;

INDUSTRI MANUFAKTUR, Kian Ekspansif Jelang Akhir Tahun

Yoga 06 Dec 2023 Kompas

Momen liburan akhir tahun diperkirakan akan meningkatkan belanja masyarakat. Hal ini diantisipasi oleh dunia usaha dan industri manufaktur dengan berekspansi. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, menjelang akhir tahun sentimen ekspansi kinerja dunia usaha meningkat. ”Hal ini disebabkan adanya kenaikan konsumsi masyarakat di momentum liburan akhir tahun, seperti halnya periode Idul Fitri,” ujar Shinta yang dihubungi pada Selasa (5/12) di Jakarta. Ia menambahkan, konsumen juga masih memiliki daya beli dan keyakinan akan kondisi ekonomi. Hal ini lantaran inflasi dan nilai tukar rupiah juga relatif terkendali. Semua hal ini sangat mendukung adanya kinerja sektor manufaktur yang lebih tinggi.

Ekspansi dunia usaha dan manufaktur tersebut tecermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia pada November 2023 di posisi 51,7, meningkat dibanding Oktober 2023 di posisi 51,5. PMI merupakan indeks yang dirilis lembaga riset pemeringkat kinerja perekonomian S&P Global untuk melihat geliat dunia usaha merespons permintaan pasar. Indeks di atas 50 mengindikasikan dunia usaha atau industri manufaktur dalam posisi ekspansi. Menurut data PMI, ekspansi sektor manufaktur Indonesia akan bertahan terus sampai triwulan keempat tahun ini. Kenaikan produksi didukung kenaikan permintaan baru dan kenaikan jumlah tenaga kerja. ”Kinerja sektor industri manufaktur nasional menjelang akhir tahun 2023 ini masih berada di fase ekspansi meski mendapat tekanan dari kondisi ekonomi global. Artinya, capaian positif PMI Indonesia ini bertahan hingga 27 bulan berturut-turut,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, akhir pekan lalu. (Yoga)

Pertanian Didorong Jadi Penopang Sultra

Yoga 06 Dec 2023 Kompas

Sektor pertanian, perkebunan, dan kelautan di Sultra diharapkan terus tumbuh dan menjadi penopang pada masa depan. Namun, sektor tersebut terus tertekan akibat melentingnya industri pengolahan dan pertambangan nikel yang justru belum berdampak banyak ke masyarakat. Kepala BPS Sultra Agnes Widiastuti mengungkapkan, potensi pertanian, perkebunan, dan kelautan di Sultra sangat besar. Banyak warga yang mendapat penghasilan dari sektor itu. Pada 2023, jumlah pekerja di sektor ini 30,8 % dari 1,35 juta penduduk yang bekerja di Sultra.

”Secara peranan dalam postur ekonomi, sektor pertanian juga tinggi, mencapai 23 %. Artinya, peranan sektor ini sangat tinggi untuk perekonomian Sultra. Sementara itu, kontribusi industri pengolahan baru 9,68 % dan pertambangan 2,49 %,” kata Agnes seusai diskusi Sultra Economic Outlook di kantor Gubernur Sultra, Kendari, Selasa (5/12). Menurut Agnes, banyak komoditas pertanian dan perkebunan yang bisa dikembangkan di Sultra, misalnya lada, jambu mete, ubi kayu, dan kakao. Pengembangan potensi pertanian itu didukung oleh ketersediaan SDM dan permintaan pasar. Meski demikian, sektor pertanian, perkebunan, dan kelautan di Sultra terus tertekan. Hal ini terlihat dari jumlah rumah tangga usaha pertanian yang turun di berbagai bidang selama 10 tahun terakhir. (Yoga)

Kemarau Panjang Berdampak pada Stok Cabai

Yoga 06 Dec 2023 Kompas
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang Avicenna M Saniputra, Selasa (5/12/2023), mengatakan, stok cabai menipis karena kemarau panjang. Panen perlu waktu karena tanaman masih muda. Harga cabai di Malang, Jawa Timur, pun naik. Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan Bahan Pokok di Kota Malang per 5 Desember, harga cabai merah besar/keriting Rp 78.000-Rp 78.556 per kg dan cabai rawit Rp 83.333 per kg. (Yoga)

Hilirisasi Kelapa Didorong demi Nilai Tambah

Yoga 06 Dec 2023 Kompas
Hilirisasi kelapa terus didorong untuk meningkatkan nilai tambah. ”Indonesia mendorong pengembangan industri kelapa berkelanjutan yang bernilai tambah, menjaga lingkungan, dan bisa meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam Pertemuan Tingkat Menteri International Coconut Community (ICC) di Bandar Lampung, Selasa (5/12/2023). Pertemuan dihadiri delegasi dari 15 negara penghasil kelapa. (Yoga)

Penguasa Beribu-ribu Triliun Rupiah

Yoga 06 Dec 2023 Kompas

Setelah internet kian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia, muncul bisnis superraksasa yang pada 20 tahun lalu hampir tak dikenal. Bisnis itu adalah bisnis cloud. Sungguh, semua yang terjadi dalam kehidupan kita, bekerja, bercinta, bermain, hingga bermimpi, bisa terwujud berkat cloud. Pekan lalu, perhelat-an besar berlangsung di Las Vegas, AS. Mulai dari Senin (27/11) sampai Jumat (1/12), puluhan ribu orang dari berbagai penjuru dunia berkumpul untuk menghadiri pertemuan membahas perkembangan layanan cloud yang diberikan Amazon Web Service (AWS). Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri CEO AWS Adam Selipsky, Chief Technology Officer Werner Vogels, ViP AWS Data & AI (Artificial Intelligence) Swami Sivasubramanian, serta VP AWS AI Matt Wood yang meraih doktor di bidang machine learning.

Berkat cloud, AWS pada tahun lalu memiliki pendapatan (revenue) 80 miliar USD, setara Rp 1.200 triliun. Sebagai perbandingan, dalam RAPBN 2023, pendapatan Indonesia ditargetkan Rp 2.463 triliun. Artinya, pendapatan AWS tahun lalu separuh target pendapatan Indonesia tahun 2023. Selain AWS, korporasi raksasa penyedia layanan cloud ialah Microsoft Azure serta Google Cloud. Ada pula Alibaba Cloud dan IBM Cloud. ”Penyewaan” Cloud, diterjemahkan sebagai awan, merujuk pada layanan penyediaan server dan jasa pengolahan data. Karena itu, layanan ini biasanya juga disebut cloud computing atau komputasi awan. Sederhananya, layanan cloud menyediakan server (tempat penyimpanan raksasa) bagi  perusahaan-perusahaan penyewa jasa tersebut dengan membayar uang sewa kepada penyedia jasa cloud, sebuah perusahaan dapat memiliki pengolahan data serta server yang sangat memadai.

Perusahaan rintisan penyedia aplikasi kencan, misalnya, cukup menyewa kantor fisik di sebuah ruko lalu menyewa server dan layanan pengolahan data dan meminta perusahaan cloud membuat program tertentu sehingga terjadi pencocokan antar pengguna aplikasi. Pria dengan profil tertentu mencari istri dengan tipe A akan dipertemukan dengan perempuan pemilik profil yang sesuai, lalu dihubungkan dilanjutkan dengan janji temu darat. Perusahaan rintisan penyedia aplikasi kencan itu menerima uang dari iuran anggota. Belum lagi jika ada iklan retoran, hotel, dan mobil. Perusahaan ini tak perlu memiliki banyak programmer. Jumlahnya secukupnya saja dengan tugas memastikan layanan dari penyedia cloud sesuai dengan permintaan. Perusahaan penyedia film pasti menggunakan jasa cloud computing. Media daring, mobile banking, jasa perbankan sistem tilang di banyak negara juga sudah menggunakan jasa cloud (public cloud). Lewat AI generatif, perusahaan cloud seperti AWS berupaya memikat banyak pelanggan raksasa dan terus menambah penghasilan hingga beribu-ribu triliun rupiah. (Yoga)

Bendungan Mbay NTT Bakal Dongkrak Produksi Beras

Yoga 06 Dec 2023 Kompas

Bendungan dan jaringan irigasi yang dibangun pemerintah menjadi bagian strategi besar kedaulatan pangan. Pembangunan Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo, NTT, diharapkan melipatgandakan produksi beras setempat. ”Semua pembangunan bendungan plus irigasinya itu dalam rangka strategi besar kita ke ketahanan pangan, ke kedaulatan pangan,” kata Presiden Jokowi seusai meninjau progres  pembangunan Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo, Selasa (5/12), seperti dikutip dari siaran pers dan kanal Youtube resmi kepresidenan. Kepala Negara mengatakan, pembangunan Bendungan Mbay ditargetkan selesai pada akhir 2024. Air yang ditampung di bendungan tersebut akan mengairi ribuan hektar sawah.

”Bendungan bisa menampung 51 jutameter kubik air dan nantinya mengairi kira-kira 4.200 hektar plus pengembangannya 1.900 hektar,” kata Presiden. Hasil produksi beras di Nagekeo diharapkan berlipat. ”Yang kita harapkan nanti dengan selesainya Bendungan Mbay ini, produksi beras di Kabupaten Nagekeo bisa meningkat sampai 250 %, hingga peningkatannya bisa 2,5 kali lipat,” kata Presiden Jokowi. Biro Humas Kementerian PUPR, beberapa waktu lalu, melansir, Kementerian PUPR melalui Ditjen SDA terus membangun berbagai infrastruktur bidang sumber daya air untuk mendukung terciptanya ketahanan air dan pangan di Indonesia. Pada tahun anggaran 2024 dialokasikan pembangunan 23 bendungan. (Yoga)

Investasi Hulu Migas Indonesia Masih Atraktif

Yuniati Turjandini 06 Dec 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Investasi hulu (upstream) minyak dan gas bumi (migas) di dalam negeri masih cukup atraktif, meskipun presentase bauran  energi dan energi baru terbarukan (EBT) meningkat. Buktinya, Indonesia masuk dalam 10 besar negara yang paling atraktif di Asia Pasifik dalam hal investasi migas. "Capaian investasi migas di Oktober 2023 sebesar US$ 10,2 miliar dan outlook 2023 sebesar 13,8 miliar atau meningkat 14% dari realisasi tahun 2022, itu dua kali lipat lebih dari capaian global. Itu artinya Indonesia masih  sangat menarik dan atraktif,"  kata Kepala Divisi Program dan Komunikasi Persatuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan gas Bumi Hudi D.Suryodipuro di Jakarta, belum lama ini. Secara umum kebutuhan migas di Indonesia terus meningkat, meskipun secara presentasi kontribusinya menurun, tapi secara volume bertambah. (Yetede)

Menindaklanjuti Potensi Kerugian Pengelolaan Keuangan Negara

Yuniati Turjandini 06 Dec 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan potensi kerugian  negara sebesar Rp 18,19 triliun, yang terbagi dalam dua klarifikasi  temuan dengan nilai terbesar adalah potensi kerugian Rp7,43 triliun dan kekurangan penerimaan Rp 6,01 triliun. Berkaitan itu, temuan BPK harus ditindaklanjuti. Ketua BPK Isma Yatun mengatakan, potensi kerugian negara ini tercatat dalam Iktisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) 1 Tahun 2023 yang berisikan 9.26 temuan yang mencakup  kelemahan sistem pengendalian intern, ketidakpatuhan yang dapat mengakibatkan kerugian, potensi kerugian, dan kekurangan penerimaan, serta ketidakhematan, ketidakefisiensian, dan ketidakefektifan (3E). IHSP I Tahun 2023 juga memuat ringkasan  dari 705 laporan hasil pemeriksaan (LHP), yang terdiri atas 681 LHP keuangan, 2 LHP kinerja, dan 22 LHP Dengan Tujuan Tertentu (DTT). Dari hasil pemriksaan tersebut, selama proses pemeriksaan tersebut, selama proses pemeriksaan, entitas telah  menindaklanjuti  dengan melakukan penyetoran uang dan penyerahan aset sebesar Rp825,82 miliar. (Yetede)

Menghentikan Restrukturisasi Kredit Covid-19 Tidak Perlu Dikhawatirkan

Yuniati Turjandini 06 Dec 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kredit terdampak Covid-19 akan menghentikan stimulus restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 pada Maret 2024. Dari asesmen yang dilakukan, penghentian kebijakan tersebut tidak akan mengguncang stabilitas perbankan nasional. Pasalnya perbankan telah memupuk cadangan untuk mengantisipasi berakhirnya restrukturisasi kredit apabila jatuh menjadi kredit macet (non-performing loan/NPL). Hal ini terlihat melalui pencadangan  kerugian penurunan nilai (CKPN) indutsri perbankan yang berada di level lebih dari cukup. Adapun, hingga Oktober 2023 restrukturisasi kredit tersisa Rp301,16 triliun, atau menurun Rp15,83 triliun dibandingkan posisi bulan sebelumnya Rp316,98 triliun. Stimulus itu diberikan kepada 1,22 juta nasabah atau telah berkurang 100 ribu nasabah dibandingkan dengan posisi September 2023 sebanyak 1,32 juta  nasabah restrukturisasi kredit. (Yetede)

2024, IHSG Tembus 8.000

Yuniati Turjandini 06 Dec 2023 Investor Daily (H)
Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi naik kencang pada 2023 sehingga menembus level 8.000, dan berakhir di 8.050. Proyeksi selama 12 bulan ke depan tersebut bisa terealisasi apabila didukung sejumlah sentimen positif dari dalam dan luar negeri, sehingga IHSG memasuki tren bullish.  "Kalau resesi Amrika Serikat (AS) tidak terjadi, kemudian harga komoditas menurun dan ekonomi Indonesia tumbuh diatas 5%, serta presiden yang terpilih merupakan pilihan favorit, skenario IHSG adalah bullish dan bisa mengakhiri 2024 di anagka 8.050 denan asumsi 15,3x price to-earning ratio," kata Head of Institusional Reserach Sinarmas Sekuritas Isfhan dalam Monthly Market Outlook:Melihat peluang investasi di sektor pilihan Tahun 2024, Selasa (5/12/2023). (Yetede)

Pilihan Editor