;

Tekanan Ekspor Impor Indonesia Bisa Berlanjut

Hairul Rizal 16 May 2023 Kontan

Ekonomi domestik ke depan diperkirakan masih melambat, di tengah tren pelemahan harga komoditas. Kondisi tersebut bisa menyebabkan kinerja ekspor dan impor kian menurun, meski potensi surplus neraca perdagangan tetap ada. Tanda-tandanya mulai tampak pada kinerja ekspor impor April 2023. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor pada bulan tersebut hanya sebesar US$ 19,29 miliar. Ini merupakan nilai ekspor terendah sejak Januari 2022 yang saat itu tercatat sebesar US$ 19,17 miliar. Sementara itu, nilai impor pada periode April 2023 hanya sebesar US$ 15,35 miliar. Nilai impor ini juga merupakan yang terendah sejak Juli 2021 yang saat itu tercatat sebesar US$ 15,26 miliar. Meski nilai ekspor impor terendah, neraca perdagangan Indonesia masih mencetak surplus US$ 3,94 miliar. Ini adalah surplus yang diraih selama 36 bulan berturut-turut. Selain hari kerja yang lebih singkat sejalan dengan adanya Hari Raya Idul Fitri, kinerja perdagangan, khususnya ekspor, dipengaruhi harga komoditas. Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Imam Machdi menyebutkan, harga batubara naik 3,77% month to month (mtm), namun menyusut 37,50% year on year (yoy). Harga minyak sawit mentah (CPO) juga naik 3,41% mtm, namun merosot 40,26% yoy. Selain harga komoditas, lanjut Imam, ekspor maupun impor juga terpengaruh penguatan nilai tukar rupiah. Dari catatan BPS, nilai tukar rupiah ditutup di level Rp 14.661 per dolar Amerika Serikat (AS) di akhir April. Sementara rerata kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) di sepanjang bulan lalu di level Rp 14.684 per dolar AS. "Nilai tukar rupiah cenderung menguat selama bulan April 2023," kata dia, Senin (15/5).

Dilanda Profit Taking, Big Caps Jadi Penggerus

Hairul Rizal 16 May 2023 Kontan

Usai musim pembagian dividen, saham-saham berkapitalisasi pasar besar ( big caps ) mulai dilanda aksi profit taking . Melihat data Bursa Efek Indonesia (BEI), sepanjang Mei 2023, saham-saham big caps kompak menjadi saham tertinggal ( laggard ) yang menggerus IHSG. Di sisi lain, saham-saham lapis kedua justru bergerak menguat. Terutama, saham sektor barang konsumsi dan ritel. Saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) juga menjadi salah satu saham movers IHSG di bulan Mei ini. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani mengatakan, kebanyakan saham big caps yang berada di daftar laggard memang mengalami downtrend atau koreksi setelah mencatat rekor harga tertinggi tahun ini pada akhir bulan lalu. "Sehingga investor profit taking,"ujarnya, Senin (15/5). Saat big caps turun, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus melihat, sejumlah saham lapis dua memiliki valuasi menarik. Menurutnya, dalam jangka pendek saham sektor infrastruktur dan keuangan berpeluang naik.

Merilis Saham Baru Demi Perkuat Modal

Hairul Rizal 16 May 2023 Kontan

Sejumlah emiten berencana menggelar aksi korporasi lewat skema penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) alias private placement. Aksi ini dilakukan emiten untuk memperkuat strukutur permodalannya. Dalam catatan KONTAN, sedikitnya ada delapan emiten yang akan melaksanakan private placement. Terbaru ada PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI). Emiuten ini telah menggelar private placement dengan menerbitkan saham baru seri A sebanyak 3 miliar lembar dengan nominal Rp 100 per saham. Selain BIPI, beberapa emiten juga bersiap melakukan private placement . Aksi korporasi ini akan dilakukan emiten setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam RUPS. Salah satunya adalah PT MNC Energy Investment Tbk (IATA). Emiten tambang batubara itu akan menambah modal lewat private placement sebanyak 2,52 miliar saham dengan nilai nominal Rp 50 per saham. Untuk itu, IATA akan menggelar RUPSLB pada 16 Juni 2023. CEO Edvisor Profina Visindo Praska Putrantyo menilai, private placement umumnya dilaksanakan emiten untuk memenuhi kebutuhan modal. "Tentu mengarah pada kebutuhan ekspansi, yang dinilai membantu meningkatkan bisnis dan keuangan emiten," katanya, Minggu (15/5). Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menyarankan investor menyimak tujuan private placement, untuk menghindari dilusi. "Jadi yang paling penting adalah tujuan dari penggunaan dana melalui aksi private placement tersebut," terang Nafan.

DERAS INVESTASI NEGERI GINSENG

Hairul Rizal 16 May 2023 Bisnis Indonesia (H)

Sektor investasi Indonesia sedang dihinggapi momentum positif. Salah satu pemicunya adalah komitmen investasi jumbo dari Korea Selatan (Korsel). Tak ayal, ‘durian runtuh’ investasi itu pun digadang-gadang bakal memudahkan pencapaian target penanaman modal pada tahun terakhir Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Kepala Negara kemarin, Senin (15/5), bertemu dengan 19 delegasi Korsel, termasuk Menteri Pertanian dan Kehutanan, Wakil Menteri Perdagangan, Industri, dan Energi, serta sederet pimpinan per­­usahaan top Negeri Ginseng. Berdasarkan informasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Korsel, komitmen yang berhasil dikantongi oleh pemerintah mencapai US$13,56 miliar. LG Energy Solution misalnya, yang telah menanamkan dana US$1,1 miliar dan dalam proses pembangunan pabrik baterai di Karawang, berencana menambah investasi senilai US$9,8 miliar setelah proyek di Karawang tuntas. Pun dengan CJ Group, perusahaan di sektor manufaktur produk kimia dan plastik ramah lingkungan, dipastikan bakal menambah investasi US$1 miliar. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, mengatakan sejumlah sektor yang akan menampung investasi Korsel antara lain industri penunjang ekosistem kendaraan listrik, properti, hingga pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. "Investasi Korsel ditangani dengan baik, termasuk yang mangkrak sudah kita selesaikan," kata Bahlil di Istana Merdeka, Senin (15/5).

Masuknya investasi Korsel itu diyakini bakal memudahkan pencapaian target investasi pada tahun ini yang mencapai Rp1.400 triliun. Apalagi, jika dikonversikan ke dalam mata uang Garuda dengan asumsi Rp14.800/dolar Amerika Serikat (AS), komitmen dari Korsel itu setara dengan Rp200 triliun, tak jauh dari rata-rata realisasi penanaman modal per kuartal. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B. Sukamdani, memandang arus investasi dan hubungan ekonomi Indonesa-Korsel terus tumbuh. Apalagi, sudah ada kesepakatan kedua negara untuk meninggalkan dolar AS sebagai mata uang pembayaran transaksi. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Mohammad Faisal, mengatakan pembebasan lahan, biaya logistik yang masih tinggi, serta inkonsistensi kebijakan juga perlu mendapat jaminan dari pemerintah. "Termasuk kebijakan di tingkat daerah. Jadi ada banyak hal yang masih perlu diperbaiki," katanya.

KOREKSI PASAR : BERBURU CUAN REKSA DANA SAHAM

Hairul Rizal 16 May 2023 Bisnis Indonesia

Saat pasar saham tengah rontok, ternyata masih ada reksa dana saham yang mampu menawarkan imbal hasil menarik sehingga bisa menjadi acuan untuk mengoptimalkan portofolio saham. comBerdasarkan data Infovesta Utama, kinerja indeks reksa dana saham sepanjang 2023 sejalan dengan kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG). Namun, masih ada reksa dana saham yang menawarkan imbal hasil menarik. Dari data Infovesta Utama, imbal hasil tertinggi berada pada rentang 4,74% hingga 9,83% yang ditawarkan oleh Trim Kapital dan Recapital Equity. Bila merujuk pada lembar fakta Cipta Ovo Ekuitas, Majoris Alokasi Dinamik Indonesia, Prospera Bijak, dan Trim Kapital, terdapat kesamaan strategi investasi yang diterapkan manajer investasi sehingga mampu menghasilkan imbal hasil tebal. Manajer investasi yang memiliki produk dengan imbal hasil tinggi mengalokasikan dananya pada sektor Keuangan, konsumer cyclicals, properti dan infrastruktur. Berdasarkan data per 31 Maret 2023, reksa dana saham Majoris Alokasi Dinamik Indonesia milik PT Majoris Asset Management misalnya menempatkan dana paling tebal pada saham PT Astra International Tbk. (ASII) sebesar 9,59%; PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dengan porsi 9,88%; PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sebesar 6,96%; PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dengan porsi 9,23% dan saham PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BBTN) dengan porsi 3,13%.

Reksa dana saham tersebut turut memiliki portofolio PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) sebesar 3,12%; PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) dengan 3,48%; PT Semen Indonesia Tbk. (SMGR) dengan porsi 3,22%; PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) sebesar 8,78% dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) 6,51%. Direktur Pemasaran Ashmore Asset Management Steven Satya Yudha mengatakan bahwa ketidakpastian di pasar masih tinggi sejalan dengan sentimen potensi gagal bayar utang pemerintah Amerika Serikat. Selain itu, kebijakan moneter ketat dan tensi geopolitik masih menjadi sentimen yang memengaruhi pergerakan pasar saham sehingga perusahaan memilih sektor yang tahan banting terhadap gejolak pasar untuk memoles kinerja reksa dana saham. Strategi itu pula yang membuat perusahaan menduduki deretan manajer investasi dengan dana kelolaan reksa dana saham ketiga paling tebal. Berdasarkan data Pasardana.id, hingga akhir April 2023, dana kelolaan reksa dana saham Ashmore Asset Management mencapai Rp9,48 triliun dari 7,41 miliar unit.

KINERJA MANUFAKTUR : Pengusaha Tekstil Butuh Kepastian Pasar Domestik

Hairul Rizal 16 May 2023 Bisnis Indonesia

Jemmy Kartiwa Sastraatmadja, Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), mengatakan pihaknya berharap pemerintah bisa menciptakan pasar di dalam negeri untuk mengompensasi penurunan permintaan dari sejumlah negara tujuan ekspor sejak kuartal II tahun lalu. “TPT butuh market karena ekspor sekarang lemah. Kita butuh market dalam negeri,” katanya, Senin (15/5). Dia mengakui hingga kini belum mendapatkan kepastian insentif untuk industri TPT seperti yang telah disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, serta Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Padahal, industri tekstil butuh solusi cepat agar pelakunya bisa bertahan dari dampak penurunan perekonomian dunia. Penguatan pasar domestik belakangan memang menjadi salah satu fokus Kementerian Perindustrian untuk memperkuat industri yang mengalami penurunan permintaan dari pasar ekspor. Menko Luhut dalam kesempatan berbeda sempat menyatakan bakal menyiapkan insentif untuk TPT karena dinilai memiliki potensi besar seiring dengan membaiknya daya beli masyarakat. Beberapa upaya yang dilakukan adalah melakukan reformasi kebijakan investasi secara berkelanjutan.

EKOSISTEM KENDARAAN LISTRIK : SENGAT BARU INVESTASI BATERAI EV

Hairul Rizal 16 May 2023 Bisnis Indonesia

Pengembangan industri baterai kendaraan listrik terintegrasi di Tanah Air mendapat secercah harapan setelah Presiden Joko Widodo menemui delegasi Korea Selatan kemarin. Investasi LG Energy Solution yang sempat tersendat pun dipastikan bakal rampung pada tahun ini. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa kegiatan investasi pengembangan baterai kendaraan listrik terintegrasi bakal berjalan tahun ini. Hal tersebut nantinya diharapkan bakal menjadi pemicu dari kerja sama lainnya untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain utama baterai kendaraan listrik. Dia menjelaskan, konsorsium LG Energy Solution (LGES) dan Indonesia Battery Corporation atau IBC juga bakal segera menyelesaikan negosiasi terkait dengan kerja sama di sisi hulu tambang untuk kebutuhan baterai listrik secara paralel. Harapannya, upaya yang dilakukan pemerintah saat ini bisa mempercepat realisasi investasi baterai kendaraan listrik LGES di Tanah Air, sehingga menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di Asean yang mampu memproduksi mobil listrik beserta baterainya pada tahun depan. Sementara itu, PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID mengaku belum ada perjanjian lebih lanjut perihal rencana penghiliran bijih nikel sebagai salah satu komponen penting baterai kendaraan listrik.   Heri Yusuf, SVP Corporate Secretary MIND ID, mengatakan bahwa LGES sebelumnya memutuskan bakal melakukan perubahan konsorsium yang bakal bekerja sama dengan IBC. Hanya saja hingga kini belum ada keputusan pasti mengenai perubahan komposisi konsorsium tersebut. Pemerintah Korea Selatan sendiri meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencari solusi atas paket insentif mineral kritis dan energi baru terbarukan (EBT) yang diatur dalam IRA dan telah mengubah peta investasi global saat ini. Bahlil menuturkan bahwa kekhawatiran Korea Selatan itu relatif beralasan menyusul kebijakan Amerika Serikat (AS) yang belakangan cukup agresif untuk mengimbangi persaingan dagang, investasi penghiliran mineral kritis, serta pengembangan EBT dari beberapa negara kompetitor, seperti China dan Uni Eropa.

Nestapa Hidup Berkelindan Banjir dan Rob di Semarang

Yoga 15 May 2023 Kompas (H)

Bertahun-tahun, sebagian warga di Kota Semarang, Jateng, hidup berkelindan dengan bencana banjir dan rob. Para korban berharap ada solusi komprehensif agar bencana tak lagi membayangi  kehidupannya. Adennyar Wycaksono (33), warga Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, belum lupa dengan banjir bandang yang dialami pada 2010. Kala itu, 10 orang dilaporkan meninggal terseret arus. Seorang di antaranya ditemukan oleh Aden di sekitar rumahnya. Setidaknya sejak dua dekade terakhir, Aden dan ribuan orang yang tinggal di Daerah Aliran Sungai (DAS) Beringin, Kota Semarang, hidup dalam kondisi waswas. Sebab, wilayah itu rutin dilanda banjir bandang. Banjir terjadi akibat aliran sungai yang tidak lancar lantaran tingginya sedimentasi. Kondisi itu kian parah karena posisi Mangkang Wetan berada di tikungan sungai. ”Banjir bandang terakhir terjadi pada akhir tahun 2022, tetapi dampaknya tidak terlalu parah. Tidak ada korban jiwa dan kerusakan pada bangunan rumah warga seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Aden, Kamis (4/5). Kondisi banjir di wilayah itu sedikit membaik lantaran adanya normalisasi Sungai Beringin. Belokan Sungai Beringin di Mangkang Wetan juga direkonstruksi agar tidak terlalu curam. Hasilnya, luapan air sungai bisa dikurangi.

Safira (26) Warga Kelurahan Siwalan, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, menyebut, banjir paling parah di wilayahnya terjadi pada awal 2023. Banjir setinggi 30 cm merendam rumahnya selama dua hari. Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya, banjir hanya merendam jalan-jalan menuju ke rumahnya. ”Saluran air di sekitar rumah terlalu sempit. Sudah begitu, juga sering tersumbat sampah. Padahal, hujan awal tahun ini deras banget. Airnya tak bisa tertampung semua (di saluran air) dan malah masuk ke  rumah-rumah warga,” ucapnya. Semarang juga digerus rob yang dipicu peningkatan muka air laut dan penurunan muka tanah. Penelitian dalam jurnal Geophysical Research Letters yang dipublikasikan tahun 2022 menyebut, laju penurunan muka tanah di Semarang berkisar 0,9-6 cm per tahun. Hasil studi peneliti ITS Surabaya pada 2009-2011 tentang kenaikan muka air laut menunjukkan, laju kenaikan muka air laut di Semarang mencapai 12,83 milimeter per tahun. Salah satu wilayah terdampak rob adalah Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara. Amron (55), warga daerah itu, mengatakan, rob rutin melanda sejak 27 tahun lalu. Kondisinya kian parah 10 tahun terakhir. Puncaknya Januari 2023 saat 17 rumah rusak diterjang rob dan angin kencang.

Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu mengaku telah menyiapkan sejumlah strategi mengatasi banjir. Untuk wilayah atas, Pemkot Semarang akan menertibkan tata ruang melalui kerja sama dengan  Pemkab Semarang, karena mayoritas sungai di Kota Semarang berhulu di Kabupaten Semarang. ”Kami usul, inginnya dibangun waduk di bagian atas sehingga air dari atas tidak langsung ke bawah, tetapi transit dulu di waduk atau embung,” ujarnya. Untuk Semarang bagian timur, pompa dan pintu air akan ditambah,  kolam retensi seluas 250 hektar dibangun, serta pembangunan tanggul laut. Di wilayah Semarang bagian barat, pengendalian banjir dilakukan dengan menormalisasi Sungai Plumbon. Normalisasi akan dilakukan oleh Kementerian PUPR. Adapun Pemkot Semarang bertugas membebaskan lahan seluas 11,6 hektar untuk normalisasi. (Yoga)


Jawa dalam Sengkarut Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan

Yoga 15 May 2023 Kompas

Jawa adalah pulau dengan banyak bencana. Mulai dari gempa bumi, tsunami, erupsi gunung berapi, hingga bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. Dari data BNPB, jumlah bencana yang terjadi di Pulau Jawa pada 2022 sebanyak 1.838 kejadian. Jumlah itu 51,86 % dari 3.544 kejadian bencana di Indonesia pada 2022. Litbang Kompas juga menguatkan fakta Jawa adalah ”lumbung bencana” di Indonesia. Dalam kurun waktu 2012-2022, tercatat ada 17.720 bencana di Jawa dengan jumlah korban meninggal, hilang, luka-luka, dan mengungsi sebanyak 21,9 juta orang. Selain tingginya frekuensi bencana, sejumlah daerah di Jawa tercatat pernah mengalami bencana besar yang merenggut banyak korban jiwa.

Bencana di Jawa disebabkan sejumlah faktor. Di satusisi, kondisi alam seperti keberadaan sesar penyebab gempa, gunung api aktif, dan cuaca ekstrem menjadi factor yang bisa memicu bencana. Namun, faktor non-alam seperti masalah tata ruang dan alih fungsi lahan juga memicu atau memperparah bencana di Jawa. Relasi antara bencana di Jawa dengan tata ruang dan alih fungsi lahan itu diungkapkan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dalam konferensi pers di Semarang, Jateng pada Januari 2023. Pengampanye Transisi Urban Berkeadilan Walhi Nasional, Abdul Ghofar, mengatakan, bencana yang melanda Pulau Jawa empat tahun terakhir didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, hujan ekstrem, dan tanah longsor. Selain karena perubahan iklim, bencana terjadi karena kesalahan dalam pengurusan tata ruang dan kerusakan lingkungan.

Terlihat jelas dalam banjir bandang di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, awal Januari 2023. Saat itu terjadi banjir bandang setinggi lebih dari 2 meter di sekitar Sungai Pengkol. Dampak banjir paling parah dirasakan warga Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, karena tanggul sungai di kawasan itu jebol. Sebanyak 40 rumah yang ditinggali 147 jiwa terendam air selama tiga jam. Seorang warga yang terjebak di dalam rumah meninggal. Dari tata ruang, lokasi Perumahan Dinar Indah dinilai tidak tepat karena berada di cekungan dan sangat dekat dengan sungai. Bahkan, Pemkot Semarang menyebut perumahan itu tak berizin. Setelah banjir Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu mewacanakan relokasi bagi warga Perumahan Dinar Indah. Pemkot Semarang juga berjanji  mengevaluasi perizinan perumahan agar kasus serupa tidak terulang.

Kepala Pusat Studi Kebumian dan Kebencanaan Universitas Brawijaya Adi Susilo mengatakan, alih  fungsi lahan bisa memicu banjir bandang. Sebab, lahan pertanian terbuka tidak bisa menyerap hujan hingga air mengalir menjadi limpasan permukaan. ”Hal itu mesti diwaspadai dan penanganannya  jangan dibebankan ke Pemerintah saja, tetapi juga provinsi dan pusat. Berilah insentif untuk warga di hulu agar tidak bergantung sepenuhnya pada pertanian yang merusak hutan. Karena rentetan dampaknya bisa banjir, longsor, dan mengganggu mata air,” kata Adi. (Yoga)


Garis Kemiskinan Tidak Lagi Relevan

Yoga 15 May 2023 Kompas

Bank Dunia mengusulkan agar Indonesia mengubah garis kemiskinan dengan menggunakan standar paritas daya beli (purchasing power parity/PPP) terbaru untuk negara berpendapatan menengah, yakni 3,2 USD per orang per hari atau Rp 47.502, naik dari standar PPP untuk kemiskinan ekstrem yang saat ini menjadi acuan, yakni 1,9 USD per orang per hari atau Rp 28.969. Konsekuensinya, dengan standar baru itu, angka kemiskinan di Indonesia akan melonjak. Persentase penduduk miskin di Indonesia berpotensi meningkat dari 9,57 % atau 26,36 juta orang (berdasarkan data BPS) menjadi 16 % atau 44 juta orang (berdasarkan usulan terbaru Bank Dunia).

Peneliti utama di The SMERU Research Institute, Asep Suryahadi, Minggu (14/5) menilai, saat ini adalah momen yang tepat untuk merevisi garis kemiskinan. Standar kemiskinan yang sekarang berlaku kurang relevan karena sudah diterapkan sejak tahun 1998. Dalam 25 tahun terakhir, telah terjadi banyak  perkembangan di masyarakat, termasuk pola konsumsi. Ia mengatakan, penghitungan garis kemiskinan yang baru harus bisa menggambarkan pola konsumsi masyarakat saat ini untuk bisa mendefinisikan kemiskinan dengan lebih akurat. Menurut dia, Indonesia tidak perlu serta-merta mengikuti acuan standar garis kemiskinan berdasarkan PPP sebesar 3,2 USD per hari per orang yang diusulkan Bank Dunia. Evaluasi penghitungan garis kemiskinan bisa disesuaikan dengan konteks Indonesia yang merupakan negara kepulauan dengan kebutuhan masyarakat yang berbeda-beda di setiap wilayah. (Yoga)


Pilihan Editor