;

Di Bawah Tekanan Inflasi dan Resesi Global

Yoga 03 Oct 2022 Tempo

Bursa saham domestic dipastikan kembali melaju meski pekan lalu sempat melemah sejalan dengan sentiment bursa global akibat ancaman tekanan inflasi hingga resesi global yang masih cukup tinggi. Kondisi fundamental makro ekonomi Indonesia dinilai cukup kuat. Dari sisi inflasi misalnya, meski ada kenaikan, Indonesia tidak setinggi negara lain,” ujar Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta akhir pekan lalu. Menurut dia, investor terus mencermati kinerja pemerintah menstabilkan perekonomian, khususnya untuk menjaga tingkat inflasi tetap di kisaran target 3 plus minus 1 %.Terlebih untuk jangka panjang, iklim investasi di Indonesia diyakini tetap sehat dn prospektif, khususnya di sector-sector yang berdaya tahan di bawah ancaman resesi. (Yoga)


Pentingnya Analisis Data Berbasis Teknologi dalam Bisnis

Yoga 03 Oct 2022 Tempo

Teknologi 4.0 semakin banyak diadopsi dunia usaha. Implementasi teknologi generasi mutakhir ini memerlukan kumpulan analisis data agar penggunaannya optimal. Perusahaan asal California, AS, mencoba menangkap tren tersebut di Indonesia. "Saya yakin bahwa teknologi grafik memiliki dampak penting di hampir setiap industri," kata Chief Executive Officer Tiger Graph Yu Xu dalam wawancara tertulis pekan lalu. Melalui produk dan layanan yang disediakan, kata Yu Xu, perusahaannya ingin membantu pelaku usaha agar lebih mudah menganalisis data untuk berbagai kepentingan bisnis menggunakan program yang disebut graph database atau basis data grafik, yang bermanfaat untuk sistem deteksi penipuan, anti pencucian uang, pembuatan rekomendasi, hingga menganalisa kelancaran rantai pasok. (Yoga)

Penguatan Industri Halal Disiapkan

Yoga 03 Oct 2022 Bisnis Indonesia

Industri halal tanah air memiliki masa depan cerah karena berpotensi mencapai US$ 281,6 miliar pada 2025 atau naik 14,96 % dari US$ 184 miliar pada 2020. Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa Indonesia berpotensi menjadi pangsa pasar industri halal yang paling dibidik oleh negara lain. Hal tersebut perlu diantisipasi dengan menguatkan industri halal dalam negeri. Agus menyebutkan kehadiran Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia bisa menjadi peluang bagi pelaku usaha nasional untuk terus menguatkan produknya. Dengan begitu pelaku usaha nasional bisa menjadi salah satu pemain utama di industri halal global. (Yoga)


9 Mantan Hakim MK: DPR Langgar Konstitusi

Yoga 02 Oct 2022 Kompas (H)

Sembilan mantan hakim konstitusi, yang tiga di antaranya adalah mantan Ketua MK, yaitu Jimly Asshiddiqie, Mahfud MD, dan Hamdan Zoelva, sepakat bahwa langkah DPR memberhentikan Hakim Konstitusi Aswanto di tengah-tengah masa jabatannya merupakan perbuatan yang melanggar konstitusi dan UU No 7 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas UU No 24 Tahun 2003 tentang MK. Terkait hal itu, para mantan hakim konstitusi itu merekomendasikan kepada Presiden Jokowi untuk mendiamkan saja putusan DPR tersebut. Tidak ada konsekuensi bagi Presiden jika tidak mengikuti keputusan DPR itu. Ini karena pemberhentian Aswanto memang tidak bisa ditindaklanjuti dengan penerbitan keppres pemberhentian dirinya.

”Kenapa tidak bisa? Karena menurut UU harus ada surat dari Ketua MK tentang pemberhentian yang bersangkutan. Kalau surat pemberhentian tidak ada, keppres tidak ada. Berarti tak ada kekosongan hakim. Tak bisa mengangkat penggantinya,” ujar Jimly, di Gedung MK, Jakarta, Sabtu (1/10). Ia didampingi Hamdan Zoelva dan mantan Hakim MK Maruarar Siahaan. Pada kesempatan itu hadir pula Sekretaris Jenderal MK Guntur Hamzah yang dipilih oleh Komisi III DPR untuk menggantikan Aswanto. (Yoga)


Anarkisme dan Politik Imajinasi

Yoga 01 Oct 2022 Kompas (H)

Anarkisme adalah idealisme yang bertempat di buku-buku yang dituding utopis. Namun, pada momen krisis, anarkisme serasa nyata dan menggentarkan sebagai ekspresi politik. Meskipun demikian, wajar saja orang merasa gerah dengan kata anarki, sebab sepanjang sejarah, kata itu dilekatkan secara sempit pada kekerasan dan kekacauan. Eko-anarkisme adalah gerakan yang menggabungkan cita-cita kebebasan dan keadilan yang tidak berhenti pada manusia saja, tetapi bermuara pada keberlanjutan lingkungan hidup. Pembangkangan siber yang belakangan ini terjadi, bagaimana peretas membantu perjuangan  masyarakat sipil di Iran, atau upaya menyibak kekerasan yang terjadi di Ukraina oleh militer Rusia, adalah contoh-contoh keterhubungan antara anarkisme dan sibernetika. Sibernetika dalam hal ini diartikan sebagai partisipasi individu mengelola dirinya sendiri secara otonom bekerja sama dengan individu lainnya. Anarki melalui perspektif ini adalah politik orang biasa, politik tindakan sehari-hari. Kelaliman ditantang oleh individu-individu yang tidak selalu memiliki posisi awal kuasa yang besar, tetapi melalui solidaritas, tekanan itu akan berlipat ganda. Dengan demikian, politik tidak saja kepentingan para titan, tetapi politik berkembang merambat-rambat dari pinggiran dalam wujud kepedulian dan tolong menolong. (Yoga)


Mafia Hukum Mainkan Pemailitan

Yoga 01 Oct 2022 Kompas (H)

Kasus dugaan suap hakim agung kamar perdata nonaktif Sudrajad Dimyati terkait putusan pemailitan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana ditengarai menjadi modus terbaru mafia hukum. Menkopolhukam Mahfud MD menyebutkan, dalam waktu dekat akan ada hakim lain yang akan menjadi tersangka dalam kasus itu. Terungkapnya modus baru mafia hukum itu oleh KPK dapat menjadi pintu masuk membongkar mafia hukum sekaligus membenahi peradilan. Dalam wawancara bersama harian Kompas pada Jumat (30/9) Mahfud menyebutkan, putusan pailit seperti dijatuhkan MA terhadap KSP Intidana yang melibatkan hakim agung itu terjadi di hampir seluruh Indonesia. Puluhan laporan masuk ke Kemenkopolhukam. Modusnya koperasi digugat pailit oleh anggotanya sendiri. Padahal, Mahfud mencontohkan, kondisi KSP Intidana sangat sehat dengan aset ratusan miliar rupiah. Koperasi digugat untuk dipailitkan oleh segelintir anggotanya yang memiliki aset simpanan sekitar Rp 50 miliar.

Gugatan itu dikabulkan MA di tingkat kasasi sehingga koperasi pailit. Hal itu, menurut Mahfud, tidak tepat secara hukum. Sebab, istilah pailit hanya dikenal untuk perusahaan seperti perseroan terbatas. Koperasi simpan pinjam bersifat keanggotaan, bukan pemegang saham sehingga tak tepat pengadilan menyatakan koperasi pailit. Menurut Mahfud, pola yang sama banyak terjadi di Bandung dan Bogor, Jabar. Salah satunya KSP Indosurya. Pada 11 Agustus 2022, lewat putusan Nomor 15/Pdt.Sus-Pembatal : Perdamaian/2022/PN.Niaga.Jkt.Pst, majelis hakim Pengadilan Niaga pada PN Jakpus memutuskan KSP Indosurya pailit. Adapun gugatan pailit terhadap KSP Intidana, menurut Mahfud, sudah delapan kali kalah di pengadilan. Terakhir, tiba-tiba gugatan itu dinyatakan menang di tingkat kasasi MA. ”Catat, ya, nanti akan ada hakim lagi diumumkan (sebagai tersangka) karena banyak yang terlibat. Pegawai (juga) terlibat. Saya sudah menjejak (melacak),” kata Mahfud. (Yoga)


Pilih Kompor Induksi Atau Kompor Gas

Yoga 01 Oct 2022 Bisnis Indonesia (H)

PLN Memutuskan program pengalihan ke kompor listrik dibatalkan. “PLN Hadir memberikan kenyamanan di tengah masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal,” ujar Dirut PLN Darmawan Prasodjo, dalam keterangan tertulis, Selasa (27/9). Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan program konversi LPG 3 kg ke kompor listrik induksi belum berlaku pada 2022. Pertimbangan ini diambil setelah pemerintah melihat lansung kondisi di lapangan. Bagi PLN, program kompor listrik merupakan proyek besar yang hitung hitungannya menguntungkan bagi negara dan masyarakat. Menurut PLN, program peralihan kompor LPG 3 kg ke kompor listrik rumah tangga dapat menghemat APBN dan impor LPG. Berdasarkan perhitungan PLN, setiap 1 kg konversi LPG 3 kg ke kompor listrik dapat memberikan penghematan Rp 720 lebih murah dari gas melon konvensional. Namun sajian angka penghematan yang menakjubkan dan kesiapan produksi dari pelaku industri tersebt tak memikat pengambil keputusan di negeri ini.  (Yoga)


Siap-Siap, Badai Ekonomi Global Menerjang

Hairul Rizal 01 Oct 2022 Kontan (H)

Ekonomi Amerika Serikat (AS) menyusut dua kuartal berturut-turut tahun ini. Sekali lagi menandakan dimulainya resesi di AS. Bahkan para ekonom memprediksi perlambatan akan berlanjut pada kuartal-kuartal mendatang. Ini mendorong pencatatan resmi untuk menyatakan ekonomi AS telah memasuki resesi. Biro Analisis Ekonomi AS pada Kamis (29/9) mengumumkan, ekonomi AS menyusut 0,6% secara tahunan pada kuartal II 2022. Melanjutkan penurunan produk domestik bruto (PDB) 1,6% di kuartal I. Angka pembelian dan investasi properti yang lesu, juga pengeluaran pemerintah federal dan persediaan bisnis yang turun menjadi di antara faktor penyebab utama pelemahan ekonomi AS. Sementara Asia Pasifik diperkirakan akan terhindar dari kontraksi perekonomian. Namun terdapat tantangan dari kebijakan penguncian dan pembatasan akibat Zero Covid-19 dari China. Ini akan menjadi hambatan serius pada potensi pertumbuhan kawasan. Untuk mengatasi badai sempurna saat ini dari kenaikan suku bunga, inflasi tinggi dan pertumbuhan yang melambat membutuhkan pendekatan makro dan mikro ekonomi baru. Termasuk pengeluaran negara yang lebih hati-hati dan memiliki tujuan yang jelas untuk memutuskan menambah produksi.

Saham Big Caps Tancap Gas

Hairul Rizal 01 Oct 2022 Bisnis Indonesia (H)

Kelompok emiten berkapitalisasi pasar besar atau big caps, hingga September 2022, mampu menopang laju indeks harga saham gabungan atau IHSG sepanjang tahun ini. Emiten-emiten raksasa yang berkontribusi signifikan tersebut di antaranya berasal dari sektor perbankan, konsumsi, dan energi. Dua emiten big caps dari sektor perbankan yaitu PT Bank Central Asia Tbk. dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menopang penguatan indeks dengan bobot masing-masing 30,97% dan 26,26%. Sementara itu, emiten tambang PT Bayan Resources Tbk. menjadi emiten big caps dengan imbal hasil (gain) tertinggi sepanjang Januari—September 2022. Harga saham emiten dengan kode BYAN itu ditutup di level Rp67.000 per unit saham atau naik hampir 170%. (Lihat Infografik) Terus moncernya kinerja kelompok saham big caps ini secara akumulatif turut mendongkrak kinerja pasar saham hingga pengujung kuartal III/2022 dan betah bertengger di zona hijau.


Lonjakan Penerimaan Pajak, Bukti Ekonomi RI Pulih

Yoga 01 Oct 2022 Investor Daily (H)

Lonjakan penerimaan pajak sebesar 58%, hingga Agustus 2022, year on year (yoy), menunjukkan pulihnya ekonomi Indonesia. Korporasi sudah membukukan peningkatan laba dan belanja masyarakat meningkat. Momentum ini perlu dijaga, antara lain, dengan kebijakan yang tepat dari otoritas moneter, otoritas fiskal, dan otoritas jasa keuangan.  Geliat ekonomi mulai terlihat setelah pandemi terkendali,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani kepada Investor Daily, Jumat (30/9/2022). Selain itu, lanjut Hariyadi, harga batu bara dan minyak sawit yang sempat melambung tinggi, juga menjadi pendongrak penerimaan pajak. Faktor lain yang mendongkrak kenaikan penerimaan pajak, kata Hariyadi, adalah kenaikan tarif PPN dari 10% ke 11%. Faktor terakhir yang berperan besar dalam kenaikan peneriman pajak adalah Program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau tax amnesty jilid II, yang berlaku 1 Januari dan berakhir pada 30 Juni 2022. “Tax amnesty juga berdampak meningkatkan kepatuhan para wajib pajak,” ungkap Hariyadi. 

Data DJP juga menunjukkan, lonjakan penerimaan pajak Januari-Agustus 2022 terhadap Januari-Agustus 2021, yoy, sebesar 58% terutama disebabkan oleh penerimaan PPh badan Rp 254,2 triliun, melesat 131,5% selama periode yang sama, sejalan dengan kenaikan profitabilitas korporasi. Pangsa PPh badan terhadap total penerimaan pajak sebesar 21,7%. Total penerimaan pajak selama Januari-Agustus 2022 mencapai Rp 1.171,8 triliun. Total PPh menyumbang 61,2% senilai Rp 716,91 triliun, yakni berupa PPh badan, PPh orang pribadi (OP), PPh 26, PPh final, PPh 21, dan PPh 22 impor. Sedangkan PPN dan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) menyumbang 37,7% atau Rp 441,64 triliun. Sisanya adalah PBB Rp 20,9 triliun serta pajak yang lain Rp 11,38 triliun. Realisasi penerimaan pajak sebesar Rp 1.171,8 triliun tersebut berkontribusi 70,72% terhadap realisasi total belanja negara Rp 1.657,0 triliun. Ditambah dengan penerimaan kepabeanan dan bea cukai Rp 206,2 triliun serta penerimaan negara bukan pajak (PNB) Rp 386 triliun, maka realisasi pendapatan negara mencapai Rp 1.764,4 triliun. Sedangkan total realisasi belanja negara hanya Rp 1.657,0 triliun, sehingga terjadi surplus Rp 107,4 triliun, setara 0,58% PDB hingga Agustus 2022. (Yoga)

Pilihan Editor