Sisi Lain Transfer Pemain Sepak Bola
Perang Rusia-Ukraina yang berimbas pada inflasi besar di sejumlah negara saat ini tampaknya tidak memengaruhi bisnis transfer pemain sepak bola. SL Benfica adalah klub paling untung dalam transfer pemain selama satu dekade terakhir. Rekor transfer pemain tertinggi hingga saat ini masih dipegang Paris Saint-Germain (PSG) yang membeli Neymar dari Barcelona FC seharga 222 juta euro pada musim 2017/2018. Efek domino transfer pemain pun terjadi. Pada musim berikutnya Barcelona membeli Philippe Coutinho dari Liverpool dan Ousmane Dembele dari Borussia Dortmund. Selanjutnya, Liverpool menggunakan hasil penjualan itu untuk merekrut Van Dijk dan Alisson Becker. Artinya, satu atau dua transfer pemain pada dasarnya berimbas pada aktivitas transfer pemain lainnya.
Selama satu dekade (musim 2011/2012 hingga musim 2021/2022) terakhir, secara teknis, Chelsea dari Inggris menjadi klub yang memiliki paling banyak pendapatan dari transfer antar pemain, dengan pendapatan 1,09 miliar euro atau Rp 16,6 triliun. Manchester City menjadi klub paling boros untuk transfer pemain dengan total pengeluaran 1,66 miliar euro dan hanya memperoleh pendapatan 610 juta euro. Namun, pada periode yang sama, predikat klub tersukses dalam bisnis transfer pemain justru dipegang SL Benfica. Klub asal Portugal ini mencatatkan pendapatan 1,06 miliar euro atau Rp 16,2 triliun dengan total keuntungan 584 juta euro atau Rp 8,9 triliun. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023