Awal 2024 Ekonomi China Solid
Ekonomi China mengawali perjalanan panjangnya
di 2024dengan solid setelah sejumlah data yang dirilis pada Senin (18/3)
melampaui ekspektasi. Namun memenuhi target pertumbuhan 5 % tahun ini, masih
dibutuhkan sejumlah stimulus, terutama disisi permintaan. Sepanjang dua bulan
pertama 2024, penjualan ritel China tercatat naik 5,5 %, lebih baik daripada
prediksi kenaikan 5,2 %, menurut hasil jajak pendapat Reuters terhadap kalangan
ekonomi. Sedangkan produksi industri naik 7 %, lebih tinggi dari estimasi
pertumbuhan 5 %.
Data yang dirilis Senin itu menggenapi indicator
ekspor dan inflasi konsumen yang dirilis belum lama ini dan jauh lebih baik
dari perkiraan. Angka-angka tersebut memberikan dorongan awal bagi China yang
berharap dapat mencapai target pertumbuhan produk domestic bruto (PDB) ambisius
untuk tahun ini, yaitu 5 %. “Data aktifitas (ekonomi China secara luas stabil dan solid di awal tahun, walau ada yang berpikir penguatan itu mungkin hanya terjadi
sekali saja,” kata Louise Loo, ekonom China dari Oxford Economics, kepada
Reuters. (Yetede)
Antosipasi Ramadan, Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp 31,3 Triliun
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan
kebutuhan uang tunai Rp 32,3 triliun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan
uang tunai di masyarakat selama 30 hari ke depan. Persiapan tersebut untuk kebutuhan
mulai 18 Maret hingga 16 April 2024 saat Ramadhan menjelang Idul Fitri 1445 H.
Jumlah net kebutuhan uang tersebut naik 10,5 % dibandingkan proyeksi tahun
sebelumnya.
Corporate Secretary Bank Mandiri Teuku Ali
Usman mengatakan, langkah imi diharapkan dapat membantu nasabah memenuhi
berbagai kebutuhan pada periode Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitrimendatang,
terutama pada masa pembayaran THR ASN. Sebagian besar alokasi kebutuhan uang
tunai tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengisian ATM Bank Mandiri
yang diprediksi mencapai Rp 1,7 triliun selama periode tersebut. (Yetede)
Menaker: THR Harus Dibayar Penuh
Menaker Ida Fauziyah menjawab pertanyaan
wartawan saat konferensi pers terkait tunjangan hari raya (THR) di kantor
Kemenaker, Jakarta (18/3). Menaker menegaskan bahwa pembayaran batas akhir THR
dapat dilakukan pada H-7 sebelum Idul Fitri 1445 Hijriah dan harus dibayarkan
penuh oleh pengusaha, serta pemberiannya tidak dapat diberikan secara berjangka
ataupun dicicil. (Yetede)
Menkeu Laporkan Debitur LPEI Terindikasi Korupsi ke Kejagung
Menkeu Sri Mulyani menyerahkan laporan ke
kejaksaan Agung (Kejagung) tentang empat perusahaan yang terindikasi melakukan
dugaan tindak pidana korupsi (fraud) dalam pemberian fasilitas kredit Lembaga
Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang terdiri atas beberapa tahapan (batch),
dengan batch 1 yang terdiri atas 4 perusahaan terindikasi fraud dengan total
sebesar Rp 2,50 triliun.
“Hari ini secara khusus kami sampaikan 4 debitu
yang terindikasi fraud dengan ourstanding pinjaman Rp 2,5 triliun. Kami terus
menegaskan kepada direksi dan manajemen LPEI untuk terus meningkatkan
peranannya dan tanggung jawabnya dan harus membangun tata kelola yang baik,”
kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin
(18/3). (Yetede)
97.465 Phishing Keuangan Sasaran Sektor Bisnis RI
Kapersky, perusahaan penyedia solusi dan
konsultasi security siber global asal Rusia, mendeteksi 97.465 tautan phishing
yang menyasar transaksi keuangan pada sektor perdagangan secara electronic (e-commerce),
perbankan dan sistem pembayaran di Indonesia pada 2023. Jumlahnya berkontribusi
21,38 % dari total 455.708 upaya serangan phishing yang menyasar keuangan pada
tiga sektor bisnis tersebut di kawasan Asia Tenggara.
Serangan phising ke sektor bisnis tanah air
tersebut menempati peringkat ketiga di kawasan Asia Tenggara. Phishing merupakan upya penjahat siber untuk
mencuri data pribadi dengan mengirimkan tautan atau identitas palsu, atau
menyamar sebagai institusi yang sah. Aksi mereka lakukan untuk mencuri data
terkait keuangan guna menangguk keuntungan, mulai dari kata sandi, nomorkartu
kredit, detail rekening bank dan informasi lain dari individe maupun
perusahaan. (Yetede)
Segmen Business Hotel Diperkirakan Tumbuh 8 %
Sejumlah factor diprediksi mendongkrak bisnis
hotel (hospitality) di Indonesia pada 2024. Selain ditopang industri pariwisata,
bagi segmen hotel bisnis (business hotel) di Jakarta, unsur pendukung utama
adalah bergulirnya meeting, incentives, confrences dan exhibition (MICE). Di
sisi lain, gairah bisnis sektor hospitality di Jakarta terekam dari rencana
masuknya delapan hotel baru sepanjang tahun ini.
Menurut Satria Wei, Head of Hosppitality
Services Colliers Indonesia, sejak awal 2022, kinerja sektor perhotelan di
Indonesia telah terlihat mengalami perkembangan yang positif dan signnifikan. “Untuk
segmen hotel bisnis, Collier Indonesia memproyeksikan peningkatan 6-8 %
dibandingkan tahun 2023. Kinerja positif segmen hotel bisnis tahun 2024
didorong adanya berbagai kegiatan meeting, incentive, dan exhibition (MICE)
yang didominasi sektor swasta maupun pemerintah,” kata dia. (Yetede)
Panen Meluas Harga Beras Mulai Terkoreksi
Kenaikan harga beras pada minggu ke dua Maret
2024 dibandingkan minggu pertama cenderung mendatar (flatering) dan jumlah
wilayah yang mengalami lonjakan juga menyusut. Kondisi harga beras yang
demikian disebabkan harga gabah kering panen (GKP) kini turun menjadi Rp 6.700
per kg menyusul meluasnya panen raya padi di Indonesia bulan ini. Koreksi harga
beras diperkirakan makin signifikan pada puncak panen raya April nanti, ketika
produksi dan kebutuhan sudah seimbang.
Menurut Plt Kepala BPS Amalia Adminggar
Widyasanti, situasi harga beras menunjukkan tanda-tanda yang sangat baik sebab
rerata harga beras pada minggu kedua dan pertama Maret 2024 sangat sedikit
perbedaannya. Hal itu didorong produksi beras Maret 202 ini yang mulai
meningkat. “Harga beras kelihatan mulai ada flattening antara minggu kedua
Maret dibandingkan minggu pertama. Selain itu, wilayah yang mengalami kenaikan
harga beras pun menurun di minggu kedua Maret menjadi 268 kabupaten/kota, dari
271 kabupaten/kota di minggu pertama,” jelas dia saat Rakor Pengendalian
Inflasi Daerah Tahun 2024 di Jakarta, Senin (18/03). (Yetede)
Dari Laba, Saratoga Berbalik Rugi 10 Triliun
Emiten Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Uno, PT
Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) mencatatkan rugi tahun berjalan yang
diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar Rp 10,15 triliun pada 2023,
berbanding terbalik dari sebelumnya yang laba Rp 4,61 triliun. Hal ini
disebabkan kerugian atas investasi pada saham dan efek lainnya pada tahun lalu
yang mencapai Rp 13,81 triliun, dibading 2022 yang justru untung 3,72 triliun.
“Gejolak harga komoditas sepanjang 2023 telah
berdampak pada harga saham-saham perusahaan portofolio utama Saratoga yaitu, PT
Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dan PT Merdeka Copper Gold (MDKA). Fluktuasi
Harga saham tersebut ikut berdampak terhadap Nilai Aset Bersih (Net Asset Value/NAV)
Saratoga pada akhir tahun lalu,” kata Direktur Investasi Saratoga Devin Wirawan
dalam menuju diversivikasi keterangan resmi di Jakarta, Senin (18/3). (Yetede)
Pendapatan dan Laba Moratelindo Kompak Turun
Sinar Mas Multiartha Terbitkan Obligasi Jumbo Rp 5 Triliun
PT Sinar Mas Muliaartha Tbk (SMMA) akan
melakukan penawaran umum berkelanjutan obligasi berkelanjutan III dengan target
dana Rp 5 triliun. Sebagai tahap awal, perseroan akan menerbitkan Obligasi
Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2024 senilai Rp 1,5 triliun. Dana hasil
penerbitan surat utang ini rencananya digunakan untuk pelunasan (refinancing)
obligasi, kebutuhan investasi dan modal kerja perseroan.
Manajemen Sinar Mas Multiartha dalam prospektus
yang dipublikasikan Senin (18/3) mengungkapkan, obligasi senilai 1,5 triliun
ini akan memasuki masa penawaran awal pada 18-22 Maret 2024 dengan target
efektif pada 28 Maret 2024, masa penawaran umum pada 2 April 2024, tanggal
penjatahan pada 3 April 2024, tanggal distribusi saham secara elektronik
danpengembalian uang pemesanan pada 5 April 2024 serta pencatatan di Bursa Efek
Indonesia pada 16 April mendatang. Perseroan telah mendapat peringkat idAA atau
double A dari Kredit Rating Indonesia untuk obligasi ini. (Yetede)









