;

Sektor Parekraf Ikut ramaikan Investasi di IKN

Yuniati Turjandini 15 Mar 2024 Investor Daily (H)

Investasi sektor parekraf di Ibu Kota Nusantara (IKN) Penajam Paser Utara, Kaltim, mencapai Rp 5,3 triliun. Itu menjadi bagian total investasi di IKN yang hingga Februari 2024 telah mencapai Rp 49,8 triliun-Rp 52,2 triliun. “Ada komitmen investasi parekraf di IKN yang telah hadir, yang dijaring melaui Tourism Investment Forum (ITIF) 2023 dan untuk IKN sendiri ada Rp 5,3 triliun,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno di Jakarta, Kamis (14/3).

Investasi tersebut dikucurkan oleh PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) sebesar 5 triliun serta Jambuluwuk Hotels and Resort sebesar Rp 300 miliar. Keduanya diproyeksikan bakal menyelesikan pembangunan hotel berbintang lima di kawasan IKN sebelum peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 79 pada 17 Agustus 2024. Dari total PDB Kaltim tahun lalu Rp 524 triliun, pariwisata berkontribusi Rp 9,14 triliun dan ekraf Rp 29,43 triliun. (Yetede)

Menuju Pemain Geothermal Terbesar di Dunia

Yuniati Turjandini 15 Mar 2024 Investor Daily (H)

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGBO) atau PGE terus menjajaki potensi merger dan akuisisi proyek panas bumi baru untuk mewujudkan ambisi menjadi perusahaan geothermal terbesar di dunia. Strategi pertumbuhan anorganik tersebut dilakukan untuk mempercepat pengembangan bisnis perseroan yang juga konsisten melakukan peningkatan kapasitas panas bumi secara organik.

“Bagi PGE, kami akan menjadi The Largest Geothermal Energy di dunia. Sekarang kapasitas kami 600 Megawatt (MW) dan ada 1.000 MW potensi upside, itu belum termasuk dari merger dan akuisisi. PGE secara agresif memperluas bisnis melalui strategi pertumbuhan organik dan anorganik, sekaligus berfokus pada pengembangan produk sekunder,” kata Dirut PGE Julfi Hadi pada acara Media Briefing PGE di Jakarta, Kamis (14/3). (Yetede)

Harga Minyak Melesat, Saham Energi Kian Panas

Yuniati Turjandini 15 Mar 2024 Investor Daily (H)

Harga minyak dunia yang terus menanjak memberi berkah bagi saham-saham energi seperti PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Energi Mega Persada TBK (ENRG), PT Elnusa Tbk (ELSA) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang mencatatkan peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Konsensus analis sepakat, empat saham ini berpotensi melanjutkan kenaikan dan masih akan memberikan cuan besar. Berdasarkan data RTI, saham MEDC ditutup menguat 9,02 % ke posisi penutupan perdagangan Kamis (14/3), disusul ENRG yang naik 6,73 % ke posisi Rp 222, saham ELSA meningkat 2,65 % ke level Rp 388, dan PGAS naik 2,58 % menjadi 1.195.

Stockbit dalam ulasannya menyebut penguatan harga saham energi terjadi seiring kenaikan harga minyak Brent sebesar 2,6 % ke level USD 83,03 per barel pada perdagangan Rabu (13/3). Investment Analyst Stockbit Hendriko Gani mengatakan, “Dengan permintaan yang kuat dan penurunan stock minyak AS, Harga minyak global berpotensi melanjutkan penguatan harga dan dapat memberi katalis positif bagi kinerja produsen migas, seperti MEDC dan ENRG,” pada Kamis (14/3). (Yetede)

Bank Mandiri Genjot Penyaluran Pembiayaan Rumah Subsidi

Yuniati Turjandini 15 Mar 2024 Investor Daily

PT Bank Mandiri Tbk akan menggenjot penyaluran pembiayaan rumah subsidi berskema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada 2024. Bank pelat merah itu ingin membantu pemerintah dalam mewujudkan Program Sejuta Rumah (PSR). “Pada 2024, untuk kredit pemilikan rumah (KPR) FLPP, kami ditargetkan 1.000 unit tiap bulan, lebih banyak dari target tahun lalu. Pastinya kami terus mencoba menyalurkan lebih banyak lagi KPR FLPP untuk mendorong masyarakat meimliki rumah,” kata Ayu Pertiwi, Vice President Consumer Loan PT Bank Mandiri, baru-baru ini.

Ayu menambahkan, peran bank masih dibutuhkan untuk mendukung masyarakat memiliki rumah. “Apalagi data BI menyebutkan lebih dari 75 % pembelian rumah memakai KPR,” tutur dia. Ayu mengatakan, pada 2024, Bank Mandiri Menargetkan pertumbuhan penyaluran KPR 25 % lebih banyak dari tahun 2023. Bank pelat merah ini ingin tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan. (Yetede)

Lifting Minyak Nasional Naik pada 2026

Yuniati Turjandini 15 Mar 2024 Investor Daily

Produksi minyak siap jual (lifting) diproyeksikan melandai hingga tahun depan. Posisi lifting pada tahun ini dan 2025 di level 594 ribu barel per hari (bph) sampai 600 ribu bph. Namun lifting mulai merangkak naik pada 2026 di kisaran 601 ribu bph hingga 630 ribu bph. Tingkat produksi minyak nasional terus menguat hingga 2030 diposisi 669 ribu bph hinga 891 ribu bph.

Peningkatan lifting minyak nasional itu seiring berproduksinya sejumlah lapangan migas. Namun scenario SKK Migas ini belum memasukkan proyek enchanced oil recovery (EOR) dan eksploitasi migas non konvensional (MNK) di Blok Rokan. Jika kedua proyek di Rokan membuahkan hasil, maka target 1 juta barel pada 2030 dapat tercapai. Dirjen Migas Kementrian ESDM Tutuka Ariadi optimis target 1 juta barel akan tercapai. “Kami terutama menaruh harapan besar di MNK dan EOR, kalau berhasil keduanya akan menyumbang kontribusi besar untuk produksi minyak,” kata Tutuka di Jakarta, Kamis (14/3). (Yetede)

RISIKO ANOMALI EKONOMI RAMADAN

Hairul Rizal 14 Mar 2024 Bisnis Indonesia (H)

Geliat konsumsi pada Ramadan tahun ini diprediksi penuh dengan tantangan. Bulan yang biasanya diiringi dengan melonjaknya permintaan, kali ini dibayangi oleh perubahan pola konsumsi. Bukannya tanpa alasan konsumen menunda belanja pada periode krusial ini. Besarnya pengeluaran untuk belanja pokok dan antisipasi membengkaknya pengeluaran pada mudik Lebaran sedikit mengerem konsumsi Ramadan. Ada dua faktor yang menjadi pemberat konsumsi masyarakat pada bulan ini. Pertama, mahalnya harga beras yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Bahkan, pemerintah baru-baru ini menaikkan harga eceran tertinggi (HET) beras premium dari Rp13.900—Rp14.800 per kilogram (kg) menjadi Rp14.900—Rp15.800 per kg berdasarkan zonasi. Kedua, naiknya tarif sejumlah ruas jalan tol yakni Jalan Tol Jakarta—Cikampek (Japek), Jalan Tol Serpong—Cinere, Jalan Tol Jombang—Mojokerto, hingga Jalan Tol Surabaya—Gresik. Tentu keduanya akan memberatkan masyarakat sehingga konsumsi pada bulan ini diestimasi tertahan. Terlebih, sebelum memasuki Ramadan ada aksi menahan pengeluaran dari konsumen. Hal itu tecermin dalam Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia (BI) yang mencatat proporsi pengeluaran konsumsi terhadap pendapatan turun dari 74,6% pada Januari 2024 menjadi 73% pada Februari 2024. Asisten Gubernur Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, mengatakan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat, tecermin dari IKK Februari 2024 yang berada pada level 123,1. "IKE juga tetap terjaga didukung oleh optimisme pada semua komponen pembentuknya," katanya, Rabu (13/3). Pemerintah pun menyiapkan berbagai cara untuk menjaga stabilitas harga pada bulan puasa sehingga konsumsi yang menjadi mesin utama produk domestik bruto (PDB) mampu tumbuh maksimal. Persoalannya, terjadi ketidaksinkronan aksi dalam mengelola infl asi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Pemda). 

Mengacu pada data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), per kemarin ada 250 daerah yang belum melakukan operasi pasar sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga. Irjen Kemendagri Tomsi Tohir, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Infl asi kemarin mengatakan ada banyak daerah yang tidak melaksanakan operasi pasar meski memiliki stok beras melimpah. Optimisme senada juga disampaikan Kementerian Perindustrian, yang juga berkomitmen untuk melakukan berbagai upaya bersama pemerintah terkait dalam rangka menjaga daya beli masyarakat. Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian Merrijantji Punguan Pintaria, mengatakan momentum Ramadan cukup potensial untuk mendongkrak kinerja industri. Sementara itu, kalangan pelaku usaha menyadari adanya perubahan pola konsumsi karena besarnya pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan pangan dan antisipasi membengkaknya biaya mudik. Ketua Umum Asosiasi Industri Minuman Ringan (Asrim) Triyono Prijosoesilo, mengatakan pengusaha akan mengerahkan sejumlah strategi seperti meningkatkan keterjangkauan produk, produksi minuman rendah kalori, hingga menjamin ketersediaan pasokan. Pelaku usaha pun memandang urgensi untuk menguatkan proteksi konsumsi sangat tinggi. Sebab menurutnya, tahun ini merupakan waktu yang tepat bagi industri minuman ringan untuk reboundpasca Covid-19 yang menurunkan penjualan hingga 40%—50%. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede, mengatakan pemerintah harus mulai mendesain kebijakan untuk membantu kelas menengah yang selama ini belum tersentuh bantuan sosial. Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky, menambahkan tantangan ekonomi yang masih muncul dari harga pangan yang masih tinggi akibat El-Nino. "Ini tentu cukup signifi kan dampaknya terhadap daya beli masyarakat," katanya.

Menjaga Daya Beli & Pengendalian Inflasi

Hairul Rizal 14 Mar 2024 Bisnis Indonesia

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Inflasi pada Februari 2024 sebesar 2,75% secara year-on-year (YoY) yang ditunjukkan dengan naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, seperti makanan, minuman, dan tembakau hingga rekreasi dan budaya. Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan tertinggi secara YoY pada Februari 2024, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 6,36%, disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (3,09%), penyediaan makanan dan minuman/restoran (2,38%), kesehatan (1,95%), rekreasi, olahraga, dan budaya (1,68%), pendidikan (1,55%), dan transportasi (1,40%). Selanjutnya, kelompok pengeluaran perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga mengalami kenaikan 1,13%, pakaian dan alas kaki (0,90%), perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga (0,57%). Sebaliknya, hanya kelompok pengeluaran informasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang membukukan penurunan 0,13% pada Februari 2024 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Inflasi atau kenaikan harga ini dapat menjadi indikator mengenai daya beli konsumen, di mana kenaikan harga menunjukkan adanya peningkatan permintaan atau dengan kata lain konsumsi masih bertumbuh. Peningkatan permintaan ini tentu saja, salah satunya dipicu oleh bulan suci Ramadan dan menyambut Hari Raya Idulfitri, di mana menjadi kelaziman bahwa pedagang berharap adanya lonjakan permintaan. Pasalnya, survei Indeks Kepercayaan Konsumen yang dirilis Bank Indonesia selaku otoritas moneter menunjukkan adanya tren penurunan belanja atau pengeluaran konsumsi di seluruh golongan pada Februari 2024. Situasi ini disebabkan oleh tingginya harga komoditas pangan yang membebani masyarakat sehingga memengaruhi pola konsumsi secara keseluruhan.

STOK PANGAN : PRODUKSI BERAS DIYAKINI MENDERAS

Hairul Rizal 14 Mar 2024 Bisnis Indonesia

Kementerian Pertanian meyakini produksi beras tahun ini menembus 32 juta ton atau naik 2,8% dari realisasi produksi beras sepanjang 2023 sebesar 31,1 juta ton. Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan bahwa telah menyiapkan sejumlah langkah untuk merealisasikan target produksi beras pada 2024. Langkah pertama, Kementan telah melakukan refocusing anggaran 2024 sebesar Rp17,74 triliun untuk mengakselerasi peningkatan produksi beras dan jagung tahun ini. “Refocusing ini tidak mengubah total pagu dan komposisi anggaran per program Kementan,” ujarnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR, Rabu (13/3). Langkah berikutnya, Kementan juga mengajukan alokasi biaya tambahan (ABT) sebesar Rp5,8 triliun untuk menggenjot produksi bahan pangan. Sementara itu, pengoptimalan lahan rawa untuk padi akan dilakukan di 400.000 hektare yang tersebar di 10 provinsi. Adapun, untuk penanaman padi gogo dilakukan di 500.000 hektare lahan sawit. Dia juga mengalokasikan volume pupuk bersubsidi menjadi 9,55 juta ton seperti yang terjadi pada 2014 guna menyokong produksi beras tahun ini. Menurutnya, alokasi pupuk bersubsidi terus mengalami penurunan sejak 5 tahun terakhir dengan alokasi volume pupuk bersubsidi terendah pada 2024 sebanyak 4,73 juta ton. Oleh karena itu, pemerintah tahun ini juga menambahkan anggaran pupuk subsidi sebanyak Rp14 triliun sehingga volume pupuk subsidi 2024 bisa ditingkatkan menjadi 9,55 juta ton. Dalam kesempatan berbeda, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan juga menyatakan dampak El Nino menyebabkan pergeseran musim panen padi. Data yang diperoleh Kemendag, produksi beras pada Desember 2023-Maret 2024 lebih rendah 2,82 juta ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi itu menyebabkan harga gabah naik sampai dengan menembus Rp8.000 per kg. Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyebutkan stok beras premium di ritel modern dan pasar tradisional mulai tersedia pascarelaksasi HET untuk beras premium. Sebaliknya, anggota Komisi VI DPR Fraksi Partai Golkar Sarmuji menilai kebijakan pemerintah mengatur HET beras premium tak rasional mengingat beras itu dibeli kelas menengah ke atas.

PERTAMBANGAN MINERAL : MENIMANG OPSI FASE EKSPLORASI

Hairul Rizal 14 Mar 2024 Bisnis Indonesia

Pengeboran eksplorasi dalam pertambangan mineral memainkan peran penting tidak hanya untuk menghitung nilai keekonomian tambang, melainkan juga keputusan opsi model penambangan yang akan dilakukan. Baik model tambang terbuka maupun tambang bawah tanah memiliki keunggulan dan risiko masing-masing sesuai dengan karakteristik mineralisasi tambang. Tambang Sihayo di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatra Utara misalnya yang tengah menimang opsi penambangan terbuka (open pit) atau bawah tanah (underground) pada deposit kaya emas Sihayo-1. Dalam keterbukaan informasi Sihayo Gold Limited di Bursa Efek Australia pada Selasa (12/3), emiten dengan kode saham SIH ini mencabut seluruh pengumuman yang dipublikasikan pada 4 Maret 2024. Namun, pada keterbukaan informasi pada Selasa (12/3), perusahaan melaporkan hasil yang menggemberikan yang diperoleh dari Kajian Pertambangan Bawah Tanah soal potensi operasi underground mining pada deposit Sihayo. Executive Chairman Sihayo Gold Limited Colin Moorhead mengatakan bahwa pembaruan studi kelayakan (feasibility study/FS) yang diselesaikan pada tahun lalu mendefinisikan operasi penambangan open pit saja yang menyisakan sebagian besar sumber daya mineral (resources) tidak ditambang. Sementara itu, pada estimasi sumber daya mineral, tambang Sihayo diperkirakan memiliki total sumber daya emas sebanyak 24.800 kiloton (kt) dengan kadar emas 2 gram per ton (gr/t). Dalam keterbukaan informasi itu, penilaian awal Mining One menunjukkan bahwa operasi ‘driftand fill’ di bawah tanah mungkin layak secara teknis dan ekonomis. Mining One mempertimbangkan skenario penambangan bawah tanah yang memanfaatkan topografi dan menggunakan konsep akses masuk horizontal (adit) kembar, yang menawarkan beberapa manfaat, termasuk namun tidak terbatas pada memungkinkan akses awal ke produksi, penyediaan jalan keluar kedua untuk keselamatan, penyediaan platform bawah tanah untuk pengeboran menggunakan mata berlian, dan memfasilitasi kebutuhan dewatering dan ventilasi sederhana. Hasil dari penelitian Mining One adalah bahwa penambangan bawah tanah dengan metode drift and fill layak dipertimbangkan untuk menambang seluruh atau sebagian Sumber Daya Mineral di atas batas-batas di Sihayo. 

Pekerjaan ini mencakup namun tidak terbatas pada hal-hal berikut. Pertama, pengeboran pengisi untuk meningkatkan komponen Sumber Daya Tersirat ke Klasifikasi Terindikasi. Kedua, memperbarui model geometalurgi untuk menginformasikan kesenjangan kecil dalam informasi pemulihan. Ketiga, pekerjaan geoteknik yang ditargetkan untuk memberikan informasi yang lebih baik dan mengoptimalkan metode penambangan dan strategi penimbunan kembali. Keempat, studi hidrogeologi terperinci untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko serta mengoptimalkan sistem dewa-tering. Kelima, pengembangan rencana tambang taktis untuk memastikan tingkat produksi dapat dicapai dan kendala seperti ventilasi dapat dipahami sepenuhnya. “Dalam strategi kami untuk alur kerja teknik, pengadaan, dan konstruksi, kami memprioritaskan keterlibatan awal dengan mitra pelaksanaan proyek, sebuah langkah yang bertujuan untuk meningkatkan efi siensi pelaksanaan proyek. Rincian mengenai penunjukan mitra pelaksana BKM akan dilakukan dalam beberapa minggu ke depan dan menjelang akhir kuartal I/2024,” jelas CEO Asiamet Resources Limited Darryn McClelland. Pada kesempatan berbeda, Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) STJ Budi Santoso mengatakan bahwa pemilihan metode open pit atau underground mining tersebut tergantung syarat teknis seperti geometri, grade, kondisi geoteknik, dan geohidro. Sementara itu, imbuhnya, risiko underground dari sisi pembukaan lahan lebih bisa diminimalisir meski untuk kebutuhan infrasruktur pendukung lainnya masih ada area yang dibuka. Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Rizal Kasli memandang bahwa pengeboran sangat penting dan merupakan salah satu kegiatan dalam eksplorasi baik eksplorasi regional maupun infill drilling yang akan menentukan model geologi dan letak dari endapan apakah itu berupa sumber daya ataupun cadangan.

PROGRAM FLPP 2024 : Kemenkeu Setuju Suntik Dana Rp229 Miliar

Hairul Rizal 14 Mar 2024 Bisnis Indonesia

Kementerian Keuangan setuju menyuntikkan anggaran Rp229,06 miliar untuk mendukung pasokan subsidi 220.000 unit rumah melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada 2024. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menuturkan bahwa kucuran biaya tambahan tersebut meningkat sebesar 8,7% dari Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2023. “Untuk rencana kerja anggaran tahun 2024 BP Tapera sebesar Rp229,06 miliar, dengan kenaikan 8,7% dari RKAT 2023 secara prinsip telah kami setujui,” jelasnya di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jakarta, Rabu (13/3). Dia berharap alokasi tambahan tersebut bisa menjadi modal awal bagi para Komisioner dan Deputi Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan (BP Tapera) agar bisa bekerja menyempurnakan hal-hal yang masih kurang. Pada 2024, Kementerian Pekerjaan PUPR siap menggelontorkan bantuan pembiayaan perumahan senilai Rp13,72 triliun untuk membangun 166.000 unit rumah subsidi FLPP. Komisioner BP Tapera Adi Setianto sempat menyebutkan bahwa pihaknya bakal membidik kenaikan pasokan suplai rumah subsidi pada tahun ini. Awalnya, pemerintah dalam rencana kerja tahun anggaran 2024 menganggarkan bantuan pembiayaan perumahan FLPP senilai Rp13,73 triliun yang diproyeksi hanya mampu menyuplai sebanyak 166.000 unit. Di samping itu, sepanjang tahun ini pemerintah juga akan menyalurkan sebanyak 166.000 unit subsidi bantuan uang muka (SBUM) dengan total anggaran sebesar Rp680 miliar.

Pilihan Editor