WHO: Pandemi Segera Berakhir
JENEWA, ID – Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Rabu (14/9) mendesak dunia untuk memanfaatkan kesempatan mengakhiri pandemi karena jumlah kasus baru Covid-19 telah menurun secara dramatis. Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, jumlah kasus baru pekanlalu turun ke level terendah sejak Maret 2020. “Kita berada dalam posisi yang sangat baik untuk mengakhiri pandemi. Belum sampai ke sana, tapi akhir (pandemi) sudah tampak,” kata Tedros, seperti dikutip AFP. Ia menambahkan dunia harus bergerak untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sekarang. Jika tidak, ujar Tedros, dunia berisiko terjangkiti varian-varian baru, kematian lebih banyak, gangguan-gangguan lagi, dan ketidakpastian berikutnya. “Jumlah kasus yang dilaporkan ke WHO sekarang ini di bawah yang semestinya. Kami merasa jauh lebih banyak kasus yang sebenarnya beredar daripada yang dilaporkan kepada kami. Virus ini masih beredar sangat intens di seluruh dunia,” kata Maria Van Kerkhove, kepala teknikal Covid WHO, kepada wartawan. (Yetede)
Wika Siap Produksi Motor Listrik Murah
JAKARTA, ID - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) siap memproduksi sepeda motor listrik murah. Harga kendaraan ramah lingkungan itu dipastikan lebih murah dari Gesits, motor listrik yang saat ini diproduksi perseroan dengan banderol Rp 27-28 juta per unit. “Melalui anak usaha, kami akan memproduksi motor yang lebih murah dari yang ada sekarang, sehingga bisa dijangkau masyarakat secara umum,” kata Direktur Utama Wijaya Karya (Wika), Agung Budi Waskito di Jakarta, Selasa (13/9). Wikon kemudian membeli 10,66% saham Wima dari GTI senilai Rp 36,5 miliar. Melalui transaksi yang dilaksanakan pada 24 September 2021 tersebut, Wikon menguasai 100% saham Wima. Perusahan ini bergerak di bidang industri manufaktur dan perakitan (assembling), khususnya sepeda motor listrik. Sepeda motor Gesits, kata Agung, saat ini menguasai pangsa pasar (market share) sebesar 26% dari total pasar motor listrik di Indonesia. “Gesits punya kekuatan cukup baik. Saya yakini ke depan, Gesits memiliki masa depan yang baik,” tandas dia. (Yetede)
Agustus, Penumpang AP I Naik 335% Jadi 4,5 Juta Orang
JAKARTA, ID – PT Angkasa Pura I atau AP I mencatat telah melayani sebanyak 4.548.959 pergerakan penumpang dan 39.895 pergerakan pesawat udara di 15 bandara yang dikelola sepanjang bulan Agustus 2022. Jika dibandingkan dengan periode sama tahun 2021 di mana sebanyak 1.046.095 pergerakan penumpang dan 21.370 pergerakan pesawat udara, maka selama Agustus 2022 pergerakan penumpang naik 334% dan pergerakan pesawat udara naik 87%. “Kami kembali mencatat pertumbuhan pergerakan penumpang dan pergerakan pesawat udara yang cukup signifikan pada periode bulan Agustus 2022 dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021 lalu. Dapat kami sampaikan juga pergerakan penumpang di 15 bandara yang kami kelola selama 4 bulan terakhir ini selalu di atas angka 4,5 juta penumpang per bulannya. Hal ini tentunya merupakan momentum positif bagi industri penerbangan domestik dan internasional,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi dalam keterangannya, Selasa (13/9/2022).
Banggar DPR Setujui PMN BUMN Rp45,85 T
JAKARTA, ID – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan pemerintah menyetujui anggaran penyertaan modal negara (PMN) kepada enam BUMN sebesar Rp 45,84 triliun pada 2023. Perinciannya, PMN tunai Rp 42,8 triliun, sedangkan PMN nontunai Rp 3 triliun. PMN akan diberikan kepada PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) senilai Rp 1,5 triliun. Dana ini akan digunakan untuk penyediaan dukungan likuiditas kepada lembaga penyalur kredit pemilikan rumah (KPR) fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dengan porsi 25%. Jumlah rumah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang dibiayai mencapai 220 ribu unit. Kemudian, PT Hutama Karya mendapatkan PMN Rp 28,89 triliun untuk menyelesaikan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tahap I dan II untuk ruas Betung-Tempo-Jambi dan ruas Rengat-Pekanbaru atau seksi Junction Pekanbaru Bypass Pekanbaru. Sementara itu, PMN nontunai kepada BUMN akan diberikan kepada RNI sebesar Rp 2,56 triliun. Anggarannnya berasal dari konversi piutang subsidy loan agreement (SLA) rekening dana investaso (RDI) sebesar Rp 1,95 triliun dan konversi piutang eks Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) sebesar Rp 609,66 miliar menjadi PMN. (Yetede)
Bukit Asam Targetkan Laba Bersih Tembus Rp 10 Triliun
JAKARTA, ID – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan laba bersih bisa menembus angka Rp 10 triliun pada 2022, rekor tertinggi sepanjang masa. Optimisme ini seiring meningkatnya permintaan dan harga batu bara yang membantu kinerja perseroan. “Kalau kita lihat pencapaian laba bersih semester I-2022 Rp 6,2 triliun, kami tentu saja berharap nanti pencapaian full year bisa paling tidak double digit. Itu pun merupakan track record baru tertinggi yang bisa diperoleh PTBA sepanjang sejarah,” ungkap Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Bukit Asam Farida Thamrin pada Public Expose Live 2022, Selasa (13/9/2022). Dia menyebutkan, indeks harga batu bara Newcastle pada kuartal III- 2022 menembus level tertinggi yakni US$ 400 per ton, dari sebelumnya berada di kisaran harga US$ 250 perton pada awal tahun. Indonesian Coal Index (ICI) juga meningkat sampai melebihi level US$ 100 per ton pada kuartal II-2022. “Dari angka tersebut, semester pertama pencapaian kami sudah sesuai rencana. Selebihnya, kami optimistis kondisi semester kedua, angka yang akan bisa kami capai sampai akhir tahun kurang lebih 36 juta ton batu bara,” tutur Farida. (Yetede)
Survei Voxpopuli: Elektabilitas Prabowo, Anies, dan Puan Menanjak
JAKARTA, ID - Survei Voxpopuli Research Center menunjukkan elektabilitas Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Ketua DPR RI Puan Maharani mengalami peningkatan, sedangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo cenderung stabil. "Elektabilitas Ganjar stabil dalam setahun terakhir, sementara Prabowo, Anies, dan Puan terus bergerak menanjak,” kata Peneliti Senior Voxpopuli Research Center Prijo Wasono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (13/9/2022). Prabowo Subianto masih memuncaki elektabilitas dalam bursa calon presiden dengan tren yang terus mengalami kenaikan, dari 21,3% pada Juni 2022 menjadi 22,1% pada September 2022. Selisih hanya sekitar 1%, Ganjar Pranowo cenderung stabil dalam kurun setahun, kini sebesar 21,0%, sebelumnya 20,7% pada Juni 2022. Anies Baswedan mengejar pada posisi ketiga, dengan elektabilitas menanjak pesat sebesar 17,5%, sebelumnya 14,8% pada Juni 2022. (Yetede)
The Fed Bisa Hentikan Agretivitas Suku Bunga Dalam Tiga Tahap
LONDON, ID – The Federal Reserve (The Fed) dapat dipaksa menjauh dari jalur penaikan suku bunga agresif dalam tiga tahap. Para pelaku pasar memperkirakan bank sentral Amerika Serikat (AS) tersebut bakal menaikkan lagi suku bunga 75 basis poin (bps) untuk ketiga kalinya dalam pertemuan kebijakan moneter pekan depan. Berbagai pejabat The Fed pun telah menegaskan kembali komitmen Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) dalam beberapa pekan terakhir, untuk mengendalikan inflasi. Namun percepatan kenaikan suku bunga untuk meredam gejolak pasar terputus dari realitas ekonomi yang dihadapi oleh banyak orang. “Periode percepatan kenaikan suku bunga yang telah kita lihat sejauh ini telah berdampak pada ekonomi riil, karena sudah menekan biaya pinjaman bagi rakyat yang sesungguhnya, bagi konsumen yang sebenarnya. Sedangkan untuk (Wall) Street secara umum, secara historis uang masih murah dan leverage tetap tinggi dalam sistem. Kemudian catatan pembukuan The Fed masih sedikit di bawah US$ 9 triliun, dua kali lipat dari apa yang terjadi pada periode pandemi dan sejak krisis keuangan tahun 2008,” demikianpenjelasan Prins, yang juga penulis buku “Permanent Distortion: How the Financial Markets Abandoned the Real Economy Forever” kepada CNBC. (Yetede)
Ilmu Kebal Pinjol Ilegal
Jakarta-Satuan Tugas Waspada sudah menutup 4.160 penyedia pinjaman online ilegal selama periode 2018 hingga Agustus 2022. Meski jumlah yang ditindak terus berkurang setiap tahun, kehadiran pemain baru masih marak. Tahun ini saja sudah ditemukan 71 entitas baru yang kemudian diblokir. Ketua Satuan Tugas Waspada, Tongam L. Tobing, menyatakan tak ada hari tanpa pengaduan korban dari aktivitas entitas tersebut. Meskipun sejumlah pelaku telah dihukum, tampaknya efek jera belum terasa. Menurut Tongam, masih maraknya penyedia pinjaman online ilegal juga dipengaruhi oleh kemudahan mengunggah informasi ataupun banyaknya penawaran pinjaman tersebut. "Pemberantasan sulit dilakukan karena lokasi server banyak ditempatkan di luar negeri," katanya kepada Tempo, kemarin. Faktor pemicu lainnya ada ditangan masyarakat. Masih banyak masyarakat yang literasinya rendah mengenai pinjaman online. "Penyebab lainnya, ada kebutuhan mendesak karena kesulitan keuangan," ujarnya. (Yetede)
Pangan, Insentif Usaha Kunci Perkuat Kemandirian
Selain kebijakan hulu-hilir yang terintegrasi, insentif usaha, khususnya bagi petani, peternak, dan pelaku di hulu, perlu menjadi perhatian guna memperkuat produksi sekaligus kemandirian pangan nasional. Demikian poin yang mengemuka dalam Diskusi Ekonomi Berdikari tentang pangan yang digelar harian Kompas di Jakarta, Selasa (13/9). Menurut Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, ketahanan pangan menjadi prioritas pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan. ”Langkah pemerintah meningkatkan produktivitas, misalnya, (dengan mengizinkan) pemakaian bibit GMO (genetically modified organism) pada jagung, bisa juga untuk kedelai dan beras (padi),” ujarnya. Dalam jangka pendek, pemerintah mengupayakan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan guna mengendalikan inflasi. Untuk komoditas beras, kata Airlangga, sudah ada penugasan kepada Perum Bulog untuk menyiapkan 1,2 juta ton cadangan beras pemerintah. Pemerintah juga mengupayakan pembiayaan dengan bunga rendah dan mekanisme jual rugi untuk memperkuat fungsi Bulog.
Menurut Rektor IPB University Arif Satria, Indonesia mengalami diversifikasi panganyang salah. Semestinya bahan pangan yang dikonsumsi adalah produk nonberas produksi lokal. Namun, justru gandum yang notabene impor yang kian populer. Peningkatan konsumsi gandum terjadi di tengah kecenderungan turunnya rata-rata konsumsi beras per kapita. “Pengembangan pangan lokal harus ditempuh serius dan sistematis. IPB, misalnya, membuat mi berbahan baku berbagai bahan pangan lokal, tetapi masalahnya, siapa yang mau investasi produksinya. Perlu gerakan massal luar biasa,” ujarnya. Secara teknologi, kata Arif, Indonesia sejatinya tak tertinggal. Pada kedelai, IPB telah mengembangkan varietas yang produktivitasnya melampaui rata-rata produktivitas nasional 1,5 ton per hektar. Namun, ada pertimbangan lain bagi petani untuk menanamnya, khususnya terkait insentif usaha. Karena harganya rendah, petani lebih memilih menanam padi atau jagung yang dinilai lebih menguntungkan. Menurut Andreas, insentif usaha menjadi kunci mendorong produksi. Ketika usahanya mendatangkan hasil, antara lain karena harga jual hasil panennya terjamin, petani akan dengan sendiri berupaya meningkatkan produksi dan produktivitas tanamannya. (Yoga)
Peringatan Tidak Pernah Ditindaklanjuti
Kurang optimalnya SDM,teknologi, dan tata kelola menjadi penyebab terjadinya peretasan serta kebocoran data pada seluruh instansi pemerintah. Badan Siber dan Sandi Negara menyebutkan, kelemahan itu telah berulang kali disampaikan, tetapi tak pernah ada tindak lanjutnya dari tiap instansi terkait. Hingga kini, peretasan dan kebocoran data pada instansi pemerintah, begitu juga di institusi swasta, terus terjadi. Kondisi ini menjadi perhatian khusus Presiden Jokowi yang meminta untuk mengungkap penyebab terjadinya kebocoran data itu. Di dunia, menurut laporan Global Data Breach Stats (Surfshark) triwulan III-2022, Indonesia menempati peringkat ketiga negara yang paling banyak mengalami peretasan data, setelah Rusia dan Perancis. Laporan itu menyebutkan, selama Juli-September 2022 terjadi 12,7 juta aksi peretasan data di Indonesia, Rusia 14,7 juta dan Perancis 12,9 juta aksi peretasan.
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian di kantornya di Depok, Jabar, Selasa (13/9) mengatakan, pembangunan keamanan siber tidak bisa terlepas dari SDM, prosedur yang menyangkut peraturan tata kelola, dan penggunaan teknologi. Secara umum,tiga hal ini masih belum optimal diterapkan seluruh instansi pemerintah. Kondisi itu menjadi sumber masalah kerentanan system keamanan siber di setiap instansi. Akibatnya, kebocoran data yang dikelola oleh setiap instansi pemerintah selaku penyelenggara sistem elektronik (PSE) terus berulang, termasuk dugaan kebocoran yang terjadi dalam sepekan terakhir. Sejumlah data pribadi warga, pejabat publik, bahkan informasi surat keluar masuk dan dokumen kepada presiden yang dikirim dari BIN dan berlabel rahasia dipasarkan di situs daring Breached.to oleh akun Bjorka. (Yoga)









