Presiden: Pembagian Bantuan Dipermudah
Presiden Jokowi meminta pembagian BLT BBM dan bantuan subsidi upah (BSU) dipermudah. Bantuan yang merupakan pengalihan sebagian subsidi BBM itu juga diharapkan dapat dibagikan secara cepat dan tepat sasaran. Sejak keputusan penyesuaian harga BBM pada 3 September 2022, Presiden memerintahkan Menkeu, Mensos, dan Menaker segera membagikan BLT BBM dan BSU. ”Pembagian telah dimulai secara masif di kantor pos-kantor pos untuk BLT BBM sejak akhir Agustus yang lalu,” kata Presiden dalam keterangan pers bersama Mensos Tri Rismaharini dan Menaker Ida Fauziyah di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/9). ”Saya ingin pembagian dilakukan secara mudah, cepat, dan tepat sasaran,” katanya. (Yoga)
DIPLOMASI PERDAGANGAN RI Gagas Aliansi Produsen Bahan Baku Wahana Listrik
Indonesia mengupayakan kerja sama dengan negara-negara pemilik cadangan litium di Amerika Selatan. Indonesia berharap bisa membentuk jaringan penyedia bahan baku pokok kendaraan listrik. Staf Khusus Menlu RI untuk Diplomasi Kawasan I Gede Ngurah Swajaya mengatakan, kendaraan listrik selaras dengan agenda Indonesia. Di masa presindensi G20, Indonesia mendorong transisi energi. “Wujud agenda ini adalah produksi kendaraan listrik,” kata Swajaya, Jumat (16/9) di Jakarta. Indonesia memiliki cadangan nikel, timah, tembaga, dan bauksit yang dibutuhkan dalam produksi kendaraan listrik. Sementara lima negara Amerika Selatan punya 59,9 % cadangan litium global. ”Dalam industri kendaraan listrik, litium bahan vital,” katanya. Penjajakan kerja sama diantaranya lewat Indonesia-Latin America and the Caribbean Business Forum 2022 (INA-LAC 2022). Digelar sejak 2019, INA-LAC menjadi andalan diplomasi ekonomi Indonesia di Amerika Latin. Setelah digelar secara virtual pada 2020-2021, INA-LAC 2022 akan digelar secara hibrida pada 17-18 Oktober 2022 di Tangerang, Banten.
Di Amerika Selatan, cadangan litium utama ada di enam negara. Bolivia dan Argentina mempunyai 45 % cadangan terbukti litium global. Sementara Chile dan Meksiko punya 11 % dan 1,9 %. Adapun Brasil dan Peru punya masing-masing 1 %. Sementara AS dan Kanada punya masing-masing 10,3 % dan 3,3 %. Dengan demikian, hampir seluruh cadangan terbukti litium global ada di Benua Amerika. Anggota Kontak Masyarakat Sipil Indonesia-Afghanistan, Hamid Awaluddin, menyebut, litium salah satu alasan sejumlah pengusaha Indonesia berusaha berinvestasi di Afghanistan. Berdasarkan kajian Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), cadangan litium Afghanistan ditaksir lebih besar dibandingkan dengan gabungan cadangan Bolivia dan Argentina. (Yoga)
Gandum sebagai Bahan Baku, Apakah Bisa Tergantikan?
Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus Welirang atau Franky merogoh mangkuk berisi tumpukan untaian mi kering yang terbuat dari tepung sorgum di hadapannya, pertengahan minggu lalu. Ketika dipegang, mi dengan rona merah pucat itu sontak hancur dan melebur menjadi serpihan kecil menyerupai serbuk tepung. Franky mengibas sisa serbuk tepung yang menempel di jarinya. ”Saya pernah coba kasih ini ke burung peliharaan, dia tidak mau, langsung di-lepeh, dibuang lagi,” katanya sambil terkekeh. Mi kering yang dipegang Franky itu merupakan salah satu contoh produk pangan olahan sorgum yang sedang dipelajari di pusat laboratorium PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari Flour Mills di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Mi tersebut 100 persen terbuat dari tepung sorgum merah. Bahan baku biji sorgum mentah dikirimkan oleh Kementan baru-baru ini ketika wacana pengembangan sorgum sebagai alternatif bahan baku industri untuk menggantikan gandum kembali digaungkan pemerintah di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi dan ancaman krisis pangan.
Lantaran tidak memiliki campuran kandungan gluten dari tepung terigu yang berasal dari gandum, tingkat kepadatan dan kekenyalan mi sorgum jauh berbeda dengan mi yang beredar di pasaran pada umumnya. ”Baru dipegang saja hancur, apalagi kalau dimasukkan ke air panas untuk dimasak. Malah jadi bubur sorgum itu, bukan mi sorgum,” ujar Franky. Selain mi, produk olahan lain dari sorgum yang sedang diriset oleh Bogasari adalah makanan ringan berupa kue kering dan roti. Berbeda dengan mi sorgum, tingkat kepadatan, kerenyahan, tekstur, dan rasa kue kering dari sorgum tidak jauh berbeda dengan biskuit umumnya. Orang awam bisa saja ”tertipu” dan mengira biskuit itu terbuat dari tepung terigu, bukan sorgum. Herni Sutanto, Vice President Quality and Product Development PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari Flour Mills, mengatakan, untuk menghasilkan produk makanan ringan khas Indonesia yang umumnya diproduksi di level kecil dan menengah, tepung sorgum masih bisa digunakan 100 % untuk menggantikan tepung terigu. Namun, penggunaan 100 % tepung sorgum sulit diterapkan untuk produk makanan yang diproduksi dalam skala besar seperti mi instan atau produk tertentu seperti roti yang membutuhkan kandungan gluten agar bisa mengembang. (Yoga)
Jepang Masih Kuasai 93,1% Pangsa Pasar Mobil Indonesia
JAKARTA, ID – Merek-merek Jepang masih merajai penjualan wholesales mobil di Indonesia selama Januari hingga Agustus 2022. Dari total mobil yang terjual sebanyak 658.232 unit pada periode ini, mobil-mobil bermerek Jepang yang mencapai 13 merek mengambil porsi hingga 612.551 unit atau menguasai pangsa pasar hingga 93,1%. Persentase ini hanya sedikit turun dibandingkan setahun penuh 2021 yang mencapai 95%. Toyota juga menjadi merek mobil dengan penjualan tertinggi di dunia. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) melaporkan, dari ke-13 merek tersebut, Toyota keluar sebagai jawara penjualan mobil periode berjalan 2022. Dalam delapan bulan awal tahun ini tersebut, penjualan wholesales Toyota mencapai 209.631 unit kendaraan. Tak tanggung-tanggung, angka ini menguasai 31,9% dari total penjualan secara nasional yang mencapai 658.232 unit kendaraan. Toyota pun memimpin penjualan kendaraan global pada paruh pertama 2022 di tengah krisis global pasokan chip dan belum berakhirnya kendala akibat Covid-19 di sejumlah negara. (Yetede)
PELABUHAN, Maersk Diajak Majukan Patimban
Kemenhub mengajak perusahaan pengapalan peti kemas asal Denmark, Maersk Line, dan investor dari sejumlah negara bekerja sama untuk mengembangkan Pelabuhan Patimban di Subang, Jabar. Menhub Budi Karya Sumadi mengajak Duta Besar Denmark untuk Indonesia Lars Bo Larsen bersama perusahaan Maersk Line melihat bongkar muat di Pelabuhan Patimban. ”Kami tawarkan Maersk Line dan beberapa investor bekerja sama dengan PT Pelabuhan Patimban International yang telah ditunjuk untuk mengembangkan Pelabuhan Patimban. Kami ingin pelabuhan ini berkembang dengan pesat,” kata Budi Karya Sumadi, Jumat (16/9). Menurut Budi Karya, kerja sama dengan Maersk Line sangat potensial. Sebab, perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan pengapalan terbesar di dunia yang memiliki potensi pengangkutan dari Asia menuju ke Eropa, AS, dan Timur Tengah. Menhub meyakinkan calon investor, kinerja Patimban menggembirakan, melebihi rencana pemerintah. ”Awalnya (pengapalan) ditargetkan mengangkut 160.000 unit kendaraan, tetapi saat ini sudah mengangkut 200.000 unit,” kata Budi.
Lars Bo Larsen menyambut baik tawaran Pemerintah Indonesia tersebut. Dalam keterangannya kepada Kemenhub, dia terkesan dengan kinerja Pelabuhan Patimban. Indonesia diyakini memiliki pertumbuhan ekonomi yang kuat ke depan. ”Transportasi laut menjadi satu elemen penting dalam memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan baik dengan Pemerintah Indonesia,” kata Lars. Dalam peninjauan itu, Menhub RI bersama Dubes Denmark untuk Indonesia juga memantau aktivitas pengangkutan 2.025 unit mobil oleh Kapal MV Siem Curie di Pelabuhan Patimban. Kapal tersebut datang dari Singapura untuk berangkat kembali menuju ke Luzon, Filipina. (Yoga)
Akhir 2022, Semen Indonesia Tuntaskan Akuisisi SMBR
JAKARTA, ID – PT Semen Indonesia Tbk (Persero) (SMGR) menargetkan akuisisi PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) akan rampung akhir tahun ini. Sebab, aksi korporasi ini menjadi salah satu milestone perseroan pada 2022. Proses dari masuknya SMBR ini sedang berjalan on the track. Perkiraan sekitar akhir Oktober atau November mulai proses capital market dan closing di sekitar Desember. Jadi, ini masih on the track dan sepertinya akan terealisasi tahun ini,” ucap Hosny dalam paparan publik live, Jumat (16/9). Selain karena SMGR adalah BUMN ia juga menyampaikan perseroan merupakan produsen semen terbesar di Indonesia sehingga dipastikan bakal berpartisipasi pada proyek IKN di Kalimantan Timur. Di samping itu, Semen Indonesia telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi dampak kenaikan suku bunga, tekanan inflasi, dan kenaikan harga BBM terhadap kinerja perseroan. Andriano. Di samping itu, Semen Indonesia telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi dampak kenaikan suku bunga, tekanan inflasi, dan kenaikan harga BBM terhadap kinerja perseroan. (Yetede)
Kadin Prediksi Surplus Neraca Perdagangan Sampai Akhir Tahun
JAKARTA, ID – Indonesia kembali mencetak surplus neraca perdagangan pada Agustus 2022 dan melanjutkan rekor surplus menjadi 28 bulan berturut-turut. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memprediksi surplus tersebut akan berlanjut sampai akhir tahun. “Karena selama ini nilai ekspor kita dipengaruhi oleh harga komoditas sehingga bisa surplus cukup signifikan meskipun impor sudah masuk tahap normalisasi,” ucap dia kepada Investor Daily, Jakarta, Jumat (16/9/2022). Terkait mempertahankan kinerja ekspor, pada komoditas ekspornya, bukan terminologi industri pengolahan’ karena akan sangat misleading. Dia menerangkan, dari data Badan Pusat Statistik (BPS) terlihat cukup jelas bahwa ekspor didorong oleh komoditas khususnya CPO. Untuk itu, lanjut Shinta, kalau ingin mempertahankan kinerja ekspor secara instan, pemerintah harus mendorong produktivitas industri-industri yang menciptakan output tersebut dalam jangka pendek. Kalau ingin lebih ideal, pemerintah perlu meningkatkan kapabilitas ekspor produk bernilai tambah, yang hingga saat ini kinerjanya belum sebaik kinerja ekspor komoditas, seperti ekspor produk tekstil, ekspor produk pertanian/ perikanan olahan, produk UMKM. (Yetede)
Rencana Pengalihan 450 VA Kurang Tepat
Menteri ESDM Arifin Tasrif, Jumat (16/9) di Jakarta, mengatakan, wacana pengalihan daya pelanggan 450 volt ampere ke 900 VA kurang tepat di situasi sekarang ini. Pemerintah saat ini fokus memperbaiki data pelanggan listrik rumah tangga dengan daya 450 VA yang tarifnya masih disubsidi negara. Pandemi Covid-19 telah mengubah data subsidi listrik. (Yoga)
Bapanas Terus Mitigasi Potensi Krisis Pangan
JAKARTA, ID – Badan Pangan Nasional/National Food Agency (Bapanas/NFA) terus melakukan mitigasi potensi terjadinya krisis pangan di Tanah Air. Dari hasil mitigasi sementara, Indonesia saat ini masih jauh dari krisis pangan karena ketersediaannya melimpah. Hingga akhir Desember 2022, pasokan 12 komoditas pangan strategis yang mencakup beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging ruminansia, daging dan telur ayam ras, gula konsumsi, serta minyak goreng masih akan surplus. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, krisis pangan memiliki tingkatan tertentu. Suatu negara dikategorikan mengalami krisis pangan apabila masyarakat sudah tidak bisa menjangkau makanan, tidak ada makanan yang tersedia, bahkan sampai kekurangan gizi dan mengalami gizi buruk. Di tengah potensi krisis pangan global, Indonesia saat ini dinilai masih memiliki ketersediaan pangan yang cukup. Kondisi tersebut didasarkan kepada perhitungan Neraca Pangan Nasional (NPN) serta tingginya potensi pangan lokal yang beragam dan masih berpeluang besar untuk terus dikembangkan sebagai substitusi bagi pangan impor. “Kita bersyukur, saat ini Indonesia tidak mengalami hal tersebut (krisis). Ketersediaan pangan, berdasarkan perhitungan NPN, menunjukkan bahwa pangan nasional dalam kondisi tersedia dan aman," ujar Arief.
Pemerintah Salurkan BLT BBM Rp12,7 Juta Keluarga
JAKARTA, ID – Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) ke 12.701.985 kepala keluarga di 482 kabupaten/ kota seluruh Indonesia. Penyaluran BLT BBM tahap I yang dilakukan oleh PT Pos Indonesia ini ditargetkan selesai September 2022. PT Pos diharapkan sudah membayar BLT BBM minimal 90% dari target KPM (keluarga penerima manfaat), yaitu 18.585.000. Kami sudah menyerahkan seluruh data ke PT Pos, sehingga diharapkan pembagian tuntas 100% di bulan ini," ucap Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam konferensi pers di Istana Negara, Jumat (16/9). Dia menuturkan, penyaluran BLT mengalami beberapa kendala, seperti masalah geografis daerah, antara lain di daerah pegunungan Papua hingga Papua Barat. Kemensos juga menghadapi permasalahan kelengkapan data penerima BLT BBM. Di sisi lain, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, sebesar 40% rumah tangga paling miskin harus menanggung beban tambahan Rp 8,1 triliun, karena kenaikan harga BBM. Adapun 60% rumah tangga teratas akan menanggung beban tambahan Rp 42,2 triliun dari kenaikan harga BBM. (Yetede)









