Iming-iming Diskon Tarif Tol
Para pengamat kebijakan pemerintah menganggap skema diskon tarif tol tak akan bisa mengikis potensi kepadatan kendaraan pribadi saat puncak arus mudik Lebaran 2023. Pasalnya, pengguna mobil pribadi didominasi oleh pekerja formal yang hari liburnya cenderung ditentukan oleh kantor masing-masing. Koordinator Indonesia Toll Road Watch (ITRW), Deddy Herlambang, memperkirakan arus kendaraan tetap bertumpuk menjelang Idul Fitri meski ada diskon tarif jalan tol pada dua hari sebelum dan sesudah cuti bersama, 19-25 April 2023. “Umumnya tetap ramai pada H-2, sehingga diskon untuk keberangkatan yang lebih awal bakal sama sekali tak berpengaruh,” tuturnya kepada Tempo, kemarin, 13 April 2023.
Pemerintah sebelumnya menggeser hari pertama cuti bersama dari 21 April menjadi 19 April agar arus keberangkatan masyarakat tak menumpuk sekaligus. Saat puncak arus nanti, Kementerian memperkirakan adanya 17,7 juta pemudik yang bergerak secara bersamaan di berbagai jenis moda transportasi. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat juga memprediksi adanya 3,6 juta kendaraan yang bergerak keluar dari Jakarta dan kota sekitarnya. Arus yang bergerak khusus melalui jalan tol pada H-2 Lebaran atau 20 April 2023 bisa sebanyak 228-248 ribu unit (Yetede)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Kebijakan Diskon Tiket Transportasi
Benahi Masalah Fundamental
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023