Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )Kontestasi agar Tetap dalam Ring Aturan
Sejumlah pemuka agama yang tergabung dalam Forum Peduli Indonesia
Damai memandang situasi politik dalam Pemilu 2024 kian memanas. Mereka menyerukan
agar semua pihak, baik peserta pemilu, penyelenggara pemilu, pemerintah, maupun
masyarakat, menaati aturan guna menjaga situasi bangsa tetap damai. Wakil Ketua
Umum MUI, KH Marsudi Syuhud menyampaikan, benih-benih perpecahan sudah bermunculan
di daerah tertentu. Selain itu, dalam pemilu, kini sudah muncul propaganda dan
persaingan yang tidak sehat via media sosial. ”Sesungguhnya, berbangsa dan
bernegara itu harus memegang teguh aturan. Menyiasati aturan itu yang membuat karut-marut,
membuat negara ini dalam kondisi bahaya kare-na aturannya dilanggar. Jika persaingan
tetap di dalam ring (aturan), kita bisa melewatinya dengan gembira, senang, tanpa
gesekan,” ujarnya dalam konferensi pers Seruan Indo-nesia Damai, di Gedung
Karya Sosial, Kompleks Gereja Katedral Jakarta, Jakarta, Rabu (6/12).
Forum itu dihadiri pula Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah
Muhammad Izzul Muslimin, Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo, Ketua
Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Pendeta Gomar Gultom, Ketua Umum
Persatuan Umat Buddha Indonesia Philip K Widjaja, Ketua Umum Parisada Hindu
Dharma Indonesia Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu
Indonesia Budi S Tanuwibowo, dan Sri Eko Sriyanto Galgendu dari kepemimpinan
Spiritual Nusantara. Dalam pertemuan itu, delapan pemuka agama di Indonesia
menyerukan Sembilan poin untuk perdamaian bangsa saat pemilu. Hal itu mulai dari
mengutamakan kepentingan umum, meneguhkan konsep Pancasila, mendesak aparat
untuk netral, menghindari hoaks, membangun kesiagaan terhadap potensi
turbulensi politik, membersihkan korupsi, kolusi, dan nepotisme, mendorong
terwujudnya rekonsiliasi nasional, berdoa untuk keselamatan bangsa, hingga mengajak
tokoh agama merapatkan barisan. (Yoga)
Ekonomi Dunia Terbelah
Ekonomi dunia semakin terfragmentasi dan terbelah ke
berbagai blok kawan atau lawan. Indonesia mesti bersiap menghadapi kemungkinan
pergeseran kekuatan global di masa depan dan hati-hati menyusun strategi
aliansi ekonomi agar tidak tertinggal dalam rantai pasok global. Pemilu 2024
pun jadi pertaruhan agar reputasi Indonesia di panggung global tetap terjaga
setelah rezim berganti. Diskursus mengenai masa depan tatanan ekonomi dunia akhir-akhir
ini semakin sering mencuat dalam berbagai forum internasional di tengah kondisi
geopolitik yang semakin terfragmentasi. Ajang Annual International Forum of Economic
Development and Public Policy (AIFED) ke-12 pada 6-7 Desember 2023 pun ikut
mengangkatnya dengan tema ”The Fragmented World: Recalibrating Development
Strategies”. Saat membuka forum AIFED, Rabu (6/12/2023), di Nusa Dua, Badung,
Bali, Menkeu Sri Mulyani mengatakan, dunia yang dulunya saling terkoneksi dalam
panggung globalisasi kini semakin terbelah ke dalam kubu-kubu geopolitik dan
geoekonomi, khususnya di lingkup perdagangan, investasi, dan keuangan.
Kerja sama ekonomi antarnegara tidak lagi dibangun berdasarkan
efisiensi atau hitung-hitungan paling menguntungkan, tetapi kawan atau lawan.
Negara-negara menjadi lebih inward looking atau mengutamakan kepentingan domestiknya.
Kebijakan bernuansa proteksionisme dan populisme pun semakin menguat di sejumlah
negara. Gelagat dunia yang semakin mengarah ke deglobalisasi itu sebenarnya
mulai tampak sejak krisis keuangan global pada tahun 2008, tetapi semakin
menjadi-jadi pascapandemi Covid-19, terutama setelah perang Rusia-Ukraina dan
Hamas-Israel. Ke depan, ketegangan politik global itu diperkirakan akan terus
berlanjut dan berpotensi menggeser poros kekuatan ekonomi global. ”Perdagangan bebas
yang semestinya seimbang dan saling menguntungkan, kini menjadi urusan menang
atau kalah, kawan atau lawan. Ini menciptakan dinamika ekonomi yang benar-benar
baru. Entah teori yang dulu kita pelajari sudah usang dan perlu diubah, atau
cara kita memandang dunia yang memang sudah berubah,” kata Sri Mulyani. (Yoga)
Pembenahan Angkutan Umum Harus Jadi Prioritas
Pembenahan angkutan umum harus menjadi agenda prioritas dalam
pembangunan kota-kota di Indonesia pada tahun depan. Keberpihakan pemerintah
pusat dan kolaborasi dengan pemda penting dalam pembenahan tersebut. Strategi
yang bisa ditempuh adalah pembatasan kepemilikan kendaraan pribadi. Menurut
Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Tory Damantoro, pembatasan kendaraan
pribadi di Jakarta dan kota-kota besar lainnya sudah tak terhindarkan.
Kemacetan yang menimbulkan kerugian ekonomi menunjukkan sudah saatnya kendaraan
pribadi dibatasi.
”Saya rasa pembatasan kendaraan pribadi di Jakarta dan kota
besar sudah tidak bisa dihindari lagi, kalau kita ingin punya sistem
transportasi efisien yang bisa memfasilitasi kita mencapai tujuan dan menghubungkan
akses pada kesempatan berusaha dan kegiatan ekonomi,” tutur Tory dalam Rakernas
MTI 2023 di Jakarta, Rabu (6/12). Sekjen MTI Haris Muhammadun menambahkan, isu
keberpihakan pemerintah terhadap pembangunan angkutan umum perlu jadi perhatian.
Angkutan umum belum menjadi prioritas pembangunan kota-kota di Indonesia. ”Jumlah
lajur jalan untuk kendaraan pribadi lebih banyak dibandingkan untuk angkutan umum,”
katanya. (Yoga)
Warga Tergencet Biaya Sewa
Sejumlah warga penghuni rumah susun sederhana sewa mengeluhkan kembali normalnya pembayaran biaya sewa. Mereka kelimpungan karena belum pulih dari dampak pandemi Covid-19. DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI Jakarta mempertimbangkan kembali hal tersebut agar warga tidak kesulitan. Kebijakan itu berlaku setelah Pemprov DKI Jakarta mencabut Pergub No 87 Tahun 2021 tentang Pemberian Keringanan Retribusi Daerah dan/atau Penghapusan Sanksi Administratif Berupa Bunga Terlambat Bayar kepada Wajib Retribusi yang Terdampak Bencana Wabah Covid-19. Beleid itu digantikan Pergub Nomor 36 Tahun 2023 tentang Pemberian Penghapusan Sanksi Administratif Berupa Bunga Terlambat Bayar kepada Wajib Retribusi dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Pascapandemi Covid-19.
Para penghuni rusun yang mengeluhkan hal itu ialah warga relokasi dari Rusunawa Marunda ke Rusun Nagrak di Jaku. Mereka terdiri dari 451 keluarga yang kebanyakan bergantung dari pendapatan harian, seperti berjualan. Warga direlokasi lantaran kondisi blok rusun yang mereka tempati sebelumnya tidak layak huni. Namun, lapak dagangan mereka di Rusun Nagrak belum selesai dibangun. Tak pelak, warga bingung cara membayar sewa per unit Rp 505.000-Rp 765.000. Biaya ini lebih tinggi dari sewa Rusunawa Marunda Rp 144.000 per unit. Saharudin, Ketua RT 005 RW 012 Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakut, menyampaikan keluhan warga tersebut pada Rabu (6/12). Mereka kaget ketika dipanggil pengelola rusun yang memberitahukan ada perubahan kebijakan. Bahkan, sebanyak 451 keluarga tengah mempertimbangkan untuk kembali ke Blok C5 Rusunawa Marunda. Konsekuensinya, mereka tinggal di tenda karena blok itu dalam proses revitalisasi. Saharudin berharap ada keringanan bagi mereka sampai ekonomi mulai pulih. (Yoga)
Emiten Rumah Sakit Dapat Sentimen Positif di Akhir Tahun
Belum lama ini terjadi kembali lonjakan kasus Covid-19 di negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Vietnam. Selain itu, telah ditemukan penyakit pneumonia atau infeksi pada kantung udara yang terdapat di paru-paru yang menjangkit anak-anak di negara China..
"Peningkatan kasus terkait Covid-19 membawa sentimen baik dalam industri. Masyarakat akan mengonsumsi lebih banyak layanan dan produk terkait kesehatan secara keseluruhan," kata Bryan Soetopo, Analis Henan Putihrai Sekuritas, Rabu (6/12).
PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) membukukan laba neto periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk alias laba bersih sebesar Rp 348,84 miliar per September 2023. Laba bersih HEAL melesat 42,07% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan laba bersih per September 2022 yang tercatat sebesar Rp 245,52 miliar.
Lalu, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp 858,90 miliar pada kuartal III 2023.
Bryan merekomendasikan
buy
pada saham HEAL dengan target harga Rp 1.950 per saham dan SILO dengan target harga Rp 2.900 per saham.
"KEUMAMAH” ACEH, MENGOLAH IKAN BUANGAN JADI BERKELAS
Pengolahan ikan menjadi keumamah atau disebut ikan kayu di
Provinsi Aceh diwariskan secara turun-temurun. Memanfaatkan ikan ”buangan” dari
pasar ekspor dan domestik, keumamah tetap tidak kalah pamor. Usaha ikan olahan
yang diberi nama Puteh Meulu di Desa Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh,
ini telah berusia 45 tahun. Meski dianggap kuliner tradisional, keumamah Puteh
Meulu laku keras di pasaran. Bahkan, pada momen tertentu tidak mampu memenuhi
permintaan. ”Ikan-ikan yang tidak lewat ke pabrik karena kepalanya putus atau
koyak kami beli untuk diolah menjadi keumamah,” ujar Mukhtar (42), pengelola usaha
Puteh Meulu, Selasa (5/12). Pagi itu, Mukhtar menjemur ikan tongkol di atas jaring
kawat, untuk bahan baku keumamah.
Keumamah mampu bertahan hingga setahun. Ikan-ikan tersebut
dibeli dari Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo yang berjarak 1 km dari
lokasi usaha Puteh Meulu. Setiap pagi, Mukhtar memburu ikan segar ke pelabuhan.
Meski dianggap ikan buangan, ikan tersebut masih segar karena baru dibongkar
dari kapal. Untuk menghilangkan bau amis, ikan itu dilumuri garam dan jeruk
nipis, lalu direbus 30 menit menggunakan kayu bakar. Saat perebusan, Mukhtar
menambahkan rempah, seperti cabai rawit, cabai merah, dan bawang putih. Ada
satu rempah khusus dalam keumamah Aceh, yakni asam sunti alias belimbing wuluh
kering. Ikan yang sudah direbus lalu dibelah dan tulangnya dipisahkan. Kemudian
ikan-ikan itu dijemur di bawah terik matahari langsung selama tiga hari.
Setelahnya, ikan tersebut mengeras dan siap dipasarkan. Satu kg keumamah Puteh
Meulu dijual Rp 35.000. Sekali produksi mencapai 35 kg. Namun, produksi
tergantung ketersediaan ikan segar di pelabuhan. (Yoga)
Penerapan Keamanan Siber Masih Menjadi Tantangan
Ancaman keamanan siber masih menjadi hambatan utama dalam
upaya mengimplementasi sistem pemerintahan berbasis elektronik. Padahal,
integrasi data server instansi pemerintah di pusat dan daerah, ditambah luruhnya
ancaman siber dapat membantu mempercepat transformasi ekosistem digital di
Indonesia. Di sela peluncuran Buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi
Digital Indonesia 2030, di Jakarta, Rabu (6/12), Menkominfo Budi Arie Setiadi
mengatakan, Indonesia punya 27.000 pusat data pemerintahan, dari tingkat pusat,
provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa. Dari 27.000 pusat data di tingkat
lembaga, baik pemerintah pusat maupun daerah, baru 3 % yang sudah memiliki
sertifikasi pusat data. Selain menyulitkan integrasi data, perbedaan standar
keamanan dari setiap server instansi pemerintahan juga membuka celah bagi
aktivitas kriminal siber yang berbahaya bagi keamanan nasional.
”Sebagian pengelola situs instansi pemerintah telah menerapkan
standar keamanan yang ketat, tetapi ada juga yang belum,” ujar Budi. Kondisi
ini sejalan dengan laporan Lanskap Ancaman Siber 2023 Edisi Ke-4, Ensign Info Security
membahas sejumlah ancaman keamanan siber di wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya,
termasuk di Indonesia. Area yang paling rentan serangan siber di Indonesia ialah
layanan publik pemerintah. Kompas mencatat, serangan server instansi
pemerintahan yang cukup meresahkan warga sempat terjadi pada tahun 2021, saat
maraknya dilakukan penjualan data masyarakat Indonesia di situs Raidforums.com
yang diklaim oleh penjualnya bersumber dari BPJS Kesehatan. ”Keamanan siber
memang menjadi isu penting dalam implementasi sistem pemerintahan berbasis
elektronik. Untuk meningkatkan keamanannya, semua akan disinergikan dalam pusat
data nasional (PDN),” kata Budi. (Yoga)
Erupsi Gunung Marapi Telan 20 Korban, Tiga Masih Hilang
Jumlah korban tewas akibat erupsi Gunung Marapi di wilayah Kabupaten
Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumbar, mencapai 20 orang. Hingga Selasa (5/12)
malam, tiga orang lainnya yang hilang masih dicari oleh tim SAR gabungan. Kepala
Kantor SAR Kelas A Padang Abdul Malik di Agam, Selasa (5/12), mengatakan, hingga
pukul 20.00, sebanyak 20 orang dipastikan tewas. Lima jenazah yang dievakuasi
pada Senin (4/12) sudah teridentifikasi. Adapun 15 jenazah lain yang dievakuasi
pada Selasa masih diidentifikasi. Dengan demikian, sebanyak 72 orang dari 75
pendaki telah dievakuasi. Dari jumlah itu, 52 orang selamat dan beberapa di
antaranya mengalami luka-luka. Tim SAR gabungan selanjutnya menunggu hasil identifikasi
dari tim DVI Polda Sumbar di RSUD dr Achmad Mochtar Bukittinggi.
Data itu akan dicocokkan dengan data pendaki yang tercatat
di BKSDA Sumbar sebagai pengelola Taman Wisata Alam Gunung Marapi. Di RSUD dr Achmad
Mochtar, Selasa malam, puluhan keluarga korban menunggu hasil identifikasi.
Jenazah yang sudah diketahui identitasnya diserahkan dan dibawa pulang keluarga
dengan ambulans. Pencarian korban diwarnai hujan abu di sekitar Gunung Marapi,
selain erupsi susulan dan kabut. Sementara pada malam hari, hujan turun dengan
deras. ”Hujan abu beberapa kali terjadi sejak erupsi Marapi, Minggu (3/12).
Sebelumnya juga disertai pasir, sekarang hanya abu halus,” kata Nun (70),
pedagang pisang di Jalan Simpang Atas Ngarai, Bukit tinggi. Kepala Pos
Pengamatan Gunung Api Marapi Ahmad Rifandi mengatakan, pada Selasa, pukul 00.00
hingga pukul 18.00, tercatat enam kali letusan dan 108 kali embusan dari kawah Marapi.
(Yoga)
Kenaikan Harga Jelang Natal
INDUSTRI MANUFAKTUR, Kian Ekspansif Jelang Akhir Tahun
Momen liburan akhir tahun diperkirakan akan meningkatkan
belanja masyarakat. Hal ini diantisipasi oleh dunia usaha dan industri
manufaktur dengan berekspansi. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)
Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, menjelang akhir tahun sentimen ekspansi
kinerja dunia usaha meningkat. ”Hal ini disebabkan adanya kenaikan konsumsi
masyarakat di momentum liburan akhir tahun, seperti halnya periode Idul Fitri,”
ujar Shinta yang dihubungi pada Selasa (5/12) di Jakarta. Ia menambahkan,
konsumen juga masih memiliki daya beli dan keyakinan akan kondisi ekonomi. Hal
ini lantaran inflasi dan nilai tukar rupiah juga relatif terkendali. Semua hal
ini sangat mendukung adanya kinerja sektor manufaktur yang lebih tinggi.
Ekspansi dunia usaha dan manufaktur tersebut tecermin dari
Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia pada November 2023 di posisi 51,7,
meningkat dibanding Oktober 2023 di posisi 51,5. PMI merupakan indeks yang
dirilis lembaga riset pemeringkat kinerja perekonomian S&P Global untuk
melihat geliat dunia usaha merespons permintaan pasar. Indeks di atas 50
mengindikasikan dunia usaha atau industri manufaktur dalam posisi ekspansi. Menurut
data PMI, ekspansi sektor manufaktur Indonesia akan bertahan terus sampai
triwulan keempat tahun ini. Kenaikan produksi didukung kenaikan permintaan baru
dan kenaikan jumlah tenaga kerja. ”Kinerja sektor industri manufaktur nasional
menjelang akhir tahun 2023 ini masih berada di fase ekspansi meski mendapat
tekanan dari kondisi ekonomi global. Artinya, capaian positif PMI Indonesia ini
bertahan hingga 27 bulan berturut-turut,” kata Menteri Perindustrian Agus
Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, akhir pekan lalu. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









