;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10118 )

Perbaikan Daya Beli Jadi Tumpuan

13 Jun 2023

Kinerja PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) selama kuartal I-2023 kurang memuaskan. Tekanan biaya menjadi pangkal masalah dan pemberat kinerja emiten ini. Namun, para analis memprediksi, kinerja JPFA membaik pada akhir 2023. Kepala Riset Surya Fajar Sekuritas Raphon Prima mengatakan, tekanan harga day old chicken (DOC) dan broiler membuat para konsumen JPFA yaitu para peternak mengurangi pembelian pakan ternak. "Saat harga DOC dan broiler rendah maka jumlah DOC dan broiler di pasaran melimpah. Sehingga peternak mengurangi produksi sampai mencapai keseimbangan dan harga normal lagi," kata dia. Menurut Raphon, perlu waktu beberapa bulan hingga peternak menilai harga di level normal. Namun dia yakin, harga akan kembali membaik dan pembelian pakan ternak meningkat. "Kami memperkirakan kondisi ini akan terjadi di kuartal IV 2023," ujar dia. Pada kuartal I-2023, JPFA mencetak penurunan pendapatan 3,22% menjadi Rp 11,76 triliun. Sementara bottom line JPFA merugi Rp 249,92 miliar dari laba Rp 603,73 miliar pada kuartal I-2022. Equity Research Analyst Aldiracita Sekuritas Indonesia, Timothy Gracianov memaparkan, pencapaian tersebut di bawah estimasi. Penyebabnya antara lain, penurunan harga DOC dan biaya pemusnahan yang lebih tinggi. Segmen DOC mencatat kerugian operasional Rp 310 miliar, anjlok dari sebelumnya sebesar Rp 139 miliar. Ini terjadi lantaran penurunan harga jual rata-rata alias average selling price (ASP) sekitar 24% secara kuartalan. Selain itu, terjadi peningkatan biaya produksi akibat pemusnahan yang lebih intensif sehingga mendorong harga ayam pedaging menjadi lebih tinggi. Analis Sucor Sekuritas Benyamin Mikael berpendapat, daya beli di kalangan masyarakat menengah ke bawah telah menurun sejak kuartal IV-2022. Ini akibat kenaikan harga bahan bakar dan pemutusan hubungan kerja (PHK). Situasi tersebut menyebabkan turunnya harga ayam ras pedaging dan DOC.

MITIGASI KARHUTLA : Aksi Tebar 1 Ton NaCl di Langit Sumatra Selatan

13 Jun 2023

Sejumlah upaya terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Pemprov Sumsel) guna memitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul cuaca panas yang mulai melanda wilayah ini.Salah satunya dengan melakukan modifikasi cuaca guna membasahi lahan gambut di sejumlah daerah rawan di provinsi ini.Aksi modifikasi cuaca itu bakal dilakukan dalam kurun waktu 12 hari dengan memanfaatkan pesawat CASA 212.Pejabat Pembuat Komitmen VI Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Zulfikar Ali mengungkapkan langkah ini dilakukan dengan memanfaatkan awan cumolonimbus yang berpotensi masih ada di sekitar wilayah Sumatra Selatan. Sementara itu, Direktur Pengelolaan Laboratorium, Fasilitas Riset, dan Kawasan Sains Teknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Tjahjo Pranoto menjelaskan bahwa pihaknya tetap mengacu pada prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan geofi sika (BMKG). Dia mengungkapkan bahwa rencananya TMC yang akan dilakukan di Sumsel bakal membawa sekitar 800 kilogram hingga 1 ton garam (natrium klorida/NaCl) dalam setiap penerbangannya.Adapun, operasi ini diperkirakan menelan anggaran hingga Rp2,03 miliar.

OJK Memantau Investasi Dapen Pelat Merah

12 Jun 2023

Polemik pengelolaan Dana Pensiun (Dapen) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih terus terbuka. Terbaru, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menyebut setidaknya ada empat dapen BUMN sedang dalam proses investigasi. Keempat dapen tersebut masuk proses investigasi dikarenakan imbal hasil yang diberikan hanya di bawah 4%. Staf Ahli Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI), Bambang Sri Mulyadi menyatakan, perlu ada pemetaan atau analisis yang lebih teliti terhadap keempat dapen BUMN yang memiliki imbal hasil di bawah 4% tersebut. Imbal hasil 4% tersebut jauh di bawah rata-rata imbal hasil dapen tahun 2022. Bambang menjelaskan, berdasarkan data statistik OJK, Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) memiliki return on investment (ROI) di kisaran 6,45% hingga 6,59%. Sementara Dapen Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) memiliki ROI di kisaran 6,37%-7,32%. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) memiliki ROI sebesar 3,45%-4,82%. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan terus memantau pengelolaan investasi Dapen BUMN. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyoni menyebut, saat ini ada 61 Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) BUMN.

LAYANAN PUBLIK Hidup Sulit di Jakarta, Saat Mati Pun Susah Dapat Lahan Makam

12 Jun 2023

Akhir hayat Sudarto (39) penuh kegetiran. Dia meninggal dalam keadaan miskin dan tidak memiliki identitas kependudukan pada 4 Mei 2023. Lebar rumahnya hanya 2 meter diapit rumah lain di gang sempit di RT 002 RW 014 Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jaksel. RT ini dihuni 91 keluarga. Kematian Sudarto membuat Indarti, tetangga sebelah rumah dan pengurus RT, sigap mengurus proses pemakaman. Indarti meminta sumbangan dana dari warga karena tahu kondisi ekonomi almarhum yang sulit. Dalam waktu singkat, terkumpul Rp 4 juta. Namun, itu tetap tak cukup. ”Awalnya di pemakaman wakaf dekat di sini (sekitar 1 km), tetapi butuh Rp 8 juta. Itu belum biaya memandikan, ambulans, dan lain-lain. Akhirnya kami cari tempat pemakaman yang agak ringan (biayanya). Ketemu di Gang Seha, Kebayoran, dapat Rp 4 juta,” katanya, Rabu (7/6). Biaya pemakaman Sudarto menjadi mahal karena dia tidak punya KTP dan KK. Tanpa kedua kartu itu, Sudarto tidak bisa mendapatkan haknya sebagai warga Jakarta untuk pemakaman gratis di taman pemakaman umum (TPU) milik pemda.

”Seandainya ada (KTP/KK), di pemakaman terakhir yang kami temukan cuma dikenai biaya Rp 1,5 juta,” atanya. Masalah liang lahat terpecahkan. Kini muncul persoalan lain. Biaya untuk proses pemakaman Sudarto masih kurang. Indarti lalu sekali lagi mengumpulkan uang sumbangan dari warga. Didapatkan  tambahan Rp 2 juta sebelum azan Dzuhur berkumandang. Uang itu cukup untuk membiayai kebutuhan pemandian jenazah Rp 500.000, ambulans Rp 500.000, dan perlengkapan penguburan Rp 550.000. Tidak lupa sumbangan untuk ustaz yang mengimami shalat jenazah Rp 300.000. Indarti bersyukur warganya masih peduli. Namun, ia jadi memikirkan nasibnya jika meninggal dalam keadaan tidak berpunya. ”Bagaimana perasaan warga kalau harus dimintai sumbangan untuk kita,” ujarnya. Hidup serba sulit dalam belenggu kemiskinan. Mati pun sukar untuk mendapatkan rumah peristirahatan teakhir. (Yoga)


Kisah Peristirahatan Terakhir untuk Mereka yang Berada

12 Jun 2023

Keluarga yang memilih pemakaman mahal tak hanya untuk menunjukkan status sosial. keluarga memilih makam mahal agar tak lagi direpotkan oleh biaya sewa atau perawatan. Pemakaman tak sekadar tempat peristirahatan kekal bagi anggota keluarga yang telah berpulang. Sebagian keluarga rela merogoh kocek lebih dalam demi mendapatkan tempat pemakaman terbaik. Tujuannya, bukan hanya status sosial, tetapi lebih dari itu, yakni agar  keluarga yang ditinggalkan juga tenang dan damai dalam melanjutkan perziarahan di bumi. Emilia (54) dan ibunya, pada Jumat (9/6) siang, berdiri sambil melantunkan doa di pemakaman ayahnya di Cherry Blossom Mansion, San Diego Hills, Karawang, Jabar. Seusai berdoa, Emilia menggandeng tangan ibunya dan melangkah perlahan ke tepi danau yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari makam ayahnya. Di tepi danau itu, mereka menikmati pemandangan air danau yang bening dikelilingi rerumputan, pepohonan, hingga perbukitan.

”Suasana enak, damai, sejuk.Rasanya tidak hanya berziarah, tetapi juga komplet dengan  liburan,” kata Emilia. Ayah Emilia berpulang pada Juni 2022. Saat itu, keluarga yang tinggal di Bandung, Jabar, itu memutuskan memakamkan ayahnya di San Diego Hills, lantaran mereka mengaku sulit mendapattempat pemakaman Kristen di Bandung. Selain itu San Diego Hills sebagai tempat pemakaman keluarga juga menguntungkan dan tak merepotkan keluarga dengan iuran atau pungutan lain. Di San Diego Hills, keluarga hanya sekali membayar di awal, yakni saat proses pembelian lahan. Dia memperkirakan biaya yang dikeluarkan untuk  pemakaman ayahnya Rp 100 juta. ”Tidak ada lagi biaya apa pun. Semua di awal sudah selesai. Kami ke sini hanya untuk berziarah,” katanya.

Sutia (48), salah satu pekerja pemakaman San Diego Hills, berkisah, di setiap mansion, petugas membersihkan rumput di area makam dikomandoi satu mandor yang mengawasi para pekerja sejak pagi hari pukul 08.00 sampai pukul 16.00. ”Satu mandor rata-rata memimpin 12 pembersih rumput. Kami juga sudah ada tugas masing-masing. Saya bertugas membersihkan 1.000 petak makam,” katanya. San Diego Hills Memorial Park, dikutip dari laman resmi mereka, disebut lebih dari sekadar pemakaman. Pemakaman yang mengusung slogan ”Memorial Park & Funeral Home” itu menawarkan tempat pemakaman yang indah untuk mengenang keluarga atau orang yang disayang dan dikasihi. Berdasarkan data dari salessandiegohills.com, harga lahan makam di San Diego Hills mulai Rp 74.250.000 untuk tipe single hingga yang termahal Rp 2 miliar untuk tipe paviliun. Harga lahan makam di San Diego Hills tak jauh berbeda dengan di tempat pemakaman Al-Azhar Memorial Garden yang letaknya berdekatan dengan San Diego  hills. (Yoga)


Peternak Bersiap Antisipasi Dampak El Nino

12 Jun 2023

Fenomena El Nino atau anomali iklim kering berpotensi mengganggu rantai produksi hewan ternak, salah  satunya bahan baku pakan. Hal ini dapat berimbas pada kenaikan harga produk peternakan. Untuk mengantisipasi dampak El Nino, peternak perlu menjaga kondisi suhu dan ketersediaan air serta mengoptimalkan pemberian pakan. Sekjen Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) Sugeng Wahyudi mengatakan, kekeringan dapat memicu kenaikan harga bahan baku pakan ternak, misalnya jagung, dan berimbas pada biaya produksi. ”Selain pakan, cuaca yang lebih panas akan memengaruhi produktivitas hewan ternak, misalnya ayam,” ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Minggu (11/6).

Produktivitas yang dimaksud adalah daya serap hewan ternak untuk mengubah pakan menjadi daging, yaitu food conversion ratio (FCR). FCR ayam di kalangan peternak lokal berada di kisaran 1,5. Artinya, butuh 1,5 kg pakan untuk menambah berat ayam 1 kg. Dengan cuaca yang lebih panas, FCR akan meningkat sehingga peternak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk produksi. Sugeng menjelaskan, harga ayam sudah fluktuatif meski tanpa disertai anomali iklim. Saat ini, harga jual ayam hidup dari peternak berkisar Rp 22.500-Rp23.000 per kg dan di pasar tradisional sekitar Rp 37.000 per kg. Sementara untuk ayam potong sekitar Rp 55.000 per kg di pasar tradisional dan Rp 70.000 di pasar swalayan. ”Ketika biaya produksi naik, yang paling memungkinkan adalah menaikkan harga jual produk. Namun, dampaknya akan terasa langsung oleh masyarakat,” ucapnya. (Yoga)


Petani Rumput Laut di NTT Tuntut Hak Penuh

12 Jun 2023

Sebanyak 15.483 petani rumput laut di Kabupaten Rote Ndao dan Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, menuntut hak penuh kompensasi kerugian akibat tumpahan minyak di Laut Timor tahun 2009. Perusahaan pengeboran minyak PTTEP Australasia bersedia membayar kerugian petani Rp 2,02 triliun. Koordinator petani rumput laut Kabupaten Kupang, Albert Gilon, di Kupang, Minggu (11/6/2023), menolak ada pemotongan atas ganti rugi. (Yoga)

Emiten Rumah Sakit Semakin Sehat

12 Jun 2023

Pergerakan saham emiten rumah sakit mulai menunjukkan perbaikan. Jumlah kunjungan pasien ke rumah sakit yang meningkat juga diperkirakan bisa mengerek pertumbuhan kinerja emiten sektor tersebut ke level normal di tahun ini. Sejumlah saham yang mengalami kenaikan adalah PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Medikaloka Herminta Tbk (HEAL), PT Siloam Internationals Hospital Tbk (SILO). Lalu ada PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) dan PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME). Kepala Riset Surya Fajar Sekuritas Raphon Prima mengatakan, kenaikan harga saham karena beberapa emiten rumah sakit masuk dalam masa pembagian dividen. Sehingga pada awal Mei, harga sahamnya rebound. Analis Samuel Sekuritas Jonathan Guyadi justru mengatakan, secara kumulatif, pertumbuhan pendapatan SILO, HEAL dan MIKA sebesar 11,3% secara tahunan dan naik 3,3% secara kuartalan. Namun, Raphon menyarankan investor mencermati faktor risiko, seperti potensi pelemahan daya beli masyarakat. "Hal ini berpotensi memperkecil ruang kenaikan tarif rumah sakit," kata dia. Equity Analyst Sinarmas Sekuritas, Michael Fillbery menambahkan, potensi pertumbuhan sektor ini juga bergantung pada pemerintah. Sebab pengeluaran layanan kesehatan per kapita Indonesia masih relatif rendah. Pada sistem BPJS Kesehatan pemerintah telah melakukan penyesuaian tarif, pengendalian biaya, peningkatan subsidi dan penerapan klaim online. Penyesuaian tarif membantu meningkatkan keberlanjutan keuangan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pada 2023, pemerintah berencana memperkenalkan layanan kesehatan dua kelas standar untuk menggantikan sistem tiga kelas yang ada saat ini.

Jokowi Menempati Posisi Sentral

11 Jun 2023

Pengaruh Presiden Jokowi tengah diperebutkan Ganjar Pranowo, capres dari PDI-P, dan Prabowo Subianto, capres dari Gerindra. Di tengah kondisi itu, Golkar dinilai juga bisa menentukan. Pengaruh Presiden Jokowi yang juga kader PDI-P ini tengah menempati posisi sentral. Dukungan itu penting bagi bakal calon presiden Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. Di beberapa kegiatan keduanya, Presiden Jokowi menempati posisi penting, atau setidaknya kedua bakal capres itu menampilkan dirinya sebagai replika politik Jokowi. Tujuannya, untuk memperoleh keuntungan elektoral. Di hadapan para sukarelawan, Ganjar, bakal capres dari PDI-P, memunculkan nama Presiden Jokowi dan sepak terjangnya di pemerintahan. Hal itu ia sampaikan saat menerima dukungan dari sejumlah purnawirawan TNI AD dan TNI AU serta Polri di acara deklarasi Relawan Gapura Nusantara (RGN), di Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (10/6).

Ganjar menyampaikan apresiasinya terhadap rekam jejak Presiden Jokowi yang disebutnya sebagai mentor dalam pemerintahan. Bahkan, menurut Gubernur Jateng ini, kekalahan di sejumlah daerah saat pilpres lalu tak mengubah sikap Jokowi saat menjadi presiden. ”Pak Jokowi sudah mewujudkan mimpi pendiri bangsa agar ekonomi kita betul-betul berdikari,” kata kader PDI-P ini. Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina RGN Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh menyatakan, Ganjar mampu melanjutkan program Jokowi. Lewat deklarasi, ia mengajak para sukarelawan memenangkan Ganjar. Pelibatan Presiden Jokowi dalam pengusungan Prabowo sebagai bakal capres pun diungkap Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, seusai acara konsolidasi saksi tempat pemungutan suara Partai Gerindra di Jaktim, Sabtu.Menurut dia, pada Jumat (9/6) Prabowo menemui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan untuk membahas pemerintahan, khususnya terkait tugas Prabowo sebagai Menhan. Dasco mengatakan tidak menutup kemungkinan di pertemuan itu keduanya juga membahas soal pilpres. (Yoga)


Korban TPPO Enggan Melapor

11 Jun 2023

Berdasarkan investigasi Serikat  Buruh Migran Indonesia, intimidasi hingga lambannya penanganan kasus membuat korban tindak pidana perdagangan orang atau TPPO enggan melapor. Tanpa perbaikan penegakan hukum, TPPO sulit diberantas. Ketua Umum Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Hariyanto Suwarno menyebut, terdapat lima faktor penyebab korban TPPO enggan melapor. ”Kebanyakan korban tidak melapor karena pelakunya adalah orang dekat, seperti keluarga,” ujarnya saat dihubungi dari Indramayu, Jabar, Sabtu (10/6). ”Akhirnya, korban TPPO tidak mau melapor karena khawatir keluarganya diproses hukum. Jadi, orang dekatnya juga rentan,” katanya. Selain intimidasi melalui orang dekat, pelaku juga acap kali menawarkan uang ”damai” agar korban tidak melapor atau mencabut laporannya di polisi. Faktor kedua adalah penanganan kasus yang berbelit-belit dan lama. Korban pun menjadi jenuh karena harus menjalani pemeriksaan berkali-kali. SBMI mencatat, terdapat 18 laporan pengaduan terkait TPPO di sejumlah daerah dengan 109 korban mandek di kepolisian.

Alasan ketiga adalah perspektif sejumlah penegak hukum yang tak responsif terhadap korban. Sering kali, katanya, korban dipojokkan penyidik. Akhirnya, korban, terutama pada kasus pemerkosaan, memutuskan tidak melanjutkan pelaporannya karena trauma. ”Faktor keempat, ada dugaan, penyidik ’bermain-main’ dengan kasus TPPO ini. Temuan SBMI di lapangan, banyak pelaku yang dilaporkan berusaha menghambat proses hokum melalui penyidik,” kata Hariyanto. Terakhir, ujarnya, penegak hukum, seperti polisi, jaksa, dan hakim, belum sepenuhnya memahami UU No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO. Aparat, misalnya, tidak menerapkan aturan itu pada kasus TPPO. Padahal, korban direkrut secara ilegal dan tereksploitasi. Oleh karena itu, Hariyanto mendorong para penegak hukum menerapkan UU No 21 Tahun 2007 terhadap pelaku TPPO. Ia juga berharap penanganan kasus TPPO tidak lagi berjalan lamban dan mengutamakan perspektif korban. (Yoga)