunyai pengikut lebih dari 213.000 dengan setiap video ditonton 100.000 hingga 3 juta penonton.
Sejumlah pejabat mengundangnya untuk membuat konten bersama, mulai dari Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, bupati, sejumlah wakil rakyat, pejabat kepolisian dan TNI, hingga Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar. Malam itu, Ibrahim kedatangan tamu Profesor Umar Zein, guru besar di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumut. Umar belakangan sangat produktif membuat video di Youtube, yang tidak hanya bertema kedokteran, tetapi juga sastra dan kebudayaan. Minat Umar di Youtube muncul setelah videonya tentang temuan cacing pita sepanjang 10,5 meter di Kabupaten Simalungun, 2018, viral di medsos. Ia pun mengulas berbagai topik keseharian yang kental dengan Sumut, mulai dari pantun Melayu, sastra, kapur barus, hingga kemenyan. (Yoga)
BI Naik Proyeksi Pertumbuhan Kredit Jadi 9-11%
Bank Indonesia (BI) merevisi target pertumbuhan kredit perbankan dari semula 6-8% menjadi 9-11% secara tahunan (year on year/yoy) pada akhir tahun ini. Revisi tersebut dikarenakan realisasi intermediasi industri perbankan yang semakin tinggi baik dari sisi permintaan maupun penawaran. "Pertumbuhan kredit pada 2022 diprakirakan lebih tinggi dibandingkan prakiraan sebelumnya menjadi dalam kisaran 9-11% (yoy), dengan kecukupan likuiditas perbankan yang tetap terjaga," ujar Gubernur Perry Warjiyo dalam konferensi pers BI di Jakarta, Kamis (21/7). Dari sisi penawaran, standar penyaluran kredit perbankan tetap longgar, terutama di sektor industri, perdagangan dan pertanian seiring dengan membaiknya persepsi resiko kredit. Dari sisi permintaan, pemulihan kinerja korporasi terus berlanjut, tercermin dari perbaikan penjualan terutama di sektor perdagangan dan industri, perbaikan kinerja tersebut meningkatkan kemampuan membayar dan berbelanja modal korporasi, serta meningkatkan permintaan pendanaan dari korporasi. (Yetede)
Potensi Korupsi Izin Pertambangan Masih Besar
KPK bakal menjemput paksa tersangka Bupati Tanah Bumbu, Kalsel, periode 2010-2018, Mardani H Maming karena telah dua kali mangkir dari pemeriksaan penyidik. Mardani dituding telah menerima suap dan gratifikasi dalam pemberian izin usaha pertambangan (IUP) sebesar Rp 104,3 miliar. Korupsi izin pertambangan bukan kali ini terjadi, bahkan berpeluang akan terus terjadi selama celah korupsi masih menganga. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, mengacu pada KUHAP, setelah dua kali tersangka dipanggil untuk pemeriksaan dan tidak hadir, KPK punya kewenangan menghadirkan secara paksa tersangka. Dengan demikian, untuk Mardani yang telah dua kali mangkir dari pemeriksaan, KPK bisa menjemputnya secara paksa.
Dalam kasus ini, Mardani diduga mendirikan beberapa perusahaan yang difasilitasi dan dibiayai PT Prolindo Cipta Nusantara (PT PCN). Direksi dan pemegang saham beberapa perusahaan itu masih berafiliasi dengan Mardani. Dalam aktivitasnya dibungkus dalam formalisme perjanjian kerja sama underlying. Diduga ada aliran uang dari direktur PT PCN melalui beberapa perusahaan yang terafiliasi dengan Maming tersebut, Rp 104,3 miliar. Uang hasil korupsi yang mengalir lewat perusahaan, menurut Alexander, merupakan salah satu modus dari tindak pidana pencucian uang. Perusahaan-perusahaan sengaja didirikan untuk menyamarkan hasil dari tindak pidana sehingga seolah-olah uang itu hasil dari kegiatan usaha atau bisnis. (Yoga)
Eropa Stop Emas Rusia
Uni Eropa menjatuhkan paket sanksi ketujuh terhadap Rusia, termasuk larangan impor emas dari negara itu. Sebagai balasan, Kremlin diperkirakan akan memainkan kartu mereka, yaitu pasokan gas ke Eropa. Perang ekonomi ini menyeret mundur ekonomi Eropa secara keseluruhan. ”Kami akan menekan sekuat mungkin selama diperlukan,” kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada keterangan pers di Brussels, Belgia, Kamis (21/7).
Sanksi terbaru dari Uni Eropa (UE) itu, antara lain, larangan mengimpor emas dari Rusia. Langkah ini sejalan dengan komitmen negara-negara G7 yang sebulan lalu telah berniat melarang Rusia melakukan transaksi dengan menggunakan emas miliknya. Barat menilai Kremlin menggunakan cadangan emasnya untuk membiayai perekonomian Rusia. Langkah ini untuk menghindari dampak berbagai sanksi yang telah dijatuhkan oleh Barat.
Rusia adalah pengekspor emas terbesar keempat di dunia. Emas menjadi salah satu barang ekspor utama negara itu setelah energi, seperti minyak dan gas. Ekspor logam mulia dari Rusia, dikutip dari laman Euronews, bernilai lebih dari 18,9 miliar USD pada 2020. Sebagian besar emas Rusia dikirim ke Inggris pada tahun tersebut. Sisanya diekspor ke Swiss, Kazakhstan, Turki, dan India. (Yoga)









