Pelaku Bisnis Berpeluang Memanfaatkan Kekayaan Hutan
Pengelolaan hutan lestari berbasis multiusaha kehutanan memberikan kesempatan pelaku usaha sektor kehutanan berkembang sekaligus mencapai target penurunan emisi karbon. Namun, peluang itu belum dioptimalkan pelaku usaha. Kebijakan multiusaha kehutanan diatur dalam UU No11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Dirjen Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Agus Justiano,dalam diskusi ”Bisnis Kehutanan Regeneratif”, di Jakarta, Selasa (11/4) menegaskan, kebijakan multiusaha kehutanan untuk memperkuat pengelolaan hutan lestari. (Yoga)
Maksimalkan Penggunaan Biaya Haji
Pemerintah menetapkan biaya ibadah haji tahun 1444 Hijriah/2023 untuk setiap embarkasi. Biaya itu perlu dioptimalkan untuk melayani seluruh jemaah. Sebagaimana diberitakan Kompas, Selasa (11/4) Keppres No 7 Tahun 2023 menetapkan total biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) dan biaya perjalanan ibadah haji (bipih) yang ditanggung jemaah. Besaran nominalnya bervariasi di 14 embarkasi (keberangkatan), biaya tertinggi tercatat di embarkasi Surabaya dengan total BPIH Rp 96,1 juta. Dari jumlah itu, bipih yang dibebankan langsung kepada setiap anggota jemaah Rp 55,9 juta. Sisanya dipenuhi dari nilai manfaat hasil akumulasi setoran awal.
Biaya terendah di embarkasi Aceh dengan BPIH Rp 84,6 juta dan bipih Rp 44,3 juta. Kemenag sebagai penyelenggara dituntut untuk mengoptimalkan anggaran guna menjamin proses haji berjalan lancar dan jemaah terlayani dengan baik. Pastikan biaya itu benar-benar digunakan untuk penerbangan pergi-pulang, pemondokan, biaya hidup selama di Arab Saudi, ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, serta berbagai layanan lain, termasuk kesehatan. Dengan angka yang sudah pasti, para calon jemaah yang masuk giliran berangkat haji tahun ini dapat memanfaatkan tahapan waktu yang tersedia untuk melunasi nominal yang ditanggung. (Yoga)
Investasi Baru Pusat Data di Indonesia Terus Bertambah
Kapasitas fasilitas pusat data di Indonesia telah mencapai 200 megawatt pada akhir 2022. Kapasitas itu diperkirakan bertambah 100 megawatt menjadi 300 megawatt pada 2023. Kenaikan penetrasi pengguna internet setiap tahun memengaruhi investasi baru pusat data. Ketua Umum Asosiasi Data Center Indonesia (IDPRO) Hendra Suryakusuma menyampaikan hal itu saat dihubungi, Selasa (11/4) di Jakarta. IDPRO berdiri pada Juni 2016 beranggotakan enam perusahaan pengelola pusat data dengan kapasitas terpasang 32 megawatt (MW). Pada 2022, jumlah anggota IDPRO bertambah menjadi 14 perusahaan. ”Beberapa anggota asosiasi telah menyatakan siap membangun fasilitas baru pusat data yang kami perkirakan kapasitasnya naik hingga menjadi 300 MW,” kata Hendra. Laporan riset konsultan properti Cushman & Wakefield tahun 2019 menyebutkan, kapasitas pusat data di Indonesia berpotensi bertambah hingga lebih dari 1 gigawatt dalam kurun sembilan tahun.
Kenaikan penetrasi pengguna internet setiap tahun menjadi pemicu utama adanya potensi pembangunan baru. Pemicu lainnya adalah bisnis gim, komputasi awan, dan konten. Hendra mengatakan, potensi penambahan kapasitas hingga menjadi lebih dari 1 gigawatt akan menyasar ke jenis fasilitas pusat data berskala hiper (hyperscale data center) sekaligus pusat data yang berlokasi dekat jaringan atau pengguna sehingga memungkinkan interkoneksi lebih cepat (edge data center). Ketua Bidang Aplikasi Nasional Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Djarot Subiantoro menambahkan, jika diukur per kapita, ketersediaan pusat data di Indonesia masih sekitar 0,6 watt per kapita; Jepang 6 watt per kapita; dan Singapura 60 watt per kapita. Artinya, banyak ruang tumbuh bagi pengelola fasilitas pusat data meskipun juga bergantung pada perkembangan SDM, infrastruktur jaringan telekomunikasi, pasokan daya listrik, dan kebijakan pemerintah. (Yoga)
INOVASI BISNIS Strategi Alibaba
Setelah lama tidak muncul di publik, pendiri Alibaba, Jack Ma, tampak dalam sebuah foto bertemu sejumlah pelajar. Tak lama setelah kemunculannya, Alibaba Group mengumumkan perombakan yang signifikan. Investor langsung merespons perubahan ini secara positif. Harga saham Alibaba langsung melonjak. Meski demikian, banyak pihak yang bertanya soal latar belakang perubahan besar ini. Alibaba Group, kekuatan tunggal dalam industri teknologi China, mengumumkan pada pekan lalu bahwa mereka berubah menjadi perusahaan induk. Perusahaan ini membawahkan enam unit bisnis terpisah. Keenam kelompok usaha baru tersebut adalah komputasi awan, media, logistik, layanan perdagangan lokal, perdagangan digital, dan e-dagang. Langkah tersebut seharusnya memberi Alibaba beberapa kebebasan.
Mereka tidak lagi berurusan dengan otoritas tunggal. Kini, mereka berhadapan dengan enam otoritas yang berbeda sehingga apabila ada masalah tidak berdampak seluruhnya pada grup. Mereka juga setidaknya bisa bernapas lega setelah mengalami masa dua tahun yang sulit. Saat itu mereka tidak bisa bergerak leluasa setelah beberapa kejadian menimpa perusahaan teknologi China. Kejadian ini berawal dari Jack Ma yang mengkritik kebijakan pemerintah di sektor keuangan, yaitu bank pemerintah disebut mirip lembaga gadai. Akibatnya, pemerintah melakukan berbagai langkah sehingga gerak Alibaba sangat terbatas. Salah satu yang menguat adalah keinginan Pemerintah China agar perusahaan teknologi tidak berada di atas otoritas yang ada. (Yoga)
Kalsel Didorong Jadi Simpul Ekonomi Syariah
Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, Kalimantan Selatan menjadi salah satu dari delapan provinsi yang diarahkan untuk pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. ”Ada empat bidang yang menjadi fokus, yaitu pengembangan industri produk halal, industri jasa keuangan syariah, dana sosial syariah, serta bisnis dan kewirausahaan syariah,” ujarnya, Selasa (11/4/2023), di Banjarmasin. (Yoga)
OCBC NISP Bagikan Dividen Rp 1,3 Triliun
Laba PT OCBC NISP Tbk tumbuh 32 % dari Rp 2,5 triliun di tahun 2021 menjadi Rp 3,3 triliun di tahun 2022. Selain laba bersih, kinerja positif juga tercatat lewat tingkat dana murah yang naik dan pengelolaan kredit bermasalah yang masih terjaga. Inovasi layanan dan pemulihan ekonomi menjadi faktor pendukung peningkatan kinerja tahun lalu. Presdir Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja menjelaskan, sebanyak 40 % laba atau Rp 1,3 triliun akan dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen tunai.
”Sebanyak Rp 100 juta disisihkan untuk cadangan umum dan sisa laba bersih ditetapkan sebagai laba ditahan,” ucapnya dalam paparan publik Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank OCBC NISP, di Jakarta, Selasa (11/4). Peningkatan laba bersih tahun lalu didorong kenaikan pendapatan bunga bersih 14 % dan penurunan beban cadangan kerugian 25 %. Selain membagikan dividen, hasil RUPST juga menyetujui pembelian kembali saham publik (buyback) sebesar 402.000 saham atau 0,002 % dari total modal yang dikeluarkan. (Yoga)
Berkah Ramadan, BRI Bagikan Dividen Rp 34,89 Triliun Hari Ini
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk membayarkan dividen tunai senilai Rp34,89 triliun pada Rabu, 12 April 2023. Hal tersebut sesuai dengan putusan RUPS Tahunan, tahun 2023, yang memutuskan BRI mebayarkan dividen payout ratio 85% dari laba bersih konsolidasian pada tahun 2022. Sepanjang Januari hingga Desember 2022, BRI group mencatatkan laba bersih senilai Rp 51,4 triliun atau tumbuh 67,15% secara year on year (yoy).
Dengan demikian, dividen payout ratio yang dibagikan perseroan kepada pemilik entitas induk adakah Rp 43,94 triliun, sedangkan sisanya sebesar 15% senilai Rp 7,67 triliun digunakan sebagai laba ditahan. Dirut BRI Sunarso mengunkapkan bahwa penetapan dividen payout ratio 85% oleh BRI mempertimbangkan bahwa saat ini perseron memiliki struktur modal yang kuat dan likuiditas yang optimal dalam rangka ekspansi bisnis dan antisipasi resiko yang mungkin terjadi. (Yetede)
Harga Minyak Global Stabil
Harga minyak global dilaporkan stabil pada perdagangan Selasa (11/04) karena data inflasi yang dirilis Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menunjukkan permintaan yang masih lemah. Tetapi nilai dolar AS lebih lemah dan harapan bahwa The Federal Reserve (The Fed) akan melonggarkan pengetatan kebijakannya setelah laporan inflasi AS minggu ini. Harga acuan minyak Brent merosot 18 sen atau 0,2%, menjadi US$ 84 per barel pada pukul 11.02 GMT. Sedangkan harga acuan minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) turun 12 sen atau 0,1%, menjadi US$ 79,62 per barel. Menurut catatan, kedua patokan harga minyak mentah tersebut telah naik hampir US$ 1 pada perdagangan sebelumnya.
Tina Teng, analis di CMC Markets, yang dilansir Reuters, mengatakan, Minyak mentah berjangka juga naik, karena dolar melemah di tengah harapan bahwa The Fed AS makin dekat untuk mengakhiri siklus kenaikan suku bunganya. Nilai dolar yang lebih lemah membuat minyak menjadi lebih murah bagi mereka yang memegang mata uang lain. “Prospek permintaan minyak mentah jangka pendek akan segera menjadi lebih jelas. Minggu ini, kita akan mengetahui apakah ekonomi AS mengambil langkah menuju kolam resesi atau apakah bakal melakukan nya ke arah itu dengan cepat. Wall Street seharusnya memiliki pegangan yang kuat pada lintasan ekonomi setelah mendapatkan laporan inflasi yang penting,” kata Edward Moya, analis senior di OANDA. (Yetede)
Pembatasan Ekspor untuk Bahan Baku Penting Meningkat
Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) mengatakan bahwa pembatasan ekspor global terhadap bahan-bahan penting telah meningkat lebih dari lima kali lipat selama satu dekade terakhir. Kondisi tersebut berpotensi menghambat upaya-upaya pemerintah mengurangi emisi karbon. Berdasarkan hasil studi OECD, sepersepuluh dari nilai global ekspor bahan baku, seperti lithium, kobalt dan tanah jarang yang dibutuhkan untuk kendaraan listrik dan energi terbarukan telah menghadapi setidaknya satu langkah pembatasan ekspor. “Dampak ekonomi global secara keseluruhan dari tindakan-tindakan ini bisa sangat besar,” demikian disampaikan oleh studi tersebut, yang dilansir Reuters pada Selasa (11/04). Negara-negara teratas yang menjadi cakupan penelitian OECD, sehubungan dengan jumlah pembatasan ekspor baru selama 2009-2020, terdiri dari Tiongkok, India, Argentina, Rusia, Vietnam, dan Kazakhstan.
Menurut laporan OECD, Langkah-langkah pembatasan itu pun kerap berupa pengenaan pajak ekspor, bukannya pembatasan jumlah, yang umumnya dilarang di bawah aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), sementara pajak tidak. “Pembatasan ekspor global terhadap bahan-bahan penting sering kali berbentuk pajak ekspor. Pembatasan tumbuh lebih cepat di segmen hulu, seperti bijih, daripada di segmen lainnya,” ungkap isi laporan. Dijelaskan lebih lanjut dalam laporan studi bahwa produksi bahan baku penting telah menjadi lebih terkonsentrasi dalam dekade terakhir. Ini karena Tiongkok berada di antara tiga produsen teratas dari enam dari 10 bahan yang paling terkonsentrasi. (Yetede)
Lelang SUN, DJPPR Kemenkeu Kantongi Pembiayaan Rp 16,05 Triliun
Ditjen Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kemenkeu menerima pembiayaan sebesar Rp 16,05 triliun dari lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (11/4). Dalam lelang tersebut nilai penawaran yang masuk mencapai Rp 44,99 triliun. Direktur SUN Kemenkeu Deni Ridwan menjelaskan, minat investor pada lelang SUN hari ini meningkat, tercermin dari incoming bids sebesar Rp 44,99 triliun atau naik dari Rp 29,34 triliun pada lelang sebelumnya. Kenaikan incoming bids tersebut didorong ekspektasi investor bahwa The Fed akan mencapai terminal rate Fed Funds Rate (FFR) pada tahun ini, yang ditandai dengan rilis data ekonomi AS yang melemah. Selain itu, kondisi perekonomian domestik cukup positif, dengan rilis data cadangan devisa bulan Maret 2023 yang meningkat menjadi US$ 145,2 miliar dari US$ 140,3 miliar pada Februari 2023.
“Dengan mempertimbangkan yield SBN yang wajar di pasar sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2023, dan kondisi kas negara terkini, pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp 16,05 triliun,” jelas Deni. Dari jumlah penawaran yang masuk, jelas dia, menunjukkan tingginya minat investor asing. Adapun seri lelang yang dilelang adalah seri SPN03230712 (new issuance), SPN12240411 (new issuance), FR0095 (reopening), FR0096 (reopening), FR0098 (reopening), FR0097 (reopening) dan FR0089 (reopening). “Jumlah incoming bids dari investor asing mayoritas pada seri SUN tenor 5 dan 10 tahun yaitu Rp 8,44 triliun atau 87,43% dari total incoming bids investor asing, dan dimenangkan sebesar Rp 6,56 triliun atau 28,88% dari total awarded bids,” kata dia. (Yetede)









