;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10113 )

Dua Bulan IPO, BREN Langsung Puncaki Market Cap

09 Dec 2023
JAKARTA,ID-PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) akhirnya menjadi emiten dengan nilai kapasitas pasar (market cap) terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). BREN menggusur singgasan market cap PT Bank Central Asia  Tbk (BBCA) yang telah bertahun-tahun duduk diperingkat pertama dan kini harus rela turun ke posisi kedua. Pada penutupan perdagangan Jumat (8/12/2023), market cap Barito Renewables atau BREN mencapai Rp1.077 triliun, sedangkan BBCA sebesar Rp 1.068 triliun. Perebutan takhta emiten terbesar dari segi market cap itu terpantau sengit. Selama berlangsungnya perdagangan Jumat (8/12), terjadi saling salip antara BREN dan BBCA untuk mencapai posisi puncak di akhir perdagangan. Namun, pada menit-menit akhir, BREN berhasil mengalahkan BBCA yang sudah bertahun-tahun menjadi 'Raja Market Cap'. (Yetede)

Martinus Hukom: Narkotik Membunuh Lebih Dahsyat dari Teroris

09 Dec 2023
JAKARTA,ID-Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Martinus Hukom menilai narkotika membunuh lebih dahsyat dari teroris karena dapat menyerang siapa saja. Untuk itu, dia akan terus berupaya  terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotik, salah satunya dengan memutuskan mata rantai peredaran narkoba dengan memberhentikan suplai, serta menyadarkan masyarakat Indonesia secara keseluruhan untuk mengecilkan atau mengurangi permintaan. "Kita tahu narkotik menyerang manusia, bahkan kalau saya bilang membunuh manusia lebih dahsyat dari teoris," kata Marthinus usai dilantik Presiden Jokowi sebagai Kepala BNN di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/12/2023). Mathius Hukom sebelumnya merupakan Kepala Datasemen Khusus 88, ia menjabat sejak 1 Mei 2020. Menurutnya baik Densus maupun BNN memiliki tiga pendekatan  yakni pendekatan hukum, pendekatan pencegahan dan pendekatan rehabilitasi, namun dengan menggunakan dua patron yang bereda. (Yetede)

Lima bendungan PSN Siap Diresmikan Awal 2024

09 Dec 2023
JAKARTA,ID-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURP) menargetkan lima bendungan yang merupakan Proyek Startegis Nasional (PSN) diresmikan pada awal 2024. Kelima bendungan yang siap diresmikan di awal 2024 yaitu bendungan Karian, Cipanas, Sipaku Semoi, Tiu Suntuk, dan Lolak. Hal ini merupakan upaya nyata pemerintah untuk menambah tampungan air di berbagai wilayah guna ketahanan air dan pangan kita, sekaligus  mitigasi terhadap dampak perubahan iklim," ujar Juru Bicara Kementerian PURP Endra S Atmawijaya di Jakarta, Jumat (08/12/2023). Endra menambahkan, Kementerian PURP melalui Direktorat Jendral Sumber Daya Air terus melakukan pembangunan infrastruktur  sumber daya air untuk mendukung terciptanya ketahanan air dan pangan di Indonesia, salah satunya bendungan. (Yetede)

INVESTASI, Masalah Perizinan Perlu Pembenahan

08 Dec 2023

Presiden Jokowi menilai, hal yang perlu diurus saat ini bukanlah pemasaran potensi investasi Indonesia ke luar negeri. Hal yang perlu diurus adalah persoalan investasi di dalam negeri, misalnya soal pembebasan lahan dan perizinan. ”Jadi, urusan investasi di kita bukan urusan memasarkannya, ndak. Tapi, urusan di dalam negeri, (seperti) urusan pembebasan lahan, urusan perizinan yang harus diikuti, dan harus selesai. Di situ kuncinya,” kata Presiden seusai peresmian Pembukaan UMKM Expo (rt) Brilianpreneur 2023 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (7/12). Presiden pun menyebutkan, merupakan kesia-siaan ketika memasarkan ke sejumlah negara, tetapi persoalan terkait investasi di dalam negeritidak terselesaikan. ”Enggak usah kita ngomong me-marketing-i di negara-negara, muter ke negara-negara lain, tetapi di dalam negerinya kita enggak bisa menyelesaikan. Percuma,” ujarnya.

Saat memberikan sambutan pada peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Investasi 2023 di Rafflesia Grand Ballroom, Balai Kartini, Jakarta, Presiden Jokowi menuturkan, merujuk IMD World Competitiveness Ranking di 2023, Indonesia melompat dari peringkat ke-44 ke peringkat ke-34. ”Saya kira kita harus mengejar lagi agar peringkat kita semakin baik. Kalau dibandingkan, misalnya, dengan Filipina itu di angka 52, kita masih menang. Tetapi, kalau dibandingkan dengan Thailand, kita kalah karena Thailand di angka 30. Ini yang harus dikejar. Kalau dibandingkan dengan Singapura,jauh lagi, Singapura di ranking ke-4,” ucap Presiden. Kepala Negara meminta semua pihak bekerja keras untuk memperbaiki peringkat daya saing investasi. (Yoga)

Biaya Politik Membengkak

08 Dec 2023

Sejumlah calon anggota legislatif memprediksi anggaran yang harus dikeluarkan untuk bertarung pada  pemilu 2024 lebih besar dibandingkan pemilu sebelumnya. Ketatnya persaingan dan antisipasi kecurangan menjadi sejumlah faktor yang berpengaruh. Meski biaya tinggi tidak bisa dihindari di tengah sistem pemilu proporsional terbuka, hal tersebut perlu ditekan dengan menggerus watak transaksional dalam kontestasi. Besarnya anggaran yang dibutuhkan saat mengikuti pemilihan anggota legislatif salah satunya diakui Habiburokhman, anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra. Wakil Ketua Umum Gerindra itu mengeluarkan dana kampanye hingga Rp 2 miliar saat berkontestasi di Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta I pada Pemilu 2019. Dari total dana tersebut, sebagian untuk membeli alat peraga. Di luar kebutuhan kampanye, caleg harus menyiapkan anggaran untuk perekrutan saksi yang akan ditugaskan mengawal suara di hari-H pemungutan suara.

”Biaya paling besar yang keluar itu untuk mengawal suara, membiayai operasional saksi di kecamatan. Itu bisa mencapai Rp 1 miliar totalnya karena pengeluarannya sampai Rp 30 juta per hari,” kata Habiburokhman, saat dihubungi, Kamis (7/12). Biaya besar untuk saksi ini tak bisa ditangguhkan. Peran para saksi krusial di tengah potensi kecurangan pemilu. Tidak hanya pada Pemilu 2019, tetapi juga pada Pemilu 2024.”Menurut saya, lebih tinggi biaya pemilu 2024. Harga nasi pada 2019 dengan 2024, kan, beda. Harga kaus juga,” tambahnya. Berdasarkan informasi yang ia dapatkan, sejumlah caleg lain umumnya mengeluarkan dana dalam rentang Rp 20 miliar-Rp 25 miliar. ”Tetapi, kan, biaya setiap orang itu berbeda-beda ya. Sangat mungkin juga ada yang jauh lebih kecil dari saya,” ungkap Habiburokhman. Ia menilai tingginya anggaran yang dibutuhkan tak bisa dihindari di tengah sistem pemilu proporsional terbuka. Selain para caleg perlu berkontestasi secara individual, tidak ada larangan berkampanye secara mandiri dengan pembiayaan sendiri. (Yoga)

Segmen Perkantoran dan Apartemen Siap Bangkit di 2024

08 Dec 2023
Vice Chairman Cushman and Wakefield Indonesia Handa Sulaiman, Kamis (7/12/2023), mengemukakan, subsektor properti yang masih tertekan hingga akhir 2023, seperti perkantoran dan kondominium, diprediksi membaik mulai triwulan III-2024. Dengan permintaan ruang kantor yang tumbuh, tingkat serapan diperkirakan membaik sehingga kekosongan ruang perkantoran turun. Tingkat kekosongan ruang perkantoran hingga akhir 2023 sekitar 28 persen akan menurun pada 2024 menjadi 26 persen. Namun, penyewa masih melihat dan menunggu hasil Pemilu 2024. (Yoga)

Tren Anak Muda Mencari Rumah Mewah

08 Dec 2023

Tren anak muda sukses dan kaya membeli rumah mewah sebagai hunian keluarga yang nyaman bertumbuh sejalan peningkatan pendapatan. Pangsa pasar baru ini begitu gurih sehingga menjadi incaran pengembang papan atas dengan menyediakan rumah mewah berharga di atas Rp 10 miliar. Seiring perkembangan ekonomi yang positif setelah wabah Covid-19, para pengembang juga menangkap peluang ini dengan membangun rumah berukuran besar dan mewah yang menyasar segmen menengah atas. Platform Rumah123 & 99.co mencatat pencarian rumah di kanal properti itu didominasi kalangan generasi milenial (48,02 %), diikuti kalangan generasi Z (23,52 persen). Generasi Z memiliki rentang tahun kelahiran 1996-2010 atau saat ini berusia 13-27 tahun, sedangkan generasi milenial memiliki rentang kelahiran tahun 1981-1995 atau berusia 28-42 tahun. Berdasarkan jumlah pencarian, 9-11 % pencari hunian dari kalangan generasi milenial dan generasi Z meminati rumah seluas lebih dari 300 meter persegi. Berdasarkan preferensi harga, minat generasi Z terhadap rumah dengan harga di atas Rp 5 miliar memiliki proporsi yang terbatas, yakni 1,9 % dan generasi milenial 2,2 %.

Direktur Strategic Consulting Cushman and Wakefield Indonesia Arief Rahardjo memproyeksikan, pertumbuhan rumah menengah dan menengah atas masih sangat tinggi.”Dengan kondisi ekonomi yang sudah membaik dan ekonomi semakin positif buat Indonesia serta suku bunga yang masih kompetitif, diharapkan pasar menengah atas masih berlanjut dengan baik,” katanya dalam paparan ”Analisa Pasar Properti: Refleksi 2023 dan Proyeksi 2024”, Kamis (7/12). Salah satu pengembang yang menyasar kelompok anak muda sukses dan kaya tersebut adalah PT Alam Sutera Realty Tbk (Alam Sutera) dengan meluncurkan kluster hunian rumah tapak mewah di Alam Sutera, Kota Tangerang Selatan, yaitu The Gramercy, dengan tiga tipe rumah dengan unit terkecil seluas 312 meter persegi seharga Rp 16,6 miliar. Dari 109 rumah yang ditawarkan Alam Sutera, saat ini 22 unit sudah masuk pembayaran dan dipastikan terus bertambah sampai akhir tahun 2023. Para pembelinya, menurut Sales and Marketing Division Head The Gramercy Alam Sutera Michael Lim, berusia antara 30 tahun dan 40 tahun yang memiliki bisnis sendiri. ”Secara mengejutkan, mereka merupakan pebisnis muda yang, di antaranya, bergerak di bidang komputer, gim, art work, pertanian untuk obat herbal, dan suku cadang teknologi informasi yang khusus. Ada juga yang berbisnis daur ulang plastik,” ujarnya di Tangerang, Senin (4/12). (Yoga)

Dasarkan Kebijakan Pangan pada Sains

08 Dec 2023

Presiden dan wakil presiden terpilih dalam Pemilu 2024 nanti diharapkan memberikan ruang dan dukungan penuh kepada komunitas sains untuk mengembangkan riset dan inovasi. Hal itu terutama dalam mendukung kedaulatan pangan untuk transformasi sistem pangan Indonesia demi menekan angka tengkes (stunting) dan menyelamatkan kualitas bonus demografi. Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Daniel Murdiyarso menilai, pemerintahan selama lima tahun terakhir tidak terlalu sensitif akan pentingnya penelitian sebagai dasar pembuatan kebijakan. Selain itu, dukungan dana untuk penelitian juga belum menjadi prioritas pemerintah.

”Lima tahun ke belakang ini komunitas sains merasa tidak mendapat tempat, bukan karena suaranya tidak didengar saja, melainkan untuk menghasilkan sains yang baik pun pemerintah tidak berinvestasi yang cukup. Jadi, bujet penelitian kita itu sangat rendah, 0,7 % dari bujet APBN,” kata Daniel dalam diskusi yang digelar AIPI di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Kamis (7/12). Guru Besar IPB University ini berharap, pemerintah selanjutnya bisa memberikan perhatian lebih pada sains. Ia mengatakan, pemanfaatan penelitian berbasis sains yang terukur akan membuat kebijakan yang dibuat pemerintah berbuah baik bagi masyarakat. (Yoga)

Catatan Pembaharuan Taksonomi Hijau

08 Dec 2023
JAKARTA – Sejumlah organisasi masyarakat sipil menyampaikan catatan terhadap pembaruan Taksonomi Hijau Indonesia yang sedang dikerjakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Para pegiat berharap lembaga tidak cuma main aman. Catatan pertama berkaitan dengan kategori kegiatan usaha.  Dalam Taksonomi Hijau Indonesia yang diterbitkan pada Januari 2022, OJK mengklasifikasikan kegiatan ekonomi berdasarkan dampaknya terhadap lingkungan. Aktivitas yang tidak memiliki atau minim risiko terhadap lingkungan masuk kategori Hijau. Sementara itu, kegiatan berisiko cukup tinggi dan tinggi masing-masing dilabeli Kuning dan Merah.Baru-baru ini, OJK mengubah dokumen tersebut untuk disesuaikan dengan ASEAN Taxonomy for Sustainable Finance yang dirilis ASEAN Taxonomy Board pada Maret lalu. Dalam rancangan perubahan Taksonomi Hijau, OJK mengubah kategori tersebut menjadi Hijau dan Transisi. (Yetede)

WHO Dorong Cukai Minuman Tidak Sehat Naik

07 Dec 2023
Sebanyak 2,6 juta orang meninggal karena meminum alkohol setiap tahunnya dan lebih dari 8 juta orang  meninggal karena pola makan yang tidak sehat, termasuk minuman berpemanis. Itu sebabnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar negara-negara di dunia menaikkan pajak produk minuman alkohol dan berpemanis yang saat ini dinilai terlalu rendah untuk mendorong perilaku hidup sehat, Selasa (5/12/2023). (Yoga)