NATAL BERSAMA KELUARGA, SEDERHANA DAN BERMAKNA
Pilihan aktivitas masyarakat untuk merayakan libur Natal dan
Tahun Baru terekam dalam hasil jajak pendapat Kompas 7-9 Desember. Hasilnya,
berkumpul bersama keluarga menjadi kegiatan favorit pengisi libur akhir tahun.
Pengumpulan pendapat dilakukan melalui telepon. Sebanyak 514 responden dari 34
provinsi berhasil diwawancara. Tim Litbang memilih responden secara acak sesuai
proporsi jumlah penduduk di tiap provinsi. Menggunakan metode ini, pada tingkat
kepercayaan 95 %, margin of error penelitian ± 4,35 % dalam kondisi penarikan
sampel acak sederhana. Sebagian besar responden (34,1 %) berencana menjalani
momen Natal ber sama keluarga. Salah satu agenda yang disiapkan ialah menonton
acara hiburan khusus.
Sebanyak 5,1 % responden berencana berlibur ke luar kota
atau ke tempat wisata di sekitar tempat tinggal mereka. Pilihan untuk merayakan
libur Natal dengan sederhana ini terjadi merata di masyarakat, baik yang
tinggal di perkotaan maupun di perdesaan. Kesederhanaan dalam merayakan Natal
juga tercermin dari biaya yang disiapkan oleh masyarakat. Sekitar 22 % responden
menyiapkan dana di bawah Rp 1 juta untuk merayakan Natal. Namun 12 % responden
menyiapkan biaya cukup besar hingga di atas Rp 3 juta. Pilihan publik merayakan
Natal dan akhir tahun bersama keluarga dalam momen kesederhanaan tidak lepas
dari tekanan situasi ekonomi. Kenaikan harga barang-barang, terutama bahan
kebutuhan pokok, membuat publik menghitung ulang dampak daya belinya. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023