Dari Laba, Saratoga Berbalik Rugi 10 Triliun
Emiten Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Uno, PT
Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) mencatatkan rugi tahun berjalan yang
diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar Rp 10,15 triliun pada 2023,
berbanding terbalik dari sebelumnya yang laba Rp 4,61 triliun. Hal ini
disebabkan kerugian atas investasi pada saham dan efek lainnya pada tahun lalu
yang mencapai Rp 13,81 triliun, dibading 2022 yang justru untung 3,72 triliun.
“Gejolak harga komoditas sepanjang 2023 telah
berdampak pada harga saham-saham perusahaan portofolio utama Saratoga yaitu, PT
Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dan PT Merdeka Copper Gold (MDKA). Fluktuasi
Harga saham tersebut ikut berdampak terhadap Nilai Aset Bersih (Net Asset Value/NAV)
Saratoga pada akhir tahun lalu,” kata Direktur Investasi Saratoga Devin Wirawan
dalam menuju diversivikasi keterangan resmi di Jakarta, Senin (18/3). (Yetede)
Postingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Duo Investor Raksasa Dibalik RS Hermina
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023