;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10118 )

Digitalisasi Asuransi dan Mitigasi Bencana Alam

26 Dec 2023

Terletak di garis khatulistiwa membawa comparative advantage yang besar bagi Indonesia karena berbeda dengan negara-negara yang berada di iklim lainnya, negara yang berlokasi di iklim tropis, seperti Indonesia, memiliki suhu udara yang hangat dan ideal sebagai tempat bermukim bagi beragam flora dan fauna serta keanekaragaman hayati lainnya. Namun, posisi strategis ini juga memiliki risiko terutama di akhir dan awal tahun baru seperti saat ini. Angin muson barat yang berhembus dari arah Asia bergerak menuju Australia, melalui Samudra Hindia dalam periode Oktober – April menyebabkan musim penghujan. Karenanya, sudah menjadi siklus tahunan bahwa menjelang akhir tahun, kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana seperti banjir dan tanah longsor meningkat terutama karena bertambahnya curah hujan. Hingga akhir 2020, IFG Progress menemukan bahwa rasio jumlah polis asuransi jiwa terhadap populasi, hanya sekitar 1,4% di Indonesia jauh tertinggal dari Singapura (7,6%) dan Malaysia (4%). Demikian pula, densitas premi asuransi umum yang memungkinkan penutupan risiko seperti kecelakaan, kesehatan, kerusakan properti, dan risiko kesehatan juga sangat rendah.

Secara rata-rata, setiap penduduk Indonesia hanya memiliki coverage US$17 per orang untuk risiko yang ditanggung asuransi umum – jauh di bawah Singapura (US$1.110/orang) dan Malaysia (US$153/orang). Salah satu faktor dari rendahnya penetrasi ini adalah biaya akuisisi yang sangat tinggi di Indonesia. Secara rata-rata, studi IFG Progress menemukan bahwa untuk kasus unit-link sebagai contoh, struktur alokasi premi dalam lima tahun pertama terutama mencakup biaya akuisisi, biaya bulanan, asuransi, dan biaya administrasi. Dengan biaya akuisisi rata-rata sekitar 35% setiap tahun dalam lima tahun pertama, sisa bagian yang dialokasikan ke dana investasi hanya berada di bawah 15% dari total premi yang dibayarkan. Fenomena yang sama terjadi dalam asuransi umum di mana bagian biaya pialang masih cukup mahal. Di sinilah seharusnya peran dari digitalisasi dan teknologi menjadi krusial.

Di industri asuransi, adopsi teknologi yang digunakan dalam proses bisnis ini disebut dengan insurtech. Istilah "insurtech" muncul dari kebutuhan untuk implementasi inovasi digital oleh perusahaan asuransi, dengan tujuan mengejar perkembangan ekonomi global yang semakin dipengaruhi oleh teknologi digital. Pengembangan insurtech diarahkan untuk memiliki potensi mengurangi biaya yang terlalu mahal salah satunya dalam proses akuisisi. Dengan memanfaatkan teknologi seperti Kecerdasan Buatan (AI), insurtech dapat memperpendek proses rantai nilai, memungkinkan perusahaan asuransi untuk menganalisis dan mengelola secara efisien, memberikan panduan produk yang akurat, menyederhanakan pengadaan dan pengolahan data, serta mempercepat proses underwriting sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian diperlukan kerja sama lintas sektoral untuk mendorong peran digitalisasi di industri asuransi ini agar bisa meningkatkan coverage proteksi di masyarakat sehingga dapat berperan dalam mitigasi risiko. Prasyarat ini sangat penting terutama di negara yang dikelilingi oleh berbagai potensi bencana alam seperti Indonesia untuk menjaga keberlangsungan generasi ke depan.

Gelora Ekonomi Pengujung Tahun

26 Dec 2023

Tahun 2023 sudah di ujung akhir waktu. Natal dan Tahun Baru bisa menjadi penanda sekaligus momentum keceriaan serta penuh harapan. Ketika masyarakat menikmati suasana meriah libur panjang, ada faktor ekonomi yang tak bisa diremehkan. Ekonomi adalah penggerak sekaligus parameter tingkat kesejahteraan. Isu kesejahteraan ekonomi pada Tahun Kelinci Air ini, tampaknya lebih penting dibandingkan dengan sebelumnya, mengingat tantangan yang dihadapi oleh masyarakat global akibat dampak panjang pandemi mulai berkurang tetapi belum berakhir. Belum pupus dari ingatan bahwa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2—3 tahun lalu tak ada keceriaan sedangkan kebahagiaan tak berlangsung sempurna. Aktivitas ekonomi justru terhenti. Namun, seusai pemerintah mencabut status pandemi Covid-19 pada pertengahan 2023, api optimisme yang sempat meredup akhirnya kembali memanas. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bahkan memperkirakan pergerakan wisatawan dalam periode Nataru yang berlangsung tidak kurang dari 2 pekan, yaitu sepekan jelang Natal dan sepekan jelang Tahun Baru 2024, mencapai sekitar 107,63 juta orang. Angka ini meroket 143,67% dibandingkan dengan tahun sebelumnya (year-on-year/YoY) yang hanya 44,17 juta orang. Pergerakan orang ini tentu akan menghasilkan spending yang cukup besar ke sektor-sektor pendukung pariwisata seperti hotel, restoran, dan kafe (horeka), UMKM sektor makanan dan kerajinan, transportasi, logistik, hingga infrastruktur baik jalan tol, kelistrikan, maupun telekomunikasi. Hasil survei daring Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga mengafirmasi peningkatan pergerakan masyarakat pada saat Nataru kali ini. Lebih dari 54% masyarakat melakukan perjalanan Nataru 2024. Adapun, puncak arus mudik Nataru via tol terjadi pada 22—23 Desember 2023, dan puncak arus Tahun Baru via tol pada 30 Desember 2023. Sebaliknya, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 26—27 Desember 2023. Adapun, puncak arus balik libur tahun baru bakal terjadi pada 1—2 Januari 2024. Secara ekonomis, berapa perkiraan peredaran uang kala Nataru 2024 ini? Kalau anggaplah sekitar 107 juta orang yang bepergian tadi menghabiskan rerata Rp1 juta per orang selama periode Nataru, akan tercipta perputaran uang sekitar Rp107 triliun. Angka ini bahkan bisa lebih jika seluruh aktivitas ekonomi secara terperinci turut dihitung. Sebagai respons terhadap hal ini, pemerintah dan pelaku bisnis perlu bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Insentif yang cerdas dan dukungan kepada sektor-sektor terdampak secara signifikan dapat membantu memastikan bahwa manfaat ekonomi Nataru dapat dinikmati oleh sebanyak mungkin oleh seluruh lapisan masyarakat.

2024, BTN Perkuat Sistem Digital Ekosistem Perumahan

26 Dec 2023

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) terus memperkuat sistem digital ekosistem perumahan. Menurut Andi Nirwoto, Direktur IT&Digital Bank BTN, tahun 2024, pihaknya akan lebih agresif  dalam mengembangkan fitur transaksi dan pemasaran  produk bank lewat BTN Mobile. "Kedepan kami terus mengembangkan fitur--fitur baru, seperti penjualan produk investasi, fitur transaksi  Remittance-Internasional, dan fitur-fitur lain guna memfasilitasi segala kebutuhan digital masyarakat Indonesia, khususnya untuk  memperkuat digital eksistem  perumahan BTN," ujar Andi. Andi menjelaskan, bahwa hingga Desember 2023, jumlah transaksi BTN mobile sudah melonjak diatas 142% secara year on year (yoy) sedangkan volume transaksi  juga meningkat hingga 53% yoy. "Event yang kami selenggarakan, program akuisisi nasabah baru, serta program-program promo yang kami gelar, terbilang sukses mendongkrak nasabah dan user experince nasabah terhadap BTN Mobile," ujar Andi. (Yetede)

Inovasi untuk Desa

26 Dec 2023

Acara Kick Andy pada 3 Desember 2023 menampilkan dua orang istimewa, Lasiyo Syaefudin dan Edy Purwoko. Keduanya penduduk yang sangat berarti bagi warga desa mereka. Mbah Lasiyo, pria lulusan SMP, dijuluki profesor pisang. Kegiatannya yang mengembangkan berbagai varietas pisang secara organik telah memberi inspirasi bagi banyak petan ilain untuk menanam pisang hasil karyanya. Bahkan, sejak belasan tahun lalu, warga Desa Sidomulyo, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, ini telah dikenal di kalangan petani di wilayahnya sebagai peracik pestisida nabati dan mikroorganisme pengurai kompos. Sebagai pendukung pertanian organik, Mbah Lasiyo memiliki bermacam formula pestisida nabati untuk serangan hama yang spesifik. Mbah Lasiyo meningkatkan produktivitas lahan pisang tanpa merusak lingkungan. Edy Purwoko, Warga Desa Bulurejo, Kabupaten Banyuwangi, Jatim, menemukan cara budidaya buah naga yang mampu meningkatkan produksinya hingga dua kali lipat. Dengan menandai masa panen dan masa paceklik buah naga, Edy menyimpulkan bahwa sinar matahari menjadi faktor utama dua kondisi tersebut. Edy melakukan uji coba dengan menyinari kebun buah naga miliknya menggunakan lampu LED dan berhasil. Kini tak hanya kebun miliknya yang menggunakan lampu listrik,tetapi juga kebun-kebun milik petani lain, menjadikan buah naga tak lagi mengenal musim, sehingga produktivitas per tahun kebun buah naga meningkat menjadi dua kali lipat.

Tak hanya perorangan, cerita tentang peran teknologi dalam membangun desa juga saya temukan dari kiprah PT Agrikencana Perkasa. Perusahaan yang bergerak di bidang bioteknologi dan agroindustri ini adalah produsen berbagai sarana produksi pertanian, seperti pupuk, pakan ternak, probiotik, dan pestisida. Semuanya organik. Beberapa petani yang menggunakan produknya mengaku hasil pertanian meningkat tajam. Salah seorang petani bercerita bahwa produksi padi organik hasil sawahnya 13 ton per hektar per musim tanam. Begitu pula singkong yang dapat menghasilkan jauh di atas produktivitas rata-rata. Satu pohon dapat menghasilkan 10 kg, bahkan ada yang sampai 26 kg. Keunikan perusahaan ini adalah upayanya dalam menggunakan bahan-bahan yang awalnya hanya limbah. Dalam produksi pakan ternak, misalnya, mereka menggunakan limbah daun jati kering dalam campurannya. Minyak sacha inchi dalam ramuan pakan ayam menghasilkan telur yang tinggi kandungan omega-3. Ketiga kisah ini adalah contoh penerapan teknologi dalam produksi pertanian di desa. Dalam ilmu ekonomi, teknologi berperan dalam meningkatkan kinerja input lain dan meningkatkan kemampuan produksi dengan penggunaan tenaga kerja dan modal yang sama. (Yoga)

Wisata Rakyat Memikat, Fasilitas Menjadi Pengingat

26 Dec 2023

Libur Natal yang berdekatan dengan akhir pekan menjadi momen bagi masyarakat untuk berwisata di Jakarta hingga daerah. Mereka memilih destinasi yang terjangkau secara ekonomi, tapi fasilitasnya memadai. Taman Margasatwa Ragunan di Jaksel, misalnya, masih menjadi salah satu destinasi favorit warga Jakarta dan sekitarnya. Dengan harga tiket masuk Rp 4.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 bagi anak-anak, tempat ini ramai dikunjungi. Mariam (45), pengunjung asal Tanah Abang, memilih berwisata ke Ragunan karena murah dan mudah dijangkau dengan transportasi publik. Bersama 10 anggota keluarga dan tetangganya, ia menumpang bus Transjakarta seharga Rp 3.500 per orang. Meski telah berulang kali ke Ragunan, Mariam tidak pernah bosan. ”Fasilitasnya sudah cukup memadai, ada toilet, tempat ibadah, dan ruang terbuka hijau untuk bersantai,” katanya.

Kahumas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang mengatakan, puncak kunjungan terjadi sejak Minggu (24/12), jumlah pengunjung Taman Margasatwa Ragunan 93.275 orang hari itu dan pada Senin (25/12) petang 55.248. Jumlah wisatawan dua hari terakhir ini melebihi kunjungan pada periode serupa tahun lalu, 76.881 orang. Pihaknya memprediksi lonjakan wisatawan masih akan terjadi selama masa libur panjang. ”Bisa jadi di Tahun Baru ataupun liburan sekolah akan terjadi puncak (kunjungan) kembali,” kata Wahyudi. Ragunan juga tetap buka pada Senin (1/1/2024) depan. Biasanya, kebun binatang ini libur setiap Senin. Tempat ini baru diliburkan Selasa (2/1). Untuk menjaga  kenyamanan pengunjung selama liburan, pengelola meningkatkan fasilitas tempat parkir, toilet, dan ruang laktasi.

Lonjakan pengunjung juga terjadi di Kota Tua Jakarta. ”Di hari biasa jumlah kunjungan 5.000 hingga 6.000 orang. Liburan ini jumlahnya dua kali lipat,” kata Arini, staf informasi UPT Kota Tua. Tanpa tiket masuk, pengunjung dapat menikmati bangunan tua Kantor Gubernur VOC atau Gouverneurs Kantoor, juga berfoto dengan orang berkostum unik, seperti pejuang, pengantin, dan lainnya. Zaenal (55), warga Rawa Buntu, Tangsel, memilih berwisata di Kota Tua karena lebih merakyat. ” Di sini enak karena bisa foto-foto dan ongkosnya tidak mahal,” katanya. Selain Ragunan dan Kota Tua, tempat wisata yang ramai didatangi adalah Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Pada Senin siang, jumlah wisatawan 20.000 orang. Pada Minggu, pengunjung 22.000 orang. ”Sampai 31 Desember, mungkin akan ada lagi puncak (kunjungan),” kata Koordinator Humas TMII Novera Mayang Sari. Di TMII, wisatawan bisa piknik di taman, naik kereta gantung, atau berkunjung ke museum dan anjungan daerah. Novembri (41), salah seorang pengunjung, memilih TMII karena dekat dari rumah dan harganya masih terjangkau. Tiket masuk per orang Rp 50.000. Adapun biaya sepeda motor Rp 15.000 dan mobil Rp 35.000.

Kawasan wisata Ancol Taman Impian di Jakarta Utara juga dipadati pengunjung saat libur Natal. Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Ariyadi  Eko Nugroho mengatakan, hingga Senin petang, jumlah pengunjung Ancol mencapai 63.000 orang. Sebagian besar wisatawan mengunjungi kawasan pantai. Adapun sekitar 13.000 orang lainnya mendatangi Sea World. Eko. Fanny Dunggio (30), pengunjung Pantai Lagoon, memilih berlibur ke Ancol karena tarif masuknya murah. Harga tiket per orang hanya dipatok Rp 25.000. Wisatawan pun boleh membawa makanan untuk disantap. ”Kalau libur, pokoknya pasti selalu ke Ancol. Kayak sudah tradisi gitu di keluarga. Dekat dan hemat biaya. Kalau lapar, tinggal makan bekal. Mau kopi, tinggal seduh. Makanya bawa kompor segala,” ucap Fanny yang datang bersama 10 anggota keluarganya. (Yoga)

Berkah Natal Jutaan Dollar Mariah Carey

26 Dec 2023

Seperti halnya umat Kristiani yang menantikan Natal, begitu juga dengan penyanyi pop Mariah Carey. Bukan hanya merayakan hari raya keagamaan, Carey juga menikmati berkah dalam arti harfiah, yakni pundi-pundi yang menebal dari royalty atas lagu-lagu tematis Natal-nya. Padahal, rekaman itu dirilis hampir tiga dekade lalu. Inilah contoh pendapatan pasif yang selalu menguntungkan setiap tahun. Saban menjelang dan sesudah Natal, suara Mariah Carey mendadak meramaikan hampir setiap sudut pusat perbelanjaan, restoran, dan tempat publik lainnya. Bukan hanya di Indonesia, melainkan juga di berbagai belahan negara lain. Lagu-lagu seperti ”All I Want for Christmas is You” dan ”Christmas (Baby Please Come Home)” yang dinyanyikan penyanyi asal AS itu rutin diputar di mana-mana. Dua lagu itu adalah bagian dari 10 lagu yang tergabung dalam album Mariah Carey, Merry Christmas, yang dirilis tahun 1994 lalu. Nyaris genap tiga dekade berselang, lagu-lagu di album itu tetap relevan dan seakan menjadi soundtrack Natal.

Sampai 24 Desember 2023, lagu ”All I Want for Christmas is You” sudah diputar 1,72 miliar kali di aplikasi pemutar musik Spotify oleh pendengar di ratusan negara. Lagu ini termasuk 200 lagu yang telah menembus 1 miliar kali diputar. Padahal, ada jutaan lagu yang terunggah di Spotify. Dikabarkan oleh situs Billboard, lagu ini telah dikonsumsi 2,18 miliar kali di AS sajaa, dalam bentuk pengunduhan lagu, pemutaran audio di aplikasi musik, dan pemutaran video di Youtube. Kombinasi dari aktivitas ekonomi ini menciptakan nilai 1,8 juta dollar AS (Rp 27,84 miliar) di AS saja untuk Carey dan perusahaan rekamannya, Sony Music. Pendapatan ini belum termasuk keuntungan dari penggunaan lagu untuk acara televisi ataupun sebagai soundtrack dari berbagai acara bertema Natal. Ini pun belum termasuk pendapatan dari hak cipta saat ada penyanyi lain yang ingin membuat aransemen ulang lagu tersebut. Padahal, ada 125 penyanyi yang telah membuat ulang lagi ini. Salah satunya duet Mariah Carey dengan Justin Bieber saat menyanyikan ulang lagu ini pada 2011 lalu.

Mengutip The Economist, berkat berbagai prestasi tersebut, Mariah Carey dikabarkan meraup 2,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 34,46 miliar setiap tahun. The New York Post bahkan memperkirakan Carey mendapatkan 3 juta dollar AS atau sekitar Rp 46,4 miliar setiap tahun. Ia masih mendapatkan pendapatan lain dari royalti album lain, honor menjadi bintang iklan, ataupun konser. Semua ini membawa Carey yang pada 2023 dikabarkan memiliki total kekayaan 350 juta dollar AS atau sekitar Rp 5,41 triliun. Keputusan membuat album tematis Natal pada 1994 lalu itu adalah keputusan yang sangat tepat. Mengutip Pew Research pada 2020, jumlah penganut Kristiani di seluruh dunia 2,38 miliar orang atau 30 % penduduk dunia yang lebih kurang 8 miliar orang. Dari perspektif ekonomi, kita bisa belajar dari Carey bagaimana jeli melihat potensi pasar yang pasti (captive market) dari hari Natal yang rutin dirayakan sepertiga penduduk bumi setiap tahun. Mengolah potensi pasar itu menjadi pendapatan pasif setiap tahun. (Yoga)

Uang Beredar Tumbuh 3,3 Persen

26 Dec 2023
Uang beredar dalam arti luas (M2) pada November 2023 tumbuh positif. Posisi M2 pada November 2023 tercatat Rp 8.573,6 triliun atau tumbuh 3,3 persen secara tahunan, relatif stabil dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Perkembangan tersebut didorong pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) sebesar 2 persen dan uang kuasi 4,9 persen. Demikian disampaikan Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono, akhir pekan lalu. (Yoga)

Kunjungan Wisman Mencapai 9,49 Juta

26 Dec 2023
Wisatawan mancanegara (wisman) yang bertandang ke Tanah Air mencapai 9,49 juta hingga Oktober 2023.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya telah merevisi dua kali target kunjungan wisman. Pada awal 2023, target yang dicanangkan 7,4 juta kunjungan. ”Sampai Oktober sudah 9,49 juta (kunjungan) dan kita menuju mudah-mudahan target di atas 11 juta kunjungan wisman di akhir 2023,” ujar Sandi dalam jumpa pers akhir tahun di Jakarta, akhir pekan lalu. (Yoga)

Tol Laut, Kepastian Logistik untuk Penduduk Teras Negeri

26 Dec 2023

Adi (42), buruh angkut kapal penumpang, senang karena kapal tol laut / Kapal Logistik Nusantara 2 sepanjang 80 meter ini merapat kembali di pelabuhan Tahuna, Selasa (28/11) pagi. ”Saya ini cuma buruh angkut kapal penumpang, tetapi kalau kapal ini datang, saya tenang. Saya dengar kapal ini membawa bahan-bahan pokok, seperti beras, minyak tanah, gula, dan daging ayam. Jadi, harga-harga barang di sini tidak jauh beda dengan yang di Bitung atau Manado,” ujarnya. Bahkan, kehadiran tol laut ke Tahuna membawa perubahan. Adi melihat, pedagang bahan pokok di sekitar Tahuna mulai menjamur dengan harga yang bersaing, bahkan tidak jauh berbeda dengan harga di Sulawesi sebagai pulau utama. Harga bahan pokok yang stabil ini setidaknya membuat Adi tidak perlu terlalu khawatir di tengah kesulitan mencari penghasilan. ”Tadi pagi dapat kurang dari 10 penumpang, jadi cuma Rp 100.000-an. Kalau harga naik tinggi, saya lebih khawatir karena uang segitu kurang,” kata Adi.

Kapal yang dinakhodai R Sentot Adibowo (37) ini mengangkut 84 kontainer bahan pokok untuk Pelabuhan Tahuna, dan 18 kontainer untuk Pelabuhan Nunukan, Kaltara. Barang pokok yang diangkut berasal dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dan Pelabuhan Makassar. Berdasarkan data Kemenhub, kapal dari PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni dengan kode trayek H-1 ini menempuh jarak 2.811 mil laut sekali putaran yang membutuhkan waktu berhari-hari dan berteman sepi karena penghuni kapal hanyalah Sentot dan 18 kru lainnya. Sasaran kapal kargo ini adalah daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP) Indonesia. Pada tahun 2023, Kemenhub merilis 39 trayek yang membentang dari Kepulauan Riau hingga Merauke, dan 11 trayek di antaranya dikelola oleh Pelni. Bahan-bahan pokok yang didistribusikan ber-asal dari enam pelabuhan pangkal, yakni Tanjung Priok, Tanjung Perak, Bitung, Kupang, Sorong, dan Merauke. Subsidi untuk tol laut masuk ke anggaran sektor Perhubungan Laut Kemenhub yang mencapai Rp 1,47 triliun bersama angkutan perintis, angkutan kapal ternak, dan kapal rede (Kompas, 9/1).  Sesuai tujuannya, anggaran untuk konektivitas antarpulau dengan tol laut ini diharapkan bisa menekan disparitas harga untuk pulau-pulau terluar ini. (Yoga)

Ketika Pringgasela Selatan Bangkit dari Tidur

24 Dec 2023

Setelah puluhan tahun tertidur, Desa Pringgasela Selatan bangkit. Lewat tangan-tangan anak mudanya, berbagai kekayaan yang dulu pernah terkubur dibangunkan lagi untuk kembali ke identitas sejati warga sebagai penjaga budaya. Pringgasela Selatan berada di kaki Gunung Rinjani yang subur. Masyarakatnya mayoritas petani dengan hasil panen tiga kali setahun. Kekayaan yang melimpah cukup bagi warga untuk hidup sejahtera. Kenyataannya, desa yang berada di Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, NTB, ini lebih kaya dari itu. Desa yang dihuni tiga trah besar, yakni Tanaq Gadang, Sumbawa atau Rempung, dan Masbage, ini memiliki sejarah dan tradisi kuat. Nizar Azhari (39), pemuda asli Pringgasela Selatan yang mengenyam pendidikan di Yogyakarta, menemukan kisah ini saat menggali kembali kekayaan lokal desanya. Nizar adalah daya desa atau pendamping kebudayaan desa. Ia dan kawan-kawannya dari daya warga dengan dukungan Kemendikbudristek mencoba menggali kisah lalu Pringgasela Selatan. Pringga berarti prajurit, Sela berarti batu atau bisa berasal dari kata Selaparang, nama kerajaan di Lombok.

Leluhur desa ini, lanjut Nizar, dikenal sebagai penjaga, tetapi bukan penjaga kerajaan, melainkan tanah tempat hidup mereka. Mereka melawan berbagai invasi, termasuk penjajah yang hendak menguasai wilayah itu. Kisah heroik mereka diabadikan di sebuah tugu penanda jalan desa. Kuda-kuda pacu jadi warisan yang pernah ada di desa-desa tersebut. ”Dulu ada banyak kuda di sini. Setelah kami pelajari sejarah desa, kuda-kuda itu ternyata bagian dari pasukan kavaleri desa,” kata Nizar. Sayangnya, keberadaan kuda-kuda kavaleri itu sudah hilang tergeser alat transportasi lain. Pringgasela Selatan juga memiliki tradisi blanjakan atau bertarung di tengah sawah berlumpur seusai panen padi. Blanjakan mengandalkan ketangkasan adu kaki, mirip olahraga muay thai. Dari kepingan-kepingan sejarah itu, para pemuda desa mencoba untuk merekonstruksi kekayaan lampau mereka. Mereka menemukan musik sejenis gamelan yang dikenal dengan nama klenang nunggal.  

Amak Maisur, sesepuh Pancur Kopong yang ahli bermusik dan sesepuh lain merangkai melodi menjadi alunan gending dari 23 klenang yang berhasil ditemukan. Tenun Pringgasela tetap terawetkan hingga kini. Masih ada 600-700 penenun di Desa Pringgasela Selatan. Temuan-temuan lama dan berbagai kekayaan budaya itu diangkat dalam Festival Dongdala atau pelangi yang digelar 19-21 Desember. Festival ini membangkitkan kebanggaan warga Pringgasela Selatan akan kekayaan budaya mereka. Puncak festival yang berupa pawai Nyiru Jaja Bejangkongan, Rabu (20/12) mergambarkan semanga warga berpartisipasi dalam mengangkat kekayaan budayanya. Ribuan orang tanpa diminta turut datang mengikuti pawai memakai baju terbaiknya untuk tampil. Nizar dan rekan-rekannya masih punya banyak pekerjaan rumah. Hingga kini, proses temu dan kenali kebudayaan Pringgasela Selatan masih berjalan, begitu pula pengembangan dan pemanfaatannya. Mereka tak hanya menggali, tetapi juga menjaga budaya desanya. Jika berhasil, Pringgasela Selatan bisa menjadi desa yang mandiri dan berdaya. (Yoga)