Petani Khawatir Impor Tekan Harga Jagung
Kalangan petani mengkhawatirkan dampak impor jagung terhadap harga jual hasil panennya. Mereka berharap impor tidak dilakukan pada semester I-2023 dan mendorong perbaikan tata kelola pengeringan dan penyimpanan untuk memenuhi kebutuhan nasional. Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR, Senin (3/4), Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyebutkan, realisasi impor jagung pada Januari-Februari 2023 sebanyak 127.165 ton. Adapun rencana impor pada Maret-Mei 2023sebanyak 527.241 ton.
Ketua Umum Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) Sholahuddin khawatir, harga jagung pada panen April-Mei 2023 tertekan ke angka Rp 4.000per kg atau di bawah acuan. ”Pada panen raya Januari-Februari lalu, isu impor juga berembus. Harga jagung di petani jadi Rp 3.600 per kg,” ujarnya saat dihubungi, Selasa. Menurut dia, oleh karena ada kebutuhan jagung sepanjang tahun, pihaknya tidak menolak impor. Namun, impor diharapkan tidak direalisasikan pada semester I. Apalagi, produksi tahun ini berpotensi lebih tinggi dibanding 2022 lantaran tidak ada hama ulat grayak. (Yoga)
Kalah Saing dengan Pakaian Impor Bekas
Nanang Mihrazan (35) sengaja datang dari Baubau, Sultra, untuk berdialog bersama menteri. Ia berharap mendapat solusi soal penjualan pakaian bekas impor yang dilarang oleh pemerintah. Namun, dia harus kecewa. Jangankan berdialog, untuk masuk ke ruangan diskusi saja dia tidak bisa. Kamis (30/3) sore, ratusan pedagang pakaian bekas impor datang ke Jakarta, dari Bandung (Jabar), Bukit tinggi (Sumbar), Manado (Sulut), hingga Manokwari (Papua Barat). Mereka ingin berdialog langsung dengan Mendag Zulkifli Hasan serta Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Teten mengatakan, pemerintah akan memberi kesempatan bagi penjual pakaian bekas impor untuk menghabiskan stok barang dagangannya.
”Pemerintah sudah memikirkan kalau nanti Bapak, Ibu, tidak bisa lagi jualan pakaian bekas. Kita pikirkan bisa jualan produk lokal,” ujar Teten kepada ratusan pedagang pakaian bekas yang hadir di lantai 4 Blok III, Pasar Senen, Jakpus, sore itu. Pernyataan Teten ini langsung direspons riuh sorakan para pedagang yang menolak opsi itu. ”Huuu, huuu, huuu.” Pedagang lainnya menyahuti, ”Produk lokal mahal!” Ratusan pedagang pun kecewa karena tidak berkesempatan berdialog langsung dengan Zulkifli dan Teten. Nanang menjelaskan lebih lanjut. Ia sulit menjual produk local karena kualitas pakaian bekas impor yang ia jual lebih baik daripada produk lokal. Selain kalah kualitas, produk lokal juga dirasa mahal bagi mayoritas warga Baubau yang termasuk kelas menengah ke bawah. (Yoga)
Rute Penerbangan Mancanegara Mulai Dibuka
Rute penerbangan dari Indonesia menuju mancanegara ataupun sebaliknya kini kembali banyak dibuka. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S Uno, Selasa (4/4/2023), mencontohkan, rute penerbangan langsung Auckland (Selandia Baru)-Denpasar (Bali) pergi-pulang. Rute ini dibuka 29 Maret 2023 dan beroperasi tiga kali seminggu. Selain itu, dibuka lagi, antara lain, rute Jakarta-Phnom Penh, Kamboja dan Jakarta-Colombo, Sri Lanka. (Yoga)
Kinerja BUMN Farmasi Loyo
Dua emiten milik negara yang bergerak di bidang farmasi membukukan kinerja kurang baik sepanjang 2022. PT Indofarma Tbk membukukan penjualan bersih yang melorot hingga 60,5 %, sementara PT Kimia Farma Tbk merugi hingga Rp 170 miliar. Direktur Utama Kimia Farma David Utama, Selasa (4/4/2023), mengatakan, pandemi Covid-19 memberikan kesempatan sekaligus tantangan terhadap industri kesehatan, termasuk Kimia Farma. (Yoga)
RESTRUKTURISASI KREDIT Sejumlah Sektor Masih Butuh Insentif
Kebijakan OJK mengenai relaksasi restrukturisasi kredit bagi debitor yang terdampak Covid-19 seharusnya berakhir pada 31 Maret 2023. Namun, karena masih ada sektor-sektor ekonomi yang perlu dukungan untuk segera pulih, OJK memperpanjang kebijakan itu khusus untuk UMKM serta sektor padat karya di sejumlah wilayah tertentu. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan, kebijakan perpanjangan restrukturisasi bagi sebagian debitor dari segmen dan sektor tertentu itu untuk menjaga stabilitas perbankan. Sebab, menurut perhitungannya, masih ada sebagian debitor yang kesulitan bangkit pascapandemi sehingga masih perlu insentif restrukturisasi. ”Penghentian restrukturisasi ini kami perhatikan dengan saksama, serta melihat kondisi debitor dan perbankan. Kami menyiapkan agar ketika berakhir ini bisa soft landing. Perbankan tidak terkejut dan sudah mengantisipasinya,” kata Dian, Selasa (4/4), di Jakarta.
Sampai Februari 2023, restrukturisasi kredit Covid-19 sebesar Rp 427,7 triliun, berkurang setengahnya dari puncak restrukturisasi kredit, yakni Rp 829,71 triliun pada Desember 2020. Jumlah debitor juga menurun menjadi 1,93 juta nasabah setelah mencatat puncaknya sebanyak 6,84 jutanasabah pada Agustus 2020. Dian menambahkan, untuk memitigasi kemungkinan dampak rambatan akibat berakhirnya kebijakan restrukturisasi kredit pada beberapa segmen dan sektor tertentu, Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rudi As Aturridha menjelaskan, kondisi restrukturisasi Covid-19 Bank Mandiri dalam perkembangan yang baik. Sampai Desember 2022, nilai restrukturisasi pada posisi Rp 34 triliun, menurun dibandingkan posisi tertinggi pada Juni 2021 yang sebesar Rp 96,5 triliun. Presdir PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja mengatakan, kondisi ekonomi yang terus membaik turut membantu kondisi debitor untuk secara bertahap lancer membayar dan melunasi kewajibannya. (Yoga)
Stok Pangan Stabil Picu Inflasi Rendah
Stok komoditas pangan di Jakarta yang stabil membuat angka inflasi DKI rendah. Hal ini sesuai laporan Badan Pusat Statistik DKI Jakarta, Selasa (4/4/2023). BPS mencatat, harga sejumlah barang dan jasa di Jakarta naik sepanjang Maret 2023, tetapi lebih rendah dibandingkan Maret tahun lalu. Hal ini membuat tingkat inflasi tahun ke tahun 4,00 %. Inflasi Jakarta urutan ke-83 dari 90 kota. Ini menunjukkan inflasi di Jakarta relatif lebih rendah daripada kota lain di Indonesia. (Yoga)
260 Konsumen Perumahan di Bekasi Jadi Korban Pengembang Nakal
Pemerintah Kota Bekasi menyegel unit perumahan milik Perusahaan PT Hadez Graha Utama di Jatiasih, Kota Bekasi, Jabar. Pengembang membangun rumah di lahan milik orang lain serta tak mengantongi IMB. Sejauh ini, ada 260 warga yang telah membeli rumah yang dipasarkan pengembang tersebut. Camat Jatiasih Ashari mengatakan, perumahan yang disegel merupakan Perumahan Jatiasih Central City. Pemerintah menyegel perumahan itu lantaran pengembang belum mengantongi izin yang disyaratkan, salah satunya IMB.
”Masalahnya, mereka juga sudah menjual unit-unit yang ada,” kata Ashari, saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (4/4) sore. Menurut Ashari, PT Hadez Graha Utama pernah mengajukan izin ke Pemerintah Kota Bekasi pada 2019 untuk pengembangan perumahan di lahan seluas sekitar dua hektar di Jalan Raya Cikunir, Jatiasih, Kecamatan Jatiasih. Namun, pengajuan izin itu tidak diproses pemeda karena lahan tersebut milik pihak lain. ”Tetapi, itu tadi, kenakalan pengembang. Mereka tidak memiliki izin, tetapi menjual unit dengan harga yang lebih miring daripada harga seharusnya dan membuat banyak masyarakat tertarik,” kata Ashari. (Yoga)
Pemerintah Exxon Teken Kerja Sama Explorasi Senilai Rp 630 Miliar
JAKARTA,ID- Satuan Kerja Khusus pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan gas Bumi (SKK Migas) dengan konsorsium yang dipimpin ExxonMobil menandatangani Kerja Sama Kegiatan Eskplorasi di Area terbuka Indonesia Senilai Rp 630 miliar. Program eksplorasi ini merupakan pengalihan dan komitmen kerja pasti (KKP) Wilayah Kerja (WK) Gunting dan WK Surumana. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, disaksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuki Ariadji. Arifin mendukung kerja sama eksplorasi di area terbuka yang baru pertama kalinya dilakukan di Indonesia, ia juga mengharapkan kerja sama eksplorasi serupa dapat terus dilakukan di area terbuka lainnya, mengingat masih tersedianya dana KKP dan terbuka luasnya potensi migas Indonesia. "Saya berharap langkah pertama ini bisa diikuti oleh langkah-langkah selanjutnya, mengingat tersedianya dana KKP dan masih terbuka luasnya wilayah potensi hulu migas di tanah air kita," imbuhnya. (Yetede)
Pengadaan beras Domestik Bulog Pararel dengan Impor
JAKARTA, ID-Pengadaan untuk meningkatkan cadangan beras pemerintah (CBP) dilakukan secara pararel oleh Perum Bulog baik dalam negeri maupun impor. Selain terus menyerap dari petani lokal, perusahaan pelat merah itu juga tengah memproses impor 500 ribu ton beras dari total quota dua juta ton tahun ini. Hal itu karena stok CBP di Bulog saat ini hanya 2333 ribu ton, jauh di bawah normal 1,2-1,5 juta ton. Padahal, setiap bulan, Bulog harus mengeluarkan sekitar 400 ribu ton untuk intervensi harga dan bantuan pangan. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan, pihaknya telah menyerap 86,813 ton setara beras dari hasil panen raya petani per 31 Maret 2023, rinciannya pengadaan CBP 47.535 ton dan komersial 39.279 ton. Pada Maret 73.119 ton. Apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, realisasi serapan beras tahun ini tidak jauh berbeda dengan capaian tahun lalu yang pada akhir Maret 2022 sebesar 64.068 ton. Melalui penyerapan 86.813 ton tersebut membuat stok beras yang dikuasai Bulog per 31 Maret 2023 menjadi 245.223 ton, yakni CBP sebanyak 233.661 ton dan komersial 11.561 ton. "Jumlah stok yang dikuasai Bulog ke depannya akan semakin bertambah dengan meningkatnya realisasi pengadaan beras dari dalam negeri," jelas Budi Waseso yang akran dipanggil Buwas. (Yetede)
OJK Pastikan Pengakhiran Restrukturisasi Berjalan Soft Landing
JAKARTA,ID-Relaksasi restrukturisasi kredit akibat dampak Covid-19 untuk sejumlah sektor telah berakhir pada Maret 2023. Otoritas jasa keuangan (OJK) memastikan pengakhiran restrukturisasi akibat Covid-19 tersebut berjalan dengan soft landing, hingga tidak mengganggu pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini berlanjut. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, hingga Februari 2023 posisi restrukturisasi kredit telah mencapai Rp 427,7 triliun dari 1,93 juta debitur, nilai ini turun jika dibandingkan posisi Desember yang sebesar Rp 469,15 triliun. "Overall kita sudah on track, mudah-mudahan restrukturisasi ini kita anggap sangat penting dan pengakhirannya kita lakukan hati-hati, kita pastikan soft landing," kata Dian, Senin (3/4/2023). Menurut dia, penurunan nilai restru tentu saja telah terjadi recovery di sektor-sektor tertentu, ketika OJK mengeluarkan kebijakan, telah melakukan survey dan riset ke sektor dengan pengecualian geografis dan juga UMKM. Dian menyebutkan, melihat Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) perbankan di Tanah Air, saat ini menunjukkan kondisi yang cukup memadai. (Yetede)









