LAYANAN PUBLIK Hidup Sulit di Jakarta, Saat Mati Pun Susah Dapat Lahan Makam
Akhir hayat Sudarto (39) penuh kegetiran. Dia meninggal dalam keadaan miskin dan tidak memiliki identitas kependudukan pada 4 Mei 2023. Lebar rumahnya hanya 2 meter diapit rumah lain di gang sempit di RT 002 RW 014 Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jaksel. RT ini dihuni 91 keluarga. Kematian Sudarto membuat Indarti, tetangga sebelah rumah dan pengurus RT, sigap mengurus proses pemakaman. Indarti meminta sumbangan dana dari warga karena tahu kondisi ekonomi almarhum yang sulit. Dalam waktu singkat, terkumpul Rp 4 juta. Namun, itu tetap tak cukup. ”Awalnya di pemakaman wakaf dekat di sini (sekitar 1 km), tetapi butuh Rp 8 juta. Itu belum biaya memandikan, ambulans, dan lain-lain. Akhirnya kami cari tempat pemakaman yang agak ringan (biayanya). Ketemu di Gang Seha, Kebayoran, dapat Rp 4 juta,” katanya, Rabu (7/6). Biaya pemakaman Sudarto menjadi mahal karena dia tidak punya KTP dan KK. Tanpa kedua kartu itu, Sudarto tidak bisa mendapatkan haknya sebagai warga Jakarta untuk pemakaman gratis di taman pemakaman umum (TPU) milik pemda.
”Seandainya ada (KTP/KK), di pemakaman terakhir yang kami temukan cuma dikenai biaya Rp 1,5 juta,” atanya. Masalah liang lahat terpecahkan. Kini muncul persoalan lain. Biaya untuk proses pemakaman Sudarto masih kurang. Indarti lalu sekali lagi mengumpulkan uang sumbangan dari warga. Didapatkan tambahan Rp 2 juta sebelum azan Dzuhur berkumandang. Uang itu cukup untuk membiayai kebutuhan pemandian jenazah Rp 500.000, ambulans Rp 500.000, dan perlengkapan penguburan Rp 550.000. Tidak lupa sumbangan untuk ustaz yang mengimami shalat jenazah Rp 300.000. Indarti bersyukur warganya masih peduli. Namun, ia jadi memikirkan nasibnya jika meninggal dalam keadaan tidak berpunya. ”Bagaimana perasaan warga kalau harus dimintai sumbangan untuk kita,” ujarnya. Hidup serba sulit dalam belenggu kemiskinan. Mati pun sukar untuk mendapatkan rumah peristirahatan teakhir. (Yoga)
Tags :
#Isu LokalPostingan Terkait
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023