Anarkisme dan Politik Imajinasi
Anarkisme adalah idealisme yang bertempat di buku-buku yang dituding utopis. Namun, pada momen krisis, anarkisme serasa nyata dan menggentarkan sebagai ekspresi politik. Meskipun demikian, wajar saja orang merasa gerah dengan kata anarki, sebab sepanjang sejarah, kata itu dilekatkan secara sempit pada kekerasan dan kekacauan. Eko-anarkisme adalah gerakan yang menggabungkan cita-cita kebebasan dan keadilan yang tidak berhenti pada manusia saja, tetapi bermuara pada keberlanjutan lingkungan hidup. Pembangkangan siber yang belakangan ini terjadi, bagaimana peretas membantu perjuangan masyarakat sipil di Iran, atau upaya menyibak kekerasan yang terjadi di Ukraina oleh militer Rusia, adalah contoh-contoh keterhubungan antara anarkisme dan sibernetika. Sibernetika dalam hal ini diartikan sebagai partisipasi individu mengelola dirinya sendiri secara otonom bekerja sama dengan individu lainnya. Anarki melalui perspektif ini adalah politik orang biasa, politik tindakan sehari-hari. Kelaliman ditantang oleh individu-individu yang tidak selalu memiliki posisi awal kuasa yang besar, tetapi melalui solidaritas, tekanan itu akan berlipat ganda. Dengan demikian, politik tidak saja kepentingan para titan, tetapi politik berkembang merambat-rambat dari pinggiran dalam wujud kepedulian dan tolong menolong. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023