;

Laba Bersih dari Bisnis Energi Bersih

Hairul Rizal 14 Nov 2023 Kontan

Usai mencatatkan saham perdana pada Oktober 2023, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melaporkan kinerja periode Januari-September 2023. Hasilnya, BREN mencetak kenaikan pendapatan dan laba bersih dari bisnis energi baru terbarukan alias energi bersih. Anak usaha PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ini mencetak laba bersih senilai US$ 84,47 juta atau senilai Rp 1,32 triliun dengan asumsi kurs rupiah Rp 15.701 per dollar AS. Realisasi ini naik 12,4% secara tahunan. Kenaikan laba bersih ini sejalan dengan pertumbuhan pendapatan BREN US$ 445,27 juta, atau naik 5,14% secara tahunan. Pendapatan BREN didominasi penjualan ke pihak ketiga. Penjualan listrik menjadi tulang punggung BREN, mencapai US$ 205,46 juta, naik 8,5% secara tahunan. Adapun penjualan listrik dan uap, pendapatan sewa operasi dan pendapatan sewa pembiayaan dihasilkan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Namun, penjualan kredit karbon BREN merosot 99,8% menjadi hanya US$ 4.000 dari US$ 3,26 juta. Beban BREN terpantau meningkat. Seperti beban usaha naik 6,8% menjadi US$ 127,12 juta dan beban keuangan melompat 60,44% menjadi US$ 100,54 juta dari s US$ 62,66 juta. Penguatan yang signifikan menyebabkan perdagangan saham BREN sempat dihentikan sementara pada Jumat (10/11). Penguatan harga saham ini menjadikan kapitalisasi pasar BREN melonjak. Per Senin (13/11), market cap BREN menyentuh Rp 709 triliun dan membayangi market cap BBRI yang senilai Rp 761,58 triliun. Saat ini BREN melalui anak usahanya, Star Energy Group Holdings Pte Ltd berkomitmen untuk mengembangkan usahanya salah satunya melalui Proyek Salak Binary. "Selain itu BREN melalui Star Energy juga tetap aktif mencari prospek pengembangan usaha melalui akuisisi atas perusahaan energi baru dan terbarukan baik di dalam negeri dan di luar negeri," tulis Merly, Sekretaris Perusahaan BREN. Head of Equities Investment Berdikari Manajemen Investasi, Agung Ramadoni menilai, di tengah lonjakan saham BREN, investor bisa memulai profit taking secara bertahap. Head of Business Development FAC Sekuritas, Kenji Putera Tjahaja menilai, bisnis BREN cukup menarik seiring isu energi baru terbarukan (EBT) yang sedang jadi fokus perhatian baik dalam dan luar negeri.

Tekanan ke Emiten Batubara Belum Reda

Hairul Rizal 14 Nov 2023 Kontan

Laba bersih emiten tambang batubara sepanjang Januari hingga September 2023 merosot mengikuti penurunan harga batubara. Penurunan kinerja ini diprediksikan masih berlangsung pada kuartal akhir tahun ini. Terkini, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) melaporkan penurunan laba bersih menjadi US$ 405,83 juta. Realisasi ini tergerus 54,6% secara tahunan. Pendapatan ITMG pun turun sebesar 30,19% menjadi US$ 1,82 miliar. Penurunan kinerja juga dialami PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan koreksi laba bersih hingga 62,21% menjadi Rp 3,8 triliun. PT Indika Energy Tbk (INDY) juga bernasib sama. Bahkan, laba bersih INDY tergerus 72,26% secara tahunan menjadi sebesar US$ 93,83 juta per akhir September 2023. Sedangkan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) melaporkan pendapatan dan laba bersih yang kompak turun, masing-masing minus 15,76% dan minus 35,96%. Presiden Direktur dan Chief Executive Officer ADRO Garibaldi Thohir mengatakan, average selling price (ASP) ADRO turun 25%. Padahal, produksi dan penjualan batubara ADRO masing-masing naik sebesar 12% dan 11% menjadi 50,73 juta ton dan 49,12 juta ton. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rizkia Darmawan menilai, belum akan ada rebound signifikan kinerja emiten batubara di kuartal IV-2023. Biasanya, memang ada kenaikan permintaan batubara seiring masuknya musim dingin di negara-negara importir batubara seperti China, Jepang dan India. Proyeksi dia, harga rata-rata batubara Newcastle pada di kuartal IV-2023 berkisar di US$ 135 per ton.Kinerja emiten tambang batubara bisa terbantu dari sisi biaya tunai ( cash cost ), yang kemungkinan akan sedikit menurun. Ini karena ada normalisasi harga minyak dan penurunan royalty rate . Oleh karena itu, Rizkia lebih merekomendasikan emiten batubara yang mulai mendiversifikasikan bisnis seperti HRUM dan ADRO. Analis Panin Sekuritas Felix Darmawan merekomendasikan hold saham PTBA dan dengan menurunkan target harga menjadi Rp 2.700 per saham.

Harga Energi Tertekan Kelesuan Permintaan dan Geopolitik

Hairul Rizal 14 Nov 2023 Kontan

Harga energi tertekan dalam sebulan terakhir. Kelesuan harga energi tertekan pelemahan permintaan global dan kondisi geopolitik di Timur Tengah yang tengah bergejolak. Melansir Bloomberg , harga minyak WTI masih bertengger di bawah US$ 80 per barel sejak pekan lalu. Kemarin (13/11), minyak sudah turun 10,41% ke US$ 77,36 per barel dalam sebulan. Nasib batubara juga serupa. Harga batubara bergerak di bawah US$ 130 per ton dalam dua pekan terakhir. Dalam sebulan, harga batubara sudah turun 14,8% ke US$ 129,50 per ton, kemarin (13/11). Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong mengatakan, harga energi pada umumnya tertekan oleh penurunan permintaan. Selain itu, Research and Development ICDX, Taufan Dimas Hareva menambahkan, tertekannya harga energi juga akibat situasi geopolitik. Dengan situasi geopolitik saat ini, kedua analis juga menilai tekanan pada harga energi masih berpotensi berlanjut. Bbila perang Israel-Hamas tereskalasi akan berpotensi memberikan dukungan pada harga. Lukman memproyeksikan harga minyak mentah di akhir tahun berpotensi kembali ke US$ 80 per barel–US$ 85 per barel. Support harga minyak berada di level US$ 75 per barel, sehingga harga saat ini berada di level lower range. Sementara gas alam diperkirakan berada di level US$ 3 per mmbtu. Sedangkan target harga batubara di kisaran US$ 110 per ton–US$ 120 per ton.

Menjaga Margin dan Kualitas Kredit

Hairul Rizal 14 Nov 2023 Kontan

Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) diproyeksikan mampu mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar dua digit di kuartal terakhir ini. Sentimen di akhir tahun menjadi momentum bagi BBNI untuk menyalurkan kredit lebih banyak terutama untuk korporasi swasta. Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus mengatakan, BBNI merupakan salah satu emiten perbankan yang mampu mencetak pertumbuhan kredit tetap positif. Kredit BBNI tumbuh sekitar 7,8% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 671,37 triliun pada kuartal ketiga tahun 2023. Peningkatan tersebut dicapai oleh segmen business banking yan tumbuh 6,2% yoy dan segmen konsumer yang tumbuh 12,7% yoy. BBNI mampu meraih pertumbuhan laba bersih 15,1% yoy dalam periode sembilan bulan tahun 2023 menjadi Rp 15,75 triliun. Rendahnya biaya provisi menjadi salah satu daya dorong dalam menjaga kinerja. Nico yakin, BBNI akan mencatatkan kinerja positif pada kuartal terakhir tahun ini, meskipun tekanan cost of fund (CoF) atau biaya dana naik menjadi 2,1% pada kuartal ketiga 2023. Salah satu penyebab kenaikan akibat perubahan tingkat suku bunga acuan. Kenaikan suku bunga bisa meningkatkan margin, tapi di sisi lain akan menyebabkan penurunan pertumbuhan kredit. Oleh sebab itu, fokus terhadap kualitas merupakan salah satu strategi BBNI menjaga pertumbuhan. non performing loan (NPL) BBNI sudah turun dari sebelumnya 3% menjadi 2,3% yoy per September 2023. Loan at risk (LAR) juga menjadi 14,3% pada kuartal ketiga 2023. Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta menyoroti, pertumbuhan kredit BBNI yang ditopang segmen korporasi swasta sejalan dengan solidnya perekonomian domestik. Kinerja ekspor-impor pun masih cukup bagus yang tercermin dari surplus neraca perdagangan. Korporasi swasta menjadi incaran BBNI terutama emiten tergolong blue chip. Sektor-sektor yang saat ini banyak dilirik BNI yang berhubungan dengan hilirisasi, tambang, hingga energi. Analis Samuel Sekuritas, Prasetya Gunadi menyebutkan, terkait net interest margin (NIM), BBNI tetap optimistis mempertahankan pada level 4,6% per kuartal ketiga 2023. Meskipun tekanan biaya dana mungkin akan terus berlanjut di kuartal IV karena kenaikan suku bunga acuan. BBNI masih memiliki banyak ruang meningkatkan imbal hasil kredit. Sementara biaya kredit BBNI diperkirakan semakin turun di bawah 1,5% dibandingkan 1,9% di tahun lalu, berkat perbaikan kualitas aset.

Mengubur Prasangka di APBN 2023

Hairul Rizal 14 Nov 2023 Bisnis Indonesia

Presiden Joko Widodo akhirnya mengafirmasi sejumlah revisi atas perincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023, mulai dari penerimaan, belanja, hingga Saldo Anggaran Lebih (SAL) pada bulan ini. Perubahan itu termaktub dalam Peraturan Presiden No. 75/2023 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden No. 130/2022 Tentang Rincian APBN Tahun Anggaran 2023, yang mulai berlaku sejak diundangkan pada 10 November 2023. Hal ini sesuai dengan kesimpulan dalam rapat kerja antara Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), pemerintah, dan Gubernur Bank lndonesia (BI) dalam rangka pembahasan laporan realisasi semester I dan prognosis semester II pelaksanaan APBN 2023. Secara umum, terdapat tujuh lampiran dalam peraturan presiden (perpres) tersebut. Setiap lampiran berisi sejumlah perincian ihwal penerimaan negara baik dari sektor perpajakan, penerimaan bukan pajak, belanja pemerintah pusat, alokasi anggaran pendidikan, dan pembiayaan anggaran 2023. Kita akan sedikit mendedahkan poin-poin perubahan yang dilakukan di APBN 2023. Pertama, tentang penerimaan perpajakan. Penerimaan perpajakan nasional meliputi pajak dan cukai, terpantau direvisi ke atas. Artinya, harus ada kenaikan, dari Rp1.963,48 triliun menjadi Rp2.045,45 triliun. Kedua, dari sisi belanja negara. Belanja negara pada tahun ini diperkirakan mencapai Rp2.750,5 triliun, dengan perincian belanja pemerintah pusat Rp1.751,7 triliun dan belanja transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp998,8 triliun. Ketiga, dari sisi SAL alias Saldo Anggaran Lebih. Pemerintah juga merevisi penggunaan dana SAL pada APBN 2023. Menurut perpres ini, dana SAL dapat digunakan untuk membiayai belanja negara termasuk penggunaan dana SAL saat terjadi krisis. Oleh karena itu, pemerintah mengandalkan APBN sebagai instrumen untuk melindungi masyarakat. Hal ini menjadi konsekuensi logis dari amanat konstitusi bahwa APBN yang menjadi sumber daya keuangan negara perlu didistribusikan secara merata dan adil kepada seluruh rakyat Indonesia. Namun, pemerintah justru meningkatkan aktivitas belanja untuk pelayanan umum dan ekonomi. Tidak terperinci secara jelas aktivitas belanja apa saja yang ada di dalamnya. Padahal, bicara tentang APBN, berarti bicara tentang pos anggaran sangat besar. Juga dari sisi SAL, terdapat pos anggaran gemuk hingga Rp226,88 triliun. Dana SAL ini adalah pos pembiayaan yang penggunaannya berdasarkan ketentuan menteri keuangan. Anggaran ditetapkan, dipakai, dan diawasi oleh Kemenkeu.

Nasib Pinjol Menjelang Pemilu

Hairul Rizal 14 Nov 2023 Bisnis Indonesia

OJK telah menerbitkan Surat Edaran No. 19/2023 yang membatasi peminjam hanya boleh meminjam dana dari maksimal tiga platform pinjol saja. Namun, menjelang Pemilu di mana kebutuhan keuangan meningkat bagi orang-orang tertentu, tiga platform pinjol tetap bisa menjadi harapan atau bahkan primadona tetapi dengan kemungkinan risiko kegagalan yang cukup besar. Pinjaman online atau pinjol mengingatkan kita pada sejarah awal perkembangan toko online di Indonesia menjelang akhir 2000-an. Pada saat itu, antara pembayaran pesanan dan pengiriman barang adalah suatu perjudian besar. Apabila pemilik toko online mengirim pesanan tanpa adanya pembayaran, maka besar kemungkinan barang dikirim, tetapi uang tidak terbayarkan. Sedangkan jika pembeli melakukan pembayaran sebelum barang diterima, maka besar pula kemungkinan uang ditransfer, tetapi barang tak kunjung datang. Dompet bersama yang digagas di Forum Jual Beli Kaskus dan akhirnya menjadi cara mengelola pembayaran di berbagai layanan e-marketplace, ternyata menjadi jawabannya. Terdapat entitas perantara yang kemudian muncul menjadi penengah keputusan final atas pengiriman dana dari konsumen ke penjual, berdasarkan bukti barang telah diterima konsumen atau kemudian berkembang menjadi data elektronik berupa status pengiriman dari layanan kurir. Kepala Eksekutif Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi bahkan menyampaikan adanya tren orang sengaja meminjam di pinjol tetapi dengan rencana tidak membayar. Terlebih lagi ketika mereka tahu pinjol tersebut tidak tercatat di OJK. Di sisi lain, terdapat juga kasus bunuh diri akibat pinjaman online karena merasa tertekan, atau bahkan terancam. 

Jika peminjam tergolong unbankable karena memang tidak memiliki penghasilan yang memadai, bukankah pengembalian pinjaman hanya mimpi di siang bolong? Untuk itu dibutuhkan modifikasi atau adaptasi seperti yang terjadi pada transaksi masa lalu e-commerce di Indonesia. Meskipun penyaluran pinjaman naik dari waktu ke waktu, kinerja dan prestasi pinjol atau jenis lainnya seperti P2P lending bukan semata-mata pada nilai yang dikumpulkan maupun disalurkan ke peminjam, tetapi utamanya terletak pada nilai keberhasilan pengembalian pinjaman yang berdampak pada kelancaran pemberian pinjaman ataupun penyediaan dana pinjaman dari investor. Di sisi lain, dibutuhkan pula dana segar dan cepat bagi orang-orang yang unbankable dengan tujuan strategis dan produktif. Kelemahan dalam mekanisme pinjol seperti ketergantungan pada informasi di dalam data Kartu Tanda Penduduk terutama yang tanpa batas kedaluwarsa tidak dapat menjamin dan menyelesaikan keberadaan peminjam sesungguhnya. Jika peminjam tinggal di tempat yang berpindah-pindah bahkan seringkali tidak terkait dengan lokasi asalnya, tentu kerepotannya sangat tinggi. Alih-alih melakukan tindakan saat kredit macet, penyelenggara pinjol perlu melakukan validasi terlebih dahulu secara cepat terkait kesamaan alamat yang didaftarkan dengan keberadaan peminjam sesungguhnya. Kolaborasi perlu dilakukan dengan pihak-pihak penyedia layanan jasa keuangan yang diijinkan oleh OJK. Namun, jika awalnya peminjam tidak punya niatan tidak membayar, mekanisme ini dapat menjaga dirinya dari depresi atau bahkan bunuh diri akibat tertekan oleh bengkaknya hutang maupun komunikasi dari penyelenggara pinjol. Tidak kalah pentingnya, kecepatan dan kemudahan dalam memproses pinjaman yang menjadi ciri khas pinjol dalam disrupsi teknologi keuangan jangan sampai hilang. Harapannya seperti halnya transaksi di e-commerce saat ini, pinjol dapat tersalurkan dengan baik ke masyarakat dengan meminimalkan potensi kredit macet yang menyandera kedua belah pihak.

TINGKAT RENDEMEN TINGGI : SGN Kerek Produksi Gula

Hairul Rizal 14 Nov 2023 Bisnis Indonesia

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) atau Sugar Co memproyeksikan produksi gula pada 2024 bisa mencapai 978.832 ton seiring dengan potensi dan upaya efisiensi yang dilakukan perusahaan. Direktur Utama SGN, Aris Toharisman mengatakan bahwa untuk produksi gula SGN tahun ini berhasil mencapai 750.268 ton atau sekitar 33% dari total produksi gula nasional sebesar 2,271 juta ton dengan rerata rendemen nasional 7,32%. Dia menjelaskan bahwa 4 PG tersebut a.l adalah PG Takalar dengan rendemen sebesar 8,46%, PG Pradjekan dengan rendemen sebesar 8,36%, PG Wonolangan dengan rendemen sebesar 8,02%, dan PG Gempolkrep dengan rendemen 8,01%. Menurutnya, produksi gula tahun ini sangat bagus karena dampak musim kekeringan atau El Nino yang mendongkrak produktivitas tanaman tebu dengan maksimal. Selain karena faktor iklim, imbuhnya, SGN juga menjalankan strategi pada musim giling 2023 yaitu pelaksanaan sistem bagi hasil yang mampu mengedukasi petani untuk memperbaiki kualitas tebunya, baik saat budi daya maupun panen. “Ke depan SGN berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan petani, membantu pendanaan melalui sinergi BUMN dengan Himbara, dan memperluas pelaksanaan program Makmur bersama PT Petrokimia dalam pemenuhan pupuk bagi petani,” katanya.

Rumah Sakit di Gaza Dikelilingi Pertempuran Sengit

Yoga 13 Nov 2023 Kompas (H)

Rumah sakit-rumah sakit di Gaza terkepung oleh pertempuran sengit antara pasukan Hamas dan Israel. Tak ada tanda-tanda pertempuran menyurut. Desakan internasional untuk gencatan senjata antara Hamas dan Israel masih sangat sulit diwujudkan. Salah satu desakan tersebut muncul dari pertemuan puncak gabungan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (11/11). Pertemuan menghasilkan resolusi, antara lain, menyerukan penghentian segera agresi militer Israel ke Gaza. Seruan ini juga dilontarkan Presiden Jokowi dalam pernyataannya pada pertemuan itu. ”Gencatan senjata harus segera dilakukan. Alasan Israel bahwa ini sebuah self-defence tak dapat diterima. Ini adalah collective punishment,” katanya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),Minggu (12/11), menerbitkan pernyataan bahwa 36 rumah sakit di Gaza tak berfungsi. ”WHO mengkhawatirkan keselamatan pasien,tenaga kesehatan, dan orang-orang yang mencari perlindungan di rumah sakit,” kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. Direktur RS Al-Shifa Mohammed Abu Sal miya mengatakan, pengepungan membuat tenaga kesehatan tak bisa bekerja. Di rumah sakit itu ada 600 pasien pascaoperasi, 40 bayi baru lahir, dan 17 pasien unit perawatan intensif. RS Al-Shifa, ujar Abu Salmiya, tak memiliki aliran listrik, air bersih, dan makanan. Ada dua bayi meninggal gara-gara inkubator mereka padam akibat tidak ada listrik. Demikian pula satu pasien kehilangan nyawa akibat ventilator mati. Mohammed Obeid, dokter bedah dari Dokter Lintas atas (Medecins Sans Frontiere/ MSF) yang bertugas di RS Al-Shifa, mengungkapkan, penembak runduk menembaki empat pasien di lingkungan rumah sakit. Ada yang tertembak di leher dan ada yang di dada. (Yoga)

Tumbuh Tinggi, tetapi Belum Berkualitas

Yoga 13 Nov 2023 Kompas

Pada triwulan III-2023, Maluku dan Papua mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi melampaui level nasional berkat proyek hilirisasi tambang. Meski demikian, ekonomi yang tumbuh tinggi di kawasan itu tidak serta-merta mendorong pembangunan berkualitas yang menyejahterakan warga setempat. Sepanjang periode Juli-September 2023, ekonomi kawasan Maluku dan Papua tumbuh tinggi di level 9,25 % secara tahunan, tertinggi di atas kawasan lain dan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang pada triwulan III-2023 melambat ke 4,94 % secara tahunan. Selain Maluku dan Papua, pertumbuhan ekonomi di Sulawesi menduduki posisi kedua tertinggi pada triwulan III-2023, yaitu 6,44 % secara tahunan. Sebaliknya, ekonomi Jawa dan Sumatera masing-masing hanya tumbuh 4,83 % dan 4,5 % meski keduanya masih mendominasi struktur perekonomian RI secara spasial.

Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi di kawasan timur Indonesia itu didorong oleh kinerja sejumlah sektor yang bergerak akibat gencarnya proyek hilirisasi mineral dan tambang di kawasan tersebut, yaitu sektor pertambangan dan penggalian, perdagangan, dan konstruksi. ”Pertumbuhan ekonomi melambat di beberapa pulau, kecuali Maluku dan Papua, yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi menguat dibandingkan dengan wilayah lain,” katanya, Minggu (12/11). Namun, potret pembangun- an di kawasan timur Indonesia masih menyimpan problem klasik, yaitu ”tercerabutnya” pertumbuhan ekonomi dari kesejahteraan warga setempat. Kendati mampu tumbuh tinggi melampaui ekonomi nasional dalam beberapa tahun terakhir ini, kinerja perekonomian di kaasan timur Indonesia belum ”menetes” untuk dinikmati masyarakat lokal.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics Indonesia (CORE) Mohammad Faisal, Minggu (12/11), mengatakan, efek dari pembangunan smelter mineral yang masif di kawasan timur Indonesia itu tidak sejalan dengan pengentasan rakyat miskin yang berjalan lambat. Ia menilai, wajar jika ekonomi di kawasan timur Indonesia melejit tinggi. Produk domestik regional bruto (PDRB) suatu daerah sudah pasti melonjak ketika investasi masuk dan konstruksi terjadi. Data Kementerian Investasi menunjukkan, Indonesia timur memang tengah jadi ”primadona” sasaran investor asing karena potensi sumber daya alam mineral yang berlimpah untuk dilakukan hilirisasi. ”Sayangnya, kemiskinan di kalangan penduduk  lokal belum berkurang signifikan,” katanya. (Yoga)

Menanti Kendali Penuh Indonesia atas PT Vale Indonesia Tbk

Yoga 13 Nov 2023 Kompas

Keputusan final negosiasi terkait divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk kepada induk perusahaan industri pertambangan BUMN, Mind.id, dinanti. Dengan tambahan akuisisi saham 14 % lagi, Mind.id akan menjadi pemegang saham mayoritas dan menjadi penentu kebijakan dalam menjalankan perusahaan tambang mineral itu. Sebagaimana dipaparkan pihak Kementerian ESDM dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Selasa (29/8). PT Vale Indonesia, dulu bernama PT International Nickel Indonesia (Inco), pertama kali melepas saham pada 1990. Saat itu, 20 % saham perusahaan yang didirikan pada 1968 tersebut dilepas melalui Bursa Efek Indonesia. Pada 2020, PT Vale Indonesia (PTVI) memenuhi kewajiban divestasi tahap kedua dengan menjual 20 % saham milik Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd (SMM) kepada pembeli yang ditunjuk pemerintah, yakni PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)/Mind.id (sebelum dipisahkan), sebagai kewajiban PTVI untuk melanjutkan operasinya setelah 2025, saat berakhirnya kontrak karya.

Dengan demikian, dikutip dari laman perusahaan, komposisi pemegang saham PTVI saat ini ialah VCL 43,79 %, SMM 15,03 %, Mind.id 20 persen, publik (di BEI) 20,64 %, dan Vale Japan Limited 0,54 %. Untuk memperpanjang kontrak operasi produksi, menjadi izin usaha penambangan khusus (IUPK), PTVI wajib mendivestasikan saham paling sedikit 51 % secara bertahap kepada pemerintah pusat, pemda, BUMN, BUMD, dan/atau badan usaha swasta nasional. Hal itu tertuang dalam PP No 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Minerba. Artinya, kewajiban divestasi PTVI tinggal 11 %. Namun, dalam perkembangannya, seiring dengan keinginan pemerintah dan Mind.id untuk menjadi pemegang saham mayoritas, Vale Canada dan SMM bersedia menawarkan penjualan saham hingga 14 %. Hal itu dilakukan untuk memastikan Mind.id menjadi pemegang saham terbesar, yakni dari 20 % menjadi 34 %. (Yoga)

Pilihan Editor