;

Produksi Beras Maret-April Diperkirakan 8,46 Juta Ton

Yoga 02 Mar 2024 Kompas (H)

Total potensi produksi beras nasional pada Maret dan April 2024 mencapai 8,46 juta ton. Produksi tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kendati demikian, Bapanas optimistis produksi beras tersebut akan menurunkan harga beras. BPS Jumat (1/3) merilis, potensi produksi beras pada Maret dan April 2024 masing-masing 3,54 juta ton dan 4,92 juta ton, dengan total 8,46 juta ton. Perkiraan produksi tersebut berdasarkan penghitungan kerangka sampel area pada panenan Desember 2023 dan Januari 2024. Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M Habibullah mengatakan, realisasi potensi produksi beras itu bakal bergantung sejumlah faktor, terutama perubahan cuaca. Fenomena El Nino yang melanda Indonesia sejak semester IIma 2023 berdampak pada peningkatan luas lahan bera atau tidak ditanami padi sepanjang Oktober-Desember 2023.

”Peningkatan luas lahan bera itu otomatis berpengaruh pada penurunan panen padi dan produksi beras nasional pada bulan-bulan awal 2024. Banjir yang melanda sejumlah daerah dan lahan pertanian yang kekurangan air juga dapat membuat potensi produksi berkurang,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar secara hibrida di Jakarta. Kondisi tersebut menyebabkan potensi produksi beras pada Januari-April 2024 hanya 10,71 juta ton. Volume produksi beras tersebut turun 17,52 % dibandingkan dengan realisasi produksi beras Januari-April 2023 yang mencapai 12,98 juta ton. (Yoga)

Puluhan Triliun Pesona Taylor Swif

Yoga 02 Mar 2024 Kompas (H)

Pada 2-4 Maret 2024, konser bintang dunia Taylor Swift digelar di Stadion Nasional Singapura. Konser bertajuk The Eras Tour ini berlanjut di sana pada 7-9 Maret 2024. Tiket satu-satunya konser Swift di Asia Tenggara ini diburu sejak pertengahan 2023. Tiket bahkan ludes terjual dalam beberapa jam lewat ”pertempuran sengit”. Harganya mulai dari 88 dollar Singapura hingga 1.228 dollar Singapura, setara Rp 1 juta hingga Rp 14,4 juta dengan kurs Rp 11.703 per dollar Singapura. Tiket hanya salah satu aspek penggerak ekonomi yang menimbulkan efek pengganda. Aspek lain, sebagian besar penonton berpikir untuk tampil berbeda. Pernak-pernik dan pakaian demi tampil cantik saat menonton konser pun dipilih penuh pertimbangan.

”Sayang jika hanya berpakaian biasa karena bakal foto. Akhirnya, aku cari baju karena Taylor Swift identik dengan sesuatu yang blink-blink (bekerlip),” ujar Lourentia Kinkin, di Jakarta, Kamis (29/2). Swifties alias penggemar Swift dalam konser biasanya berpakaian sesuai tema yang dipilih dari 10 era yang diwakili setiap album Swift, mulai album debut Taylor Swift (2006) hingga Midnights (2022). Kinkin, tak hanya belanja baju, tas, dan aksesori. Ia juga berencana menghias kuku untuk merepresentasikan 10 album Swift. Kuku setiap jari memiliki warna berbeda dengan anggaran Rp 200.000. Ia juga membeli stiker wajah Rp 12.000. Kinkin juga akan berpartisipasi dalam friendship bracelet, tradisi Swifties di seluruh dunia yang menyepakati membuat gelang persahabatan yang ditukarkan saat konser berlangsung, dengan anggaran Rp 60.000.

Konser Taylor Swift tak hanya memberi suguhan musik, tetapi juga memberi wadah bagi pemburu cendera mata (merchandise), seperti kaus, jaket bertudung (hoodie), gelang, tas, dan poster. Nominalnya pubervariasi, bergantung pada jenis barang. Antrean para pemburu itu mengular. Tak heran, dari The Eras Tour sepanjang 2023, Swift menghasilkan 200 juta USD atau Rp 3,1 triliun dengan kurs Rp 15.673 per USD hanya dari penjualan suvenir. Dari penjualan tiket, penyanyi itu mengantongi 1,04 miliar USD atau Rp 16,3 triliun. Angka ini memecahkan rekor sebagai tur pertama yang mengantongi lebih dari 1 miliar USD, seperti dikutip Forbes.

Mengutip The Straits Times, tepat setelah tiket konser Swift habis terjual, beragam hotel, maskapai, dan operator agen perjalanan mengantisipasi ledakan perjalanan ke Singapura pada Maret 2024. Harga pun terkerek naik seiring melonjaknya jumlah pesanan. Kepala pemasaran dan komersial Pan Pacific Hotels Group Cinn Tan mengatakan, pesanan kamar Hotel Parkroyal Collection Pickering naik 200 % pada periode 2-9 Maret 2024. Mayoritas pesanan berasal dari Australia, Indonesia, Taiwan, dan Korsel. Kenaikan pencarian akomodasi di Singapura juga naik hingga 160 kali di platform perjalanan digital Agoda. Kenaikan terutama dari negaranegara sekitar Singapura, di- dominasi warga Filipina. (Yoga)

Pajak Konglomerat untuk Atasi Isu Iklim

Yoga 02 Mar 2024 Kompas

Pemerintah negara-negara anggota G20 akhirnya sepakat menjajaki peluang penerapan pajak minimum para konglomerat. Pajak global itu akan menyasar orang-orang dengan kekayaan setidaknya senilai Rp 15 triliun. Hasil pajak, antara lain, dipakai untuk mendanai mitigasi dampak perubahan iklim. Kesepakatan informal itu tercapai dalam pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral anggota G20. Pertemuan itu berakhir pada Kamis (29/2) sore di Sao Paulo, Brasil, atau Jumat dini hari WIB. Kesepakatan disebut informal karena isu itu tidak dimasukkan dalam pernyataan akhir pertemuan. Menkeu Brasil Fernando Haddad menyebut, pajak global akan mengatasi penghindaran pajak para konglomerat. Menkeu Perancis Bruno Le Maire mendukung usulan Brasil dan berkomitmen akan menjadi yang terdepan. Sasaran kebijakan itu adalah orang-orang dengan kekayaan sedikitnya 1 miliar USD atau Rp 15 triliun.

Mengacu pada berbagai data, seperti dari Bloomberg dan Forbes, setidaknya ada 2.500 orang dengan kekayaan Rp 15 triliun, bahkan sebagian malah punya kekayaan lebih dari Rp 15.000 triliun. Haddad mengatakan, konglomerat perlu dipastikan membayar pajak secara adil. Dana pajak mereka, antara lain, untuk mengurangi kesenjangan. ”Kita bisa memperoleh pendapatan tambahan yang sangat besar hanya dengan tarif pajak yang sedikit lebih tinggi bagi warga superkaya,” ujarnya. Kepala Program Pembangunan PBB Achim Steiner menilai, Brasil bisa disebut sukses sebagai ketua bergilir G20. Sebab, Brasil menjadikan kesenjangan dan pajak minimum konglomerat sebagai target. Isu itu akan dibawa ke KTT G20. Menurut Pemantau Pajak Uni Eropa, lembaga kajian di Perancis, pajak konglomerat berbeda dari pajak penghasilan pada umumnya.

Kini, orang-orang superkaya mudah menghindari pajak penghasilan dan pajak warisan. Ekonom Perancis, Gabriel Zucman, merekomendasikan tarif minimum 2 %per tahun. Dengan kata lain, setiap orang superkaya direkomendasikan membayar pajak sedikitnya 20 juta USD atau Rp 300 miliar. ”Fakta para miliarder ini membayar pajak dalam jumlah yang sangat sedikit,” katanya. Ia menaksir, total kekayaan para konglomerat setara 13 triliun USD. Jika pajak minimum global diterapkan, setiap tahun ada tambahan 260 miliar USD pada pendapatan pemerintah. Sebagai pembanding, sejumlah negara berkembang butuh 500 miliar USD untuk mendanai mitigasi dampak perubahan iklim. ”Kita bisa mendapatkan setengah dari jumlah itu hanya dengan pajak minimum para miliarder,” kata Zucman. (Yoga)

Festival Sarkem

Yoga 02 Mar 2024 Kompas
Kirab Apem Ruwahan merupakan tradisi masyarakat Sosromenduran setiap menjelang Ramadhan yang terus dilestarikan, salah satunya lewat kegiatan tahunan Festival Sarkem (Pasar Kembang). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu juga untuk mempromosikan beragam potensi wisata kawasan setempat. Tampak keramaian warga mengusung makanan apem saat mengikuti Kirab Apem Ruwahan dalam Festival Sarkem di Jalan Sosrowijayan, Yogyakarta, Jumat (1/3/2023). (Yoga)

Menagih Utang Pengendalian Subsidi

Yoga 02 Mar 2024 Kompas

Tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran subsidi energi sebanyak Rp 186,9 triliun, lebih tinggi dari realisasi pada 2023 sebanyak Rp 159,6 triliun. Anggaran subsidi Rp 186,9 triliun tersebut terdiri dari subsidi BBM dan elpiji Rp 113,3 triliun serta subsidi listrik Rp 73,6 triliun. Jenis BBM yang masih mendapat subsidi dari negara adalah pertalite dan biosolar, sedangkan elpiji bersubsidi adalah yang berukuran 3 kilogram atau di masyarakat kerap disebut sebagai ”gas melon”. Pertalite dijual Rp 10.000 per liter, biosolar Rp 6.800 per liter, dan elpiji bersubsidi di tingkat pengecer Rp 20.000 per tabung. Sayangnya, menurut pengakuan pemerintah, tidak semua subsidi negara tersebut tepat sasaran. Masyarakat mampu masih memungkinkan membeli elpiji 3 kg di pengecer. Orang kaya pemilik mobil pun masih bebas membeli pertalite di SPBU, kendati pembelian per hari dibatasi. Mekanisme pendistribusian BBM dan elpiji bersubsidi yang terbuka memungkinkan siapa saja, baik si miskin maupun si kaya, mendapatkan komoditas bersubsidi tersebut.

Sedari dulu, pemerintah terus berkutat pada alasan validasi data warga yang berhak menerima subsidi. Anehnya, persoalan-persoalan tersebut tak kunjung tuntas hingga sekarang. Padahal, pemerintah juga rajin menggelontorkan aneka ragam bantuan sosial, terutama menjelang Pemilu 2024 yang berlangsung pada 14 Februari lalu. Begitu pula subsidi untuk pertalite. Revisi Perpres No 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM dengan tujuan penyaluran pertalite menjadi tepat sasaran tak ada kabar kapan selesainya. Padahal, sudah nyata bahwa sebagian anggaran subsidi energi tersebut bocor kepada pihak-pihak yang tidak berhak menikmati subsidi, padahal Indonesia masih bergantung pada utang untuk membiayai sebagian program pembangunan. Semoga pemerintahan yang baru untuk periode 2024-2029 mampu menertibkan subsidi energi agar tepat sasaran, sehingga keuangan negara tidak bocor, dan agar subsidi tersebut bernuansa adil, (Yoga)

Insentif Pajak Akan Turunkan Harga Mobil Listrik

Yoga 02 Mar 2024 Kompas

Harga jual mobil listrik diprediksi akan turun setelah pemberlakuan insentif dari pemerintah yang memberikan berbagai keringanan pajak, antara lain pembebasan bea masuk impor, Pajak atas Penjualan Barang Mewah, dan PPN. Insentif tersebut diatur dalam Perpres No 79 Tahun 2023 tentang Perubahan Perpres No 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang berlaku per 8 Desember 2023. Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI) I Made Dana Tangkas menjelaskan, pemberian insentif pajak bisa menurunkan harga jual mobil.

”Artinya, ini bisa lebih menyesuaikan antara harga mobil dan daya beli masyarakat,” ujar Made dihubungi Jumat (1/3/2024). Menurut dia, insentif ini jangan hanya dilihat dari aspek penjualannya. Ini juga harus menjadi momentum untuk mendorong investasi masuk ke dalam negeri dan menciptakan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) sehingga bisa memberi nilai tambah bagi perekonomian nasional seperti serapan tenaga kerja dan alih teknologi. (Yoga)

Agar ”Live Shopping” Bisa Sukses

Yoga 02 Mar 2024 Kompas

Praktik berjualan melalui siaran langsung yang dipandu pembawa acara atau pemengaruh di platform daring atau live shopping telah menjadi tren di pasar digital. Di balik ramainya kisah sukses live shopping, pelaku UMKM masih banyak yang gagal. Edho Zell, pendiri Social Bread, perusahaan yang menghubungkan kreator konten dan UMKM untuk mengelola online engagement terhadap pelanggan, mengungkapkan pandangan itu saat ditemui di sela-sela peresmian Ruang Kreasi by OCBC di Pasar Modern Intermoda Cisauk, BSD, Tangerang, Banten, Jumat (1/3). ”Kesalahan utama adalah meremehkan live shopping.Pebisnis yang di dalamnya termasuk UMKM, berpikir bahwa live shopping itu mudah karena tinggal pencet tombol. Padahal, live shopping sebenarnya kompleks,” ujar Edho. Ibaratnya semua orang bisa dan jago memasak, tetapi tidak semua masakan bisa dijual begitu saja, kemudian lalu laku keras di pasaran.

Edho, yang juga berprofesi sebagai pemengaruh itu, lantas memberikan setidaknya delapan saran agar live shopping yang dijalankan UMKM dapat optimal. Pertama, UMKM harus membangun dulu pengikut (followers) di media sosial sejak awal membuka bisnis dengan cara rajin membuat konten, agar jumlah followers di atas 1.000 supaya live shopping bisa dimulai, bagi UMKM yang mau menjalankan live shopping secara organik alias tanpa pasang iklan. Kedua, setelah mulai live shopping, pemandu acara dari perwakilan UMKM harus memperhatikan hal-hal teknis yang mendukung suasana berjualan, seperti teknik pencahayaan dan sinyal internet yang kencang. Ketiga, produk yang dijual harus diutamakan muncul di depan dibandingkan pemandu acara. Keempat, utamakan rutin melihat komentar penonton yang muncul di layar. Kelima, pemandu acara harus banyak menyapa penonton, bahkan sejak memulai siaran. Jika ada penonton baru bergabung, pemandu acara sebaiknya menyapa mereka.

Keenam, menjelaskan produk, dimulai dari bahan baku ataupun kandungan dalam produk. Ketujuh, menambahkan pemaparan manfaat produk. Terakhir, pemandu acara harus tahan berbicara dalam waktu lama. Sebab, platform media sosial, seperti Tiktok, akan memberi peringatan jika pemandu acara tengah jeda bicara dan ini berpengaruh pada reputasi jenama yang bersangkutan. Oleh karena itu, penting untuk memilih pemandu acara yang jago cuap-cuap marketing di depan layar. ”Minimal dua jam durasi live shopping dilakukan setiap harinya untuk membangun kehadiran jenama secara daring,” kata Edho, apalagi kini platform lokapasar menyediakan pula fasilitas live shopping bagi UMKM. Bagi UMKM yang sudah matang, fasilitas itu cocok karena dipastikan mendatangkan pembeli yang benar-benar mau membeli. Sementara bagi UMKM baru, platform media sosial, terutama Tiktok, dapat dipakai secara optimal untuk menggaet calon pelanggan. (Yoga)

Saatnya Pesiar Bersama Kapal Pelni

Yoga 02 Mar 2024 Kompas

Pintu ditutup, lampu utama dipadamkan. Mirwan (38) bersama istrinya, Nadya (35), mengambil tempat duduk di deretan belakang teater mini KM Kelud yang sedang berlayar dari Medan, Sumut, menuju Batam, Kepri, Selasa (27/2) malam. ”Tempat duduknya nyaman, gambarnya terang, dan soundnya juga jelas. Rasanya seperti menonton di bioskop XXI,” kata Mirwan. Dengan suhu 16 derajat Celsius, di dek bawah yang ”minim” goyangan gelombang, bioskop mini itu terasa nyaman. Dengan membayar Rp 15.000 per orang, kenyamanan itu membunuh rasa jenuh yang muncul di sela-sela pelayaran selama 26 jam. Ini kali ketiga pasangan itu menumpang KM Kelud. Sejak pengalaman pertama berlayar dengan kapal Pelni, mereka merasa nyaman. Tak hanya bioskop, ada fasiltas tambahan lain, seperti minimarket dan kafe, harga tiketnya pun kompetitif. Harga tiket kamar kelas satu KM Kelud yang mereka pakai Rp 749.000 per orang. Sedikit berbeda dengan tiket pesawat Medan-Batam di Rp 1 juta.

Meskipun waktu tempuh menggunakan pesawat jauh lebih pendek, ada kemewahan yang didapat apabila berlayar, yakni menghabiskan waktu berduaan di kapal. ”Bonus”nya pun istimewa, antara lain, menyaksikan matahari terbenam dan berkenalan dengan sesama penumpang. ”Serasa seperti di kapal pesiar,” ujar Mirwan. Pembenahan fasilitas dan pelayanan di KM Kelud merupakan bagian  transformasi PT Pelni sebagai operator kapal penumpang milik negara. KM Kelud menjadi kapal pertama yang didandani. Dindingnya dicat sesuai warna logo baru. Bagian dalam kapal juga ditata ulang, seperti dapur, kamar mandi dan toilet, serta bioskop. Beberapa fasilitas baru dihadirkan, seperti minimarket, tempat ngopi, dan Wi-Fi. Kamar tidur kelas satu dilengkapi air panas serta makanan dan minuman ringan. Kamar bersih dan wangi. Setiap penumpang mendapat makan tiga kali sehari yang dipilih sendiri dengan berbagai lauk, di ruang makan yang bisa menampung hingga 1.000 orang. (Yoga)

Memanfaatkan Lembaga Pembiayaan secara Produktif

Yoga 02 Mar 2024 Kompas

Lembaga pembiayaan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara produktif dengan kegunaan, antara lain: 1. Memberikan alternatif pendanaan, dimana Lembaga pembiayaan dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan dana untuk pengembangan usaha, pengadaan aset, dan keperluan lainnya sebagai alternatif pendanaan lain selain bank dengan proses yang mudah dan cepat. 2. Membantu pengembangan bisnis. Selain sebagai sumber pendanaan, beberapa lembaga pembiayaan juga mengadakan pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas produksi dan ekspansi usahanya.

Tips dan trik memilih lembaga pembiayaan Sebelum memilih produk dan layanan lembaga pembiayaan, antara lain: 1. Cek legalitas perusahaan pembiayaan yang digunakan Pastikan memilih lembaga pembiayaan yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. 2. Perhatikan tingkat bunga pinjaman. Cari informasi dan bandingkan tingkat bunga yang ditawarkan berbagai lembaga pembiayaan agar memperoleh suku bunga yang kompetitif. 3. Pastikan jumlah pinjaman sesuai kemampuan bayar. 4. Pinjam untuk kebutuhan produktif, seperti pengembangan usaha. 5. Pahami syarat dan ketentuan sebelum menandatangani dokumen perjanjian pembiayaan. (Yoga)

Ruth Gottesman ”Malaikat” bagi Banyak Mahasiswa

Yoga 02 Mar 2024 Kompas (H)

Pekan ini, sivitas akademika Fakultas Kedokteran Albert Einstein Universitas Yeshiva, New York, AS, dikejutkan kabar gembira. Mereka mendapat sumbangan 1 miliar USD sehingga semua mahasiswa bisa kuliah gratis. Bahkan, uang itu juga dapat dipakai untuk membiayai mahasiswa baru di tahun-tahun mendatang. Penyumbangnya datang dari lingkungan kampus itu sendiri, yaitu Ruth Gottesman, pensiunan dosen Fakultas Kedokteran Albert Einstein (AECOM) yang kini mengabdi di dewan pembina yayasan. Uang yang ia sedekahkan adalah warisan suaminya, David Gottesman, salah satu investor di firma Berkshire Hathaway sekaligus mitra kerja miliarder Warren Buffett, yang meninggal pada 2022 dalam usia 96 tahun. Sebelum berpulang, David berkata kepada istrinya untuk menggunakan harta warisan sesukanya.

Gottesman sendiri tidak menyangka warisan suaminya sebesar itu. Mereka memang hidup berkecukupan, tetapi tidak mewah. Ia pun memutuskan menyumbangkan warisan itu kepada AECOM. Apalagi, ketiga anak pasangan Gottesman sudah dewasa dan memiliki karier masing-masing. ”Hal yang langsung tebersit di pikiran saya adalah para mahasiswa di AECOM dan berbagai persoalan keuangan mereka sehingga kesusahan membiayai kuliah,” tutur Gottesman, dikutip oleh surat kabar lokal Baltimore Sun edisi 27 Februari 2024. Menurut keterangan pers AECOM, biaya kuliah di kampus itu adalah 60.000 USD per tahun.  Umumnya, alumni fakultas kedokteran itu harus menanggung utang pinjaman kuliah 200.000 USD yang memberatkan mereka dalam mencari pekerjaan dan kesejahteraan. Beban itu harus dicicil selama bertahun-tahun bekerja sehingga para dokter dan tenaga kesehatan tidak bisa menabung.

Kepada surat kabar The New York Times edisi 26 Februari 2024, Gottesman menjelaskan pentingnya sumbangan itu. Berada di Bronx, distrik termiskin New York, AECOM dikelilingi oleh kelompok rentan. Di samping miskin, warga sekitar mayoritas berasal dari kelompok etnis minoritas. Akan tetapi, ada banyak anak pintar berasal dari Bronx. ”Mereka memiliki kemampuan otak dan karakter yang layak untuk menjadi dokter. Satu-satunya masalah yang merintangi adalah biaya. Kita harus menanggulanginya karena kita membutuhkan dokter dari berbagai latar belakang etnis dan agama guna memperkaya layanan kesehatan di negara ini,” ujarnya. Gottesman yang menolak program beasiswa atau gedung dengan nama dia ataupun suaminya adalah “Malaikat” bai banyak mahasiswa yang terbantu oleh kedermawanannya. (Yoga)

Pilihan Editor