;

Ruth Gottesman ”Malaikat” bagi Banyak Mahasiswa

Yoga 02 Mar 2024 Kompas (H)

Pekan ini, sivitas akademika Fakultas Kedokteran Albert Einstein Universitas Yeshiva, New York, AS, dikejutkan kabar gembira. Mereka mendapat sumbangan 1 miliar USD sehingga semua mahasiswa bisa kuliah gratis. Bahkan, uang itu juga dapat dipakai untuk membiayai mahasiswa baru di tahun-tahun mendatang. Penyumbangnya datang dari lingkungan kampus itu sendiri, yaitu Ruth Gottesman, pensiunan dosen Fakultas Kedokteran Albert Einstein (AECOM) yang kini mengabdi di dewan pembina yayasan. Uang yang ia sedekahkan adalah warisan suaminya, David Gottesman, salah satu investor di firma Berkshire Hathaway sekaligus mitra kerja miliarder Warren Buffett, yang meninggal pada 2022 dalam usia 96 tahun. Sebelum berpulang, David berkata kepada istrinya untuk menggunakan harta warisan sesukanya.

Gottesman sendiri tidak menyangka warisan suaminya sebesar itu. Mereka memang hidup berkecukupan, tetapi tidak mewah. Ia pun memutuskan menyumbangkan warisan itu kepada AECOM. Apalagi, ketiga anak pasangan Gottesman sudah dewasa dan memiliki karier masing-masing. ”Hal yang langsung tebersit di pikiran saya adalah para mahasiswa di AECOM dan berbagai persoalan keuangan mereka sehingga kesusahan membiayai kuliah,” tutur Gottesman, dikutip oleh surat kabar lokal Baltimore Sun edisi 27 Februari 2024. Menurut keterangan pers AECOM, biaya kuliah di kampus itu adalah 60.000 USD per tahun.  Umumnya, alumni fakultas kedokteran itu harus menanggung utang pinjaman kuliah 200.000 USD yang memberatkan mereka dalam mencari pekerjaan dan kesejahteraan. Beban itu harus dicicil selama bertahun-tahun bekerja sehingga para dokter dan tenaga kesehatan tidak bisa menabung.

Kepada surat kabar The New York Times edisi 26 Februari 2024, Gottesman menjelaskan pentingnya sumbangan itu. Berada di Bronx, distrik termiskin New York, AECOM dikelilingi oleh kelompok rentan. Di samping miskin, warga sekitar mayoritas berasal dari kelompok etnis minoritas. Akan tetapi, ada banyak anak pintar berasal dari Bronx. ”Mereka memiliki kemampuan otak dan karakter yang layak untuk menjadi dokter. Satu-satunya masalah yang merintangi adalah biaya. Kita harus menanggulanginya karena kita membutuhkan dokter dari berbagai latar belakang etnis dan agama guna memperkaya layanan kesehatan di negara ini,” ujarnya. Gottesman yang menolak program beasiswa atau gedung dengan nama dia ataupun suaminya adalah “Malaikat” bai banyak mahasiswa yang terbantu oleh kedermawanannya. (Yoga)

Optimisme Investor ke IKN Meningkat Pascapemilu

Yuniati Turjandini 02 Mar 2024 Investor Daily (H)
Optimisme investor untuk menyuntikkn modalnya ke IKN Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur meningkat pasca digelarnya pemilihan umum presiden dan wakil presiden. Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Agung Wicaksono mengatakan setelah pemilu investasi terus berlanjut. "Kami siap untuk grounbreaking selanjutnya selama 1-2 bulan kedepan. Kalau sekarang temanya perbankan  dan smart city, tema selanjutnya nanti kita lihat layanan apa yang perlu dikembangan dan saat ini kami terus  berproses untuk mengelola ketertarikan investor," kata Agung. Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik/Juru Bicara Otoritas IKN  Troy Pantouw  juga menambahkan bahwa groundbreaking  menjadi bentuk keberlanjutan transformasi Indonesia lewat pembangunan IKN dan tingginya minat investor terhadap proyek ini. (Yetede)

Mitigasi Gejolak Harga Pangan Terus Dilakukan

Yuniati Turjandini 02 Mar 2024 Investor Daily
Pemerintah mengaku terus melakukan  langkah mitigasi risiko atas potensi terjadinya gejolak harga pangan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri. Beberapa kebijakan sebagai  langkah stabilnya harga beras pun ditempuh. "Pemerintah secara konsisten berupaya untuk menjaga  ketersediaan pasokan (pangan)," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Nathan Kacaribu melalui keterangan tertulisnya pada Jumat (1/3/2024). Beberapa kebijakan yang ditempuh sebagai langkah stabilitas  harga beras antara lain melalui operasi pasar  dan pasar murah, dukungan subsidi pupuk, percepatan penyaluran beras Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP), percepatan impor, dan pembatasan pembelian  retail untuk mengantisipasi panic buying. (Yetede)

Garap Mega Proyek KI Kaltara Adaro Siapkan Capex Rp 10 T

Yuniati Turjandini 02 Mar 2024 Investor Daily (H)
PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) menganggarkan dana sebesar US$ 600-700 juta  atau setara Rp10,98 triliun untuk menopang bisnis perseroan ditahun ini. Alokasi belanja modal (capital expenditure/capex) itu, termasuk untuk investasi ekuitas pada proyek-proyek terkait kawasan industri (KI) di kalimantan Utara. Adaro memeiliki beberapa proyek yang akan dilaksanakan di kawasan industri tersebut, diantaranya adalah smelter aluminium dan PLTU yang menjadi sumber energinya, serta PLTA. Tahun ini Adaro mentargetkan penjualan batu bara hingga 67 juta ton atau naik dibandingkan tahun lalu 65,71 juta ton, dan 4,9-5,4 juta ton adalah batu bara  metalurgi dari PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR). Manajemen Adaro mengungkapkan, perseroan mencatatkan kenaikan produksi batu bara  sebanyak 5% pada 2023 menjadi 65,88 juta ton dan volume penjualan meningkat 7% menjadi 65,71 juta ton. (Yetede)

Anggaran Subsidi Listrik 2024 Tetap Rp 73,58 T

Yuniati Turjandini 02 Mar 2024 Investor Daily (H)
Pemerintah tidak akan mensubsidi anggaran listrik 2024 meski hingga akhir tahun akan ada pemadanan data pelanggan subsidi.  Evaluasi data hanya dilakukan terhadap golongan subsidi rumah  tangga daya 900 volt ampere (VA) setiap tiga bulan. Hal ini merujuk pada Peraturan  Menteri ESDM No.3 Tahun 2024 tentang Pemberian Subsidi Tenaga Listrik untuk Rumah Tangga Konsumsi PLN. Beleid yang ditekan Arifin Tasyrif pada 31 Januari 2024 ini mengatur mekanisme pemberian subsidi lebih tepat sasaran. Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial menjadi  acuan dalam penetapan golongan subsidi. Pemadanan DTKS dengan data konsumen PLN digelar pada Januari, April, Juli dan Oktober. (Yetede)

MK Tak Meniadakan Ambang Batas Parlemen

Yuniati Turjandini 02 Mar 2024 Investor Daily (H)
Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan pihaknya  tak meniadakan ketentuan parlementary threshold atau ambang batas parlemen yang diatur dalam Undang-Undang  Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu). Menurut MK, ambang batas parlemen tetap diperlukan, namun harus disusun dengan metode kajian yang jelas dan komprehenshif. Hal ini disampaikan Hakim MK Enny Nurbainingsih untuk memperjelas isi putusan perkara 116/PUU-XXI/2023 yang sudah dibacakan  oleh MK dalam rapat pleno di ruang sidang MK, Kamis (29/3/2024). Perkara ini diajukan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). "Putusan Nomor 116 tidak meniadakan treshold sebagaimana dapat dibaca  dari amar putusannya," ujar Enny. Dia menyatakan, MK menyerahkan pada pembuat undang-undnag untuk mengatur ambang batas parlemen dan menentukan besaran angka  persentasenya. (Yetede)

Kinerja Manufaktur Tetap Ekspansif

Yuniati Turjandini 02 Mar 2024 Investor Daily
Aktivitas manufaktur Indonesia  terus melanjutkan kinerja kuat. Adapun Purchasing Manager's Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Februari 2024 masih berada di zona ekspansif pada level 52,7 (Januari:52,9). Beberapa negara mitra dagang Indonesia  yang masih mencatatkan ekspansi sektor manufakturnya antara lain India (56,7) dan Amerika Serikat (51,5). Sementara, PMI manufaktur  negara kawasan Asean seperti Malaysia dan Thailand masih terkontraksi, masing-masing ke level 49,5 dan 45,3. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menjelaskan, meskipun dihadapkan pada tren pelemahan aktivitas ekonomi global, permintaan domestik yang masih kuat serta permintaan dari beberapa mitra dagang utama yang masih  tumbuh kuat mampu menjaga momentum kinerja sektor manufatur nasional. (Yetede)

Menjemput Bantuan Berujung Kematian

Yuniati Turjandini 02 Mar 2024 Investor Daily (H)
Kecaman meluas terhadap tindakan pasukan Israel yang menembaki warga Palestina yang sedang menunggu pengiriman bantuan. Turki menyusul Arab Saudi, Mesir, dan Yordania yang mengutuk aksi tersebut. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Turki menyebut peristiwa berdarah itu kejahatan terhadap kemausiaan. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Kamis (29/02/2024) malam waktu setempat, Kemlu Turki menuduh Israel memanfaatkan kelaparan sebagai senjata perang ke Jalur Gaza. Dapertemen Luar Negeri Amerika  Serikat (AS) malah mengatakan bakal segera mencari informasi mengenai insiden tersebut. Sama hal nya dengan Kemlu Prancis. Sementara menurut Israel, pasukannya hanya melepas tembakan  karena merasa terancam dengan kerumunan massa yang berebut bantuan makanan. Israel juga berdalih banyak korban yang juga tewas akibat terinjak-injak  dalam kericuhan itu. (Yetede)

Susut Panen Akibat Banjir

Yuniati Turjandini 02 Mar 2024 Tempo

MUHAIMIN, petani padi asal Desa Cangkring Rembang, Kabupaten Demak, Jateng, harus mengais sisa padi yang telah terendam banjir. Gabah yang masih bisa diselamatkan ia jemur. Setelah kadar air menyusut, gabah dipisahkan dari tangkainya, lalu dijual. Lahan pertanian milik pria 35 tahun itu terendam banjir yang melanda sejak 9 Februari 2024. Akibat banjir tersebut, padi yang telah menguning rusak. “Ada yang busuk, tukul cambah (tumbuh kecambah). Rusak pokoknya,” katanya, Rabu, 28 Februari 2024. Melihat kondisi tanamannya itu, Muhaimin memperkirakan harganya anjlok. Dia memprediksi nilai gabah yang terendam banjir tidak sampai separuh harga normal.

Kondisi itu diperparah dengan tidak semua gabah layak jual karena rusak. “Dalam kondisi normal satu bahu (setengah hektare lebih) hasilnya 3,5 ton. Ini paling-paling 1 ton.” Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, sawah seluas 9.368,5 hektare di provinsi tersebut terendam banjir selama dua bulan pertama 2024. Banjir juga menggenangi lahan pertanian komoditas lain, seperti jagung dan bawang merah. "Banjir berpotensi menurunkan hasil panen,” ujar Kepala Dinas Pertanian Jawa Tengah, Supriyanto, kemarin, 1 Maret 2024. (Yetede)

Ahlan Wa Sahlan Ekonomi Ramadan

Hairul Rizal 02 Mar 2024 Kontan (H)
Ahlan wa sahlan Ramadan. Bulan puasa bakal berlangsung sepekan lagi. Selama ini periode perayaan Ramadan dan  Idul Fitri berandil besar mengerek belanja masyarakat sehingga memacu laju ekonomi dalam negeri. Tapi laju ekonomi periode Ramadan dan Lebaran tahun ini terancam tertahan, bahkan melambat. Kombinasi kenaikan harga pangan hingga ancaman kenaikan harga energi, jadi pangkal persoalannya. Sebagai gambaran, ekonomi saat momentum bulan puasa dan Lebaran biasanya mencetak pertumbuhan tertinggi sepanjang tahun berjalan. Tapi dua tahun terakhir, laju pertumbuhannya melambat. Tahun 2021, ekonomi saat puasa dan Lebaran yang jatuh pada kuartal kedua masih bisa tumbuh 7,07% secara tahunan atau year on year (yoy). Tapi laju ekonomi di kuartal II-2022 melambat menjadi 5,44%, dan 5,17% pada kuartal II-2023. Tahun lalu, peredaran uang selama Ramadan di bulan Maret sekitar Rp 8.293,6 triliun, tumbuh 6,2% yoy. Sementara peredaran uang saat Lebaran yang jatuh pada April, tercatat Rp 8.350,4 triliun, melambat 5,5% yoy (lihat infografik). Bukan tidak mungkin, kendati  ada momentum pemilihan umum (pemilu), ekonomi Ramadan dan Idul Fitri tahun ini makin melambat karena  lonjakan harga pangan. 

Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda memperkirakan, perputaran uang selama puasa dan Lebaran tahun ini tidak setinggi tahun sebelumnya, meski tetap lebih tinggi dibandingkan dengan bulan-bulan lain. Meski begitu, Huda memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2023 masih berada di angka 5%. Sedikit banyak didorong  momentum pemilu yang berefek ke konsumsi rumahtangga. Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Mohammad Faisal melihat, ada perlambatan pertumbuhan perputaran uang selama Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) Teuku Riefky optimistis, perputaran uang selama periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini masih akan naik. Sebab, jika harga-harga naik, duit yang dikeluarkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok juga ikut naik. "Justru uang beredar semakin naik," kata Reifky. 

Pilihan Editor