;

Kinerja Ekspor Manufaktur Melemah

Yoga 17 Nov 2023 Kompas

Kinerja ekspor industri pengolahan atau manufaktur pada periode Januari-Oktober 2023 menurun 10,30 % dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, dikarenakan pelemahan permintaan dunia dan melandainya sejumlah harga komoditas global. Mengutip data BPS, nilai ekspor industri pengolahan sesuai harga barang (free on board/FOB) Januari-Oktober 2023 mencapai 155,16 miliar USD, merosot 10,30 % ketimbang periode yang sama tahun lalu yang sebesar 172,97 miliar USD. Penurunan terbesar dicatat oleh komoditas produk lemak dan minyak hewani/nabati olahan yang pada periode Januari-Oktober 2023 merosot 19,52 % secara tahunan.

Komoditas besi dan baja juga mencatat penurunan kinerja ekspor. Pada Januari-Oktober 2023, ekspor besi dan baja bernilai 22,13 miliar USD, menurun 4,35 % secara tahunan. Komoditas lainnya yang mencatatkan penurunan ekspor cukup dalam adalah alas kaki. Pada Januari-Oktober 2023 ekspor alas kaki mencapai 5,33 miliar USD, menurun 18,86 % secara tahunan. Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri, Kamis (16/11) menjelaskan, penurunan kinerja ekspor industri pengolahan itu disebabkan gabungan dari permintaan ekspor yang melemah dan harga komoditas yang kian melandai. Hal itu dipicu oleh melambatnya perekonomian negara-negara tujuan ekspor Indonesia. (Yoga)

KELAUTAN DAN PERIKANAN, Pangan Biru Jadi Solusi Masa Depan

Yoga 17 Nov 2023 Kompas

Transisi pangan konvensional ke pangan biru didorong menjadi solusi pemenuhan kebutuhan pangan masa depan. Indonesia yang kaya potensi makanan biru (blue food) dinilai belum mengoptimalkan potensi sumber daya yang ada. Komoditas pangan biru, berupa ikan, alga, dan tumbuhan yang dihasilkan dari budidaya ataupun perikanan darat dan laut, dipandang sebagai alternatif sumber pangan berkelanjutan di masa depan.

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Maritim dan Investasi, M Firman Hidayat, mengemukakan, pangan biru merupakan alternatif solusi ketahanan pangan yang kaya protein dan nutrisi. Selain itu, pangan biru juga berperan untuk membantu mitigasi perubahan iklim. ”Pembenahan dan peningkatan pangan biru juga akan mampu meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat pesisir,” kata Firman dalam ”BlueFood Forum” yang digelar secara hibrida, Kamis (16/11). (Yoga)

Perlindungan Konsumen Asuransi Syariah Penting

Yoga 17 Nov 2023 Kompas
Wapres Ma’ruf Amin mengatakan, aspek perlindungan konsumen menjadi hal utama dalam pengembangan industri asuransi syariah. Dalam menjalankan bisnisnya, nilai-nilai syariah diharapkan dapat terus dipegang teguh sehingga industri asuransi syariah memiliki keunggulan kompetitif dan mampu berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

”Pastikan tata kelola industri dan perusahaan asuransi tetap dalam koridor regulasi otoritas yang berlaku. Inovasi produk-produk baru asuransi perlu didorong, tetapi tetap dilaporkan dan berizin resmi dari otoritas. Aspek kejujuran, keterbukaan, akuntabilitas, dan perlindungan nasabah juga merupakan prinsip-prinsip yang senantiasa harus dikedepankan,” katanya dalam Grand Launching Allianz Syariah di Jakarta, Kamis (16/11). (Yoga)

Lima Pulau Jadi Wisata Minat Khusus

Yoga 17 Nov 2023 Kompas
Lima pulau kecil di Sumatera Barat dijadikan destinasi wisata minat khusus. Lima pulau itu, Toran, Pandan, dan Air di Kota Padang; Bando di Kota Pariaman; dan Pieh di Kabupaten Padang Pariaman, dikelola oleh Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kepala LKKPN Pekanbaru Rahmat Irfansyah, Kamis (16/11/2023), mengatakan, pengelolaan kawasan konservasi itu diharapkan bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. (Yoga)

Didominasi Nikel, Ekspor Sultra Merosot

Yoga 17 Nov 2023 Kompas

Nilai ekspor dari Sultra hingga triwulan III-2023 terus merosot dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Masih didominasi olahan nikel, nilainya turun hingga 32,3 % atau lebih dari 1,4 miliar USD. Data BPS Sultra menyebutkan, total nilai ekspor Sultra selama Januari-September 2023 mencapai 2,884 miliar USD, turun 32,3 % dibandingkan periode yang sama tahun 2022 yang 4,26 miliar USD. Kondisi ini beriringan dengan volume ekspor kumulatif yang turun 14,73 % pada periode yang sama, yakni dari 1,967 juta ton menjadi 1,678 juta ton.

Kabid Perdagangan Luar Negeri di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sultra, Nur Adnan Hadi menuturkan, penurunan ekspor terjadi selama 2023. Bahkan, periode hingga triwulan III tahun ini juga lebih rendah dibandingkan periode sama tahun 2021. ”Berdasarkan informasi, memang terjadi penurunan permintaan di China, dan harga nikel sedang turun. Jadi, volume dan nilai ekspor di Sultra turun,” kata Adnan, Kamis (16/11) di Kendari. (Yoga)

QRIS Dorong Transaksi Digital di Jakarta

Yoga 17 Nov 2023 Kompas
Transaksi digital di Jakarta tumbuh signifikan sepanjang 2023, didorong oleh penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta mencatat, ada 913.000 pengguna baru QRIS atau 86,32 persen dari target nasional per September 2023. Penetrasi transaksi menggunakan QR Code ini  mendorong pertumbuhan pengguna QRIS dengan total mencapai 5,4 juta atau 13,01 % pangsa nasional. Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta Arlyana Abubakar, Kamis (16/11) menyebutkan, capaian volume transaksi QRIS ini ditopang oleh kuat dan pesatnya penyediaan QRIS di toko atau merchant dengan total pedagang 5,03 juta atau 17,3 % pangsa nasional. (Yoga)

Tantangan Berat Industri Nikel

Yuniati Turjandini 17 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Industri nikel menghadapi tantangan berat pada 2023, seiring turunnya harga komoditas ini di pasar global hingga 35%, dipicu penurunan permintan dari industri baja tahan karat dan mobil listrik (electric vehicle/VE). Selain itu, pasokan nikel dari Indonesia terus bertambah, menyusul megaekspansi yang dilakukan para pemain asal China. Berdasarkan data tradingeconomics.com, harga nikel jebol dibawah sejak 2021. Dalam setahun terakhir, harga nikel merosot 29% menjadi US$ 17.160 per ton dari US$ 24.262 per ton. Adapun secara year on date (ytd) harga nikel anjlok 35% dari sebelumnya US$ 26.557 per ton. Dengan harga nikel di level US$ 18 ribu per ton sekitar sepertiga pemain nikel di Indonesia akan mencetak kas negatif. Kemudian, jika harga nikel melorot lagi  menjadi US% 15 ribu per ton, sebanyak 40% pemain nikel di Indonesia akan masuk ke jurang kerugian. (Yetede)

Presiden Raih Komitmen Investasi Exxon Mobil Rp232 Triliun

Yuniati Turjandini 17 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Presiden jokowi mengantongi komitmen investasi menilai US$ 15, miliar atau sekitar Ro232 triliun dari ExxonMobil untuk pembangunan kilang petrokimia hijau berikut pembangunan karbon capture storage (CCS). Jika rencana investasi ini terealisasi, fasilitas CCS itu akan menjadi  yang terbesar di Asia Tenggara. bahkan, kila petrokimia ExxonMobil bakal menjadi salah satu yang tercanggih di dunia. "Saya apresiasi rencana kerja sama untuk pembangunan kilang petrokimia hijau dan carbon capture storage (CCS) dengan nilai mencapai US$ 15 miliar," ujar Presiden dalam pertemuan itu itu. Disebutkan bahwa sebelum gelarab  KTT APEC 2023, Jokowi melobi CEO ExxonMobil Darren Woods untuk berinvestasi di Tanah Air. Di tempat terpisah, Presiden ExxonMobil Indonesia, Carole Gall, mengatakan kerja sama ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan untuk mendorong peralihan ke masa depan dengan emisi yang lebih rendah. (Yetede)

Hilirisasi, 'Jalan Ninja' Menggenjot Kinerja Ekspor

Yuniati Turjandini 17 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID. Pemerintah secara konsisten memacu geliat hilirisasi komoditas ekspor sumber daya alam sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya normalisasi harga komoditas . Tekanan perekonomian global membawa dampak terhadap fluktuasi harga komoditas, sehingga hilirisasi diharapkan turut menjadi bantalan untuk kinerja perdagangan Indonesia dengan seluruh mitra negara dagang. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Bidang Perekonomian Ferry Irawan mengatakan, sejak awal tahun 2023, pemerintah telah menyadari dan mengantisipasi bahwa tahun ini ekspor Indonesia akan mengalami penurunan yang pada akhirnya  akan mempersempit surplus perdagangan. "Ke depan hilirisasi akan terus diperkuat untuk menjaga keberlanjutan ekspor Indonesia, dan untuk menghasilkan produk ekspor bernilai tambah tinggi," kata Ferry kepada Investor Daily pada kamis (16/11/2023). (Yetede)

Tak Terpengaruh Pemilu, Kerja Sama Ekonomi RI-China Tetap Kuat

Yuniati Turjandini 17 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Indonesia dan China  akan terus meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi. Kerja sama bilateral antara kedua negara akan tetap erat dan tidak perlu diragukan  lagi meski Indonesia di bawah kepemimpinan presiden berikutnya. "Kami percaya apapun hasil dari pemilu, sebagian besar masyarakat Indonesia dan para pemerintahnya merasa bahwa hal yang paling utama adalah pembangunan. Fokus pada pembangunan," ucap Lu Kang kepada B Universe disela-sela 2023 Indonesia-China Media Forum di Jakarta,  Rabu, (15/11/2023). Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada hari Senin, (13/11/2023), menetapkan tiga bakal calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (pilpres) 20234. Hasil pengundian dan penetapan nomor urutan peserta Pilpres 2024 pada hari Selasa, 14 November 2023, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

Pilihan Editor