Saham Emiten Kakap Berjaya, IHSG Menguat
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG sempat menembus rekor
tertinggi di posisi 7.435 pada Rabu (13/3). IHSG diprediksi masih dapat
mencetak rekor baru sepanjang Ramadhan karena faktor perekonomian eksternal
ataupun internal. IHSG naik 0,7 % pada waktu pembukaan perdagangan pukul 09.00
per Rabu dibanding posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya, Jumat (8/3). Hingga
penutupan perdagangan pada Rabu, IHSG tumbuh 0,53 % ke level 7.421. ”Hari ini
kenaikan memang didominasi saham-saham big cap (berkapitalisasi besar),” kata
Senior Economist Mirae Asset Sekuritas Rully Wisnubroto, saat dihubungi di
Jakarta, Rabu (13/3). Menghijaunya IHSG hari ini, menurut Rully, tidak spesifik
terjadi di sektor tertentu, tetapi ditopang saham-saham berkapitalisasi besar
tertentu. Mengutip platform RTI Business, kenaikan harga sampai penutupan bursa
hari ini dialami 208 emiten.
Adapun 334 emiten mengalami penurunan harga dan 233 emiten
lain stagnan harga sahamnya. Rully mencatat, beberapa saham berkapitalisasi
besar menunjang IHSG hari ini antara lain PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Telkom
Indonesia Persero Tbk (TLKM), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Amman
Mineral Internasional Tbk (AMMN). Di luar ekspektasi, harga saham berkapitalisasi
besar, seperti PT GoTo Gojek Tokopedia (GO-TO) dan PT Bank Central Asia Tbk
(BBCA), justru turun. Penguatan saham-saham saat ini dipengaruhi sejumlah faktor.
Dari eksternal, ada pergerakan positif bursa saham global, Selasa (12/3). Ini
terutama terjadi pada pasar saham AS dengan S&P500 juga terus menunjukkan
tren positif. Ada pula faktor stabilnya nilai tukar rupiah terhadap USD yang
pada Rabu (13/4) cenderung menguat 0,4 % ke Rp 15.590. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023