Paylater vs Pinjol, Ketahui Risikonya
Jenis pembayaran paylater kian populer di tengah masyarakat, khususnya kalangan milenial dan generasi Z. Perencana keuangan Finansialku, Shierly, mengatakan layanan menunda pembayaran ini menarik bagi kelompok anak muda yang terbiasa dengan gaya yang fleksibel, simpel, dan cepat. "Pendaftarannya mudah, penggunaan gampang. Ditambah promo-promo menarik, diskon besar," kata Shierly.
Namun ada sejumlah risiko penggunaan paylater. Misalnya, gampang terjebak dalam perilaku konsumtif hingga terganggunya pengelolaan keuangan karena ada cicilan yang harus dibayar.
?
Risiko Sistem Paylater
Beda Paylater dengan Pinjol
Layanan yang tersedia di e-commerce ini sekilas mirip dengan fintech pendanaan bersama atau pinjaman online. Namun Shierly menyebut bahwa keduanya merupakan layanan berbeda. Berikut ini perbedaannya.
Penyedia
- Paylater: perusahaan penyedia paylater adalah lembaga pembiayaan, seperti multifinance dan bank, yang biasanya bekerja sama dengan perusahaan marketplace.
- Pinjol: berbeda dengan paylater, pinjol merupakan lembaga pembiayaan bukan bank. Akses pinjaman bisa dilakukan secara online dengan berbagai aplikasi dan tidak harus melalui marketplace. (Yetede)
Tags :
#Isu LokalPostingan Terkait
UMKM Masih Bisa Nikmati PPh Final Nol
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023