;

Greenback Masih Tetap Jadi Safe Haven Favorit

Ekonomi Hairul Rizal 02 Nov 2023 Kontan (H)
Greenback Masih Tetap Jadi Safe Haven Favorit
Instrumen lindung nilai atau safe haven menjadi perburuan investor di tengah kondisi ekonomi dan geopolitik yang penuh ketidakpastian, serta tren kenaikan suku bunga akibat inflasi. Dollar Amerika Serikat (AS) dan emas tetap menjadi instrumen safe haven primadona. Sebagai gambaran, dalam sebulan terakhir hingga 1 November 2023, harga emas di pasar spot naik 4,5% ke posisi US$ 1.991,8 per ons troi. Sementara harga emas batangan Antam naik sebesar 9,45% dalam sebulan menjadi Rp 1,12 juta per gram. Presiden Komisioner HFX International Berjangka, Sutopo Widodo mengatakan, indeks dollar AS mendekati level tertinggi dalam 11 bulan karena investor mengantisipasi kebijakan moneter baru Bank Sentral AS atau The Federal Reserve (Fed) pada rapat 31 Oktober-1 November 2023 waktu AS. Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga. Tetapi akan mempertahankan biaya pinjaman di level tinggi untuk beberapa waktu karena perekonomian AS tetap tangguh. Jumlah lowongan pekerjaan meningkat 56.000 dari bulan sebelumnya menjadi 9,55 juta pada September 2023, level tertinggi dalam empat bulan dan melampaui konsensus pasar sebesar 9,25 juta. Purchasing Manager Index (PMI) Manufaktur AS Global S&P di level 50 pada Oktober 2023, naik dari level 49,8 pada September 2023. Emas menjadi lindung nilai di tengah ketidakpastian geopolitik. Namun menurut Sutopo harganya terlampau mahal, sehingga tak terlalu menarik lagi bagi pembeli luar negeri yang mengkonversi emas dengan dollar. Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong menilai harga emas spot masih bertengger di US$ 2.000 ons troi pada akhir tahun. Berarti tidak akan jauh dari harga sekarang. Sementara emas batangan lebih cocok untuk investor tradisional. Dia melihat dollar   lebih prospektif daripada emas karena berpeluang meningkat lagi sekitar 5% hingga akhir tahun.
Download Aplikasi Labirin :