TRANSISI ENERGI, Ambisi Besar Minim Aksi
Dampak perubahan iklim di berbagai belahan dunia terlihat
nyata dalam wujud gelombang panas, kekeringan, kebakaran hutan, badai, dan
banjir. Dunia tidak bisa memitigasi bencana yang diakibatkan perubahan iklim
tanpa mengatasi akar penyebabnya, yakni ketergantungan terhadap energi atau
bahan bakar fosil, yang menghasilkan karbon dioksida dalam jumlah besar saat
dibakar. Emisi ini memerangkap panas di atmosfer yang memicu suhu bumi
meningkat dari waktu ke waktu. Program Lingkungan PBB (United Nations for
Environment Program/UNEP) mencatat, 90 % karbon dioksida global berasal dari bahan
bakar fosil.
Sayangnya, komitmen dan ambisi dunia dalam mewujudkan target
karbon netral bertolak belakang dengan fakta yang menunjukkan bahwa produksi
batubara, minyak, dan gas di berbagai belahan dunia masih terjadi secara masif.
Dalam laporan Kesenjangan Produksi (Production Gap) 2023 yang dirilis UNEP,
November ini, terungkap adanya ketidaksesuaian antara produksi batubara,
minyak, dan gas di 20 negara produsen utama, termasuk Indonesia, dengan batasan
produksi global yang sesuai target Perjanjian Paris. Kesenjangan produksi bahan
bakar fosil penghasil emisi karbon per tahun 2030 diproyeksi akan 110 % lebih banyak
dibandingkan yang seharusnya.
UNEP menyoroti Indonesia sebagai salah satu negara yang
memiliki ketergantungan ekonomi sangat tinggi terhadap sumber energi fosil, di
mana industri minyak dan gas berkontribusi hingga 12 % terhadap PDB. Di samping
itu, In- donesia juga masih tercatat
aktif sebagai eksportir batubara terbesar ketiga dunia. Akibat kebijakan energi
dari banyak negara, ada potensi
peningkatan produksi batubara global hingga 2030 serta produksi minyak bumi dan
gas global hingga 2050. Masih adanya kesenjangan produksi energi fosil secara
global menunjukkan ambisi dunia dalam mengurangi emisi karbon dioksida hingga
titik netral tidak sejalan dengan komitmen setiap negara dalam bertransisi
energi. (Yoga)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Dampak Blokade Selat Hormuz pada Logistik Laut
Kemungkinan Pemerintah Membuka Opsi Impor Gas
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023