Mengawal Penyerapan Gas Bumi
Gas bumi sebagai komoditas energi yang diyakini menjembatani transisi energi bersih memiliki peran sentral di Indonesia. Jumlah cadangan gas yang sedemikian besar merupakan tumpuan keberhasilan Indonesia untuk menyediakan energi hijau bagi masyarakat dan dunia. Keberlimpahan sumber daya alam ini tentu saja menguntungkan Indonesia. Kebutuhan gas nasional berlimpah bahkan di beberapa wilayah di Tanah Air mengalami surplus gas hingga 10 tahun mendatang. Berdasarkan data Neraca Gas Indonesia 2023—2032, kebutuhan gas nasional sangat cukup hingga 2032. Kebutuhan gas ini dapatkan dari sejumlah proyek gas dan pasokan gas potensial. Dalam beberapa tahun mendatang, beberapa kargo liquified natural gas (LNG) dari Blok Tangguh, Blok Masela, dan Bontang direncanakan untuk mendukung transisi energi nasional. Guna mendorong optimalisasi gas bumi, pemerintah menerapkan sejumlah mekanisme penting a.l. mendorong produksi di sejumlah lapangan kerja minyak dan gas (migas), mengembangkan lapangan konvensional dan nonkonvensional, sekaligus peningkatan produksi melalui workover dan enhanced gas recovery (EGR). Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), 68% produksi gas diserap oleh pasar domestik. Pemerintah tidak ketinggalan mengembangkan infrastruktur gas di seluruh wilayah Indonesia. Di sisi lain, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pun tengah berburu calon pembeli gas alam cair yang belum terkontrak untuk jangka waktu hingga 10 tahun ke depan guna. Langkah ini ditempuh untuk memastikan keseimbangan neraca gas nasional. Pemerintah meyakini bahwa seluruh LNG yang belum terkontrak dapat terserap di dalam negeri, seiring dengan mulai beroperasinya sejumlah fasilitas pemurnian dan pengolahan (smelter) dalam waktu dekat. Berdasarkan data SKK Migas, produksi LNG pada 2030 diproyeksikan berada di level 432,6 kargo. Sementara itu, kontrak LNG domestik dan ekspor tidak banyak bergeser, masing-masing di level 62 kargo dan 66 kargo.
PERDAGANGAN ECERAN : MOMENTUM POSITIF BISNIS RITEL
Bisnis ritel di Indonesia diprediksi makin bergairah pada akhir 2023 hingga tahun depan, seiring dengan momentum libur Natal dan tahun baru serta pesta demokrasi 2024.
Periode akhir tahun ini bisa jadi merupakan musim paling sibuk bagi pengusaha ritel di Tanah Air. Potensi peningkatan kesibukan usaha ritel terjadi karena libur Natal dan Tahun Baru 2023/2024 bersamaan waktunya dengan musim pesta demokrasi berupa pemilihan umum 5 tahunan. Kondisi itu masih ditambah dengan momen pemerintah menggenjot pengeluaran setiap akhir tahun. Ketiga fenomena itu bisa berdampak positif pada kenaikan pengeluaran masyarakat. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N. Mandey menyatakan bahwa pengusaha ritel telah bersiap menyambut peningkatan transaksi ritel di Indonesia. Pada tahap awal, dia memastikan kebutuhan pokok atau kebutuhan sehari-hari telah tersedia menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024.
Untuk mencegah potensi kenaikan harga barang kebutuhan pokok, Roy mengimbau masyarakat berbelanja dengan wajar. Alasannya, semua produk yang ada di ritel modern telah dimaksimalkan agar tersedia menjelang dan saat Nataru.
Dari sisi harga, Roy memprediksi ada potensi kenaikan tetapi tidak signifi kan. Potensi kenaikan harga merujuk kepada barang kebutuhan pokok seperti beras, cabai, dan gula. Semua komoditas itu kini bergantung kepada produktivitas petani dalam negeri, alias di luar kendali peritel.
Berdasarkan Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kamis (16/11) pukul 13.02 WIB, mayoritas harga pangan tercatat mengalami kenaikan rata-rata secara nasional.Harga beras premium dan medium mengalami kenaikan masing-masing menjadi Rp15.000 per kilogram (kg) dan Rp13.170 per kg. Harga bawang merah dan bawang putih bonggol juga naik ma-sing-masing menjadi Rp28.280 per kg dan Rp35.810 per kg.Berbagai jenis cabai dilaporkan juga naik seperti cabai merah keriting naik 0,05% menjadi Rp63.220 per kg dan cabai rawit merah naik 0,3% menjadi Rp73.550 per kg.
Dalam kesempatan itu, dia meminta pemerintah menjadikan ritel modern sebagai sektor prioritas karena merupakan salah satu pendukung konsumsi rumah tangga.
Sementara itu, konsultan properti Colliers Indonesia memprediksi sektor properti ritel dan mal pulih serta tumbuh lebih baik sepanjang 2023 terutama setelah memasuki kondisi pascapandemi Covid-19. Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto menyatakan bahwa pemulihan bisnis ritel ditopang pula oleh geliat kunjungan mal setelah pembatasan mobilitas.
Pada kesempatan lain, pendiri PT Sri Pertiwi Sejati H. Asmat Amin menyatakan pembangunan tempat ritel baru menjadi pilihan tepat sebagai instrumen investasi setelah berakhirnya pandemi Covid-19.
Salah satu daerah yang dibidik Sri Pertiwi Sejati adalah Cikarang Kabupaten Bekasi Jawa barat yang memiliki permintaan dan kebutuhan properti komersial terutama untuk daerah pengembangan baru cukup titnggi.
Hal senada disampaikan CEO Cinity Ming Liang. Dia berpendapat ruang ritel sebagai bagian dari pusat kuliner, fesyen, dan hiburan sudah tidak dapat dipisahkan dari gaya hidup masyarakat kota mandiri baru.
ALAT BERAT LISTRIK : KEUNGGULAN MANGGALA - TITAN INFRA ENERGY GROUP DEMI PETIK CUAN
Perusahaan kontraktor tambang batu bara PT Manggala Usaha Manunggal (“Manggala”) menargetkan standar kompetensi menjadi ‘master’ dalam pemanfaatan alat berat berbasis listrik untuk sektor pertambangan.
Terkini, Manggala mulai mengoperasikan truk single trailer listrik 75 ton sebagai pijakan awal. Truk single trailer listrik tersebut dioperasikan pada jalan hauling batu bara, dimana ini merupakan kendaraan listrik pertama yang dioperasikan pada level produksi.Anak usaha Titan Infra Energy Group itu pun telah melakukan feasibility study yang komprehensif dengan mempertimbangkan banyak faktor selama 1 tahun dan komite investasi Manggala menyatakan, bahwa investasi besar-besaran terhadap kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di wilayah kerja Titan di Sumatra Selatan akan menjadi investasi yang berpotensi memberikan beneit yang signiikan.
Chief Executive Officer Manggala, Dwi Hartanto, menjelaskan keputusan berinvestasi pada EV pun pada dasarnya merupakan strategi untuk meningkatkan keunggulan kompetitif (competitive advantage) sehingga perseroan mampu menjadi kekuatan baru atau “cahaya baru” dari kian ketatnya kompetisi di bidang tambang emas hitam. Terlebih, Manggala baru saja pulih dari masa keterpurukan selama era endemik.“Saat kami kerja keras buat recoverymelalui beberapa strategi turn aroundyang kami lakukan, ternyata sudah banyak kompetitor yang pulih lebih cepat. Mereka jadi benar-benar bisa mengoptimalkan potensi era 2021-2022, ketika harga batu bara sedang naik signifikan. Berdasarkan evaluasi SWOT yang kami lakukan, kami memiliki PR [pekerjaan rumah] yang besar untuk dapat bersaing mendapatkan proyek baru ke depan.
Kebanyakan pelaku usaha tambang masih menganggap kekuatan dan efektivitas truk listrik belum kompatibel dengan kondisi adanya keterbatasan infrastruktur pendukung berupa powerlistrik di Indonesia, khususnya di wilayah pertambangan yang sebagian besar adalah remote area yang terbilang ekstrem. Kondisi lain yang menjadi keraguan untuk memulai EV adalah faktor cuaca, dimana tingkat hujan relatif tinggi, sehingga kekhawatiran akan potensi bahaya dari air terhadap kekuatan baterai menjadi anggapan risiko yang sangat besar.
Riset Manggala terhadap pemanfaatan truk listrik untuk operasional tambang telah berlangsung selama setahun belakangan. Terkini, sebanyak dua unit truk listrik asal pabrikan China dengan tenaga 350 kilowatt-hour (KwH) dan trailer berkapasitas 75 ton telah beroperasi penuh untuk mengangkut batu bara di sepanjang jalan khusus milik Grup Titan di Sumatra Selatan. Hal itu terealisasi sejak pertengahan Oktober 2023.
Tanto mengakui bahwa peralihan dari truk pengangkutan konvensional ke truk berbasis EV memang akan menelan investasi jumbo pada awalnya, terutama dalam rangka menekan gapinfrastruktur dan gap sumber daya manusia (SDM). Harganya pun lebih mahal sekitar 40% ketimbang harga truk konvensional sejenis.Namun, ketika 200 truk listrik tersebut telah beroperasi secara penuh pada tahun ketiga nanti, Manggala memperkirakan terdapat tren penghematan biaya operasional hingga kisaran Rp160 miliar atau 18% per tahun, ketimbang apabila memutuskan terus bertahan menggunakan truk pengangkutan konvensional.
Ke depan, Manggala berencana terus menambah jumlah unit truk listrik, disesuaikan dengan permintaan klien eksisting dan menetapkan target mendapatkan kepercayaan mengelola 50% dari total sekitar 1000 potensi truk yang akan terus meningkat seiring dengan peningkatan produksi klien.
Christopher - Project Manager EV yang juga selaku Business Development Manager menjelaskan bahwa Grup Titan mendukung penuh strategi ini karena sekaligus bagian realisasi upaya net zero emission entitas grup. Terlebih, usaha pertambangan menjadi salah satu sektor yang menjadi sorotan pemerintah agar semakin serius dalam upaya pengurangan emisi.
Perang Hambat Konsensus
Banyak usulan belum disetujui anggota APEC. Perang Ukraina
dan Gaza menjadi tantangan utama dalam KTT Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik,
15-16 November 2023, di San Francisco, AS. Perang itu sebagian dari persoalan
geopolitik dan geoekonomi global saat ini. Korea Selatan mendesak Kerja Sama
Ekonomi Asia Pasifik (APEC) membahas penguatan hubungan Rusia dengan Korut.
Penguatan itu dinilai akan membawa perang Ukraina dan ketegangan di Semenanjung
Korea ke arah lebih berbahaya. Di sisi lain, Rusia meminta APEC tetap fokus
menjadi organisasi ekonomi. ”Kami akan melihat apakah pernyataannya (pernyataan
akhir para pemimpin APEC) tetap pada (isu) ekonomi,” ujar Wakil PM Rusia Alexey
Overchuk sebagaimana dilaporkan kantor berita Rusia, TASS, Kamis (16/11).
Pernyataan akhir pemimpin APEC dijadwalkan disepakati pada
Kamis sore waktu San Francisco atau Jumat pagi WIB. Sejauh ini, sebagaimana
dilaporkan Reuters dan kantor berita Kyodo, ada sejumlah perbedaan pendapat di
antara para delegasi. ”Terlalu banyak perbedaan pandangan soal kondisi dunia,”
kata Mendag Jepang Yasutoshi Nishimura. Pada Mei 2023, penolakan China dan
Rusia terhadap rancangan naskah pernyataan bersama membuat pertemuan Menkeu
APEC gagal menghasilkan kesepakatan. Pernyataan itu membahas perang Ukraina.
Para menkeu APEC juga gagal menyepakati pernyataan akhir dalam pertemuan peka ini.
Dalam pertemuan tersebut, perang Ukraina dibahas bersama perang Gaza. Menkeu AS
Janet Yellen menyebut, APEC sepakat berusaha sekuatnya mencegah dampak buruk
perang Gaza pada perekonomian kawasan dan global. Anggota APEC juga setuju perang Gaza jangan sampai meluas. (Yoga)
Transisi Energi Hadapi Tantangan Pendanaan
Alarm Ekspor Nonmigas
Ekspor nonmigas Indonesia terus menunjukkan tren penurunan
sejak Oktober 2022. Perlambatan ekonomi dan permintaan global juga masih berpotensi
menekan kinerja ekspor. Nilai ekspor nonmigas pada Oktober 2023, menurut BPS,
adalah 20,78 miliar USD, naik 7,42 % dibandingkan September 2023, tetapi
turun11,36 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ekspor
nonmigas yang menyumbang 72,37 % total ekspor ini menyebabkan nilai ekspor Indonesia
per Oktober 2023 turun 10,43 % dibandingkan periode sama 2022, menjadi 22,15
miliar USD, kendati meningkat 6,76 % dibandingkan September 2023. Secara
kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari-Oktober 2023, yakni 214,41 miliar
USD, juga turun 12,15 % dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022, dengan
ekspor nonmigas turun 12,74 %.
Penurunan nilai ekspor Indonesia yang lebih dipicu oleh penurunan
harga komoditas ketimbang volume ini tampaknya sejalan dengan fenomena
normalisasi harga komoditas global. Harga komoditas di pasar dunia sempat
melonjak ke rekor tertinggi pada 2022, terutama sebagai akibat disrupsi rantai pasok
global menyusul perang Rusia-Ukraina dan Covid-19. Berlanjutnya tekanan
terhadap ekspor masih harus terus kita waspadai, terutama dengan masih
tingginya ketidakpastian dan perlambatan ekonomi dunia karena bisa menekan pertumbuhan
ekonomi nasional. Perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 5,7 % di
triwulan II menjadi 4,94 % di triwulan III-2023 (terendah dalam dua tahun terakhir)
juga karena kontraksi ekspor, selain akibat melemahnya konsumsi rumah tangga. Melambatnya
pertumbuhan ekonomi global menyebabkan turunnya pula permintaan barang dan
jasa.
Dari sisi fundamental, kinerja ekspor Indonesia selama ini menunjukkan
rapuhnya posisi kita karena masih sangat tingginya ketergantungan kita pada
ekspor komoditas sehingga rentan terhadap fluktuasi dan gejolak harga komoditas
global. Kondisi ini menggarisbawahi pentingnya diversifikasi ekspor, hal yang
sudah lama kita sadari, tetapi belum sepenuhnya berhasil kita lakukan hingga
sekarang. Alarm lain yang perlu kita perhatikan adalah pertumbuhan ekonomi kita
yang semakin didominasi sektor jasa, sedangkan sektor industri pengolahan terus
menurun, sejalan dengan tren deindustrialisasi yang terjadi sejak 2002. (Yoga)
Investasi Tahun Depan Serba Tidak Pasti
Laju investasi tahun 2024 diliputi ketidakpastian tinggi
akibat gejolak politik yang sulit ditebak menjelang pemilihan umum di dalam
negeri serta berlanjutnya kebijakan pengetatan moneter AS. Pelemahan investasi
itu patut diwaspadai mengingat komponen tersebut menyumbangkan dampak multiplier
yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Ketidakpastian tahun depan diperkirakan
bisa terjadi pada segala jenis investasi, baik investasi langsung (direct
investment) di sektor riil maupun investasi portofolio di pasar modal.
Menurut praktisi pasar modal dan pengajar Magister Ekonomi
Terapan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Yohanis Hans Kwee, Kamis (16/11/2023),
nasib pertumbuhan ekonomi tahun 2024 masih akan menghadapi ketidakpastian
tinggi. Faktor utamanya adalah risiko politik akibat perhelatan pemilihan umum
yang bisa melambatkan laju investasi. Ia memperkirakan ekonomi tahun depan
hanya akan tumbuh di kisaran 4,8 % sampai 5 % secara tahunan (year on year).
”Ekonomi kita akan melambat karena politik. Memang, biasanya yang
pertumbuhannya bagus saat pemilu itu belanja pemerintah dan konsumsi, tetapi
investasi justru tertahan,” kata Yohanis dalam diskusi ”Economic and Financial
Market Outlook 2024” yang digelar daring.
Perlambatan investasi diduga kuat akan terjadi akibat fragmentasi
politik nasional yang sulit ditebak dengan akrobat politik yang tinggi, mulai dari
majunya putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang dipasangkan dengan
Prabowo Subianto sampai dinamika terbaru yang membuat saudara ipar Jokowi,
mantan Ketua MK, Anwar Usman, diturunkan dari jabatannya. ”Hal-hal yang sulit
ditebak seperti itu membuat pasar sulit menghitung siapa pemenang pemilu tahun
depan. Sebab, pasar saham itu takut pada perubahan ekstrem dan ketidakpastian.
Kalau ada yang ”belok kanan” secara tiba-tiba, pengusaha akan wait and see lebih
lama dan investasi akan menurun,” ujarnya. (Yoga)
PERDAGANGAN RITEL, Antara Solidaritas dan Dampak Ekonomi Lokal
Sejak eskalasi konflik antara Hamas dan Israel di wilayah Gaza
menjelma menjadi tragedi kemanusiaan, seruan boikot dari konsumen dalam negeri
terhadap produk atau merek yang terafiliasi dengan negara Israel semakin
mengemuka. Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahkan telah mengeluarkan Fatwa MUI No
28 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Perjuangan Palestina, dimana MUI
mengimbau masyarakat Muslim untuk menghindari transaksi dan penggunaan produk
pendukung Israel. Fatwa MUI sejalan dengan fenomena gerakan sosial global
bernama Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS) yang bermakna boikot,
divestasi, dan sanksi yang muncul sejak 2005. Gerakan ini tidak hanya mengarah
pada produk barang atau jasa, tetapi juga ranah budaya dengan tujuan menekan
Israel dari sisi ekonomi, sosial, budaya, dan politik. Lambat laun, gerakan
sosial BDS menyebar dan menarik simpati beragam pihak dari sejumlah negara.
Pada konflik Israel-Hamas kali ini, para aktivis BDS dari sejumlah negara, termasuk
Indonesia, kembali menghidupkan kampanye boikot melalui kanal-kanal media
sosial.
Sekjen Asosiasi UMKM Indonesia Edy Misero memahami rasa solidaritas
dan kemanusiaan mendorong masyarakat Indonesia memboikot produk yang disinyalir
terafiliasi dengan Israel. Namun, aksi boikot perlu dilakukan secara proporsional
agar upaya menekan Pemerintah Israel tidak berdampak pada pelaku usaha lokal. Menurut
dia, aksi boikot akan berdampak secara efektif jika penolakan dilakukan
terhadap produk impor yang memang didatangkan langsung dari Israel. Namun, aksi
boikot yang dilakukan untuk sektor jasa atau restoran yang beroperasi di
Indonesia punya potensi menghambat pertumbuhan kinerja pengusaha lokal. ”UMKM
yang menyalurkan daging ayam, bubuk kopi, kentang, cabai, dan lain sebagainya
untuk merek restoran yang dianggap terafiliasi dengan Israel akan ikut terkena imbas
boikot. Artinya, dampak boikot juga dirasakan pelaku ekonomi lokal,” ujarnya, Rabu
(15/11). (Yoga)
Saham OCBC Naik Seusai Akuisisi
AS Dukung Israel, Dunia Gagal Hentikan Serangan ke Gaza
Dunia gagal mendesak Israel menghentikan serangan ke Gaza.
Pada Rabu (15/11) Israel malah mengaku telah menyerbu rumah sakit di Gaza.
Apalagi, serbuan itu mendapat dukungan dari AS. Jubir Dewan Keamanan Nasional
AS, John Kirby, menyebut ada informasi intelijen soal kegiatan Hamas di bawah
sejumlah rumah sakit di Gaza. Hamas dan aneka kelompok perlawanan Gaza disebutnya
membuat jaringan terowongan di bawah sejumlah rumah sakit. Terowongan menjadi
pusat komando dan penyimpanan senjata. Pernyataan itu dianggap Hamas sebagai
izin AS bagi Israel menyerbu Rumah Sakit Al-Shifa. Pasukan militer Israel, IDF,
menyerbu rumah sakit itu pada Rabu dini hari. Serangan itu melanjutkan pengepungan
IDF terhadap RS Al-Shifa. Selama pengepungan, tank-tank IDF berulang kali
menembak rumah sakit itu. Penembak runduk Israel juga menyerang berbagai orang
di rumah sakit itu.
Dirjen Kementerian Kesehatan Gaza Munir al-Bursh mengatakan,
Israel memulai serangan dari sayap barat rumah sakit. Bagian bedah dan ruang
gawat darurat RS Al-Shifa menjadi tempat pertama yang diserbu pasukan IDF. Staf
ruangan gawat darurat RS Al-Shifa, Omer Zaqout, menyebut bahwa pasukan IDF
menyerang dan menangkap sejumlah pengungsi di rumah sakit. IDF menelanjangi
lalu menutup mata orang-orang yang ditangkap. Dalam pernyataan terpisah, Hamas
menyebut ada 650 pasien dan 7.000 pengungsi di Al-Shifa. Mereka ketakutan oleh
serangan IDF. Zaqout menyangkal pernyataan IDF bahwa IDF membawa bantuan ke
rumah sakit. ”Mereka (IDF) hanya membawa teror,” katanya kepada Al Jazeera. Akibat
serangan itu, ratusan orang tewas di halaman rumah sakit. Pegawai rumah sakit
tidak berani mengevakuasi mereka karena khawatir ditembak IDF. (Yoga)









