;

JELANG LIBUR NATARU : PENGUSAHA CEMAS PEMBATASAN TRUK

Hairul Rizal 30 Nov 2023 Bisnis Indonesia

Pengusaha angkutan barang berbasis jalan mengkhawatirkan gangguan distribusi selama pembatasan operasional truk di jalan tol dan jalan nasional selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2023/2024. Ketua Bidang Angkutan Multimoda DPP Organda Ivan Kamadjaja mengatakan bahwa pembatasan truk bisa memicu ketidakpastian dalam distribusi barang di Tanah Air. “Pandangan kami, Nataru bukan mudik. Kalau truk dibatasi selama Nataru, ini sangat berat bagi kami, karena ada ketidakpastian. Kalau sering pembatasan itu jadi high cost,” katanya seusai acara Penganugerahan Bisnis Indonesia Logistics Award (BILA) 2023, Selasa (29/11). Ivan yang juga CEO PT Kamadjaja Logistics melanjutkan kebijakan pembatasan operasional truk selama Nataru bisa memicu persaingan bisnis angkutan dalam hal harga. Selain itu, komponen biaya juga ikut naik seperti suku cadang. Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan berencana membatasi operasional angkutan barang pada masa libur Nataru guna membantu mengurangi kepadatan lalu lintas. Pembatasan angkutan barang di jalan tol akan dimulai pada 22—24 Desember 2023, dan dilanjutkan menjelang libur panjang, yaitu 26—27 Desember 2023, dan 29—30 Desember 2023. Berikutnya, pembatasan truk berlanjut pada 1—2 Januari 2024. Dalam kesempatan terpisah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) siap mengoperasikan 34 kereta api (KA) tambahan pada periode angkutan Nataru 2023/2024. VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (KAI) Joni Martinus menjelaskan, KAI menambah 311.856 kursi untuk KA Jarak Jauh.

2024, Tahun Kebangkitan Ekonomi Indonesia

Yuniati Turjandini 30 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Di tengah gejolak global yang diperkirakan masih akan berlanjut, perekonomian Indonesia tahun 2024 dinilai memiliki prospek ketahanan dan kebangkitan. Karenanya, Bank Indonesia optimistik, ekonomi akan tumbuh  4,7-5,5% pada tahun depan  dan 4,8-5-6% pada tahun 2025, salah satu pertumbuhan ekonomi yang tertinggal di dunia. Sedangkan inflasi diupayakan tetap terjaga di level 2,5 plus/minus 1%. Namun demikian, untuk mewujudkan itu semua, dibutuhkan sinergi dan bauran kebijaksanaan  yang erat. "Kuncinya ada sinergi, bauran kebijakan ekonomi nasional. Karena itu, Bank Indonesia akan memperkuat sinergi dengan pemerintah, KSSK DPR dan berbagai pihak." ujar Gubernur BI Perry Warjiyo  saat menyampaikan paparan soal prospek perbaikan ekonomi  nasional kedepan pada Pertemuan  Tahunan Bank Indonesia 2023 di Jakarta, Rabu (29/11/2023). (Yetede)

Tingkatkan Dividen, Perbankan Kejar Target Kinerja

Yuniati Turjandini 30 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Sejumlah bank memicu kinerja  bisnisnya di sisa tahun ini untuk mencapai target yang ditetapkan. Hal tersebut dilakukan sejalan  dengan komitmen perbankan untuk membagikan dividen dengan nilai yang lebih besar kepada pemegang saham dari tahun sebelumnya. Seperti PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang akan membayar dividen interim pada 20 Desember 2023 dengan total nilai Rp 5,23 triliun atau Rp 42,5 per saham. Untuk dividen dari tahun buku 2023, akan dibayarkan pada tahun depan setelah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPMS). namun bank saham BBCA ini akan  meningkatkan dividen per saham yang akan diberikan kepada pemegang saham BBCA. " Kami bersyukur kualitas kredit terdampak juga lebih rendah dari rata-rata industri dan membaik dengan cepat, ini tentu  mempengaruhi kinerja. Itulah sebabnya kami bisa menjaga  dividen per share selalu meningkat. Kami harapkan payout ratio juga improving dari tahun ke tahun," jelas Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim. (Yetede)

Kasad, TNI AD Menjunjung Tinggi Netralisasi di Pemilu 2024

Yuniati Turjandini 30 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan bahwa TNI AD selalu menjunjung tinggi sikap netral di Pemilu 2024. Segala bentuk pelanggaran terkait  itu akan direspon secara cepat melalui sanksi hukum berdasarkan  bukti. Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Jokowi yang menekankan pentingnya netralitas TNI di Pemilu 2024. "Itu sudah pasti, karena zaman sekarang itukan  mencari bukti itukan tidak sulit. Banyak orang tiba-tiba sudah ada rekaman video, jadi sangat mudah sebetulnya, kalau sudah ada bukti, ya kita pasti ada tindakan," kata Maruli usai dilantik sebagai Kasad di istana Negara Jakarta, Rabu (29/11/2023). Presiden Jokowi melantik panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (pangkostrad) Letnan Jendral TNI Maruli Simanjuntak sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) dengan pangkat Jenderal TNI. (Yetede)

Mengharmonisasi Belanja Pusat dan daerah agar Tepat Sasaran

Yuniati Turjandini 30 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Sinergi kebijakan antara APBN dan APBD perlu terus  ditingkatkan melalui harmonisasi  belanja pemerintah pusat dan daerah agar tepat sasaran pada 2024. DI sisi lain, kunci pertumbuhan ekonomi saat ini adalah investasi, hingga iklim investasi di seluruh daerah harus dijaga. Adapun ekonomi Indonesia pada kuartal III-2023 tetap tumbuh kuat sebesar 4,94%, walaupun sedikit melemah jika dibandingkan dengan triwulan II yaitu sebesar 5,17%. Berkaitan dengan itu,  pertumbuhan ekonomi tahun 2023 diharapkan dapat tercapai di atas 0,50%, yang didukung oleh permintaan domestik  baik konsumsi maupun investasi yang akan menjadi modal untuk pelaksanaan APBN tahun 2024. Disamping itu, peringkat Global Competitivenes Index Indonesia meningkat 10 posisi  menjadi peringkat 34 di tahun 2023 dari tahun 2022 diperingkat 44, sebagaimana dilaporkan Institute for Management  Development. (Yetede)

Industri Keuangan Non-Bank Jadi Sorotan

Yuniati Turjandini 30 Nov 2023 Tempo
JAKARTA — Kinerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mengawasi tiga sektor utama industri keuangan non-bank, yaitu asuransi, dana pensiun, dan teknologi finansial (fintech), dinilai rendah. Akibatnya, muncul banyak kasus kejahatan di ketiga sektor tersebut yang merugikan masyarakat. “Berbagai kasus, seperti fraud Asuransi Jiwasraya, Bumiputera, dana pensiun BUMN, hingga jeratan pinjaman online, menimbulkan kerugian yang masif,” ujar Ketua Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Said Abdullah kepada Tempo, kemarin. 

Kasus penyelewengan yang menimpa Jiwasraya bermula dari gagal bayar serta kelalaian pengelolaan investasi yang menimbulkan kerugian negara hingga Rp 16,8 triliun. Sedangkan asuransi AJB Bumiputera mengalami defisit keuangan sejak 1997, diikuti dengan gagal bayar klaim, sebelum akhirnya diselamatkan OJK. Adapun dana pensiun pelat merah diterpa persoalan likuiditas hingga dugaan tindak pidana korupsi. Kementerian Badan Usaha Milik Negara bahkan mengungkapkan 70 persen entitas dana pensiun BUMN dalam kondisi sakit dan berpotensi merugikan negara. (Yetede)

Restrukturisasi Jiwasraya Masih Menyiasatkan Masalah

Hairul Rizal 29 Nov 2023 Kontan (H)

Restrukturisasi Asuransi Jiwasraya (Jiwasraya) ke Asuransi Jiwa Indonesia Financial Group (IFG Life) nyatanya masih meninggalkan masalah. Terbaru adalah kembalinya protes keras dari pensiunan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Para pensiunan BUMN ini kompak protes atas opsi restrukturisasi program anuitas seumur hidup yang ditawarkan Jiwasraya. Terlanjur memilih salah satu dari opsi restrukturisasi, para pensiunan itu kini meminta agar hal tersebut diubah. Dasar yang menjadi alasan adalah, salah satunya, keputusan yang diambil para pensiunan kala itu dalam keadaan force majeur (keadaan kahar). "Kami harus menerima salah satu opsi dan saat itu dalam keadaan panik dan dalam tekanan," sebut Arif Hartanto, pensiunan Garuda Indonesia kepada KONTAN, Selasa (28/11). Dari opsi yang dipilihnya, lanjut Arif, uang pensiun yang dia terima memang sama seperti sebelum restrukturisasi. Bedanya, uang pensiun hanya berlaku dalam jangka waktu tertentu, tidak lagi seumur hidup seperti dalam aturan Undang-Undang (UU) Dana Pensiun Nomor 11 tahun 1992. Saat program restrukturisasi, Jiwasraya menawarkan tiga opsi penyelesaian kepada para pensiunan BUMN. Salah satu opsi yang cukup kontroversial adalah adanya permintaan agar pemegang polis menambah ( top up ) premi. Nilai top up yang diminta berbeda antara BUMN satu dan lainnya. Bambang Sri Muljadi, Mantan Direktur Eksekutif Asosiasi Dana Pensiun Indonesia pun angkat suara mengenai permintaan top up premi oleh Jiwasraya untuk membenahi kondisi keuangan mereka. Hal itu, menurut Bambang, tidak sesuai UU dan Peraturan Pemerintah (PP). "Bila pemberi kerja menyerahkan dana manfaat pensiun ke perusahaan asuransi jiwa, tanggungjawab beralih ke asuransi," terang Bambang, Senin (27/11). Maka, Syahrul Tahir Ketua Forum Pensiunan BUMN Nasabah Jiwasraya meminta agar Menteri BUMN Erick Thohir bertanggung jawab. Sayang, upaya Kontan untuk mewawancarai Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo tak berbalas. Dihubungi KONTAN, Hexana Tri Sasongko, Dirut IFG (Holding) minta KONTAN menghubungi Dirut Jiwasraya Angger P. Yuwono. Namun, Angger tak membalas pertanyaan KONTAN.

Penerimaan Cukai Akan Sulit Mencapai Target

Hairul Rizal 29 Nov 2023 Kontan

Pemerintah terus mengeduk penerimaan dari berbagai sumber, termasuk cukai dan kepabeanan. Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai hingga akhir Oktober 2023 mencapai Rp 220,8 triliun. Realisasi itu mencapai 72,8% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023. Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Kementerian Keuangan, Encep Dudi Ginanjar mengatakan sektor cukai masih menjadi tumpuan penerimaan kepabeanan dan cukai dengan total penerimaan mencapai Rp 169,77 triliun. Hanya saja, realisasi tersebut baru mencapai 69,17% dari target dalam APBN 2023 yang sebesar Rp 245,45 triliun. Realisasi ini juga menurun 4,14% secara tahunan alias year on year (yoy). Penurunan penerimaan cukai ini terjadi pada hasil tembakau (HT) dan etil alkohol (EA). Namun realisasi penerimaan cukai MMEA naik 0,66% yoy menjadi Rp 6,32 triliun, atau mencapai 72,91% dari target. Kenaikan tersebut didorong oleh membaiknya industri pariwisata serta produksi dalam negeri yang kembali tumbuh 0,4%. "Meskipun ada perlambatan di beberapa sektor, Bea Cukai tetap berupaya mengoptimalkan penerimaan negara melalui kinerja pelayanan dan pengawasan," ujar Encep, Selasa (28/11). Di sisi lain, dia bilang, penerimaan bea masuk tercatat sebesar Rp 41,4 triliun atau tumbuh tipis sebesar 1,8%. Kinerja ini baru setara 87,13% dari target dalam APBN 2023 sebesar Rp 47,53 triliun. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad memperkirakan, penerimaan cukai pada tahun ini tidak akan mencapai target. Hal ini dipengaruhi daya beli masyarakat yang masih lemah, serta maraknya fenomena downtrading dan peredaran rokok ilegal. "Berat mencapai target, daya beli masyarakat lagi lemah," kata dia, kemarin. Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda juga bilang, penerimaan cukai tahun ini tidak akan mencapai target. Hal itu karena tingginya tarif cukai yang berakibat pada potensi penurunan produksi atau konsumsi. "Sepertinya sih sulit mencapai 100% target," kata dia.

Utang Pemerintah Terus Merangkak Naik

Hairul Rizal 29 Nov 2023 Kontan

Pemerintah terus memupuk utang. Posisi utang pemerintah pada Oktober tahun ini mencapai Rp 7.950,52 triliun, atau tumbuh dari posisi September 2023 yang senilai Rp 7.891,61 triliun. Mengutip Buku APBN KITA Edisi November 2023, rasio utang pemerintah saat ini terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 37,68%. Rasio utang tersebut menurun dibandingkan akhir 2022 dan berada di bawah batas aman 60% PDB sesuai UU No. 17/2003 tentang Keuangan Negara. "Rasio ini juga masih lebih baik dari yang telah ditetapkan pada kisaran 40% dalam Strategi Pengelolaan Utang Jangka Menengah 2023-2026," tulis laporan buku tersebut dikutip, Selasa (28/11). Adapun posisi utang pada September didominasi utang dari surat berharga negara (SBN) yang nilainya mencapai Rp 7.048,9 triliun. SBN ini terdiri dari SBN domestik mencapai Rp 5.677,55 triliun dan SBN valuta asing (valas) mencapai Rp 1.371,35 triliun. Posisi utang pemerintah diperkirakan sulit kembali ke era sebelum pandemi Covid-19 yakni Rp 4.779,28 triliun. Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto bahkan meramal, posisi utang pemerintah akan melonjak pada akhir 2023. Hal senada dikemukakan Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet, yang memperkirakan, rasio utang pemerintah baru akan kembali sebelum pandemi yakni pada tahun 2027 mendatang.  "Dengan mengikuti trend perkembangan penurunan rasio utang saat ini maka paling cepat waktu yang dibutuhkan agar rasio utang kembali ke era sebelum pandemi sekitar tiga sampai empat tahun," sebut Yusuf.

Mesin Baru AKRA di Kawasan Industri

Hairul Rizal 29 Nov 2023 Kontan

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) merancang kawasan industri dan pelabuhan sebagai motor penggerak laba yang berkelanjutan. AKRA siap menggenjot tiga sumber pendapatan dari Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE). Direktur & Sekretaris Perusahaan AKR Corporindo, Suresh Vembu membeberkan tiga sumber pendapatan dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berlokasi di Gresik ini. Pertama, penjualan lahan dengan memonetisasi 850 hektare (ha). Total nilai indikatif mencapai Rp 19 triliun-Rp 20 triliun. Kedua, utilities income atau pendapatan dari penyediaan kebutuhan listrik, air dan gas. AKRA berpotensi memonetisasi kebutuhan 1,1 gigawatt (GW)-1,3 GW listrik, 800 liter per detik (lps)-850 lps air, dan 65 juta kaki kubik per hari (mmcfd)-75 mmcfd gas saat semua tenant memanfaatkan fasilitas. Ketiga, AKRA akan meraup pendapatan dari pelabuhan (port income) dengan kapasitas 10 juta ton kargo curah. Bisnis kawasan industri dan pelabuhan ini akan menunjang pendapatan berulang (recurring income) AKRA. Sumbangan dari kawasan industri & pelabuhan akan menanjak. Sebagai estimasi, kontribusinya ditaksir 22% terhadap laba kotor AKRA tahun 2024, dan bakal mencapai jadi 32% pada tahun 2030. Selain itu, Presiden Direktur AKR Corporindo, Haryanto Adikoesoemo meyakini prospek kinerja di segmen bahan kimia dan BBM akan tumbuh. Arus investasi yang meningkat, ikut mengangkat permintaan dari industri. Apalagi dengan semakin banyaknya smelter yang beroperasi. Suresh menambahkan, AKRA juga menjalankan ekspansi infrastruktur dan penambahan kapal untuk meningkatkan kekuatan logistik. Secara bersamaan, AKRA menjajaki pengembangan bisnis di segmen bahan bakar aviasi, pelumas dan metanol. Research Analyst Reliance Sekuritas Ayu Dian menilai saham AKRA layak koleksi dengan strategi trading buy. Cermati support resistance saham AKRA di level Rp 1.400-Rp 1.555.

Pilihan Editor