Ambisi Bandara Soekarno-Hatta Gaet 94 Juta Penumpang
Daya Ungkit e-Commerce 2025
Komdigi Bekukan Sementara Layanan Platform Worldcoin dan WorldID
Kementerian Komunkasi dan Digital (Kemkomdigi) membekukan sementara Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (TDPSE) layanan Worldcoin dan WorldID. Selanjutnya akan segera memanggil PT Terang Bulan Abadi dan PT Sandina Abadi dan PT Sandina Abadi Nusantara untuk memberikan klarifikasi atas dugaan pelanggaran ketentuan penyelenggaraan sistem elektronik. Keberadaan layanan ini menarik perhatian publik, layanan Worldcoin sempat menjadi topik hangat. Di medsos memperlihatkan bahwa masyarakat di Bekasi, Jawa Barat, berkumpul untuk melakukan proses verifikasi akan menerima imbalan sebesar Rp800.000. Sistem ini memungkinkan individu membuktikan identitasnya secara sah melalui metode verifikasi biometrik berbasis iris mata.
Teknologi ini, yang dikenalkan dengan nama WorldID, memungkinkan pengguna untuk mengindentifikasi diri mereka secara anonim di dunia maya sebagai manusia yang bukan robot atau kecerdasan buatan (AI). Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi ALexander Sabar, menjelaskan bahwa langkah ini diambil menyusul laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan layanan Worldcoin dan WorldID. "Pembekuan ini merupakan langkah preventif untuk mencegaj potensi risiko terhadap masyarakat. Kami juga akan memanggil PT. Terang Bulan Abadi untuk klarifikasi resmi dalam waktu dekat," tegas Alexander. (Yetede)
BPS Mencatat Jumlah Pengangguran Sebanyak 7,28 Juta Orang
Tiga Kebijakan yang Buat Stok Beras Melampaui Era Soeharto pada 1984
KKP Potensial jadi NTB jadi Lokasi Sentra Garam
Pengangguran Meningkat akibat Ekonomi Melambat
Adanya stagnasi pada pertumbuhan konsumsi rumah tangga membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2025 melambat dibanding pertumbuhan pada triwulan I-2024. Perlambatan ini turut dibayangi kenaikan jumlah penganggur yang semakin mengancam pelemahan konsumsi masyarakat. BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia secara tahunan pada triwulan I-2025 adalah 4,87 %, lebih rendah dibanding pertumbuhan ekonomi secara tahunan pada triwulan I-2024 di 5,11 %. Dalam konferensi pers secara hibrida, Senin (5/5) Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti menyebut pertumbuhan ekonomi triwulan I-2025 ditopang oleh pertumbuhan komponen konsumsi rumah tangga dan ekspor yang tumbuh secara tahunan sebesar 4,89 % dan 6,78 %.
”Komponen pengeluaran yang tumbuh tinggi adalah ekspor, didorong oleh kenaikan nilai ekspor nonmigas dan kunjungan wisatawan mancanegara. Konsumsi rumah tangga tumbuh didorong momen Ramadhan dan liburan Idul Fitri di akhir Maret 2025,” ujarnya. Perlambatan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2025 sejalan dengan stagnasi pada pertumbuhan konsumsi rumah tangga triwulan I-2025 berbanding pada triwulan I-2024. BPS mencatat konsumsi rumah tangga pada triwulanI-2025 tumbuh 4,89 % secara tahunan. Sementara pada triwulan I-2024, pertumbuhan tahunan konsumsi rumah tangga sedikit lebih tinggi, di level 4,91 %.
Secara historis, konsumsi rumah tangga memang menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk Josua Pardede menilai, perlambatan kinerja konsumsi masyarakat sebelumnya telah terindikasi dari hasil Survei Konsumen BI pada Maret 2025 yang menunjukkan pelemahan indeks pendapatan dan pembelian barang tahan lama, terutama dari kelompok pendapatan menengah bawah. ”Kondisi ini mengindikasikan adanya tekanan terhadap daya beli,” ujarnya. Stagnasi pada pertumbuhan konsumsi masyarakat sedikit banyak juga dipengaruhi oleh pertumbuhan belanja pemerintah secara tahunan yang pada triwulan I-2025 terkontraksi 1,38 %. (Yoga)
Pamit Mundurnya ”Sang Penyihir Wall Street”
Warren Buffett (94), miliarder pemilik konglomerasi Berkshire Hathaway, mengumumkan rencana pengunduran dirinya pada Sabtu (3/5) waktu Omaha, Nebraska, AS. Pengumuman ini mengejutkan publik karena semua orang menduga Buffett akan memimpin perusahaan itu sampai akhir hayat. ”Saya akan mundur per akhir 2025. Setelah itu, Greg yang akan mengambil alih,” kata Buffett ketika memimpin rapat perusahaan. Greg ialah Greg Abel (62), Wakil Dirut Berkshire Hathaway, alias orang nomor dua di perusahaan itu. Ketika pengumuman disampaikan Buffett, bahkan Abel tak mengetahui rencana itu. Buffett hanya mengungkapkannya kepada anak-anaknya, Susie dan Howard.
Buffett adalah penanam modal paling sukses di AS. Ia dijuluki ”penyihir Wall Street” dan ”peramal dari Omaha” saking hampir semua investasinya berhasil. Ia membeli Berkshire Hathaway, perusahaan tekstil berukuran menengah pada 1962, dan menyulapnya menjadi konglomerasi sukses. Nilai Berkshire Hathaway sekarang 1 triliun USD. Perusahaan ini memiliki aset liquid sebesar 300 miliar USD. Buffett menjabat direktur utama Berkshire Hathaway, juga memiliki 30 % saham konglomerasi. ”Semua harta saya tetap akan diinvestasikan di Berkshire Hathaway,” ujarnya.
Satu bulan terakhir, Buffett keras mengkritik kebijakan tarif Presiden AS, Donald Trump kepada semua negara. Akibatnya, perdagangan internasional tersendat. Ia mengatakan, perdagangan internasional bukan soal menang-kalah, melainkan soal sama-sama mencapai kesejahteraan. Di AS, ada banyak miliarder, tetapi Buffett berbeda dari mereka. Hidup Buffett bisa dibilang sederhana jika dibandingkan dengan miliarder lain. Ia kemana-mana menyetir mobil sendiri. Buffett setiap hari masih makan siang di restoran langganannya sejak muda. Menu yang wajib ada adalah minuman soda Coca-Cola. (Yoga)
Rp 5 Triliun dari Dana Indonesiana untuk Mendukung Warisan Budaya
Kementerian Kebudayaan meluncurkan Program Dana Indonesiana 2025 untuk pemajuan kebudayaan. Dengan fasilitasi tersebut, pemerintah menciptakan skema pendanaan berkelanjutan agar warisan budaya, seni, serta inovasi kreatif terus hidup dan berkembang. Pemajuan kebudayaan diharapkan menghasilkan dampak ekonomi, sosial, dan kekuatan diplomasi. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, saat meluncurkan Program Dana Indonesiana 2025 di Jakarta, Senin (5/5) menuturkan, tahun ini tersedia pembiayaan Rp 465 miliar dari dana abadi Rp 5 triliun. Target pendanaan mencapai lebih dari 1.000 penerima manfaat, baik individu, komunitas, maupun lembaga budaya. Semua pengajuan melalui mekanisme transparan dan dikurasi tim. Hal ini menunjukkan negara hadir dalam pemajuan kebudayaan.
Pemajuan kebudayaan bagian dari upaya menanamkan kembali jati diri bangsa, kekuatan bangsa secara inklusif, harmonis, dan berkelanjutan. Pemajuan kebudayaan juga menjadi penjaga, penggerak, dan mitra utama ekosistem budaya nasional. Melalui Dana Indonesiana, pemerintah menciptakan skema pendanaan berkelanjutan agar warisan budaya, seni, tradisi, pengetahuan adat, serta inovasi kreatif hidup dan berkembang. Hal itu menjadi fondasi pembangunan nasional. ”Pendanaan publik untuk kebudayaan penting. Tanpa investasi tepat, banyak komunitas tradisi dan praktik budaya, terutama yang membutuhkan dukungan, berisiko terpinggirkan, bahkan hilang,” kata Fadli. (Yoga)
Tren Optimistis IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan kedua Mei 2025 melanjutkan tren kenaikan harga atau bullish sejak pertengahan April lalu. Tren ini terjadi di tengah banyaknya tantangan ekonomi dari dalam dan luar negeri, dari potensi penurunan suku bunga The Fed yang tidak signifikan hingga perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. IHSG, Senin (5/5) dibuka di level 6.844 dan berhasil mempertahankan tren kenaikan hingga 6.851 pada penutupan sesi pertama perdagangan. Pengamat pasar modal Panin Sekuritas, Reydi Octa, mengatakan, IHSG mulai menunjukkan kenaikan sejak minggu lalu ketika berhasil menguat 2 % ke level 6.815.
Dalam tiga hari berturut-turut pada awal Mei, asing kembali melakukan pembelian bersih di pasar saham dengan total Rp 300 miliar. Pada waktu bersamaan, nilai tukar rupiah kembali menguat selama pekan lalu, dengan ditutup pada angka Rp 16.400 per USD, posisi terkuat sejak pertengahan Maret 2025. ”Faktor penggerak IHSG pada minggu ini salah satunya dari aliran dana asing yang tercatat mulai masuk ke bursa saham Indonesia pada minggu lalu. Aliran dana asing tercatat net buy (melakukan pembelian bersih) sebesar Rp 292 miliar dalam kurun waktu seminggu terakhir,” tuturnya kepada Kompas. (Yoga)









