;

Emiten Properti Tak Terpengaruh Subsidi

Hairul Rizal 21 Jun 2023 Kontan

Setelah lama ditunggu, pemerintah akhirnya menerbitkan aturan baru harga rumah subsidi yang mendapatkan pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Beleid ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 60/PMK.010/2023. Lewat PMK tersebut, pemerintah menaikkan batas harga rumah tapak yang bebas PPN 11% dari harga jual. Untuk tahun 2023, rumah tapak bebas PPN dipatok di kisaran harga Rp 162 juta-Rp 234 juta per unit. CEO Advisor.id Praska Putrantyo menilai, dampak dari aturan ini tidak berpengaruh atau berdampak positif terhadap kinerja emiten-emiten properti. Sebab, aturan ini lebih menyasar kepada rumah-rumah dengan harga menengah ke bawah, yakni dengan di bawah Rp 500 juta. Hal tersebut, kata Praska, terlihat dari kinerja rata-rata emiten properti dan real estate, khususnya yang berkapitalisasi besar di atas Rp 10 triliun masih mengalami koreksi dalam sepekan terakhir. "Alhasil, indeks sektor properti & real estate merosot 1,34% dalam sepekan per 20 Juni 2023," ujarnya, Selasa (20/6). Senada, analis Ciptadana Sekuritas Asia, Yasmin Soulisa menjelaskan, total nilai kredit perumahan dan apartemen yang disalurkan industri perbankan masih akan tumbuh sebesar 7,2% secara tahunan pada kuartal I-2023.

Kian Mentereng Usai Ekspansi Cepat

Hairul Rizal 21 Jun 2023 Kontan

Bisnis PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) bakal semakin mentereng berkat ekspansi di tahun ini. Emiten ini berniat membuka 700 toko baru di sepanjang 2023. Aktivitas masyarakat yang kembali normal pasca pandemi diyakini bisa mendukung tingkat kunjungan. Analis Samuel Sekuritas, Pebe Peresia yakin, melihat kinerja MAPI pada kuartal I-2023 yang berhasil membukukan pertumbuhan, kinerja MAPI akan solid di sepanjang tahun 2023. Rencana ekspansi MAPI membuka 700 gerai baru di tahun 2023 akan menjadi katalis pertumbuhan bisnis di tahun 2023. Brand pada segmen Aktif yang dikelola PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk di antaranya adalah Sports Station dan Converse. Selain itu, Pebe menyebutkan, sebanyak Rp 400 miliar dari total belanja modal MAPI akan digunakan untuk pembukaan gerai baru di luar Indonesia. Pada kuartal I-2023, penjualan internasional MAPI berkontribusi 9,9% terhadap total pendapatan, termasuk penjualan di beberapa negara Asia Tenggara yakni Filipina, Vietnam, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Kamboja. Analis Panin Sekuritas, Andhika Audrey juga memandang positif rencana ekspansi MAPI. "Namun patut dicermati terkait dengan meningkatnya biaya sewa dan masih kecilnya pendapatan per toko di awal ekspansi pembukaan,” tulis dia pada riset 15 Juni. Andhika berpendapat ini karena MAPI didukung konsumsi masyarakat yang meningkat. Masyarakat affluent class dengan pengeluaran lebih besar dari Rp 5 juta per bulan terus bertambah. MAPI juga cepat merespons dengan memperkuat program data analisa terkait keinginan pelanggan. MAPI pun bisa mengetahui dengan lebih tepat kebiasaan serta keinginan belanja pelanggannya.

BEKAL RI JALA INVESTASI

Hairul Rizal 21 Jun 2023 Bisnis Indonesia (H)

Iklim investasi Indonesia agaknya makin sejuk. Buktinya, indeks kemudahan berusaha di Indonesia melesat dari posisi 44 pada 2022 menjadi 34 pada 2023. Tak cuma itu, kebijakan obral insentif dari pemerintah daerah juga diramal bakal membuat investor kepincut.Dus, keadaan itu pun bakal menjadi katalis positif dalam mengejar target penanaman modal senilai Rp1.400 triliun pada tahun ini. Sentimen positif pertama datang dari World Competitiveness Ranking International 2023 yang dirilis Institute for Management Development kemarin, Selasa (20/6). Dalam laporan terbaru, indeks kemudahan berusaha Indonesia naik hingga 10 peringkat.Hal itu menjadi kabar baik di tengah kekhawatiran investor perihal kondisi politik selama pemilihan umum yang memengaruhi kepastian berusaha. Faktor pendorong naiknya indeks daya saing nasional, selain agenda reformasi birokrasi dan penyempurnaan Omnibus Law Cipta Kerja, adalah normalisasi ekonomi pascapandemi yang cepat. Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Yuliot, optimistis dengan kondisi ini target investasi senilai Rp1.400 triliun tercapai pada tahun ini."Ini akan menjadi acuan investor dalam melihat peluang dan keputusan berinvestasi, dan meningkatkan kepercayaan investor," katanya kepada Bisnis, Selasa (20/6). Asian Development Bank (ADB) misalnya, dalam Asian Development Outlook April 2023 memperkirakan investasi hanya tumbuh 5% pada 2023, lebih rendah dibandingkan dengan target pemerintah sekitar 6,1%—6,3%.Penyebabnya adalah ketidakpastian ekonomi dunia akibat impak perang Rusia-Ukraina. Selain itu, agenda politik lima tahunan juga melahirkan kewaspadaan di kalangan pelaku usaha.Tak jauh beda, World Bank dalam laporan East Asia and Pacifi c Economic Update April 2023 memandang pertumbuhan investasi di negara Asia Pasifik termasuk Indonesia terpengaruh oleh perlambatan ekonomi China dan pengetatan moneter Bank Sentral Amerika Serikat (AS). Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani, mengatakan indeks daya saing bukan parameter penentu keputusan investasi, pun dengan skema insentif.

Menjaring Potensi Investasi Berkualitas

Hairul Rizal 21 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Dicabutnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dan berakhirnya era pandemi Covid-19 menjadi modal kuat Pemerintah Indonesia untuk terus mendukung upaya percepatan pemulihan ekonomi. Di tengah tantangan risiko global yang masih membayangi, prospek ekonomi Tanah Air justru memperlihatkan tren perbaikan. Sinyal membirunya indikator tersebut antara lain ditunjukkan oleh pertumbuhan ekonomi yang mampu mencapai angka di atas 5%. Begitu pula dengan indikator lain seperti surplus neraca perdagangan yang berlanjut meskipun mengecil, keyakinan konsumen yang meningkat, kondisi industri manufaktur yang masih berada di level ekspansi selama 21 bulan berturut-turut dan tingkat inflasi relatif rendah dengan suku bunga terkendali. Terkini, Indonesia diganjar kenaikan peringkat daya saing investasi dari posisi 44 pada 2022 menjadi 34 pada 2023 oleh IMD World Competitiveness Ranking. Perbaikan peringkat ini didasari pertimbangan banyaknya agenda reformasi kebijakan kemudahan berusaha yang dijalankan dan dinilai mampu mengatasi pandemi Covid-19 dengan baik. Membaiknya beberapa indikator tersebut tentunya menjadikan ekonomi Indonesia makin menunjukkan potensi daya pulih yang besar. Situasi ini diharapkan lebih memberikan nilai tambah dalam menarik minat investor. Investasi menjadi salah satu elemen penting dalam pertumbuhan ekonomi di samping sisi konsumsi, pengeluaran pemerintah dan ekspor. 

Tidak heran mengapa banyak negara saling berlomba-lomba memberikan kemudahan berinvestasi untuk menyokong pembangunan. Daya saing yang tinggi mencerminkan kesiapan sebuah negara dalam menghadapi tantangan global dan mampu memanfaatkan peluang yang ada. Untuk memperkuat daya saing itu, banyak hal yang harus diperbaiki terutama di sektor infrastruktur yang belum merata di seluruh wilayah. Oleh karena itu, pembangunan nasional perlu diarahkan untuk mendukung infrastruktur yang mendorong konektivitas antarwilayah sehingga dapat mempercepat dan memperluas pembangunan ekonomi. Ke depan, pembangunan yang diharapkan tentunya tidak sekadar berorientasi pada keuntungan semata tetapi juga harus mampu membuat kesejahteraan dengan menjaga kualitas hidup manusia yang lebih baik.

ALIH KELOLA PROYEK IDD : Eni & Chevron Sepakati Nilai Divestasi

Hairul Rizal 21 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Nanang Abdul Manaf, Wakil Ketua Satuan Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), mengatakan Eni dan Chevron sudah berhasil melalui negosiasi terkait dengan hal-hal krusial, seperti nilai divestasi dan liabilitas dalam proses alih kelola proyek Indonesia Deepwater Development (IDD). “Menurut info yang saya dapatkan dari CEO Eni dan CEO Chevron sudah mendekati akhir, mendekati penyelesaian, karena hal-hal yang berat sudah dilewati,” ujar Nanang ketika ditemui di sela acara The 13th Indonesia Human Resource Summit (IHRS) 2023 di Bali Nusa Dua Convention Center, dikutip Selasa (20/6). Raksasa migas Italia, Eni, dipastikan akan menggantikan peran Chevron sebagai operator di proyek IDD. Chevron yang saat ini memegang 63% saham kepemilikan di proyek IDD, sedangkan Eni juga telah memiliki hak partisipasi di IDD bersama mitra joint venture lainnya, yaitu Tip Top, Pertamina Hulu Energi, dan para mitra Muara Bakau. Nanang menuturkan, sejauh ini hanya Eni yang akan mengambil alih kepemilikan Chevron. Namun, dirinya tidak menutup kemungkinan jika nantinya akan ada mitra baru yang ikut bermitra dalam mengembangkan proyek IDD. Chevron diketahui memutuskan hengkang dari proyek IDD lantaran dinilai tidak dapat bersaing dalam portofolio global perusahaan.

JALAN TOL IKN : ADHI Berpeluang Garap Seksi 6A

Hairul Rizal 21 Jun 2023 Bisnis Indonesia

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. diketahui menjadi calon kuat pemenang tender jalan tol Ibu Kota Nusantara Seksi 6A segmen Riko-Rencana Outer Ring Road sepanjang 6,28 kilometer. Dalam proyek yang memiliki nilai pagu Rp1,54 triliun, emiten dengan kode ADHI tercatat mengajukan harga penawaran terendah yakni Rp1,49 triliun, sedangkan PT Hutama Karya (Persero) dan PT Brantas Abipraya (Persero) mengajukan harga penawaran Rp1,51 triliun, sedangkan PTPP dan Waskita Karya mengajukan penawaran Rp1,52 triliun. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan segara menetapkan pemenang tender jalan tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 6A Segmen Riko-Rencana Outer Ring Road. Dalam laman LPSE Kementerian PUPR pada Senin (19/6), tahapan tender jalan tol tersebut masuk dalam tahapan penetapan pemenang. Tahapan lelang berlangsung sampai dengan 22 Juni 2023. Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Farid Budiyanto mengatakan ADHI masih menunggu penetapan resmi dari Kementerian PUPR atas tender tersebut. “Prinsipnya kami tunggu sampai dengan pengumuman pemenang yang akan dilakukan oleh panita tender pada 22 juni 2023 sesuai jadwal yang ada,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (19/6).

Menuju Kemandirian Industri dan Jasa Kesehatan

Yuniati Turjandini 21 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID- Kehadiran Undang-Undang tentang Kesehatan yang rancangannya telah disetujui untuk dibawa ke rapat paripurna DPR, dinilai memberi harapan bagi terbangunnya kemandirian industri dan jasa kesehatan di Tanah Air. Sokongan dan ruang inovasi luas yang diberikan RUU ini terhadap penelitian dan pengembangan, diyakini secara bertahap bisa mengurangi ketergantungan industri kesehatan terhadap bahan baku dan produk impor. Melalui sejumlah insentif, baik fiskal maupun non fiskal, pelaku usaha akan memiliki kemampuan lebih besar untuk penyediaan layanan kesehatan yang prima. Dengan ini diharapkan, keinginan masyarakat untuk berbondong-bondong berobat keluar negeri (LN) akan berkurang. "Tentu dengan disahkannya RUU ini menjadi UU, nanti akan memudahkan masyarakat mendapat akses layanan kesehatan yang lebih luas, terutama terhadap layanan dokter keluarga maupun dokter spesialis. Dan tentu harapannya, rakyat Indonesia kembali berobat di negaranya sendiri,"kata Skertaris Umum Persatuan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) Erfen Gustiawan Suwangto saat dihubungi Investor Daily, Selasa (20/06/2023). Presiden Jokowi dalam unggahan di akun Twitter-nya, @jokowi, pekan lalu menyebutkan bahwa hampir sejuta orang Indonesia berobat ke luar negeri setiap tahunnya. Hal tersebut berimbas pada hilangnya devisa negara hingga US$ 11,5 miliar. "Padahal, kualitas dokter Indonesia  tidak kalah baik dengan diluar negeri. namun kita akui peralatan  rumah sakit di luar negeri masih lebih baik," tulis Presiden. (Yetede)

Kredit Korporasi Melambat, Pembiayaan Dipenuhi Dana Sendiri

Yuniati Turjandini 21 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Permintaan kredit korporasi masih melambat. Hal itu tercermin pada pembiayaan korporasi yang per Mei 2023 tumbuh  positif namun tidak setinggi bulan sebelumnnya. Merujuk Survei Permintaan  dan Penawaran Pembiayaan Perbankan yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI), saldo bersih tertimbang (SBT) pembiayaan korporasi berada  di level 12,5% per Mei tahun ini, lebih rendah dari SBT per April yang sebesar 19,8%. "Perlambatan terutama terjadi  pada sektor pertambangan. Sedangkan penurunan dialami sektor perdagangan serta sektor informatika dan komunikasi "kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (20/6/2023). Menurun Erwin, perlambatan itu antara lain terjadi sebagai dampak penurunan kegiatan operasional akibat lemahnya permintaan  domestik dan ekspor. Juga akibat penundaan  sejumlah rencana investasi. Alhasil, debitur korporasi masih wait and see sebelum mengajukan kredit ke Bank. "Sektor keuangan mendorong  kebutuhan pembiayaan  korporasi tetap tumbuh positif," ujar dia. (Yetede)

Smelter, Fondasi Indonesia Jadi Negara Maju

Yuniati Turjandini 21 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Keberadaan smelter, khususnya  tembaga yang tengah dibangun dua perusahaan tambang raksasa yakni PT Freeport Indonesia nantinya diyakini mampu menjadi fondasi Indonesia menjadi negara yang lebih maju, khususnya disektor industri. "Ini kesempatan melompat menjadi negara maju kalau bisa mengintegrasikan semua industri. Tugasnya negara memastikan integrasi terjadi," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai meninjau smelter milik Amman Mineral yang berada di Sumbawa Barat, NTB, Senin (20/6/2023). Rombongan Presiden bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 06.30 WIB. Tururt mendampingi Presiden Ibu Iriana yakni Sekretariat Kabinet Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM Arifin Tasrif, dan Menteri BUMN Erick Thohir. Peninjauan pembangunan smelter itu sekitar 9 hari pasca diberlakukannya larangan ekspor mineral dengan pengecualian. Hanya konsentrat tembaga, seng, timbal, besi, dan anoda slime mendapatkan relaksasi lantaran progres smelter lebih dari 50% pada Januari 2023. (Yetede)

Tiga Sektor Potensial Bakal Dongkrak Ekonomi Jalur Pansela Jawa

Yuniati Turjandini 21 Jun 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID- Tiga sektor potensial di Jalur Pantai Selatan (Pansela) Jawa dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut, yakni pariwisata, perikanan, dan komoditas pertanian. Disamping, perlu ada pembangunan infrastruktur jalan tol untuk makin mempermudah akses menuju Jalur Pansela dari wilayah utara Jawa. Di Jalur Pansela Jawa yang menghubungkan Kabupaten Serang di Banten dan kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur dengan panjang sekitar 1.543,53 kilometer tersebut. Sektor pariwisata dinilai  sebagai sektor ekonomi yang paling potensial untuk dikembangkan. Sektor lainnya adalah perikanan, pertanian, perdagangan, industri perekonomian lokal, industri kreatif, serta UMKM, properti, maupun sektor jasa. Direktur Eksekutif  Indef Tauhid Ahmad menjelaskan, potensi utama di Jalur Pansela  itu adalah daerah potensial perikanan "Nelayan di daerah selatan ini belum terbangun ke arah menengah besar. Sebenarnya potensinya besar terutama di perikanan karena berhadapan langsung dengan Samudera Hindia," kata dia kepada Investor Daily, pekan lalu. (Yetede)

Pilihan Editor