;

Bencana Merata, Kenali Risiko Lingkungan

Lingkungan Hidup Yoga 15 Mar 2024 Kompas (H)
Bencana Merata, Kenali
Risiko Lingkungan

Warga yang tinggal di kawasan langganan banjir, daerah aliran sungai, dan perbukitan wajib waspada selama satu hingga dua pekan ke depan. Cuaca ekstrem selama beberapa hari ke depan membuat warga yang tinggal di daerah-daerah itu berisiko dilanda banjir dan tanah longsor. ”Kalau siang hari, lihat saja ke luar rumah. Kalau pandangan dalam jarak 100 meter ke depan tidak jelas, berarti intensitas hujannya sudah 30 milimeter per jam. Kalau malam, pakai senter. Jika itu terjadi, segera evakuasi mandiri,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Kamis (14/3). Setelah evakuasi,warga harus tetap berdiam di tempat aman sekurangnya dua jam meski hujan mereda, untuk memberi waktu berjalannya air hujan yang biasanya mendatangkan banjir. Misalnya, air dari Bendungan Katulampa baru akan sampai di daerah perkotaan Jakarta berkisar 4-6 jam.

”Teknologi sudah pasti dibutuhkan. Namun, pada kondisi tertentu, kita harus bisa mengambil keputusan sendiri dan itu harus cepat,” ujar Abdul. Dalam kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini, memperhatikan kondisi daerah masing-masing amat penting. Terlebih, bencana seperti banjir telah terjadi di banyak tempat. Di Semarang, Jateng, sebagian permukiman masih digenangi banjir pada Kamis (14/3). ”Banjir di jalan-jalan sudah mulai surut, tetapi di permukiman belum,” kata Kabid Penanganan Darurat Badan BPBD Jateng Muhamad Chomsul. Sejauh ini, BPBD Jateng sudah mengevakuasi warga terdampak. ”BPBD juga mendirikan dapur umum yang dipusatkan di masjid Balai Kota Semarang,” ujarnya. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :