;

Realisasi Anggaran Pemda Baru 64 Persen

Realisasi Anggaran Pemda Baru 64 Persen

Presiden Jokowi kembali mengingatkan agar anggaran negara digunakan secepatnya. Hingga kini, serapan anggaran pemda ataupun pemerintah pusat masih rendah. Realisasi anggaran belanja daerah sampai akhir November baru 64 %. Adapun realisasi belanja pemerintah pusat sebesar 74 %. Presiden Jokowi menyebutkan kedua angka tersebut dalam penyerahan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) dan alokasi dana transfer ke daerah untuk tahun anggaran 2024 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/11). Hadir dalam acara itu secara luring para menteri Kabinet Indonesia Bersatu, kepala lembaga, dan beberapa gubernur. Selain itu, hadir pula sejumlah kepala daerah secara daring.

Dengan serapan anggaran yang masih rendah di pengujung tahun anggaran, belanja akan dilakukan secara besar-besaran di akhir tahun. ”Artinya, ada tiga minggu ini akan keluar uang bertriliun-triliun rupiah dan ini kita ulang-ulang terus setiap tahun,” kata Presiden. Presiden sempat mengeluhkan keinginannya untuk mengubah lambannya realisasi serapan anggaran pemerintah. Namun, hal ini masih saja berulang. Selain itu, dipesankan pula agar anggaran digunakan secara disiplin, teliti, tepat sasaran, serta mengedepankan transparansi dan akuntabilitas. Terkait rendahnya serapan anggaran di pengujung tahun, Menkeu Sri Mulyani mengatakan, monitoring tetap dilakukan Kemenkeu bersama Kemendagri. ”Mendagri tadi juga lapor bahwa beliau selama minggu ini akan intensif memonitor daerah bottleneck-nya apa (yang menyebabkan serapan anggaran rendah),” ujarnya. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :