;

Harga Pangan Melonjak, Inflasi Terdongkrak

Yuniati Turjandini 02 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Harga pangan melonjak pada Oktober 2023, terlihat pada inflasi kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau sebesar 5,4%, tertinggi dibandingkan kelompok lainnya. Imbasnya, inflasi pada Oktober 2023 terdongkrak menjadi 2,5% secara tahunan (year on year/yoy), dibandingkan September sebesar 2,28%. Berdasarkan data  Badan Pusat Statistik (BPS), kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil inflasi  terbesar pada Oktober 2023, yakni 1,39, diikuti perawatan pribadi  dan jasa lainnya sebesar 0,23%, penyediaan makanan dan minuman/restauran sebesar 0,2%. Seluruh kelompok pengeluaran mengalami inflasi pada bulan lalu. Subkelompok makanan, minuman dan tembakau yang inflasi tahunan tertinggi adalah rokok dan tembakau sebesar 94% dan teredah minuman yang tidak ralkohol sebesar 2,19%. Kenaikan harga pangan kini meluas, bukan hanya beras, melainkan ke bebrapa komoditas. Ini terlihat pada besarnya sumbangan inflasi makanan ke inflasi keseluruhan. (Yetede)

Jumlah Wisman Menurun, Promosi Pariwisata Perlu Ditingkatkan

Yuniati Turjandini 02 Nov 2023 Investor Daily
JAKARTA,ID-Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mencanegara (wisman) mencapai 1,52,76% dibandingkan bulan yang sama pada tahun yang lalu year on year (yoy) Berkaitan itu,  pemerintah perlu meningkatkan promosi pariwisata Indonesia di berbagai negara. Wisman yang berkunjung ke Indonesia pada September 2023 didominasi oleh wisman yang berasal dari Malaysia sebanyak 152,2 ribu (14,22%) dan Singapura 114,7 ribu (10,72%).  Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini penurunan jumlah wisman secara  bulanan terjadi karena penurunan jumlah   sebesar 12,92% dari Malaysia. Pada saat yang sama liburan musim panas di negara-negara Eropa sudah berakhir. "Secara historis, menurunnya wisman ini kan berlanjut sampai bulan November. Nanti juga terlihat kunjungan wisman akan mengalami peningkatan di saat Liburan Natal dan Tahun Baru," jelas Pudji Isminarti dalam konferensi BPS secara hibrida d Kantor BPS, Jakarta, Rabu (1/11/2023). (Yetede)

Manufaktur Kena Hantaman Bertubi-tubi

Yuniati Turjandini 02 Nov 2023 Investor Daily
JAKARTA,ID-Laju industri manufaktur mengalami hantaman bertubi-tubi menjelang akhir tahun, di mana S&P Global melaporkan Purchasing Manager's Index (PMI) manufaktur Indonesia turun ke posisi 51,5 pada Oktober diandingkan 52,3 pada September 2023. Angka ini merupakan laju paling lambat sejak Mei dan melanjutkan  penurunan selama 2 bulan berturut-turut. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani mengungkapkan, masalah utama industri  manufaktur nasional pada saat ini adalah penggelembungan beban overhead cost usaha. Ini karena peningkatan beban impor bahan baku/penolong yang disebabkan pelemahan rupiah. "Faktor regulasi seperti kebijakan neraca perdagangan dan pengetatan impor turut  menambah beban pengetatan impor turut menambah beban penciptaan produktivitas sektor manufaktur, meskipun outlook daya beli dan konsumsi pasar masih relatf stabil," ucap dia kepada Investor Daily, Jakarta, Rabu (1/11/2023). (Yetede)

Tarif Jasa Bongkar Muat Batu Bara Naik

Yuniati Turjandini 02 Nov 2023 Kontan
JAKARTA. Operator jasa pelabuhan batubara di Muara Berau, Samarinda, Kalimantan Timur menaikkan tarif bongkar muat mulai 1 Oktober 2023. Kenaikan tarif jasa ke pelabuhan ini dikhawatirkan menghambat pasokan batubara, khususnya batubara untuk pembangkit listrik. Sebagai gambaran, terdapat lebih dari 90 juta ton batubara yang diekspor dan dikirim untuk pasar domestik dari Pelabuhan Muara Berau. Kenaikan tarif ini menyusul keputusan kementerian Perhubungan  yang menetapkan rekomondasi tarif jasa pelabuhan kepada PT Pelabuhan Tiga Bersaudara (PTB) pada 24 Juli 2023. PTB merupakan Badan Usaha Pelabuhan di Pelabuhan Muara Betau, Samarinda. PTB mengelola konsesi yang diberikan pemerintah  yang diberikan pemerintah selama 25 tahun. Tarif baru tersebut menurut shiper akan menambah beban biaya US$ 0,8 per ton untuk kapal gearless dan sekitar US$ 0,42 per ton untuk kapal geared dan grabbed, yang mana tarif tersebut akan diterima pihak PTB tanpa melakukan layanan jasa. (Yetede)

Majelis Kehormatan Temukan Masalah

Yoga 01 Nov 2023 Kompas (H)

Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi seusai memeriksa empat pengaduan dan tiga hakim konstitusi terkait aduan dugaan pelanggaran etik dalam putusan uji materi perkara No 90/PUU-XXI/2023 tentang batas usia calon presiden-calon wakil presiden, Selasa (31/10) menemukan banyak masalah. Persoalan itu mulai dari prosedur hingga cara pengambilan keputusan. ”Banyak masalah dalam cara pengambilan keputusan dan prosedur persidangan serta administrasi yang berkenaan dengan cara bekerja dalam mengambil keputusan. Dari tiga hakim ini saja, muntahan masalahnya banyak sekali,” kata Ketua Majelis Kehormatan MK (MKMK) Jimly Asshiddiqie, Selasa malam, seusai sidang pemeriksaan etik.

Jimly dan dua anggota MKMK, yakni Bintan R Saragih dan Wahiduddin Adams, kemarin, memeriksa tiga hakim konstitusi secara terpisah, yakni Anwar Usman, Arief Hidayat, dan Enny Nurbaningsih. Mereka diperiksa setelah MKMK memeriksa empat pengaduan etik, yaitu pengaduan Denny Indrayana, 15 guru besar, dan pengajar hukum tata negara yang tergabung dalam Constitutional and Administrative Law Society (CALS), LBH Yusuf, dan Zico Leonard Simanjuntak. Hakim Konstitusi Anwar Usman paling banyak diadukan dari 18 laporan yang diterima MKMK. Pengaduan paling banyak mempersoalkan dugaan konflik kepentingan dalam menangani uji materi perkara 90 terkait usia capres-cawapres. Jimly mengatakan, MKMK akan melanjutkan pemeriksaan terhadap dua pelapor dan tiga hakim konstitusi, Rabu. Hakim konstitusi Saldi Isra, Manahan MP Sitompul, dan Suhartoyo akan menjalani pemeriksaan berikutnya. Dua hakim lain, Daniel Yusmic P Foekh dan Guntur Hamzah diperiksa Kamis. Pada Jumat, MKMK memeriksa lagi Anwar Usman. Putusan etik ditargetkan dibacakan pada Selasa (7/11). (Yoga)

Generasi Z Tunggu Arah Industrialisasi

Yoga 01 Nov 2023 Kompas

Bonus demografi atau dominasi penduduk berusia produktif, yang puncaknya diperkirakan pada 2030, menjadi faktor krusial dalam mewujudkan Indonesia maju pada 2045. Namun, kesiapan kapasitasnya harus disiapkan sejak dini. Segala upaya perlu diawali dengan menentukan arah industrialisasi yang diambil Indonesia. Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Yogyakarta, Amirullah Setya Hardi, Senin (30/10) mengatakan, Indonesia tidak akan kekurangan jumlah sumber daya manusia (SDM) sampai dengan 2035. Tantangannya adalah pada kualitas dan kompetensinya. Menyiapkan SDM di bidang industri, menurut Amirullah, harus spesifik dan tidak bisa seketika. Untuk itu, kesiapan generasi Z mengisi kebutuhan industri harus dipastikan sejak dini.

”Perguruan tinggi dengan berbagai level pendidikannya akan bisa (turut menyiapkan). Namun, yang terjadi di Indonesia selama ini, kurikulumnya lebih banyak trial and error. Dicoba, tidak cocok, kemudian diubah lagi. Ke depan harus terintegrasi dengan kebutuhannya. Di industri, yang paling kentara ialah kebutuhan untuk sertifikasinya,” ujar Amirullah. Oleh sebab itu, perlu desain tepat mengenai pendidikan hingga sertifikasi dalam menyiapkan kebutuhan SDM industri. Ia mencontohkan, lulusan perguruan tinggi akan kalah bersaing dengan lulusan sekolah teknik yang memiliki sertifikat juru las. Sejalan dengan itu, Amirullah menekankan, penting untuk menentukan arah industrialisasi Indonesia. Ini akan mendasari upaya peningkatan kontribusi industri manufaktur terhadap PDB yang saat ini masih 18,25 % total perekonomian nasional. Idealnya 28-30 % terhadap PDB. (Yoga)

Danau Toba untuk Destinasi Wisata Olahraga

Yoga 01 Nov 2023 Kompas

Destinasi superprioritas di Indonesia didorong untuk berkembang dan mendongkrak wisatawan melalui ajang internasional. Pariwisata Danau Toba di Sumut, sebagai salah satu destinasi superprioritas, terus dikembangkan dengan konsep wisata olahraga, di antaranya melalui kejuaraan perdana Aquabike Jetski pada 22-26 November 2023. Menpora Dito Ariotedjo mengemukakan, Kejuaraan Dunia Aquabike Jetski diharapkan mendongkrak pariwisata Danau Toba dan Indonesia di dunia internasional. Acara ini bakal diselenggarakan di empat daerah di sekitar Danau Toba, yakni Kabupaten Toba, Kabupaten Karo, Kabupaten Dairi, dan Kabupaten Samosir. Kejuaraan Dunia Aquabike Jetski merupakan perlombaan air internasional kedua yang digelar di Danau Toba setelah kejuaraan dunia perahu motor Formula 1 (F1) Powerboat yang digelar 24-26 Februari 2023.

”Kejuaraan internasional di Danau Toba ini akan mendongkrak wisata Danau Toba dan Indonesia. Saya yakin, karena melihat dari F1 Powerboat yang diselenggarakan sebelumnya, semua hotelnya penuh, semua daerah juga penuh di sekitar (area) penyelenggaraan,” ujar Dito, yang juga Ketua Penyelenggara Kejuaraan Dunia Aquabike Jestki, dalam Konferensi Pers Kejuaraan Dunia Aquabike Jetski Danau Toba, secara hibrida, di Jakarta, Selasa (31/10). Dito menambahkan, ajang itu juga akan diisi kejuaraan perahu naga (dragon boat) yang merupakan kejuaraan olahraga prestasi. Kolaborasi antara penyelenggara pusat dan kepala daerah sebagai pengampu sangat penting untuk penyelenggaraan rangkaian kegiatan tersebut. (Yoga)

Kota-kota Baru di Sepanjang Rel Kereta

Yoga 01 Nov 2023 Kompas

Pemerintah akan meningkatkan penataan Stasiun Rangkasbitung dan Stasiun Maja, Lebak, Banten. Hal ini sejalan dengan rencana Presiden Jokowi memprioritaskan Maja untuk dibangun sebagai kota baru. Stasiun Rangkasbitung tahap pertama telah dimulai sejak 2022. Saat ini, pembangunan berlanjut pada tahap kedua yang ditargetkan tuntas pada Agustus 2024. Dalam sehari, sekitar 40.000 hingga 50.000 penumpang dari Banten dan sekitarnya pergi menuju Jakarta, artinya, 15 % penduduk di daerah Lebak, Banten, memanfaatkan kereta api. Menhub Budi Karya Sumadi di Lebak, Senin (30/10) menyatakan, peningkatan Stasiun Rangkasbitung akan menambah daya tampung stasiun. Harapannya, keselamatan serta kenyamanan pengguna jasa kereta api akan membaik.

Sekitar 21 km dari Stasiun Rangkasbitung, pemerintah juga sedang menggarap kawasan berorientasi   transit atau transit oriented development (TOD) di Maja, Lebak, Banten. Proyek ini melibatkan pengembang swasta. Maja digadang-gadang menjadi kota baru sehingga sejumlah infrastruktur akan dibangun di lokasi itu. Beberapa di antaranya Tol Serpong-Balaraja dan Serang Panimbang, instalasi pengelolaan air minum di Rangkasbitung, serta Bendungan Karian. Budi Karya Sumadi menambahkan, Maja berpotensi jadi kota karena aksesibilitas kereta api yang mudah. Hal itu pula yang meyakinkan pihaknya membangun di kawasan tersebut, apalagi Presiden Jokowi telah memprioritaskan Maja sebagai pembangunan kota baru, yang tertuang dalam Perpres No 52 Tahun 2023 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2024 pada Lampiran I.

Wakil Ketua Forum Angkutan Jalan dan Kereta Api Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Deddy Herlambang berpendapat, kawasan TOD didesain atas titik-titik simpul stasiun-stasiun kereta api. Makin padat stasiunnya, permintaan perumahan pun juga akan semakin banyak. Jarak antara permukiman dan stasiun paling jauh  800 meter. Hal ini mendorong masyarakat untuk berjalan kaki atau bersepeda,” katanya, Selasa (31/10). Maja menjadi pengembangan wilayah berikutnya dari pertumbuhan kawasan Jabodetabek. Beberapa tahun silam, pengembangan kota mengikuti rel kereta telah berlangsung di sepanjang rel kereta yang melalui Kota Tangsel. Simpulnya adala Stasiun Pondok Ranji, Stasiun Jurang Mangu, Stasiun Sudimara, Stasiun Rawa Buntu, dan Stasiun Serpong. (Yoga)

OJK: Industri Jasa Keuangan Solid

Yoga 01 Nov 2023 Kompas
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar pada konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK, Senin (30/10/2023), menyatakan, industri jasa keuangan nasional solid dan berdaya tahan. Perbankan, misalnya, ditopang oleh tingkat permodalan yang tinggi sebesar 27,41 persen atau di atas rata-rata negara lain. Pasar saham mencatatkan penghimpunan dana yang masih tinggi, yakni Rp 204,14 triliun dengan emiten baru yang tercatat sebanyak 68 emiten per 27 Oktober 2023. (Yoga)

PGE Raih Rp 11,3 Miliar dari Bursa Karbon

Yoga 01 Nov 2023 Kompas
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk atau PGE meraih pendapatan sekitar Rp 11,3 miliar dari partisipasi perdana perusahaan di bursa karbon. Di pasar karbon domestik, PGE menerbitkan 864.209 ton karbon dioksida ekuivalen pada September 2023. ”PGE sudah berpengalaman mengelola proyek kredit karbon sejak 2011,” ujar Direktur Operasi PGE Ahmad Yani, Selasa (31/10/2023). Hingga triwulan III-2023, produksi listrik PGE dari pembangkit listrik tenaga panas bumi sebanyak 3.586 gigawatt jam (GWh). (Yoga)

Pilihan Editor