;

Destinasi Kuliner Ruang Terbuka Dibidik

Yoga 15 Mar 2024 Kompas

Destinasi kuliner di Jakarta terus semarak dengan bertambahnya ritel-ritel baru makanan dan minuman. Summarecon Mall Kelapa Gading meresmikan Gafoy, destinasi kuliner untuk melengkapi fasilitas pusat perbelanjaan di Jakut itu. Merujuk data BPS tahun 2022, jumlah usaha penyedia makanan dan minuman skala menengah besar sebanyak 10.900 usaha, tumbuh 20,76 % secara tahunan. Usaha penyedia makanan dan minuman skala menengah besar di Pulau Jawa terbanyak berada di Provinsi DKI Jakarta dan Jabar. Sekitar 50,44 % usaha makanan dan minuman tersebut berlokasi di mal/pertokoan. Presdir PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P Adhi mengemukakan, industri makanan dan minuman bertumbuh sangat pesat, tidak hanya dari sisi jumlah, tetapi juga inovasi. Pihaknya menangkap peluang bisnis makanan dan minuman itu dengan melakukan transformasi bisnis serta destinasi kuliner yang kekinian dan menyasar berbagai lapis usia.

Pusat kuliner Gafoy di kawasan Mal Kelapa Gading yang terdiri dari beragam restoran dan kafe berkonsep semiterbuka dinilai melengkapi eksplorasi kuliner dan hiburan kaum urban modern di segala usia. Kawasan itu menempati area seluas 11.000meter persegi (m2) dengan luasan area sewa 8.500 m2 yang akan diisi 22 tenant. Nilai investasi pembangunan Gafoy Rp 100 miliar. ”Gafoy melengkapi destinasi kuliner dan transformasi bisnis makanan dan minuman sehingga mengundang tenant-tenant pilihan,” ujar Adrianto dalam peresmian pusat kuliner Gafoy, di Jakarta, Kamis (14/3). Director Summarecon Soegianto Nagaria menambahkan, masyarakat semakin menyukai dan mencari konsep ruang terbuka dengan sirkulasi udara yang baik. Gafoy didesain dengan konsep ruang terbuka (outdoor) sekaligus ruang tertutup (indoor), serta ruang untuk komunitas. Konsep ruang semiterbuka itu juga akan terus dikembangkan pada proyek-proyek township Summarecon lainnya. (Yoga)

Sahur Jadi Waktu Favorit ”Check Out” Belanja Daring

Yoga 15 Mar 2024 Kompas

Selama Ramadhan, perilaku belanja melalui platform perdagangan secara elektronik atau e-dagang mengalami pergeseran. Waktu sahur diyakini para pengelola lokapasar sebagai waktu saat paling banyak terjadi transaksi belanja daring. ”Waktu check out (bayar belanja daring) selama Ramadhan dan hari biasa itu berbeda. Selama Ramadhan, check out meningkat signifikan pada waktu sahur sampai pagi (memasuki jam kerja). Siang (masih di jam kerja) juga masih ada yang check out,” ujar Senior Vice President Campaigns, Traffic, and Onsite Marketing Lazada Indonesia Amelia Tediarjo, Kamis (14/3) di Jakarta.

Pada jam-jam tertentu yang difavoritkan untuk belanja daring selama bulan Ramadhan, imbuh Amelia, platform lokapasar, seperti Lazada, bisa mencatatkan kenaikan transaksi hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa. Berdasarkan survei yang digelar Lazada Indonesia baru-baru ini terhadap 600 pelanggan berusia 19-35 tahun, 89 % di antaranya mengaku kebutuhan untuk Ramadhan cenderung lebih banyak dari bulan-bulan lainnya. Sebanyak 88 % responden mengatakan sudah memiliki perencanaan daftar belanja Ramadhan sejak satu-dua peKan sebelum hari pertama puasa. Amelia menambahkan, di antara pengguna platform Lazada, terdapat kelompok konsumen yang selalu memaksimalkan diskon. (Yoga)

Ramadhan dan Momen ”Marketing”

Yoga 15 Mar 2024 Kompas

Ramadhan menjadi momen marketing yang dinanti banyak pengiklan. Ragam ide dan gagasan diramu demi menunjukkan kebaruan konten dari waktu ke waktu. Tentu, punch line yang ”menggigit” bisa menancap  pada alam bawah sadar konsumen. Ramadhan pun kini tak melulu dikemas dengan nuansa kekeluargaan sembari berbuka puasa bersama. Sirop Marjan, misalnya, kehadirannya dicari banyak orang, bahkan sebelum Ramadhan tiba. Tiap tahun, jenama ini selalu menghadirkan kisah-kisah bermakna dibalut cerita rakyat. Dalam beberapa tahun terakhir, Marjan makin serius mengemas iklan dengan pencitraan hasil komputer atau computer generated imagery (CGI).

Kehadiran Marjan tiap tahun dengan iklan yang berbeda-beda turut memuaskan ”dahaga” masyarakat sebagai penonton. ”Dalam iklan, ada istilah moment marketing di mana kami menggunakan sebuah momentum untuk jualan. Kalau dari kategori produk, sirop, contohnya, itu memang kategori produk tinggi (konsumsi) saat puasa,” ujar Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Devi Attamimi saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (14/3). Wajar kala puncak konsumsi masyarakat terhadap sirop diikuti optimalnya pengemasan iklan Marjan. Bentuk promosinya tentu berbeda ketika konsumsi menurun sehingga iklan lebih fokus pada penjualan (direct to sales) dan melalui beragam platform daring dan toko luring.

 ”Sudah mendekati Ramadhan jika melihat iklan Marjan,” celetuk warganet mengomentari unggahan Marjan. Ini menunjukkan citra jenama itu yang erat dengan masa puasa. Masyarakat sebagai konsumen mengasosiasikan produk Marjan dengan momen tertentu. Dalam kacamata periklanan, Marjan berhasil memosisikan diri sebagai pariwara Ramadhan. Walau memanfaatkan beragam CGI, Marjan tetap menyelipkan pesan-pesan yang tak jauh dari kebersamaan dan kepedulian, senada dengan nilai-nilai Ramadhan. Pariwara ini bahkan membagi satu kisah dalam beberapa episode sehingga konsumen tergugah menanti kelanjutan cerita. (Yoga)

Masifkan Pencegahan Antraks di DIY

Yoga 15 Mar 2024 Kompas (H)

Kasus antraks yang berulang di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan perlunya penyakit itu ditangani secara tuntas dan ada upaya pencegahan secara masif. Penyakit hewan yang dapat menular kepada manusia ini berbahaya. Dosen Fakultas Peternakan UGM, Nanung Danar Dono, menyebutkan, langkah memutus berulangnya kasus antraks di DIY memerlukan upaya dari masyarakat, tokoh masyarakat, dan pemerintah. Sejak 2019, kasus antraks setiap tahun selalu muncul di DIY, terutama di Kabupaten Gunungkidul.

”Kepada masyarakat, mohon jangan lagi mengonsumsi ternak yang sudah mati. Kalau ada ternak yang sakit, jangan disembelih juga, laporkan ke petugas dinas peternakan setempat,” ujarnya, Kamis (14/3). Pada Rabu (13/3), Pemerintah DIY menetapkan Dusun Kalinongko Kidul, Prambanan, Kabupaten Sleman, dan Dusun Kayoman, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, sebagai zona merah antraks. Meski beda kabupaten, kedua desa itu secara geografis bertetangga dan banyak warganya yang terikat hubungan kekerabatan.

Zonasi dilakukan untuk memfokuskan penanganan terhadap ternak agar kasus tak menyebar. Zona merah juga melarang lalu lintas ternak ke luar dusun Nanung berharap pemerintah melakukan penanganan secara cepat dan tuntas jika ada kasus antraks yang muncul. Hal ini untuk mencegah spora antraks menyebar ke area yang lebih luas. Salah satu solusinya ialah dengan mengkremasi bangkai hewan yang diduga mati tak wajar. Menurut dia, kremasi akan memusnahkan spora antraks secara total. Hal itu dilakukan dengan alat bernama onsite mobile incinerator yang dapat diterjunkan ke lokasi jika terjadi kasus kematian hewan ternak yang tak wajar. (Yoga)

Tata Kelola Buruk, Utang BUMN Karya Bengkak

Yoga 15 Mar 2024 Kompas

Masalah beban utang menumpuk yang membelit sejumlah BUMN di sektor konstruksi atau BUMN Karya ditengarai muncul karena permasalahan internal dalam tata kelola. Situasi ini diperparah beban penugasan proyek dari pemerintah yang tidak dilandasi perencanaan matang. Salah satu BUMN Karya yang terbelit beban utang adalah PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Berdasarkan laporan keuangan triwulan III-2023, perseroan tercatat memiliki liabilitas Rp 84,1 triliun, tertinggi dibanding beban utang BUMN karya lainnya. Proporsi utang terhadap total aset perseroan mencapai 87,1 %. Sementara itu, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk tercatat sebagai BUMN Karya dengan nilai liabilitas tertinggi kedua sebesar Rp 55,6 triliun. Dengan total aset Rp 66,6 triliun, proporsi utang perseroan terhadap total aset sebesar 83,5 %.

Pengamat BUMN dari UI, Toto Pranoto, mengatakan, tumpukan beban utang yang ditanggung BUMN Karya dipicu masalah internal terkait tata kelola perseroan. Contohnya, Waskita Karya yang enam tahun terakhir mengubah model bisnis dari kontraktor menjadi investor. ”Bisnis model investor adalah mereka berupaya membangun banyak jalan tol, untuk kemudian dijual. Keuntungan yang lebih tinggi dari hasil penjualan akan dinvestasikan atau digunakan untuk proyek di tempat lain,” ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Kamis (14/3). Persoalan di Waskita Karya, terjadi sebab kecepatan perseroan mendivestasi aset tol yang mereka kerjakan terhambat oleh sejumlah hal.

Salah satunya adalah harga jual yang kelewat mahal. Padahal, modal pembangunan tol, mulai dari untuk akuisisi lahan hingga konstruksi jalan tol, bersumber dari berbagai instrumen utang. Di tengah upaya merestrukturisasi utang, perseroan mendapatkan penugasan-penugasan pemerintah untuk membangun infrastruktur lain. Kondisi ini justru malah menambah beban keuangan dari Waskita Karya. Terlebih lagi, penugasan pemerintah kerap tidak diimbangi dengan penempatan ekuitas. ”Akhirnya semua menumpuk hingga tiba di suatu masa mereka mengalami problem likuiditas. Itu menyebabkan BUMN Karya berada dalam situasi seperti saat ini di mana kebutuhan kreditor tidak bisa dipenuhi dan utang jatuh tempo tidak bisa dibayar,” ujar Toto. (Yoga)

”Guremisasi” dan ”Miskinisasi”

Yoga 15 Mar 2024 Kompas

BPS merilis hasil Sensus Pertanian 2023 (ST2023) mengenai jumlah usaha pertanian tahun 2023 yang sebanyak 29,36 juta unit. Berkurang 2,35 juta unit atau 7,42 % dibandingkan dengan hasil Sensus Pertanian 2013 (ST2013) yang 31,71 juta. Dampak langsung dari penurunan jumlah usaha pertanian adalah menurunnya penyerapan tenaga kerja di sektor ini. BPS mencatat, tahun 2013, sektor pertanian menyerap 39.220.261 tenaga kerja atau berkontribusi 34,78 % terhadap total penyerapan tenaga kerja nasional. Angka ini menurun di 2022 menjadi 38.703.996 tenaga kerja atau 28,61 % dari total penyerapan tenaga kerja nasional. Menurunnya jumlah usaha pertanian yang berdampak pada menurunnya penyerapan tenaga kerja disebabkan oleh banyaknya petani yang mengganti profesinya ke bidang usaha lain atau ”pensiun” dan relatif sedikitnya muncul ”petani baru”.

Mayoritas petani di Indonesia adalah petani yang melakukan usaha pertanian dengan penguasaan lahan pertanian kurang dari 0,5 hektar atau dikenal sebagai petani gurem. Pada 2013, terdapat 14,25 juta rumah tangga petani gurem. Proporsi rumah tangga petani gurem terhadap total rumah tangga petani di Indonesia tahun 2013 sebesar 55,33 %. Kondisi ini memburuk pada 2023, di mana jumlah rumah tangga petani gurem naik 18,49 % menjadi 16,89 juta rumah tangga. Akibatnya, proporsi rumah tangga petani gurem juga meningkat menjadi 60,84 % pada 2023. Dengan jumlah petani gurem yang sangat besar, maka transformasi usaha pertanian ke nonpertanian hanya menunggu waktu. Apalagi, di 2023, ketika jumlah petani gurem semakin meningkat.

Di Indonesia, pengangguran bukanlah kelompok terbesar dari penduduk miskin, melainkan petani. BPS mencatat, pada 2023 sebesar 48,86 % rumah tangga miskin mempunyai sumber penghasilan utama dari bertani, sementara yang tidak bekerja hanya 12,07 %. Artinya, mayoritas orang miskin di Indonesia merupakan pekerja keras, yang sekaligus merupakan elemen penting tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 2-4, tetapi berusaha dalam sistem bisnis yang tak mendukung. Para petani gurem merupakan cerminan dari kemiskinan tersebut. Pemerintah perlu mengkaji kriteria kemiskinan ini karena bisa menyebabkan bansos jadi salah sasaran. Kenyataan menunjukkan bahwa pertanian bukan sektor yang menarik untuk digeluti oleh anak muda karena menjadi petani hanya akan menjadi miskin dan kelak melahirkan generasi-generasi miskin. (Yoga)

Penjualan Mobil Triwulan I-2024 Diproyeksikan Turun

Yoga 15 Mar 2024 Kompas

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo memproyeksikan penjualan mobil triwulan I-2024 akan lebih rendah ketimbang periode sama tahun lalu, didasarkan penjualan Januari-Februari yang di bawah realisasi periode sama tahun lalu. Namun, Gaikindo menargetkan penjualan 2024 bisa mencapai 1,1 juta unit. Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiharto mengatakan, penjualan mobil dua bulan pertama tahun ini menurun secara tahunan. Salah satu penyebabnya, pada Januari-Februari banyak konsumen yang masih menanti hasil pemilu. Mereka menahan belanja karena berhati-hati mengantisipasi unsur ketidak pastian yang mungkin muncul karena pemilu. ”Konsumen banyak juga yang wait and see menanti jalannya dan hasil pemilu. Jadi, menahan dulu belanja mobil,” ujar Jongkie saat dihubungi, Kamis (14/3).

Mengutip data Gaikindo, penjualan mobil pada Januari dan Februari 2024 secara wholesales (pabrik ke dealer) mencapai 140.275 unit, turun 22,64 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 181.329 unit. Penjualan mobil secara bulanan pada awal 2024 juga stagnan. Pada Februari 2024, penjualan mencapai 70.656 unit atau hanya tumbuh 1 % dibandingkan Januari 2024 sebanyak 69.619 unit. Penjualan ritel (dealer ke konsumen) juga berkurang 15 % secara tahunan, dari 174.921 unit pada Januari-Februari 2023 menjadi 148.649 unit pada Januari-Februari 2024. Selain pemilu, penyebab lainnya adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stagnan atau sedikit melambat. Mengutip data BPS pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 mencapai 5,05 %, turun dibanding 2022 sebesar 5,31 %. Hal ini turut memengaruhi penjualan mobil nasional. (Yoga)

Kejar Nilai Tambah dengan Minyak Merah

Yoga 15 Mar 2024 Kompas

Presiden Jokowi meresmikan pabrik minyak makan merah yang pertama di Indonesia, Kamis (14/3), di Kecamatan Pagar Merbau, Deli Serdang, Sumut. Pabrik itu akan meningkatkan nilaitambah yang diperoleh petani karena pabrik dikelola oleh koperasi petani sawit. ”Minyak makan merah ini sudah dicoba beberapa chef. Mereka menyampaikan minyak makan merah itu beda, lebih enak dan gizinya lebih baik. Saya nanti mau beli, mau coba juga,” kata Presiden. Pabrik minyak makan merah, menurut Presiden, sangat penting bagi program hilirisasi kelapa sawit petani. Indonesia memiliki 15,3 juta hektar kebun sawit. Sebanyak 6,2 juta hektar atau 40,5 % di antaranya merupakan kebun sawit yang dikelola petani. Oleh karena itu, peran petani dinilai sangat penting dalam membangun industri sawit nasional.

Minyak makan merah merupakan produk turunan kelapa sawit. Produk ini bisa dimanfaatkan untuk menggoreng layaknya minyak goreng atau dikonsumsi langsung sebagai minyak makan. Kandungan beta karoten, vitamin A, fitonutrien, dan komposisi asam lemaknya dinilai strategis untuk mengatasi tengkes (stunting). Selain itu, beberapa kandungannya bisa dimanfaatkan sebagai bahan aktif kosmetik dan farmasi. ”Pabrik minyak makan merah ini diharapkan memberikan nilai tambah yang baik bagi petani sawit. Jadi, harga tandan buah segar (TBS) sawit tidak naik dan turun karena di sini semuanya diolah menjadi barang jadi, yaitu minyak makan merah,” kata Presiden. (Yoga)

Truk Tambang Blokade Jalan, Warga Terganggu

Yoga 15 Mar 2024 Kompas

Para sopir truk angkutan tambang di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jabar, memblokade jalan sehingga menimbulkan kemacetan panjang pada Rabu (13/3) malam. Warga berharap pemblokadean tidak terjadi lagi karena sangat merugikan. Pemerintah didesak tegas menegakkan hukum. Para sopir truk memblokade jalan sebagai bentuk protes terhadap penghentian uji coba aturan yang membolehkan truk kosong melintas pada pukul 13.00-16.00. Uji coba aturan diberlakukan sejak 1 Desember 2023 dan dihentikan pada Rabu (13/3).

Dengan penghentian itu, berlaku jam operasional angkutan tambang seperti diatur dalam Perbup Bogor No 56 Tahun 2023. Sesuai perbup itu, angkutan tambang dibatasi hanya boleh beroperasi mulai pukul 22.00 hingga pukul 05.00 hari berikutnya. Sejumlah sopir memarkir truknya di Jalan Mohamad Toha sejakRabu (13/3) pukul 21.00 hingga Kamis (14/3) pukul 02.30. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Mohamad Toha hingga Jalan Sidamanik lumpuh total hingga pukul 04.00. Dampak kemacetan dirasakan hingga Kamis pagi. Akibatnya, banyak warga merasa dirugikan. Warga meminta pemerintah menindak tegas dan menegakkan hukum terhadap pihak yang terlibat dalam aksi tersebut.

Ketua Aliansi Jalur Tambang Gerakan Jalur Tambang, Junaedi menyatakan, untuk kesekian kalinya warga dibiarkan menghadapi situasi pelik dan sengkarut dari fasilitas publik atau jalur lalu lintas yang secara sepihak digunakan untuk aksi-aksi yang telah merugikan dan meresahkan warga. ”Aksi itu melumpuhkan aktivitas warga, bahkan ada ambulans yang sedang membawa pasien tidak bisa melintas karena kemaceten kendaraan yang panjang,” kata Junaedi. Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu menyebutkan, penghentian uji coba itu mempertimbangkan keluhan warga. Mereka menilai truk tambang kosong yang melintas di jalur umum itu tetap membahayakan dan berisiko menimbulkan kecelakaan serta kerugian lain yang dirasakan warga. Namun, para sopir ingin uji coba tersebut terus diberlakukan. (Yoga)

Bencana Merata, Kenali Risiko Lingkungan

Yoga 15 Mar 2024 Kompas (H)

Warga yang tinggal di kawasan langganan banjir, daerah aliran sungai, dan perbukitan wajib waspada selama satu hingga dua pekan ke depan. Cuaca ekstrem selama beberapa hari ke depan membuat warga yang tinggal di daerah-daerah itu berisiko dilanda banjir dan tanah longsor. ”Kalau siang hari, lihat saja ke luar rumah. Kalau pandangan dalam jarak 100 meter ke depan tidak jelas, berarti intensitas hujannya sudah 30 milimeter per jam. Kalau malam, pakai senter. Jika itu terjadi, segera evakuasi mandiri,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Kamis (14/3). Setelah evakuasi,warga harus tetap berdiam di tempat aman sekurangnya dua jam meski hujan mereda, untuk memberi waktu berjalannya air hujan yang biasanya mendatangkan banjir. Misalnya, air dari Bendungan Katulampa baru akan sampai di daerah perkotaan Jakarta berkisar 4-6 jam.

”Teknologi sudah pasti dibutuhkan. Namun, pada kondisi tertentu, kita harus bisa mengambil keputusan sendiri dan itu harus cepat,” ujar Abdul. Dalam kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini, memperhatikan kondisi daerah masing-masing amat penting. Terlebih, bencana seperti banjir telah terjadi di banyak tempat. Di Semarang, Jateng, sebagian permukiman masih digenangi banjir pada Kamis (14/3). ”Banjir di jalan-jalan sudah mulai surut, tetapi di permukiman belum,” kata Kabid Penanganan Darurat Badan BPBD Jateng Muhamad Chomsul. Sejauh ini, BPBD Jateng sudah mengevakuasi warga terdampak. ”BPBD juga mendirikan dapur umum yang dipusatkan di masjid Balai Kota Semarang,” ujarnya. (Yoga)

Pilihan Editor