Emiten Tambang Emas Berkilau
Setelah sempat memudar, emiten yang bergerak di bisnis tambang emas mulai mendapat sentimen positif. Harga emas kini dalam tren penguatan. Harga emas di pasar spot Rabu (5/4) berada di US$ 2.031,07 per ons troi, mendekati level tertinggi harga emas sepanjang masa pada 6 Agustus 2020 di posisi US$ 2.063 per ons troi.
Analis Panin Sekuritas Felix Darmawan menilai, krisis likuiditas perbankan global meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar dan membuat emas kembali menjadi aset
safe haven
yang diburu. Felix menilai, kenaikan harga komoditas emas akan berpengaruh positif terhadap sejumlah emiten tambang. Misalnya PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
Direktur Utama ANTM Nicolas D Kanter mengatakan, di segmen tambang emas, ANTM juga terus berupaya menambah cadangan emas dengan membidik tambang baru. "Tambang Pongkor yang menjadi sumber utama tambang emas ANTM semakin menipis cadangannya," kata Nicolas, Rabu (5/4).
Analis MNC Sekuritas Alif Ihsanario memprediksi, tahun ini harga emas berpotensi melampaui US$ 2.000 per ons troi. Berkilaunya harga emas juga bakal menguntungkan MDKA. Segmen emas MDKA bisa berkontribusi sekitar 16% dari total pendapatan MDKA tahun 2023. Alif memperkirakan, pendapatan MDKA dari segmen emas akan tumbuh 24% secara tahunan menjadi US$ 265 juta.
Di sisi lain, volume produksi emas PT United Tractors Tbk (UNTR) diprediksi masih terkoreksi karena penurunan kadar emas di tambang Martabe. Kepala Riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia Hariyanto Wijaya menilai, hal ini akan menjadi faktor yang tidak menguntungkan bagi kinerja keuangan UNTR tahun ini. Hariyanto pun merekomendasikan
hold
UNTR dengan target harga Rp 29.600.
Tags :
#PertambanganPostingan Terkait
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023