;

Emiten Tambang Emas Berkilau

Ekonomi Hairul Rizal 06 Apr 2023 Kontan
Emiten Tambang Emas Berkilau

Setelah sempat memudar, emiten yang bergerak di bisnis tambang emas mulai mendapat sentimen positif. Harga emas kini dalam tren penguatan. Harga emas di pasar spot Rabu (5/4) berada di US$ 2.031,07 per ons troi, mendekati level tertinggi harga emas sepanjang masa pada 6 Agustus 2020 di posisi US$ 2.063 per ons troi. Analis Panin Sekuritas Felix Darmawan menilai, krisis likuiditas perbankan global meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar dan membuat emas kembali menjadi aset safe haven yang diburu. Felix menilai, kenaikan harga komoditas emas akan berpengaruh positif terhadap sejumlah emiten tambang. Misalnya PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Direktur Utama ANTM Nicolas D Kanter mengatakan, di segmen tambang emas, ANTM juga terus berupaya menambah cadangan emas dengan membidik tambang baru. "Tambang Pongkor yang menjadi sumber utama tambang emas ANTM semakin menipis cadangannya," kata Nicolas, Rabu (5/4). Analis MNC Sekuritas Alif Ihsanario memprediksi, tahun ini harga emas berpotensi melampaui US$ 2.000 per ons troi. Berkilaunya harga emas juga bakal menguntungkan MDKA. Segmen emas MDKA bisa berkontribusi sekitar 16% dari total pendapatan MDKA tahun 2023. Alif memperkirakan, pendapatan MDKA dari segmen emas akan tumbuh 24% secara tahunan menjadi US$ 265 juta. Di sisi lain, volume produksi emas PT United Tractors Tbk (UNTR) diprediksi masih terkoreksi karena penurunan kadar emas di tambang Martabe. Kepala Riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia Hariyanto Wijaya menilai, hal ini akan menjadi faktor yang tidak menguntungkan bagi kinerja keuangan UNTR tahun ini. Hariyanto pun merekomendasikan hold UNTR dengan target harga Rp 29.600.

Tags :
#Pertambangan
Download Aplikasi Labirin :