;

RESTRUKTURISASI KREDIT Sejumlah Sektor Masih Butuh Insentif

Yoga 05 Apr 2023 Kompas

Kebijakan OJK mengenai relaksasi restrukturisasi kredit bagi debitor yang terdampak Covid-19 seharusnya berakhir pada 31 Maret 2023. Namun, karena masih ada sektor-sektor ekonomi  yang perlu dukungan untuk segera pulih, OJK memperpanjang kebijakan itu khusus untuk UMKM serta sektor padat karya di sejumlah wilayah tertentu. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan, kebijakan perpanjangan restrukturisasi bagi sebagian debitor dari segmen dan sektor tertentu itu untuk menjaga stabilitas perbankan. Sebab, menurut perhitungannya, masih ada sebagian debitor yang kesulitan bangkit pascapandemi sehingga masih perlu insentif restrukturisasi. ”Penghentian restrukturisasi ini kami perhatikan dengan saksama, serta melihat kondisi debitor  dan perbankan. Kami menyiapkan agar ketika berakhir ini bisa soft landing. Perbankan tidak terkejut dan sudah mengantisipasinya,” kata Dian, Selasa (4/4), di Jakarta.

Sampai Februari 2023, restrukturisasi kredit Covid-19 sebesar Rp 427,7 triliun, berkurang  setengahnya dari puncak restrukturisasi kredit, yakni Rp 829,71 triliun pada Desember 2020. Jumlah debitor juga menurun menjadi 1,93 juta nasabah setelah mencatat puncaknya sebanyak 6,84 jutanasabah pada Agustus 2020. Dian menambahkan, untuk memitigasi kemungkinan dampak rambatan akibat berakhirnya kebijakan restrukturisasi kredit pada beberapa segmen dan sektor tertentu, Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rudi As Aturridha menjelaskan, kondisi restrukturisasi Covid-19 Bank Mandiri dalam perkembangan yang baik. Sampai Desember 2022, nilai restrukturisasi pada posisi Rp 34 triliun, menurun dibandingkan posisi tertinggi pada Juni 2021 yang sebesar Rp 96,5 triliun. Presdir PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja mengatakan, kondisi ekonomi yang terus membaik turut membantu kondisi debitor untuk secara bertahap lancer membayar dan melunasi kewajibannya. (Yoga)


Stok Pangan Stabil Picu Inflasi Rendah

Yoga 05 Apr 2023 Kompas

Stok komoditas pangan di Jakarta yang stabil membuat angka inflasi DKI rendah. Hal ini sesuai laporan Badan Pusat Statistik DKI Jakarta, Selasa (4/4/2023). BPS mencatat, harga sejumlah barang dan jasa di Jakarta naik sepanjang Maret 2023, tetapi lebih rendah dibandingkan Maret tahun lalu. Hal ini membuat tingkat inflasi tahun ke tahun 4,00 %. Inflasi Jakarta urutan ke-83 dari 90 kota. Ini menunjukkan inflasi di Jakarta relatif lebih rendah daripada kota lain di Indonesia. (Yoga)

260 Konsumen Perumahan di Bekasi Jadi Korban Pengembang Nakal

Yoga 05 Apr 2023 Kompas

Pemerintah Kota Bekasi menyegel unit perumahan milik Perusahaan PT Hadez Graha Utama di Jatiasih, Kota Bekasi, Jabar. Pengembang membangun rumah di lahan milik orang lain serta tak mengantongi IMB. Sejauh ini, ada 260 warga yang telah membeli rumah yang dipasarkan pengembang tersebut. Camat Jatiasih Ashari mengatakan, perumahan yang disegel merupakan Perumahan Jatiasih Central City. Pemerintah menyegel perumahan itu lantaran pengembang belum mengantongi izin yang disyaratkan, salah satunya IMB.

”Masalahnya, mereka juga sudah menjual unit-unit yang ada,” kata Ashari, saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (4/4) sore. Menurut Ashari, PT Hadez Graha Utama pernah mengajukan izin ke Pemerintah Kota Bekasi pada 2019 untuk pengembangan perumahan di lahan seluas sekitar dua hektar di Jalan Raya Cikunir, Jatiasih, Kecamatan Jatiasih. Namun, pengajuan izin itu tidak diproses pemeda karena lahan tersebut milik pihak lain. ”Tetapi, itu tadi, kenakalan pengembang. Mereka tidak memiliki izin, tetapi menjual unit dengan harga yang lebih miring daripada harga seharusnya dan membuat banyak masyarakat tertarik,” kata Ashari. (Yoga)


Pemerintah Exxon Teken Kerja Sama Explorasi Senilai Rp 630 Miliar

Yuniati Turjandini 04 Apr 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID- Satuan Kerja Khusus pelaksana Kegiatan Usaha Hulu  Minyak dan gas Bumi (SKK Migas) dengan konsorsium yang dipimpin ExxonMobil menandatangani Kerja Sama Kegiatan Eskplorasi di Area terbuka Indonesia Senilai Rp 630 miliar. Program eksplorasi ini merupakan pengalihan dan komitmen kerja pasti (KKP) Wilayah Kerja (WK) Gunting dan WK Surumana. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, disaksikan Menteri Energi dan Sumber  Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dan  Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuki Ariadji. Arifin mendukung kerja sama eksplorasi di area terbuka yang baru pertama kalinya dilakukan di Indonesia, ia juga mengharapkan kerja sama  eksplorasi serupa dapat terus dilakukan di area terbuka lainnya, mengingat masih tersedianya dana KKP dan terbuka luasnya potensi migas Indonesia. "Saya berharap langkah pertama ini bisa diikuti oleh langkah-langkah selanjutnya, mengingat tersedianya dana KKP dan masih terbuka luasnya wilayah potensi hulu migas di tanah air kita," imbuhnya. (Yetede)

Pengadaan beras Domestik Bulog Pararel dengan Impor

Yuniati Turjandini 04 Apr 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID-Pengadaan untuk meningkatkan cadangan beras  pemerintah (CBP) dilakukan secara pararel oleh Perum Bulog baik dalam negeri maupun impor. Selain terus menyerap dari petani lokal, perusahaan pelat merah itu juga tengah memproses impor 500 ribu ton beras dari total quota dua juta ton tahun ini. Hal itu karena stok CBP di Bulog saat ini hanya 2333 ribu ton, jauh di bawah normal  1,2-1,5 juta ton. Padahal, setiap bulan,  Bulog harus mengeluarkan sekitar 400 ribu ton untuk intervensi harga dan bantuan pangan. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan, pihaknya telah menyerap 86,813 ton setara beras dari hasil panen raya petani per 31 Maret 2023, rinciannya pengadaan CBP 47.535 ton dan komersial  39.279 ton. Pada Maret 73.119 ton. Apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, realisasi serapan beras tahun ini tidak jauh berbeda dengan capaian tahun lalu yang pada akhir Maret 2022 sebesar 64.068 ton. Melalui penyerapan  86.813 ton tersebut membuat  stok beras yang dikuasai Bulog per 31 Maret 2023 menjadi 245.223 ton, yakni CBP sebanyak 233.661 ton dan komersial 11.561 ton. "Jumlah stok yang dikuasai Bulog ke depannya akan semakin bertambah dengan meningkatnya realisasi pengadaan beras dari dalam negeri," jelas Budi Waseso yang akran dipanggil Buwas.  (Yetede)

OJK Pastikan Pengakhiran Restrukturisasi Berjalan Soft Landing

Yuniati Turjandini 04 Apr 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Relaksasi restrukturisasi kredit akibat dampak Covid-19 untuk sejumlah sektor telah berakhir pada Maret 2023. Otoritas jasa keuangan (OJK) memastikan pengakhiran restrukturisasi akibat Covid-19 tersebut berjalan dengan soft landing, hingga tidak mengganggu pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini berlanjut. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan  OJK Dian Ediana Rae mengatakan, hingga Februari  2023 posisi restrukturisasi kredit telah mencapai Rp 427,7 triliun dari 1,93 juta debitur, nilai ini turun jika dibandingkan posisi Desember yang sebesar Rp 469,15 triliun. "Overall kita sudah on track, mudah-mudahan restrukturisasi ini kita anggap sangat penting dan pengakhirannya kita lakukan hati-hati, kita pastikan soft landing," kata Dian, Senin (3/4/2023). Menurut dia, penurunan nilai restru tentu saja telah terjadi recovery di sektor-sektor tertentu, ketika OJK mengeluarkan kebijakan, telah melakukan survey dan riset ke sektor dengan pengecualian geografis dan juga UMKM. Dian menyebutkan, melihat Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) perbankan di Tanah Air, saat ini menunjukkan kondisi yang cukup memadai. (Yetede)

Omset Selama Pariwisata Bakal Tembus Rp 150 Triliun

Yuniati Turjandini 04 Apr 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID- Nilai perputaran uang atau omset di sektor pariwisata selama liburan Lebaran 2023 diperkirakan menembus Rp 150 triliun, naik dua kali lipat dibanding tahun lalu. Rp 70 triliun. Peningkatan tersebut terjadi seiring bertambahnya masyarakat yang mudik ke kampung halaman. Tahun ini, jumlah pemudik diperkirakan mencapai 123,8 juta jiwa, naik dari 85,5 juta jiwa tahun sebelumnya. "Jika angka 123,8 juta ini merupakan kenaikan dari tahun lalu yang menghasilkan perputaran ekonomi sekitar 70 triliun, maka kami menargetkan tahun ini antara Rp 100-150 triliun. Mudah-mudahan ini bisa membangkitkan ekonomi di daerah, terutama di sektor UMKM kreatif," kata Menteri Pariwisata  dan Ekonomi Kreatif (Menparekratf) Sandiaga Salahuddin Uno pada acara weekly Press Briefing di Jakarta, Senin (03/04/2023). Sandiaga mengungkapkan, pihaknya berharap para pelaku usaha pariwisata bisa memanfaatkan momentum libur Lebaran tersebut untuk memaksimalkan potensi  keuntungan yang bisa diraih. "Terlebih peluang ini tidak datang 2-3 kali. Peluang ini sangat terbatas  dan saat Libur Lebaran ini adalah peluang kita untuk memaksimalkan potensi penyerapan perputaran uang masyarakat," tutur dia. (Yetede)

Produsen Ingin Stabilkan Pasar dan Jaga Level Harga Minyak

Yuniati Turjandini 04 Apr 2023 Investor Daily

LONDON, ID-Harga minyak mentah dunia melonjak pada Senin (03/04/2023) setelah kartel produsen yang dipimpin oleh Arab Saudi menambahkan pemotongan produksi harian, meskipun sudah membuat marah Amerika Serikat dengan langkah serupa  yang sedang tergabung dalam kelompok yang disebut  OPEC+ tersebut beralasan keputusannya bertujuan  untuk menstabilkan pasar dan menjaga  level harga minyak mentah. OPEC+ yang termasuk Rusia, mengguncang pasar pada Minggu (02/04/2023) waktu setempat, usai merilis pengumuman  memangkas target produksi lagi sebanyak sekitar 1,16 juta barel per hari (bph). OPEC+ sebelumnya telah mempertahankan kesepakatan pemangkasan produksi 2 juta bph hingga akhir  2023. Kesepakatan terbaru ini akan dimulai pada Mei 2023 dan berlangsung hingga akhir tahun. Berdasarkan perhitungan Reuters, janji OPEC+ tersebut membawa total  volume pemangkasan menjadi 3,66 juta bph atau setara 3,7% permintaan global. Keputusan ini membuat harga kontrak kerja minyak mentah dunia melonjak hingga sempat naik 8% pada Senin. (Yetede)

Pemerintah Luncurkan Insentif Pembelian KBLBB Roda Empat dan Bus

Yuniati Turjandini 04 Apr 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID- Pemerintah terus berkomitmen untuk mengakselerasi transformasi  ekonomi, dengan memberikan insentif pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap pembelian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) roda empat dan bus, insentif tersebut berlaku mulai April 2023. Insentif PPN  tersebut ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 38 Tahun 2023 tentang Pajak Pertambahan Nilai Atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis baterai (KBLBB) Roda Empat Tertentu dan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Bus Tertentu yang ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2023 (PMK PPN DTP Kendaraan Listrik). Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Nathan Kacaribu menjelaskan, insentif PPN DTP ini berlaku untuk anggaran 2023 dengan mulai berlaku masa pajak April 2023 sampai dengan masa pajak Desember 2023. Pemberian insentif  PPN DTP terhadap pembelian KBLBB roda empat dan  dan bus tersebut  diberikan dalam dua hal. "Kebijakan ini diluncurkan dalam rangka akselerasi transformasi  ekonomi untuk meningkatkan  daya tarik investasi dalam ekosistem kendaraan listrik, perluasan kesempatan kerja, percepatan peralihan dari penggunaan energi fosil ke energi listrik, sehingga kedepan diharapkan  akan mempercepat pengurangan emisi sekaligus efisiensi subsidi energi," jelas Fenrio. (Yetede)

Target Muskil Proyek IKN Nusantara

Yuniati Turjandini 04 Apr 2023 Tempo (H)

JAKARTA – Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara berkejaran dengan waktu. Ibu kota baru itu ditargetkan siap dihuni oleh 17 ribu aparatur sipil negara serta anggota Tentara Nasional Indonesia dan kepolisian pada tahun depan. Presiden Joko Widodo berencana menggelar upacara 17 Agustus 2024 di sana. Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, berharap hunian untuk para pegawai pelat merah bisa mulai dibangun pada pertengahan tahun ini sehingga bisa siap pada tahun depan. "Sudah ada yang dimulai, sebagian masih ditender," ujar Bambang di Kompleks Parlemen, kemarin. Hingga saat ini, telah ada enam investor yang mendapat surat izin prakarsa proyek (SIPP) untuk membangun hunian di IKN, antara lain PT Summarecon Agung Tbk, Konsorsium Nusantara, dan Korean Land Housing Corporation, dengan nilai investasi Rp 41 triliun. Dua investor lain yang baru mendapat SIPP adalah Konsorsium PT Perintis Triniti Properti Tbk yang akan menanamkan modal Rp 1,8 triliun untuk membangun tujuh menara hunian, serta PT Nindya Karya (Persero) yang akan berinvestasi Rp 1,42 triliun untuk membangun delapan menara hunian. Adapun satu konsorsium lainnya belum mau dipublikasikan. (Yetede)

Pilihan Editor