Vaksinasi untuk Kelompok Berisiko agar Tetap Gratis
Indonesia telah diputuskan memasuki masa endemi Covid-19. Meski begitu, upaya perlindungan dari Covid-19 pada masyarakat tetap diperlukan, terutama bagi kelompok berisiko tinggi. Pemerintah diminta untuk tetap menjamin akses masyarakat terhadap vaksin dan menyediakan vaksin Covid-19 secara gratis bagi kelompok berisiko tinggi. Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Erlina Burhan dalam konferensi pers yang diikuti secara daring, Kamis (22/6) di Jakarta, mengatakan, penetapan status endemi bukan berarti penularan Covid-19 tidak ada atau lenyap di masyarakat.
Penyakit Covid-19 tetap ada, tetapi terkendali dan tidak menimbulkan kedaruratan di masyarakat. Untuk itu, fondasi kesehatan masyarakat yang telah dibentuk selama masa pandemi Covid-19 diharapkan tetap dijaga. Pemerintah pun perlu segera menetapkan upaya pencegahan, pengendalian, dan manajemen Covid-19 untuk jangka panjang. Upaya tersebut meliputi surveilans, informasi dan edukasi, akses pada vaksin dan obat, serta pelayanan kesehatan yang prima dan siap siaga.
”Beredar informasi bahwa ketika sudah tidak pandemi, vaksin tidak lagi di-cover pemerintah. Kami ingin mengimbau agar vaksin Covid-19 tetap diberikan secara gratis untuk kelompok risiko tinggi, terutama yang tidak mampu,” tutur Erlina. Kelompok berisiko tinggi yang dimaksud ialah warga lansia, orang dengan penyakit kronis, dan orang yang mengalami imunosupresi (gangguan imunitas). Kelompok tersebut amat berisiko mengalami perburukan jika tertular Covid-19. (Yoga)
Tags :
#KesehatanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023