Penaikan Harga BBM Harus Jadi Opsi Terakhir
JAKARTA – Penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi harus menjadi opsi terakhir. Sebelum menaikkan harga BBM bersubsidi jenis Pertalite dan solar subsidi, pemerintah sebaiknya melakukan penghematan melalui pembatasan konsumsi agar BBM bersubsidi lebih tepat sasaran, misalnya Pertalite dan solar subsidi hanya boleh dikonsumsi sepeda motor, angkutan umum, dan kendaraan logistik jenis truk 4 roda. Kebijakan ini bisa menghemat anggaran BBM bersubsidi sekitar Rp 50 triliun. Dalam menerapkan kebijakan BBM bersubsidi, pemerintah harus mempertimbangkan tiga hal, yaitu kemampuan daya beli masyarakat, kesehatan APBN, dan kondisi Pertamina sebagai BUMN yang ditugaskan untuk menjalankan public service obligation (PSO). Jika akhirnya pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi karena APBN dianggap tak mampu lagi menanggung subsidi, kenaikan harga Pertalite dan solar subsidi jangan terlalu tinggi. (Yetede)
Tags :
#BBMPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023