;

PENYEDIAAN ENERGI BERSIH : BELEID EBT TERGANJAL BISNIS FOSIL

Hairul Rizal 12 Aug 2022 Bisnis Indonesia

Pengesahan rancangan undang-undang energi baru dan terbarukan atau EBT terganjal oleh persoalan banyaknya elite politik yang memiliki usaha di sektor energi fosil. Padahal, beleid tersebut diharapkan bisa mempercepat pengembangan energi bersih di Tanah Air. Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto mengatakan bahwa molornya pembahasan rancangan undang-undang (UU) EBT disebabkan oleh kuatnya politik energi fosil. Rancangan undang-undang yang menjadi inisiatif parlemen itu sebelumnya ditarget rampung pada akhir 2021. Hanya saja, rancangan UU EBT baru diserahkan ke eksekutif pada 29 Juni 2022 lalu. Belakangan pemerintah memiliki tenggat hingga 27 Agustus 2022 untuk menyampaikan daftar inventarisasi masalah atau DIM atas rancangan UU itu. “Komisi VII akan segera menyusun UU energi baru energi terbarukan, tidak pernah sampai, mohon maaf, karena politik kita hari ini adalah politik fosil,” kata Sugeng dalam FGD Kemerdekaan Energi di Tengah Krisis Global, Kamis (11/8).

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sendiri tengah membahas 543 DIM rancangan UU EBT bersama dengan pemangku kepentingan terkait hingga dua pekan ke depan. Pembahasan DIM itu sebagai tindak lanjut dari rancangan UU EBT yang telah disampaikan parlemen kepada pemerintah pada 29 Juni 2022 lalu. “Masukan yang kami terima dari stakeholder DIM-nya sudah lumayan tebal, per tadi malam sudah 543 item yang nanti akan kita bahas bersama,” kata Direktur Jenderal EBT dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Dadan Kusdiana. Dia berharap UU EBT itu nantinya dapat mengakselerasi upaya peningkatan bauran energi bersih di dalam negeri. Selain itu, UU tersebut juga akan didorong untuk menciptakan pasar energi bersih di industri domestik.


Kopi Semendo ala ”Budak Mudo”

Yoga 12 Aug 2022 Kompas (H)

Secangkir kopi Semendo berkelas premium tercipta dari tangan kreatif generasi muda di Palembang, Sumsel. Dibalut hasrat kuat dan pemikiran terbuka, mereka membenahi tata niaga kopi. Barista sekaligus pemilik Anestic Coffee Palembang, Rangga Munggaran (35), cekatan membuat segelas kopi latte, Rabu (10/8). Minuman itu terdiri dari espresso hasil olahan 16 gram bubuk kopi perpaduan kopi arabika Semendo  dengan komposisi 60 % dan kopi robusta Pagar Alam 40 %. ”Untuk mendapatkan rasa yang diinginkan, perlu eksperimen berkali-kali,” ujar pemuda yang juga Ketua Barista Street League Palembang itu.

Hasrat mengutak-atik resep dengan bahan baku kopi dari Sumsel, terutama kopi Semendo, dilakukan untuk semakin mengenalkan kopi Semendo kepada masyarakat Palembang. Kopi Semendo mulai dikenal sejak 2017 saat beberapa pegiat kopi mengikutkannya di sejumlah kontes kopi dan hasilnya cukup memuaskan. Kopi berasal dari tiga kecamatan di Kabupaten Muara Enim, 270 kilometer dari Palembang, yakni Kecamatan Semende Darat Laut, Semende Darat Tengah, dan Semende Darat Ulu.

Robusta Semendo mendapat sertifikat indikasi geografis dari Ditjen Merek dan Kekayaan Intelektual Kemkumham tahun 2015. Cita rasa kopi Semendo tidaklah berbeda dengan kopi Gayo dari Aceh. ”Ketika menyeruput kopi Semendo, akan terasa aroma rempah yang kuat perpaduan antara pala, kayu manis, dan citrus,” ujar Rangga. Cita rasa itu terus dikenalkan ratusan anak muda barista di Palembang agar identitas kopi Semendo semakin dikenal. Karena itu, edukasi komprehensif kepada para barista sangat dibutuhkan agar keunggulan kopi Semendo dan kopi asal Sumsel lainnya bisa tersampaikan dengan baik kepada penikmat kopi. (Yoga)


BRIN, Benahi Kendala Pemajuan Riset

Yoga 12 Aug 2022 Kompas (H)

Integrasi lembaga penelitian di bawah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan pemusatan manajemen, anggaran, serta sumber daya manusia memicu pro dan kontra di kalangan peneliti. Perlu pembenahan agar integrasi kelembagaan ini tidak justru menghambat pemajuan riset di Indonesia.  Kompas mewawancarai sejumlah peneliti BRIN dari berbagai bidang dan posisi untuk menggambarkan situasi yang mereka hadapi. Wawancara meliputi ekosistem riset, pendanaan, dan mekanisme kerja yang dirangkum pada Kamis (11/8). Sejumlah peneliti yang baru bergabung dengan BRIN cenderung berekspektasi positif dan melihat peluang untuk melakukan riset yang kompetitif walau ada sejumlah  catatan kritis. Di sisi lain, para peneliti senior kebanyakan pesimistis serta merasakan ekosistem dan birokrasi riset memburuk.

Rahma Hanifa, peneliti muda dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi yang baru bergabung dengan BRIN Desember 2021, mengatakan bahwa dirinya merasa lebih terpacu dan termotivasi untuk meneliti karena ada target output paper atau karya tulis ilmiah. Sebagai peneliti baru, ia pun sudah bisa mengajukan proposal sebagai peneliti utama (principal investigator). Semeidi Husrin, peneliti di Pusat Riset Kebencanaan Geologi-BRIN, dulu peneliti di Litbang KKP, berpendapat, mekanisme pengajuan proposal riset mendorongnya menjadi lebih kompetitif. ”Peneliti akan didorong bekerja keras karena mendapatkan uang tidak gampang. Sebelumnya (saat di KKP) dana riset dibagi-dibagi. Gagal atau berhasil sama saja, dapat lagi tahun berikutnya,” ujarnya.

Sekalipun cenderung melihat sisi positif dari iklim kerja di BRIN, mereka merasakan kendala dalam penelitian. ”Kendala utama ialah administrasi yang harus diurus sendiri oleh peneliti. Tidak boleh ada orang keuangan atau admin di tim peneliti karena semua dipusatkan sehingga jadi ribet,” ucap Rahma. Selain itu, sering ada perubahan aturan secara tiba-tiba sehingga banyak persiapan dan usulan riset yang tidak berjalan optimal. ”Masalah lainnya, ternyata pendanaan internasional sulit masuk di BRIN. Aturan dari donor harus disesuaikan lagi ke aturan BRIN. Bisa jadi ada komponen yang sebenarnya bisa dari donor, tetapi jadi hilang begitu masuk BRIN, demikian sebaiknya,” katanya. (Yoga)


Konsumsi Minyak Melonjak

Yoga 12 Aug 2022 Kompas

Harga gas dan listrik global mencapai level tertinggi. Ini terutama terjadi di Eropa. Situasi ini menyebabkan berbagai negara beralih dari gas ke minyak bumi untuk pembangkit sehingga konsumsi minyak global diperkirakan naik. Badan Energi Internasional (IEA) dalam laporan bulanan Agustus 2022 menyebutkan, harga gas di wilayah Uni Eropa (UE) melonjak paling tinggi. Laporan yang diumumkan  Kamis (11/8) menyinggung fakta UE harus membayar 215 euro untuk membangkitkan setiap megawatt listrik. Harga saat ini lebih tinggi 120 % dibandingkan tiga bulan lalu. Kanselir Jerman Olaf Scholz mengakui warga tercekik kenaikan harga energi. Karena itu, Berlin menyiapkan paket bantuan kepada warga.

Sebaliknya, IEA memastikan harga minyak menunjukkan tren penurunan. Harga acuan minyak terpangkas 30 USD per barel dibandingkan Juni 2022. Pada Kamis, harga minyak Brent pada 97 USD per barel dan Texas WTI pada 92 USD per barel. Oleh karena itu, IEA mengubah taksiran konsumsi minyak global menjadi 99,7 juta barel per hari sepanjang 2022. Sebelumnya, IEA menaksir 96,6 juta barel per hari. IEA menaksir konsumsi minyak akan kembali melewati 101,8 juta barel per hari pada 2023. Jumlah itu melebihi konsumsi harian sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia secara luas mulai awal 2020. (Yoga)


Mobil Listrik Murah Jadi Kunci Percepatan

Yoga 12 Aug 2022 Kompas

Kehadiran mobil listrik dengan harga terjangkau sesuai daya beli masyarakat dibutuhkan untuk mempercepat elektrifikasi kendaraan di Indonesia. Namun, untuk menekan harga jual, pelaku industri harus memiliki kemauan dan kemampuan melakukan inovasi teknologi serta membutuhkan dukungan kebijakan dari pemerintah. Berdasarkan perhitungan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), daya beli masyarakat Indonesia umumnya belum bisa menerima harga mobil listrik yang berada di atas Rp 600 juta, 70 % konsumen kendaraan roda empat memilih membeli jenis kendaraan dengan harga di bawah Rp 300 juta.

Satu-satunya mobil listrik berbasis baterai (BEV) yang dijual di bawah Rp 300 juta adalah Wuling Air EV yang dikeluarkan produsen otomotif asal China, Wuling Motors. Sampai 10 Agustus 2022, Wuling menerima lebih dari 1.500 pesanan awal untuk produk tersebut dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi. Mobil listrik dengan harga Rp 238 juta (tipe jarak tempuh standar) dan Rp 295 juta (tipe jarak tempuh panjang) itu diluncurkan di ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang, Banten, Kamis (11/8).

Menurut Brand and Marketing Director Wuling Dian Asmahani, pihaknya bisa mengeluarkan mobil listrik murah karena proses produksinya dilakukan di dalam negeri, yaitu di Cikarang, Bekasi, Jabar, dengan kandungan dalam negeri sebesar 40 %. Selain itu, Wuling sudah familier menggunakan platform teknologi Global Small Electric  Vehicle (GSEV) untuk memproduksi mobil dengan ukuran kecil (compact) dan fungsional. “Dengan harga itu, kami bisa mendukung percepatan kendaraan listrik di Indonesia,” ujar Dian. Marketing Director PT Toyota Astra Motor Anton Jimmy Suwandi mengatakan, untuk memproduksi mobil listrik murah, produsen butuh dukungan kebijakan yang konsisten dari pemerintah dalam bentuk fiskal ataupun non fiskal. Misalnya, keringanan pajak daerah atau kelonggaran menggunakan mobil rendah karbon saat ganjil-genap. (Yoga)


Persoalan Harga TBS Petani Swadaya Belum Teratasi

Yoga 12 Aug 2022 Kompas

Persoalan besar pada industri kelapa sawit masih belum terselesaikan. Persoalan tersebut adalah masih rendahnya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani swadaya di beberapa daerah dan disparitas harga minyak goreng curah antardaerah yang relatif tinggi. Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit Mansuetus Darto, Kamis (11/8) mengatakan, harga TBS kelapa sawit ditingkat petani swadaya lambat naik. Harganya masih di bawah harga yang dijanjikan pemerintah Rp 2.000 per kg. Harga TBS sawit petani swadaya di Mamuju, Sulbar, masih di kisaran Rp 900-Rp 1.100 per kg. Padahal, harga TBS sawit di tingkat petani plasma sudah Rp 1.700-Rp 2.000 per kg. Di Kabupaten Sekadau, Kalbar, harga TBS  sawit petani swadaya berkisar Rp 1.150-Rp 1.500 per kg pada 4 Agustus 2022. Kemudian, pada 11 Agustus 2022, kenaikannya tidak signifikan, menjadi Rp 1.350-Rp 1.600 per kg.

”Ekspor sudah dipercepat dan pungutan ekspor sudah dibebaskan hingga akhir Agustus 2022, tetapi harga TBS belum sesuai harapan petani dan pemerintah,” kata Darto ketika dihubungi dari Jakarta. Darto menilai ada praktik tidak sehat yang membuat harga TBS sawit petani swadaya belum mencapai Rp 2.000 per kg. Di Mamuju, misalnya, pembentukan harga TBS tidak adil lantaran ada monopoli mengingat hanya ada dua perusahaan kelapa sawit yang beroperasi. Ia memperkirakan harga TBS petani justru akan turun setelah pungutan ekspor diberlakukan lagi nanti. Selain itu harga TBS akan mengikuti harga CPO global yang saat ini tengah bergejolak dan bakal cenderung turun. (Yoga)


Presiden Dorong Industrialisasi Pertanian

Yoga 12 Aug 2022 Kompas

Program penanaman 1 juta pohon kelapa genjah digulirkan untuk mengoptimalkan produktivitas pertanian, khususnya di lahan yang kurang produktif. ”Yang paling penting setelah ditanam, disiapkan juga industrialisasinya. Karena kelapa bisa dipakai untuk gula semut. Bisa juga dipakai untuk minyak kelapa. Ini nanti disiapkan di sini. Di setiap desa yang ada kelapa genjahnya dengan jumlah banyak sehingga ada tambahan income untuk masyarakat,” kata Presiden Jokowi seusai penanaman pohon kelapa genjah bersama sejumlah petani, di Desa Sanggang, Kabupaten Sukoharjo, Jateng, Kamis (11/8) siang.

Kelapa genjah dipilih karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Pohon ini bisa dipetik hasilnya setelah 2,5 tahun-3 tahun ditanam. Satu pohon bisa menghasilkan 140-180 buah kelapa selama satu tahun. Presiden menekankan, aspek industrialisasi mesti menyertai upaya peningkatan produktivitas hasil pangan. Untuk kelapa genjah, setidaknya mampu menghasilkan produk turunan, seperti gula semut, minyak kelapa, dan minuman segar. Program penanaman 1 juta pohon kelapa genjah juga menjadi upaya untuk mengoptimalisasi lahan-lahan yang kurang produktif, seperti pekarangan dan kebun. (Yoga)


Tarif Integrasi Moda Transportasi Berlaku

Yoga 12 Aug 2022 Kompas

Pemprov DKI menerbitkan Keputusan Gubernur Nomor 733 Tahun 2022 tentang Besaran Paket Tarif Layanan Angkutan Umum Massal. Masyarakat mulai Kamis (11/8) sudah bisa menerima manfaat dari tarif integrasi maksimal Rp 10.000. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, penerapan tarif integrasi itu perlu disosialisasikan kepada masyarakat. Sebab, penggunaan tiga moda angkutan umum yang tergabung dalam tarif integrasi cukup masif. (Yoga)

Kasus Ekspor Biji Koka Ditelusuri Sumbernya

Yoga 12 Aug 2022 Kompas

Polisi menyelidiki kasus ekspor biji koka yang merupakan bahan pembuatan narkotika jenis kokain. Penyelidikan berawal dari penangkapan SDS yang menjual biji koka ke luar negeri. Terungkapnya kasus ekspor biji koka itu berdasarkan kecurigaan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta terhadap barang yang dikembalikan dari pihak pembeli di Ceko. Barang yang diketahui milik SDS itu ternyata berisi biji koka yang disembunyikan dalam boneka jari. Setidaknya SDS empat kali mengirim paket serupa. SDS ditangkap di Perumahan Green Valley Residence, Pasir Layung, Bandung, Jabar, Senin (1/8). Di rumah itu, polisi menemukan barang bukti 200 biji koka, tiga tanaman koka, dan boneka jari.

Berdasarkan pemeriksaan, SDS mengaku menanam koka sejak 2003 dan memperoleh biji koka dari Kebun Raya Bogor dan Kebun Balitro (Balai Penelitian Rempah dan Obat) Lembang, Kabupaten Bandung. Biji yang dihasilkan dari tanaman itu lantas dipasarkan melalui situs web dengan target penjualan ke luar negeri. Pola pembayarannya menggunakan mata uang digital bitcoin seharga 40 USD setiap paket pengiriman. Atas tindakannya, SDS dijerat menggunakan Pasal 114 subsider Pasal 113, subsider Pasal 111 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara.

”Kami koordinasi dengan Polres Kota Bogor apakah koka berasal dari Kebun Raya Bogor atau bukan. Kalau yang di Lembang, kami pastikan itu koka. Jadi, kami fokus yang di Lembang dulu,” kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa, Kamis (11/8). Keterangan otoritas Kebun Balitro Lembang membenarkan ada tanaman koka untuk penelitian yang dimulai sejak 1978. Kepala Subdirektorat III Ditnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Danang Setiyo Pambudi mengatakan, biji koka diduga dicuri anggota satpam atas perintah SDS yang saat itu mahasiswa jurusan teknik di ITB. Satpam Kebun Balitro Lembang itu mendapat bayaran Rp 100.000 dan tidak dijadikan tersangka atau berstatus saksi. (Yoga)


Akhir Cerita Satuan Tugas Misterius

Yuniati Turjandini 12 Aug 2022 Tempo (H)

Setelah mengumumkan penetapan Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, Kepala Polri Lidtyo Sigit Prabowo membubarkan Satuan Tugas Khusus Polri. Satgassus Merah Putih, sebutan tim khusus yang terakhir dipimpin oleh Sambo tersebut, diisi seabrek perwira tinggi dan menengah- sebagian berada di pusaran kematian Brigadir Yosua. Banyak desas-desus seputar kematian non-struktural yang bekerja secara misterius itu. Yang tak kalah menarik, Brigadir Yosua adalah juga anggota Sekretariat Satgassus Merah Putih. Dalam Surat Perintah Nomor Sprin/1583/VII/HUK.6.6./2022 tentang pembentukan  Satgassus Polri.  Beberapa nama perwira menengah Polri yang sebelumnya dinonaktifkan dari jabatannya karena diduga melanggar kode etik profesi ketika penanganan awal kasus Yosua juga tercatat dalam surat perintah yang  berlaku sampai 31 Desember 2022 itu. (Yetede)

Pilihan Editor