;

Jokowi Minta Penyediaaan Lahan Investasi di IKN Dipercepat

Yuniati Turjandini 14 Mar 2024 Investor Daily

Presiden RI Jokowi meminta penyediaan lahan investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kaltim, bisa dipercepat. Hal tersebut disampaikan setelah Jokowi menerima banyak keluhan dari para investor tentang kecepatan investasi di IKN. Hal tersebut disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono setelah rapat internal yang dipimpin Presiden Jokowi mengenai perkembangan pembangunan IKN di Istana Kepresidenan, Jakarta.

“Tadi saran dari Menteri Investasi (Bahlil Lahadalia) yang juga disepakati Bapak Presiden, agar tanahnya dijual (kepada investor) dengan harga yang ditetapkan Otorita IKN,” kata Basuki, Rabu (13/3). Karena itu presiden memerintahkan agar lahan bagi investor segera ditetapkan statusnya dengan sistem jual beli, dengan proses percepatan penyediaan lahan bagi investasi di IKN tidak melanggar aturan. (Yetede)

Rekapitulasi Nasional Ditargetkan Rampung Sebelum 20 Maret 2024

Yuniati Turjandini 14 Mar 2024 Investor Daily (H)

KPU RI menargetkan rekapitulasi penghitungan perolehan suara tingkat nasional akan selesai sebelum tanggal 20 Maret 2024. Anggota KPU RI August Mellaz mengatakan ada kemungkinan proses rekapitulasi selesai pada Senin, (18/3) “Kalau target kami malah selesai sebelumnya,” kata Mellaz di Kantor KPU RI, Jakarta, Rabu (13/3).

Dia menjelaskan bahwa KPU juga memantau proses rekapitulasi yang berada di tingkat kecamatan hingga provinsi. Kendati demikian, menurutnya, proses penghitungan sudah mau selesai. Proses rekapitulasi penghitungan suara ini menyisakan 19 lagi dari 38 provinsi yang sudah dihitung. Seturut Peraturan KPU No 3 Tahun 2022, rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan berlngsung mulai 15 Februari sampai 20 Maret 2024. (Yetede)

Jelang Lebaran Pembiayaan Multifinance Diperkirakan Tumbuh 13%

Yuniati Turjandini 14 Mar 2024 Investor Daily (H)

Permintaan pembayaran multi finance diperkirakan meningkat menjelang Ramadhan dan Idulfitri. OJK memproyeksikan pertumbuhan pembiayaan bisa meningkat hingga 13 % secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal I-2024. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK lainnya (PMVL) OJK Agusman mengatakan, berdasarkan data penyaluran pembiayaan selama lima tahun terakhir, selalu terdapat tren peningkatan penyaluran pembiayaan satu bulan sebelum Idul Fitri atau pada bulan Ramadhan. Khususnya penyaluran pembiayaan multiguna pada kendaraan bermotor.

“Hal ini terjadi karena meningkatnya permintaan masyarakat atas kendaraan bermotor untuk keperluan mudik atau bepergian selama libur lebaran,” jelas Agusman, Rabu (13/3). OJK juga memperkirakan terjadi peningkatan penyaluran pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) dikarenakan meningkatnya kebutuhan masyarakat pada bulan Ramadhan dan lebaran, seperti pembelian barang-barang persiapan untuk puasa dan lebaran serta pembelian tiket untuk mudik lebaran. (Yetede)

PPN 12% Mengerek Penerimaan Negara

Hairul Rizal 13 Mar 2024 Kontan
Pemerintah akan menerapkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 12% pada tahun depan. Dengan demikian, pundi-pundi penerimaan negara dari setoran PPN bakal bertambah pada tahun depan. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro da Keuangan Kemenko Perekonomian Ferry Irawan menjelaskan, kenaikan tarif PPN diatur dalam UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). "Tujuan dari penyesuaian tarif tersebut untuk optimalisasi penerimaan negara dengan tetap mewujudkan sistem perpajakan yang berkeadilan dan berkepastian hukum," ujar dia, Minggu (10/3). Pengamat Pajak Center for Indonesia Tax Analysis (CITA) Fajry Akbar memperkirakan kenaikan tarif PPN dari 11% menjadi 12% akan berefek positif terhadap penerimaan pajak, khususnya PPN. Bahkan, dia memprediksi tambahan penerimaan dari kenaikan PPN 12% akan menyumbang lebih dari Rp 80 triliun ke kas negara. Maklum, hingga akhir Maret 2023, pemerintah telah mengantongi Rp 80,08 triliun ke kas negara usai menaikkan tarif PPN menjadi 11% sejak April 2022. Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution Ronny P Sasmita menambahkan, tepat atau tidaknya tarif PPN naik menjadi 12% bergantung pada penggunaan anggaran yang didapat.

"Swift-nomics”

Yoga 13 Mar 2024 Kompas

Berkaitan dengan konser enam hari penyanyi pop AS, Taylor Swift, di Singapura. Wartawan The Sydney Morning Herald mengangkat isu itu dengan PM Singapura Lee Hsien Loong saat jumpa pers bersama PM Australia Anthony Albanese di Melbourne. PM Lee menjelaskan bahwa pemerintahannya melakukan kesepakatan bisnis dengan manajemen Swift. Singapura mengharapkan bisa mendapatkan konser eksklusif di Asia Tenggara dan bersedia membayar kompensasi untuk itu. Penentuan mau atau tidaknya Swift memberikan ”konser eksklusif” selama enam kali di Singapura berada sepenuhnya pada pihak artis. Kalau kemudian Swift memutuskan itu, bukan berarti Singapura berniat merugikan negara ASEAN lain dengan tak bisa menggelar konser dari artis yang paling banyak pengikutnya itu. Sebab, pendekatan ini bisa juga diterapkan negara lain.

Singapura memang menangguk untung dari penyelenggaraan konser berkelas dunia itu. Hampir semua pencinta Swift dari seluruh penjuru dunia datang ke Singapura untuk menyaksikan penampilan bintang idola mereka. Ada yang menyatakan bahwa nilai ekonomi yang didapatkan Singapura ratusan kali lebih besar dari investasi yang ditanamkan. Baik Coldplay, Taylor Swift, maupun artis-artis yang lain menjadi fenomena ekonomi yang luar biasa. Tidak keliru juga kalau dikatakan Swift-nomics karena penampilan seorang artis bisa memberikan manfaat ekonomi yang luar biasa kepada sebuah negara. Singapura bisa melakukan ini karena mereka memiliki visi ekonomi yang panjang dan ekosistem yang mendukung. Pertama, pemerintah yang berorientasi pasar dan memahami pasar.

Pemerintah tak berpikir ekonomi jangka pendek, tetapi berjangka panjang. Pemerintah Singapura mau turun tangan untuk berbicara dengan manajemen artis.. Kompensasi untuk menghadirkan artis besar tak memikirkan keuntungan (return) secara langsung. Yang jauh lebih diperhatikan pemerintah adalah dampak ekonomi yang didapatkan untuk jangka panjang. Dengan konser yang dikunjungi jutaan fans mancanegara, ekonomi Singapura akan bertumbuh. Kalaupun ada dampak langsung yang bisa dirasakan adalah pajak barang dan jasa (goods and services tax/GST) dari berbagai transaksi yang kemudian terjadi. Kepuasan dari para fans menyaksikan konser menambah kredibilitas dan popularitas Singapura.

Miliaran pembicaraan di media sosial merupakan promosi yang nilainya tak terkira, priceless. Para penonton tak pernah kapok datang ke Singapura karena mereka tak perlu kebingungan untuk datang dan pulang dari tempat konser karena fasilitas transportasi yang bagus. Mereka tak harus kelaparan dan kehausan sebab di mana-mana bisa mudah didapatkan tempat makan dan minum. Fasilitas sanitasi seluruh kota keadaannya prima. Dan, keamanan sangat terjamin karena nyaris tidak ada pencuri dan pencopet. Perlu cara pandang berbeda jika ingin menyaingi Singapura. Indonesia Incorporated yang didengung-dengungkan masih tahap wacana, sementara Singapore Incorporated setiap saat dijalankan (Yoga)

Bunga Turun, Emiten Saham Properti Ceria

Hairul Rizal 13 Mar 2024 Kontan
Kinerja emiten saham properti diprediksikan positif sepanjang tahun ini. Salah satu pemicunya adalah potensi penurunan suku bunga perbankan. Harapan penurunan suku bunga itu semakin kuat karena bunga acuan Amerika Serikat (AS) berpeluang turun, sebagaimana sinyal dari pernyataan Gubernur Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell. Pekan lalu, Powell memberi sinyal akan menurunkan suku bunga acuan pada tahun ini. Sedangkan di dalam negeri, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo memberi sinyal akan menurunkan suku bunga acuan di semester II 2024. Saat ini, BI masih menahan suku bunga di level 6%. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) menganggap sinyal penurunan suku bunga sebagai kabar baik bagi bisnis properti di Tanah Air. "Penurunan suku bunga akan berdampak positif berupa peningkatan daya beli konsumen. Hal tersebut menjadi sentimen positif bagi industri properti," ujar Minarto Basuki, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Pakuwon Jati, kepada KONTAN, Jumat (8/3). Meskipun begitu, Direktur PT Ciputra Development Tbk (CTRA), Harun Hajadi mengaku masih ragu apakah The Fed akan menurunkan suku bunga acuan pada tahun ini. Di sisi lain, suku bunga acuan BI tak terlalu tinggi dan pasar properti Tanah Air juga masih sehat. Di sisi lain, kinerja perusahaan dan emiten saham properti amat terbantu oleh kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), yakni berupa diskon PPN sebesar 11%. Para emiten properti berharap banyak dari kebijakan tersebut. Terlebih beberapa emiten sudah mencatatkan kinerja positif. Misalnya, Ciputra Development menargetkan meraih marketing sales atau pendapatan pra penjualan sebesar Rp 11,1 triliun di tahun 2024. Research Analyst Phintraco Sekuritas, Arsita Budi Rizqi melihat di tahun 2024, ada optimisme pada kinerja sektor properti dan real estat yang didukung sejumlah sentimen. Yakni mulai dari proses pemilu yang lancar, adanya kebijakan pemerintah yang mendukung sektor properti, potensi penurunan suku bunga. Ia merekomendasikan trading buy untuk BSDE, PWON dan SMRA.

BEI Ingin Gairahkan Produk Derivatif

Hairul Rizal 13 Mar 2024 Kontan
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mempersiapkan peluncuran Single Stock Futures (SSF) dalam waktu dekat ini. SSF termasuk dalam produk derivatif. Pada dasarnya, produk derivatif merupakan efek atau kontrak yang nilainya tergantung pada nilai dari aset yang mendasarinya atau underlying. SSF menggunakan underlying saham. BEI telah memiliki produk derivatif dengan aset dasar indeks dan surat utang. Yakni IDX LQ45 Futures, IDX30 Futures, Indonesia Government Bond Futures dan Basket Bond Futures. Sepanjang tahun 2023, transaksi di keuangan derivatif hanya mencapai Rp 47,43 miliar dengan total frekuensi 0,7 kali. Angka itu bahkan kalah dibandingkan transaksi waran terstruktur yang mencapai Rp 841,50 miliar. Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan BEI menjelaskan, berdasarkan analisisnya, produk derivatif selama ini tidak likuid. Penyebabnya ada dua hal utama. Pertama, selama ini hanya ada satu anggota bursa (AB) yang mengantongi izin transaksi derivatif. Yakni, PT Universal Broker Indonesia Sekuritas. Kedua, proses pembukaan rekening derivatif belum bisa sepenuhnya dilakukan secara daring, seperti pembukaan rekening saham. Alhasil, investor harus membuka Rekening Dana Derivatif (RDD) secara manual. Berkaca dari produk yang sudah ada, Jeffrey bilang pihaknya akan mengajak lebih banyak anggota bursa untuk berpartisipasi. Hingga saat ini, sudah ada 16 AB yang menyatakan minat mereka. "Dengan aturan tersebut, maka Sub Rekening Efek (SRE) di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dapat berfungsi sebagai penampung dana sebagai alternatif rekening dana nasabah (RDN)," katanya. Kehadiran SSF, sebutnya, juga memberikan kesempatan bagi investor untuk melindungi nilai portofolio dan mendapatkan keuntungan pada saat market bearish. Nantinya SSF akan menggunakan underlying saham dari konstituen indeks LQ45 dengan periode kontrak bervariasi dari satu bulan hingga tiga bulan. Chief Executive Officer (CEO) Edvisor Profina Visindo, Praska Putrantyo menilai, SSF masih relatif lebih menarik ketimbang indeks futures yang sudah diterbitkan oleh BEI sebelumnya.

Berkah Indeks Syariah dari Konsumsi Rumah Tangga

Hairul Rizal 13 Mar 2024 Kontan
Mendekati masa puasa atau Ramadan, Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) terkoreksi sebanyak 1,14% secara year to date (ytd). Per Jumat (8/3) ISSI juga terkoreksi sebanyak 0,57% dibandingkan sehari sebelumnya. Secara historikal, dalam dua tahun terakhir pada saat bulan Ramadan, indeks ISSI cenderung alami penguatan. Seperti di April 2023 yang naik 1,13% dan April-Mei 2022 yang menguat 4,56%. Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi meramal, masih ada potensi kembali terjadi penguatan indeks ISSI di bulan Marer-April 2024. "Mengacu data historikal, saham konsumer dan ritel akan menopang indeks ISSI di tengah demand yang meningkat saat Ramadan," kata Oktavianus kepada KONTAN, Selasa (12/3). Beberapa yang memiliki kapitalisasi pasar besar mencatatkan kinerja positif. Baik itu dari sektor konsumer hingga telekomunikasi. Seperti PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan kenaikan laba 16,9% secara tahunan, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) estimasi laba naik 14,06% secara tahunan , hingga PT Mayora Indah Tbk (MYOR) yang catatkan kenaikan laba 64,4% secara tahunan. Dus. Oktavianus merekomendasikan beli MYOR dengan target harga Rp 2.700 per saham. Lantas beli SILO dengan target Rp 2.870, juga beli ICBP dengan target harga Rp 14.750. Kemudian ia sematkan buy ASII dengan target harga Rp 6.350 dan TLKM di harga Rp 4.700 per saham. Sedangkan Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji juga merekomendasikan akumulasi INDF dengan target harga Rp 6.500–Rp 6.750 per saham, INKP dengan target harga Rp 8.900–Rp 10.200 per saham dan MYOR dengan target harga Rp 2.530–Rp 2.850 per saham.

PTBA Tertekan Harga Jual Batubara

Hairul Rizal 13 Mar 2024 Kontan
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatatkan penurunan kinerja di tahun 2023. Pendapatan dan laba bersih emiten tambang BUMN ini menurun akibat penurunan harga batubara. Pendapatan turun sekitar 9,8% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 38,5 triliun dan laba bersih tergerus sekitar 51,4% yoy menjadi Rp 6,1 triliun. Penyebabnya, rata-rata harga jual atau average selling price (ASP) batubara PTBA di 2023 sebesar Rp 1,027 juta per ton, atau lebih rendah sekitar 22,7% yoy, ASP domestik sebesar Rp 790.000 per ton, sementara ASP ekspor sekitar Rp 1,25 juta per ton. Analis Panin Sekuritas, Felix Darmawan mengatakan, penjualan domestik masih dominan, dengan porsi 58% yoy. Disusul penjualan ke India dan Korea Selatan masing-masing 13% dan 9%. Analis Sucor Sekuritas, Andreas Yordan Tarigan menilai, kinerja PTBA tidak terlalu buruk. Terutama didorong oleh harga jual yang lebih tinggi daripada perkiraan. Pada kuartal kuartal IV-2023 biaya tunai turun 19% secara kuartalan menjadi US$ 46 per ton dan volume penjualan meningkat 4% secara kuartalan menjadi 10 juta ton. PTBA menargetkan produksi batubara relatif flat dengan capaian menjadi 41,3 juta metrik ton di 2024 dibandingkan 41,9 juta ton pada tahun 2023. Meskipun target produksi relatif flat, volume penjualan ditargetkan naik signifikan menjadi 43,11 juta ton dibandingkan 37 juta ton di tahun 2023. Analis Mandiri Sekuritas, Ariyanto Kurniawan menilai, kinerja PTBA ke depan akan dibantu proyek Tanjung Enim-Kramasan dengan KAI dan produksi Sumsel-8. PTBA menargetkan bagiannya dalam proyek Tanjung Enim-Kramasan selesai pada 2024. Sedangkan KAI akan menyelesaikan pembangunan jalur kereta api dan pelabuhan pada 2025. Sementara itu, PTBA menganggarkan belanja modal (capex) sebesar Rp 2,9 triliun yang difokuskan untuk pengembangan logistik transportasi di tahun 2024. Dengan menggunakan pay-out ratio di 50%, 70%, dan 100%, maka masing-masing akan menghasilkan dividend yield sebesar 10%, 13%, dan 19%. Dengan rata-rata 5 tahun sekitar 16%.

ADCP Fokus Garap Lini Bisnis Hotel

Hairul Rizal 13 Mar 2024 Kontan
Anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) menyiapkan rencana pengembangan bisnis hotel milik perusahaan di tahun ini. Sekretaris Perusahaan ADCP, Bayu Purwana, mengatakan, ADCP adalah operator Hotel GranDhika Indonesia milik ADHI yang beroperasi di Jakarta, Medan, dan Semarang. Saat ini ADCP masih fokus pada pengelolaan hotel eksisting tersebut hingga belum ada rencana menambah hotel baru. "Kami akan fokus pada peningkatan pelayanan dan pengembangan produk hotel, agar dapat meningkatkan kepercayaan serta loyalitas konsumen, dan tentunya dapat berdampak pada meningkatnya okupansi hotel ke depannya," ungkap Bayu, kepada KONTAN, Jumat (8/3). Selain mengoperasikan hotel Grandhika Indonesia, saat ini ADCP juga telah mengembangkan bisnis hospitality dengan cara mengoperasikan Program Stay Grandhika atau "Stay G", yaitu service apartment di beberapa unit apartmen ADCP (LRT City) yang sudah dibangun. Stay G saat ini berlokasi di kawasan-kawasan strategis, yaitu berada di LRT City Bekasi, LRT City Jatibening, dan LRT City Sentul. Stay G memiliki akses Transit Oriented Development (TOD), seperti terkoneksi dengan stasiun LRT ataupun tol yang didukung berbagai fasilitas, seperti area komersial, tempat bermain anak, dan lain-lain. Grandhika Indonesia, sebut Bayu, ditargetkan untuk konsumen yang mencari hotel dengan kualitas bintang 4. Sedangkan Stay G difokuskan untuk segmen konsumen yang mencari hotel dengan layanan yang kompetitif sekaligus harga yang terjangkau. Dari sisi porsi pendapatan, bisnis hotel ADCP menyumbang angka Rp 115,36 miliar di tahun 2023. Jumlah itu setara 20% dari total pendapatan 2023, Rp 651,95 miliar. Adapun untuk tahun ini, ADCP menargetkan pendapatan bisnis hotel dapat meningkat 15%-20% dibandingkan tahun 2023 lalu. Sebelumnya, ADCP mengaku sudah memperkirakan potensi kecipratan efek positif dari beroperasinya LRT Jabodebek sejak Agustus 2023 lalu. Kinerja ADCP pun diyakini akan membaik pada semester II-2023.

Pilihan Editor