;

MUDIK GRATIS, LEBIH HEMAT DAN AMAN

MUDIK GRATIS, LEBIH HEMAT DAN AMAN

Di tengah tingginya harga sejumlah moda transportasi, mudik gratis menggunakan bus menjadi solusi bagi warga saat libur Natal dan Tahun Baru. Selain lebih hemat, juga lebih aman. Penumpang pun bisa pulang dengan tenang. Lebih dari seribu warga memadati Terminal Kampung Rambutan, Jaktim, Sabtu (23/12). Ada yang mengangkut barang hingga menggendong bayi. Hari yang terik tidak jadi masalah. Mereka tetap bahagia karena mudik tanpa biaya. Salah satu penumpang yang senang dengan program Kemenhub ini adalah Novi Herawati (42). Ia akhirnya bisa berlibur sekaligus mudik bersama kedua anaknya ke Surakarta, Jateng; dan Yogyakarta. Karyawan swasta di Jakarta ini nyaris tidak jadi pulang kampong karena kehabisan tiket kereta api. Pesawat tidak jadi opsi lantaran harganya terlalu tinggi, bisa Rp 1 juta per orang. Dengan kedua anaknya, setidaknya ia harus menyiapkan Rp 3 juta. Ia mencoba mendaftar program mudik gratis dengan mengakses aplikasi Mitra Darat dari Kemenhub. ”Saya coba pantengin (ikuti) dari Jumat (15/12) sambil berharap ada kuota tersisa meskipun tulisannya habis. Akhirnya dapat Senin (18/12) malam. Anak-anak langsung bilang, ’yeay, kita jadi pergi’,” cerita Novi.

Program itu turut meringankan biaya Sohibah (48), peserta mudik gratis lainnya. Penjual ayam krispi di Depok, Jabar, ini akhirnya bisa pulang ke Wates, Kabupaten Kulon Progo, Jateng Ia bersama suaminya, Subarna (49), dan dua putranya. Menurut rencana, ia naik bus ke Yogyakarta lalu menggunakan kendaraan lainnya ke Wa-tes. ”Kami hendak menengok orangtua saat libur Natal dan Tahun Baru ini. Kalau tidak ada mudik gratis, mungkin kami tidak akan pulang. Apalagi, rombongan kami banyak,” katanya. Jika memakai bus berbayar, biayanya bisa lebih dari Rp 800.000 untuk empat orang, belum termasuk belanja selama perjalanan 12 jam. Menurut dia, persyaratan ikut mudik gratis relative mudah. Ketentuannya adalah mengisi biodata, KTP, tujuan, dan terminal keberangkatan, serta melakukan validasi sebelum berangkat. Sohibah, dan Novi adalah sebagian dari 1.024 penumpang yang berangkat memakai 27 bus gratis di Terminal Kampung Rambutan. Sebanyak 2.473 penumpang juga mengikuti mudik gratis dengan 63 bus dari Terminal Terpadu Pulo Gebang ke sejumlah daerah di Jawa. Kemenhub juga memberangkatkan dua truk untuk mengangkut 90 sepeda motor pemudik, Jumat (22/12), dari Terminal Pondok Cabe, Tangsel, ke Solo dan Yogyakarta. Pemudik dapat mengambil sepeda motornya di kantor dinas perhubungan setempat. ”Kegiatan dengan tema ’Transportasi Aman Liburan Nyaman’ ini bertujuan untuk mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi sepeda motor dan mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan,” ujar Inspektur 1 Irjen Kemenhub Amin Hudaya. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :