Pengadaan beras Domestik Bulog Pararel dengan Impor
JAKARTA, ID-Pengadaan untuk meningkatkan cadangan beras pemerintah (CBP) dilakukan secara pararel oleh Perum Bulog baik dalam negeri maupun impor. Selain terus menyerap dari petani lokal, perusahaan pelat merah itu juga tengah memproses impor 500 ribu ton beras dari total quota dua juta ton tahun ini. Hal itu karena stok CBP di Bulog saat ini hanya 2333 ribu ton, jauh di bawah normal 1,2-1,5 juta ton. Padahal, setiap bulan, Bulog harus mengeluarkan sekitar 400 ribu ton untuk intervensi harga dan bantuan pangan. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan, pihaknya telah menyerap 86,813 ton setara beras dari hasil panen raya petani per 31 Maret 2023, rinciannya pengadaan CBP 47.535 ton dan komersial 39.279 ton. Pada Maret 73.119 ton. Apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, realisasi serapan beras tahun ini tidak jauh berbeda dengan capaian tahun lalu yang pada akhir Maret 2022 sebesar 64.068 ton. Melalui penyerapan 86.813 ton tersebut membuat stok beras yang dikuasai Bulog per 31 Maret 2023 menjadi 245.223 ton, yakni CBP sebanyak 233.661 ton dan komersial 11.561 ton. "Jumlah stok yang dikuasai Bulog ke depannya akan semakin bertambah dengan meningkatnya realisasi pengadaan beras dari dalam negeri," jelas Budi Waseso yang akran dipanggil Buwas. (Yetede)
Tags :
#BerasPostingan Terkait
Politik Pangan Indonesia Picu Optimisme
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023