Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )PENCURI SEPEDA MOTOR, Pensiun dari Dunia Hitam demi Anak dan Istri
Di ujung petang, AP (25) akhirnya muncul juga. AP adalah mantan
pencuri sepeda motor yang baru beralih profesi menjadi kurir layanan
pengantaran barang. AP termasuk ”fresh graduate”, baru enam bulan lalu dia keluar
penjara. ”Saya pernah kena (tangkap) bareng Ongki,” ujarnya membuka obrolan,
Senin (4/9) di Negara Batin, Lampung Timur, Lampung. Ongki adalah tersangka pencurian
kendaraan bermotor (curanmor) yang kini ditahan di Polsek Tambora, Jakbar. Mereka
pernah sama-sama masuk bui di Lampung tahun 2018 dan 2020. AP pertama kali
merasakan penjara lima tahun lalu. Dia dan Ongki ”memetik” Honda Beat di Bandar
Lampung. Bermodal kunci T dan kunci pembuka tutup magnet, pencurian itu
berlangsung mulus. Namun, saat membawa barang curian, mereka dicegat polisi
lalu dijebloskan ke penjara. Saat itu, dia hanya dikurung 1,5 bulan karena
pemilik kendaraan yang dicurinya sepakat berdamai. Setelah Ongki dicokok
polisi, AP dihadapkan pada dua pilihan, yaitu tetap buron dengan risiko didor
polisi atau menyerahkan diri.
Dia pilih opsi kedua. ”Saya takut mati,” katanya saat
ditanya alasannya menyerahkan diri. Ironis, AP memakai baju tahanan hanya
berselang beberapa hari setelah menikahi kekasihnya. Kado untuk sang istri
bukanlah emas berlian, melainkan suami dengan status sebagai tahanan. AP pun
harus meringkuk di sel selama satu tahun delapan bulan. Istri yang
ditinggalkannya ternyata mengandung benih cinta mereka, bayinya itu pun lahir
saat ayahnya masih berstatus narapidana. ”Saat di penjara, saya terpikir mereka
bakal makan apa,” kenangnya waktu itu. Rasa tanggung jawab terhadap anak dan
istri jadi titik balik pria lulusan SMA ini. Keluar penjara, ia mulai kerja serabutan
dengan menjadi buruh harian kebun singkong. Kemudian, pemilik kebun menawarinya
bekerja sebagai kurir di salah satu layanan pengantaran barang. Tawaran ini langsung
dia terima. AP menekuni pekerjaan barunya. ”Untuk kawan-kawan yang masih ’main
motor’, semoga cepat berubah. Yang kini dalam penjara, semoga dalam keadaan
sehat,” ujarnya. (Yoga)
Menggairahkan Bursa Karbon Kita
Dibukanya Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) oleh Presiden
Jokowi, 26 September lalu, menandai dimulainya aktivitas perdagangan karbon di
Indonesia. Presiden mengungkapkan, dari besaran target pengurangan emisi gas rumah kaca, potensi
perdagangan karbon ditaksir mencapai Rp 3.000 triliun. Dana ini selanjutnya
bisa diputar kembali untuk proyek-proyek pengurangan emisi karbon. Keberadaan
bursa itu wujud konkret komitmen dekarbonisasi Indonesia menuju nol emisi
karbon pada 2060. Berdasarkan dokumen kontribusi nasional (NDC) terbaru, kita
ditargetkan mengurangi lebih dari 3 gigaton CO2 hingga 2030.
Pada perdagangan perdana, Selasa (27/9) berhasil diperdagangkan
459.953 ton unit karbon senilai Rp 29,2 miliar dalam 27 transaksi. Penjualnya
Pertamina, pembelinya didominasi industri perbankan dan keuangan. Sayangnya,
hari berikutnya tak terjadi transaksi. Ibarat barang baru, mungkin kita semua
masih belajar. Bagaimana menggairahkan bursa karbon menjadi tantangan mendesak
kita selanjutnya. Perlu kerja keras, komitmen, konsistensi, dan transparansi.
Hal ini penting bukan hanya karena potensi dan komitmen di NDC, melainkan juga
karena kita menjadi salah satu pihak yang paling akan merasakan dampak
perubahan iklim ekstrem. (Yoga)
Proyek Genom Manusia Indonesia Melibatkan Swasta
Kemenkes bekerja sama dengan perusahaan rintisan penyedia platform genetik, PT Asa Ren Global Nusantara, untuk mengumpulkan informasi genetik manusia dan patogen di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk menyediakan layanan pengobatan presisi bagi masyarakat. Dirjen Kefarmasian dan Alkes Kemenkes Lucia Rizka Andalucia mengatakan, pemerintah menargetkan pengumpulan 10.000 genom manusia Indonesia pada 2024. Keterlibatan swasta membuat program Biomedical and Genome Science Initiative (BGSi) yang dicanangkan Kemenkes jadi inklusif guna mewujudkan transformasi ketahanan kesehatan. Jika teknologi genom di Indonesia makin canggih, warga tidak perlu lagi berobat keluar negeri. Data genom tiap orang akan membuat diagnosis penyakit lebih presisi sehingga pengobatan bisa spesifik dan personal. Hal ini mengingat 278,69 juta penduduk Indonesia memiliki kondisi kesehatan beragam. Dengan data genom, biaya pengobatan bisa ditekan.
”Kita ingin memperkuat sistem surveilans suatu penyakit dengan laboratorium memakai teknologi terdepan agar dapat melihat pola penyakit di Indonesia. Jadi, kalau ada pandemic selanjutnya atau krisis kesehatan kita tak gagap,” kata Lucia, Jumat (29/9) di Jakarta. Meski bekerja sama dengan swasta, Lucia menegaskan, masyarakattidak perlu khawatir akan kerahasiaan data genom mereka. Sebab, Pasal 342 UU No 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan memberi jaminan kerahasiaan data genetik tiap orang Indonesia. Namun, aturan turunan yang mengatur teknis perlindungannya masih digodok. CEO PT Asa Ren Global Nusantara (Asa Ren) Aloysius Liang menegaskan, pihaknya akan mengikuti aturan pemerintah dalam mengumpulkan data genom masyarakat Indonesia. ”Kami mengikuti aturan di Indonesia. Semua data dari dan untuk orang Indonesia, kami tak akan menjualnya (data genom Indonesia) ke pihak luar,” kata Aloysius. (Yoga)
Berharap dari Window Dressing
Sepanjang tahun ini, Indeks Harga Saham Gabungan menghijau hanya sekitar 1,3%, disertai aksi jual bersih investor asing yang mencapai Rp4,44 triliun, sedangkan dalam 3 bulan terakhir naik 4,32% dengan aksi jual bersih investor asing sebesar Rp21,18 triliun. Sepanjang tahun ini, IHSG juga sulit untuk menembus level psikologis 7.000. Data Bloomberg mencatat indeks sempat menembus level 7.000 pada akhir pekan lalu. Melihat data-data tersebut agak berat rasanya bagi IHSG untuk bertengger di level 7.000. Penyebabnya tak lain dan tak bukan adalah sinyal kebijakan suku bunga The Fed yang tetap hawkish, inflasi AS yang belum jinak hingga tren kenaikan harga minyak yang berkelindan menjadi satu. Investor di pasar modal pun kemudian memanfaatkan kondisi tersebut dengan berbelanja saham yang pada gilirannya mengangkat kinerja sejumlah saham dan tentu saja IHSG. Namun, perlu dicatat bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap tinggi di tengah tren perlambatan ekonomi global. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II/2023 tercatat sebesar 5,17% (YoY), meningkat dari pertumbuhan pada kuartal yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,04% (YoY). Pertumbuhan ekonomi yang tinggi didukung oleh peningkatan permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga tumbuh tinggi sebesar 5,23% (YoY), seiring dengan naiknya mobilitas, membaiknya ekspektasi pendapatan, terkendalinya inflasi, dan dampak positif dari pemberian gaji ke-13 kepada Aparatur Sipil Negara.
Tantangan Kartu Kredit vs Paylater
Kini kartu kredit mulai tertikam oleh laju paylater satu model pembayaran “membeli dulu, membayar kemudian” (buy first, pay later) yang semakin digandrungi masyarakat luas. Apa tantangan kartu kredit dalam melawan tikaman paylater? Mungkinkah bank akan menerbitkan paylater ke depan sehingga berhadapan head to head dengan paylater? Sejauh mana pertumbuhan kartu kredit? Statistik Sistem Pembayaran dan Infrastruktur Keuangan (SPIP) yang diterbitkan oleh Bank Indonesia (BI) pada 18 September 2023 menunjukkan bahwa jumlah kartu kredit naik 5,74 persen dari 16,73 juta unit per Juli 2022 menjadi 17,69 juta unit per Juli 2023. Volume transaksi kartu kredit naik 22,75 persen dari 28.130 juta menjadi 34.530 juta. Volume transaksi itu meliputi transaksi tunai yang naik 6,21 persen dari 435.000 transaksi menjadi 462.000 transaksi dan transaksi belanja yang naik 23,01 persen dari 27.695.000 transaksi menjadi 34.068.000 transaksi. Sementara itu, nilai transaksi kartu kredit naik 30,60 persen dari Rp26,45 triliun menjadi Rp36,13 triliun. Nilai transaksi itu terdiri dari nilai transaksi tunai yang naik 10,67 persen dari Rp656 miliar menjadi Rp726 miliar. Sebaliknya, nilai transaksi belanja naik signifikan 37,41 persen dari Rp25,77 triliun menjadi Rp35,41 triliun.
Lantas, apa saja tantangan kartu kredit ke depan supaya tidak semakin hanyut ditelan paylater?. Pertama, sudah barang tentu, paylater lebih praktis karena tanpa kartu sehingga makin mudah bagi masyarakat untuk memeluknya dengan segera. Sebaliknya, kartu kredit mengenakan biaya penggantian kartu misalnya karena hilang atau rusak Rp100.000, biaya cetak tagihan Rp20.000/tagihan dan biaya pelampauan batas kredit Rp150.000. Di sisi lain, kartu kredit tetap unggul dalam bunga pembelanjaan sekitar 1,75 persen per bulan, biaya penarikan tunai 1,75 persen per bulan dan biaya keterlambatan pembayaran 1 persen dari total tagihan atau minimal Rp100.000. Sebaliknya, paylater mengenakan biaya pembelanjaan lebih tinggi sekitar 2,95% dan biaya keterlambatan pembayaran sekitar 5 persen per bulan dari seluruh tagihan. Kedua, paylater sering promosi berupa diskon (cashback) atau gratis biaya kirim sehingga nasabah merasa semakin dimanjakan. Ketiga, oleh karena itu, penerbit kartu kredit yakni bank dan LKBB harus berani berubah (adaptif), kreatif untuk mengerek nilai (value creation) dan mengubah produk dan jasa berbasis digital. Keempat, sekalipun kelak kartu kredit tanpa kartu dan paylater sama-sama menyediakan limit pembayaran, namun kartu kredit tanpa kartu tetap dapat ditarik tunai sebaliknya paylater tidak. Hal itu menjadi fitur baru sama sekali!. Kelima, bahkan kartu kredit, paylater dan aneka dompet digital dapat menjerat utang bagi pemegangnya ketika utang telah melebihi kemampuan membayar kembali (repayment capacity). Keenam, apalagi, penerbit kedua fasilitas pembayaran itu kurang gencar dalam melakukan sosialisasi dan edukasi kepada nasabah mereka.
Antisipasi Ancaman Social Commerce
Dalam rangka melindungi pelaku UMKM dan produk nasional berskala kecil-menengah pemerintah resmi melarang keberadaan media sosial yang sekaligus menjadi e-commerce. Dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha Dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik, yang merupakan revisi Permendag Nomor 50 Tahun 2020 jelas disebutkan bahwa media sosial tidak lagi diperkenankan melakukan transaksi dan membuka toko menjual produk. Dalam aturan baru itu dinyatakan media sosial hanya diperbolehkan menjadi platform promosi, tetapi dilarang menyediakan transaksi pembayaran. Tak kurang Presiden Joko Widodo sendiri mengakui bahwa media sosial seperti TikTok Shop telah mengganggu kelangsungan UMKM di Tanah Air. Kehadiran TikTok Shop telah membuat penjualan serta produksi di lingkup usaha mikro, kecil dan menengah hingga pasar konvensional anjlok. Di berbagai daerah, pasar-pasar konvensional banyak yang sepi pengunjung. Di saat yang sama tidak sedikit pelaku UMKM yang terancam bangkrut karena kalah bersaing dengan produk-produk impor yang ditawarkan melalui media sosial.
Tujuan dikeluarkannya Permendag No. 31/2023 adalah untuk melindungi nasib pelaku UMKM dan pedagang pasar yang selama ini mengandalkan penjualan produknya secara langsung. Dalam 5 tahun terakhir, kita bisa melihat sejumlah pasar yang sebelumnya sangat populer, seperti Pasar Tanah Abang, Pasar Mangga Dua Jakarta dan pasar-pasar lain di berbagai kota besar, penjualan mereka anjlok. Di sini, yang paling banyak dikeluhkan pedagang adalah fenomena masifnya penjualan di TikTok Shop. Alih-alih produk mereka laku, justru ekspansi agresif dari pelaku usaha berskala besar melalui TikTok Shop dan platform digital lain membuat pasar-pasar sepi dan pelaku UMKM terancam gulung tikar karena kehilangan pembeli. Ada beberapa faktor yang membuat pedagang pasar dan pelaku UMKM sulit bersaing di era perdagangan digital yang memanfaatkan media sosial. Pertama, karena harga berbagai produk yang ditawarkan di media sosial seringkali jauh lebih murah daripada harga produk yang dijual di toko konvensional karena tanpa pajak dan lebih efisien. Kedua, karena produk yang ditawarkan di media sosial kebanyakan adalah produk-produk impor yang di mata konsumen dinilai lebih bergengsi. Ketiga, produk yang ditawarkan di media sosial didukung oleh para selebriti dalam pemasaran.
DUGAAN KORUPSI, Syahrul di Roma, KPK Geledah Rumah Dinas
KPK menggeledah rumah dinas Mentan, Syahrul Yasin Limpo di
Jalan Widya Chandra V, Jakarta, Kamis (28/9). Saat penggeledahan, Syahrul Yasin
Limpo sedang bertugas ke Roma, Italia. Dari pantauan di lokasi, terlihat
beberapa mobil terparkir di halaman rumah dinas Syahrul. Gerbang rumah tertutup
rapat. KPK mengumpulkan sejumlah barang dan dokumen yang dimasukkan ke mobil
yang terparkir di halaman, sejak pukul 17.00. Hingga pukul 22.10, penggeledahan
masih berlangsung. Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, saat dihubungi, membenarkan
tim KPK sedang berada di rumah dinas Mentan. ”Benar, ada kegiatan tim KPK di
sana,” ujar Ali Fikri.
Sejak awal 2023, KPK memang menyelidiki dugaan korupsi di
lingkungan Kementan. KPK telah meminta keterangan puluhan orang, baik staf
maupun pejabat, di lingkungan Kementan. Penyelidikan digelar sebagai tindak
lanjut laporan masyarakat. KPK juga sudah memintai keterangan Syahrul pada
Senin (19/6). Seusai pemeriksaan itu, Syahrul mengaku dimintai keterangan
terkait dugaan korupsi. Namun, ia enggan menjelaskan lebih lanjut kasus
tersebut. Ia hanya menyebutkan penyelidikan KPK untuk mencari peristiwa yang
diduga tindak pidana. Dia juga meminta semua pihak untuk menghormati proses yang
sedang berjalan di KPK. ”Saya kira apa yang sudah dilakukan oleh KPK sudah
sesuai prosedur. Saya sudah mengatakan semuanya, sudah saya jelaskan kepada KPK
di atas. Saya akan tetap kompromi dan kooperatif, kapan pun dibutuhkan pasti
akan hadir,” tuturnya kala itu. (Yoga)
JALAN BENIH ”BONGO” DEMI MENJAGA ”DUTU
Tradisi dutu atau upacara antar harta dalam upacara peminangan
memuat sejumlah hasil bumi yang wajib dibawa oleh calon mempelai pria, salah
satunya kelapa yang ada tunasnya (tumula). Bagi masyarakat Gorontalo, tunas kelapa memiliki makna
filosofi kehidupan baru sekaligus menjadi teladan bagi kedua calon mempelai
agar dapat hidup di mana pun dan memberikan banyak manfaat kepada siapa pun.
Sebagai masyarakat asli Gorontalo, Mohamad S Hulopi atau akrab disapa Adi tak
mau tradisi yang telah diturunkan dari generasi pendahulunya pudar. Kelapa menjadi
salah satu hantaran yang amat penting dan bahkan dibicarakan secara serius
dalam adat tolobango atau upacara musyawarah saat hendak melangsungkan
pernikahan.
”Saya senang bisa menyediakan tunas kelapa untuk kebutuhan
adat. Tak jarang, mereka yang butuh tunas kelapa untuk lamaran, biasanya enam
butir, tidak saya patok harga. Berapa pun saya terima,” katanya, Sabtu (23/9). Pada 1999, Adi mendirikan CV Hati Mas sebagai
badan usaha pembibitan kelapa. Di lahan seluas 3 hektar, pria paruh baya itu
membudidayakan tiga varietas kelapa lokal, yakni molowahu, kramat, dan panua. Dalam
setahun, Adi mampu membibitkan 300.000 bibit kelapa. Rata-rata harga bibit
kelapa tersebut dijual Rp 18.000- Rp 32.500 per bibit, bergantung varietasnya.
CV Hati Mas merupakan satu-satunya produsen bibit kelapa lokal di Provinsi Gorontalo
yang tercantum dalam e-katalog. (Yoga)
Berkukuh Percepat Pemilihan Kepala Daerah Serentak
MENANGKAP PELUANG BURSA KARBON
Kehadiran Bursa Karbon Indonesia atau IDXCarbon menjadi batu loncatan penting dalam strategi penanganan perubahan iklim di Tanah Air. Besarnya potensi perdagangan karbon bisa menjadi insentif bagi dunia usaha untuk lebih ‘hijau’. Bursa karbon utamanya bermanfaat bagi perusahaan yang memiliki inisiatif pengurangan karbon serta keberlanjutan. Dengan bursa karbon, korporasi dapat membuat komitmen pengurangan karbonnya menjadi lebih bernilai. Terlebih, Presiden Joko Widodo mengatakan potensi bursa karbon mencapai Rp3.000 triliun. Peluang tersebut kian mendorong perusahaan untuk lebih menyadari inisiatif hijau dan berkelanjutan. Keberadaan bursa karbon dapat menjadi langkah konkret Indonesia untuk mengejar target net zero emission pada 2060, berkesinambungan dengan upaya lainnya mulai dari komitmen transisi energi hingga masalah fiskal. Meski begitu, sejumlah pekerjaan rumah lanjutan siap menanti jika Indonesia bermimpi menjadi poros perdagangan karbon dunia, antara lain penyelesaian peta jalan perdagangan karbon sektor dan pajak karbon. Pemerintah pun masih harus merampungkan sejumlah peraturan pendukung, seperti Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) terkait Nationally Determined Contribution (NDC) dan perdagangan karbon luar negeri. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Ketua Komite Pengarah Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon bakal mengawal PMK Pajak Karbon. “Supaya ini tidak lari dari hasil keputusan ratas lalu,” katanya. Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan, selain memberikan transparansi pada harga, perdagangan IDXCarbon juga memberikan mekanisme transaksi yang mudah dan sederhana.
IDXCarbon terhubung dengan Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI) milik KLHK sehingga mempermudah administrasi perpindahan unit karbon dan menghindari double counting. Adapun pembeli unit karbon a.l. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA), PT Bank DBS Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT CarbonX Bumi Harmoni, PT MMS Group Indonesia, juga beberapa anak usaha PT Pertamina (Persero). Menurut Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar terdapat 99 pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbasis batu bara yang berpotensi untuk ikut perdagangan karbon. Kepala Peneliti Center of Food, Energy, and Sustainable Development Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra Talattov menyebut bursa karbon akan memberikan tekanan agar pelaku usaha memacu berbagai inisiatif pengurangan emisi karbon. Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa menilai bahwa kinerja keberhasilan perdagangan karbon tahap awal akan terlihat pada Februari 2024.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









