Gerai dan Daya Beli Jadi Penggerak
Kinerja PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) diyakini kembali tumbuh tahun ini. Performa AMRT bakal terangkat meningkatnya konsumsi masyarakat.
Sepanjang tahun lalu, AMRT mencetak laba bersih sebesar Rp 2,91 triliun. Realisasi tersebut tumbuh 48,3% secara tahunan dan lebih tinggi 108% di atas estimasi Indo Premier Sekuritas.
"Performa yang kuat karena pertumbuhan penjualan naik 14,2% melampaui kenaikan operational expenditure 9,3%. Sementara, margin laba kotor tetap stabil di 17,8% pada tahun 2022," tulis Lukito Supriadi, Analis Indo Premier Sekuritas, dalam risetnya.
Lukito memprediksikan, fee-based income AMRT akan tumbuh dengan rerata pertumbuhan per tahun alias compounded annual growth rate (CAGR) sebesar 15% di periode 2023-2025. Angka tersebut tidak jauh berbeda dengan CAGR periode 2020-2022 yang sebesar 17%.
AMRT menargetkan memiliki lebih dari 1.700 unit toko. Emiten perusahaan ritel ini juga menargetkan rerata pertumbuhan penjualan per toko alias same store sales growth (SSSG) sebesar 5%. Menurut Lukito, dengan asumsi tersebut, maka pendapatan AMRT diprediksi bisa tumbuh 13,3% tahun ini.
Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo mengatakan, kinerja AMRT berpotensi meningkat terdorong tingkat konsumsi masyarakat yang lebih tinggi. Hal tersebut didorong dengan mobilitas serta kenaikan upah yang diharapkan dapat mendorong konsumsi. "Adanya tahun pemilu serta kenaikan upah diharapkan meningkatkan konsumsi masyarakat," ujar dia, Rabu (5/4).
Tags :
#UmumPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023